Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 35


__ADS_3

Yuni sarapan bersama Lery Pria tinggi putih dan tampan itu terlihat tenang menikmati makan nya .Yuni yang melirik pria tampan itu Seakan familiar dengan wajah nya Tapi ia lupa di mana ia pernah mengenal pria itu.


" Apa kita pernah bertemu sebelum nya " kata Yuni


" Kurasa tidak " kata Lery


" Tapi aku merasa tak asing dengan wajah mu " kata Yuni


" Mungkin kita pernah bertemu dijalan atau hanya mirip " kata Lery Yang baru kali ini melihat Yuni .Karna ia hanya mendengar banyak cerita gadis di depannya itu Tanpa tahu kehidupannya Karna gadis itu tinggal di jakarta .


" Apa mas asli sini " kata Yuni


" Ya , kau sendiri asli mana " kata Lery menatap Yuni


" Aku numpang lahir di kalimatan Tapi tinggal di jakarta "' kata Yuni


" Oh ya , lalu kenapa bisa kesini " kata Lery lagi


" Aku dapat tugas kerja sementara disini . " kata Yuni sambil melihat rimbun nya padang ilalang .


" Oh ya mas, tadi malam aku basah kuyup .Tapi tak merasa kedinginan Rasa nya tubuh ku hangat Apa yang kau lakukan " kata Yuni. Yang merasakan punggungnya di beri terasa panas tadi malam


" Kau di bekam api , karna basah kuyup biar tak kedinginan " kata Lery Menatap gadis mungil yang sempat ditemuinya. Sewaktu Yuni berusia 7 tahun silam


" Bekam api " kata Yuni Yang pernah mendengar bekam tradisional itu yang ditutup dengan gelas kaca ..Untuk menghangat kan tubuhnya seperti bekam


Mengunakan kop tradisional cina


"' Ya apa kau merasakan nya. Atau kau tahu tentang bekam " kata Lery


" Ya sedikit setahu ku bekam api bekam tradisional mengunakan api dan ditutup dengan gelas kaca .Sedangkan bekam kop Ada dua macam Kering dan basah Yang basah untuk mengeluarkan darah kotor Yang kering untuk masuk angin " kata Yuni


" Itu kau tahu " kata Lery menatap Yuni lekat Yang membuat nya tak percaya gadis cantik didepan nya itu adalah keponakannya sediri


" Kenapa menatap ku begitu " kata Yuni heran


" Tidak hanya aneh saja ada gadis keluyuran malam malam di tengah hutan sawit " kata Lery


" Astaga , aku lupa tadi malam aku di culik mahluk hitam berbulu lebat Dia mengendong ku dan membawaku pergi dari camp Lalu setelah aku melawan dan lari Dia dihadang hantu tanpa kepala Setelah aku lari menjauh .Dia menghilang entah kemana " kata Yuni bercerita. Karna saat sadar ia sudah ada di pondok


" Lalu " kata Lery


" Kau menolong ku , setelah itu aku tak ingat apa apa lagi " kata Yuni


" Apa kau ingin pulang , aku akan mengantar mu kesana " kata Lery


" Ya trimakasih ,aku ambil pakaian ku dulu Oh ya terimakasih bajunya Besok akan aku kembalikan " kata Yuni

__ADS_1


" Kau pakai saja tak perlu di kembalikan itu tak dipakai lagi kok " kata Lery . Sebab istri nya sekarang sudah bertubuh gemuk .dan melar


*********


Di camp semua orang diam tak banyak bicara Apalagi pa Tyiur yang berada di kantor ia bingung sendiri Memikirkan Yuni yang belum kembali Dia hanya membolak balik laporan saja


saking bingung nya


" Malang sekali nasip nya sampai di culik mahluk itu " kata Aris lirih


" Iya ....mungkin mahluk itu suka sama Yuni " kata Umar menatap Aris


" Bisa jadi ...aku jadi takut tinggal disini lama lama " kata Seto


" Kurasa dia baik baik saja " kata Moko santai


" Hah..... bagaimana bisa mas ?" kata Aris menatap Moko penuh tanda tanya


" Kalo kemaren Yuni bisa melawan prajurit dayak .Pasti dia baik baik saja tadi malam Pasti dia akan pulang " kata Moko sambil melihat peta lahan .


" Kau benar ko, aku harap juga begitu . Yuni pasti pulang hidup hidup " kata pa Tyiur yakin Karna terlihat gadis itu cukup pemberani.


Benar saja tak lama suara motor terdengar didepan kantor Dan terlihat jelas Yuni datang di bonceng seorang cowok tampan Yang membuat para pria di bengkel dan di kantor staf tertegun


" Yuni , itu Yuni " kata Pa Tyiur bergegas keluar bersama yang lain


" Mba Yuni , alhamdulilah selamat " kata Aris Yang ikut mendekati Yuni yang turun dekat mess


Tri , Ferdi dan Yusuf juga beberapa karyawan lain pun ternganga melihat Yuni datang baik baik saja . Padahal mereka sudah mengira Yuni tak selamat tadi malam Karna sudah di bawa ke hutan sebelah .


" Masyaallah Yun, kamu baik baik saja


Ya ampun kami kira kau sudah ... " kata Pa Tyiur


" Kau selamat Yun " potong Moko senang


" Iya mba kami khawatir banget Dan kantor sampit juga sudah tahu kejadian nya " kata Aris


" Ya aku baik baik , dia orang yang menolongku terimakasih ya mas. apa langsung mau pulang " kata Yuni menatap Lery


" Ya , aku pulang . permisi mas mas Aku kembali kan dia utuh " kata Lery


" Ya mas teimakasih " kata Andre menatap Lery . Lery pun lalu kembali menjalankan motor pelan sambil melihat situasi camp Yuni .Dan menghilang di kejauhan.


" Gila yun kamu selamat juga, kami kira sudah tak bernyawa " kata Seto


" Iya Yun kami lega kau selamat " kata Andre senang

__ADS_1


" Sudah ku duga Yun , kau pasti selamat Ayo masuk kita cerita .Kami ingin dengar ceritanya . Yang sempat khawatir kamu kenapa napa " kata Moko


" Ya mba " kata Aris


Ferdi, Tri dan yusuf pun serta karyawan lain pun langsung menyerbu Yuni kekantor Ingin tahu apa yang terjadi. Dan Yuni pun menceritakan apa yang dialaminya tadi malam Sampai ia ditolong Lery pria penduduk asli pribumi


" Wah ... nasip lho beruntung Yun, kalo lho ngak melawan pasti kau tak selamat " kata Yusuf


" Iya lah, mana mau aku mati konyol " kata Yuni .


" Syukur lah rupa nya mahluk itu penasaran pada mu Yun " kata Moko


" Bukan mas mereka menculik ku untuk jadi tumbal atau istri Karna mas Lery bilang mahluk itu dari bangsa siluman ." kata Yuni bercerita


" Astaga mending jadi istriku Yun , ketimbang sama siluman " kata Ferdi


" Hahaha......ngarep lho Fer, ngaca mana mau mba Yuni sama kamu " sindir Aris


" Sebelum kamu kita sudah duluan ngantri Fer .Jadi kamu belakangan saja atau cari si perkebunan tuh " kata Andre terkekeh .


" Ck...... kalian ini geer Yuni aja santai .Ya ngak Yun " kata pa Tyiur


" Hehehe ..... kayanya ngak dulu deh pa Aku belum mikir ngasih lowongan buat para pria disini "kata Yuni santai .Karna ia masih teringat pada 3 hantu tanpa kepalanya yang menolong nya tadi malam Dari sosok mahluk berbulu Yang ingin membawa nya entah kemana .


" Tuh.....dengarkan " kata pa Tyiur terkekeh


" Yah ...patah hati duluan nih " kata Tri Yang hanya bisa menarik nafas. Sambil menatap Yuni tersenyum


Ferdi hanya diam Dan melirik Yuni dengan ekor mata nya .Apalagi tadi ia melihat pria yang mengantar Yuni begitu ramah dan tampan .Pasti Yuni juga dekat dengan pria itu.


" Sudah ngak usah di bahas , aku mau kerja nih , sana balik kebengkel Tri " kata Yuni


" Ya kerja kerja ayo kerja " kata pa Tyiur yang membuat semua orang bubar .


Begitu juga Karyawan dan para mekanik


Yang kembali ke bengkel .


" Gila aja tuh mba Yuni bisa selamat emang tangguh tuh cewek " kata Anto supir excavator


" Ia jarang ada lho cewek bisa selamat begitu Apalagi dari kota Yang didesa sini aja ada yang hilang ngak balik lagi " kata yang lain


" Iya apa lagi tuh siluman yang menculik ih...seram amat " kata Yusuf


" Iya nasibnya beruntung bisa di tolong orang lain .Apalagi yang menolong Keren habis ganteng bro " kata Anto yang melihat pria yang menolong Yuni putih tampan dan juga tinggi


" Iya mana keren lagi " kata Yusuf

__ADS_1


" Sudah ayo kerja , ngak usah dibahas Yang penting mba Yuni selamat " kata Tri


Melangkah kebengkel dengan langkah gontai


__ADS_2