Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 203


__ADS_3

Sedangkan Lala yang mendengar nama Ferdi menatap Tri heran


" Kenapa mas sama bang Ferdi ?" kata Lala menelisik wajah Rudi


" Ngak apa apa La, Cuma besok mau kesini kata nya " Kata Rudi


" Oh gitu " kata Lala


Tak lama Rahman keluar dari kantor Lala langsung bergegas masuk mobil ikut pulang ke camp . Karna ia hanya bertugas mengantar laporan Sedang Tri masih menata sisa barang nya .


"' Itu anak , apa sudah di lahap Ferdi Rud " kata Rendi


" Mana ku tahu " Kata Rudi Yang mengangkat dua bahu nya


" Sudah aku pulang dulu ya " Kata Tri Yang sudah selesai membawa semua barang barang pesanan para mekanik Camp nya yang harus ia bawa masuk untuk mulai bekerja besok .


*************


Di jakarta Yuni baru saja masuk ruangan Dian Untuk menanyakan tugas dinas luar nya Ketika kemaren gagal karna adegan life Mika dan Dian


" Pagi pa " kata Yuni


" Pagi Yun tumben ada apa ?" kata Dian


" Maaf Di, aku mau tanya kok aku tugas ke daerah lagi . Kalo kemaren aku masih terima Di Karna masih berhubungan dengan pekerjaan ku Tapi ini kali ini


kok beda jadi pengawas lapangan Di kan aneh ngak masuk akal " kata Yuni protes Yang membuat Dian terdiam .


Lalu berdiri dari kursinya Menuju pintu dan mengunci nya


" Kenapa di kunci " kata Yuni heran


" Aku akan jelas kan , sebenar nya itu jatah Mika Tapi Mika ngak mau Karna disana ia tidak betah Dan terpaksa kau yang di kirim kesana sama pa Ali " Kata Dian duduk di atas mejanya menghadap Yuni di depan nya


" Bukan nya kau punya wewenang di sini Di " Kata Yuni menatap Dian


" Ya tapi , Mika melobi pa Ali Karna pa Ali masih sepupu yang punya perusahaan " kata Dian

__ADS_1


" Oh ya , apa kau juga Di Kalo pa Ali bisa di lobi Mika Aku yakin kau juga Kan " kata Yuni menatap Dia mencari kebohongan di mata Dian


Dian membuang nafas kasar nya Lalu menatap Yuni sesaat. Teman kuliah itu masih tetap sama seperti dulu .Tetap cuek dan cantik Yang membuat Dian menatap lekat mata teduh itu


" Kami sebatas rekan kerja saja Yun Tak lebih dari itu " kata Dian


" Oh ya ok .... kalo begitu ya sudah aku akan kembali ke meja ku Tolong buka pintu nya " Kata Yuni beranjak dari depan Dian


" Sebentar " kata Dian menarik tangan Yuni .Yang membuat Yuni tersentak kaget Ketika Dian memeluk nya erat


" Di.....apa yang kau lakukan " kata Yuni kaget Dan berusaha menjauhkan tubuh Dian yang memeluk nya .


" Jujur aku sangat mencintai mu Yun Aku menyesal sudah menikahi Ana Dan berharap kau memberiku kesempatan Aku akan melakukan apa pun bila kau mau jadi istriku Dan memecat Mika dari perusahaan ini " kata Dian


" Deg..........


" Jangan macam macam Di, ini kantor dan bila aku berteriak mereka pasti akan mendobrak nya " kata Yuni


" Oh ya......ruangan ini kedap suara , Dan ngak mungkin terdengar dari luar sana " Kata Dian mendekati wajah Yuni


Brak .......


" Akh Yuni ... ...." Kata Dian kaget


Yuni bergegas menuju pintu .Lalu membukanya dan langsung menuju meja kerjanya Yang membuat hatinya kesal . Karna dia sudah banyak berubah


" Huh .......apa dia gila " batin Yuni Yang tahu Ana sakit Hingga Dian jadi berubah dan haus belaian Karna Yuni melihat sendiri Kalo Mika duduk dan memeluk Dian sore kemaren


" Astagfirullah mending aku ke sampit dari pada ikut gila disini " batin Yuni


Dulu setahunya Dian pria yang sangat baik Dan ramah juga sopan Tapi kenapa Dian jadi berubah Atau karna pengaruh wanita lain Yang membuat Yuni bertanya tanya Karna waktu bisa mengubah sifat orang lain


Ketika jam istirahat Yuni pun lalu bertanya pada Kayla teman satu profesi dengan nya Ketika mereka makan .di kantin untuk makan siang .


" Kay aku mau DL lagi ke sampit Tapi ini tak ada hubungan nya dengan pekerjaan ku itu kenapa ya ? "Kata Yuni


pura pura tidak tahu

__ADS_1


"' Itu malah bagus yun , lho bisa bikin tarif sendiri Karna dulu pa Ali juga begitu .Seharusnya Yang kesana itu Mika Tapi dia ada main sama GM " bisik Kayla pelan


" Kok bisa " kata Yuni


" Ya begitu lah Karna Mika itu anak salah satu dewan direksi " Jelas Kayla


" Oh gitu " kata Yuni Lalu mulai makan Dan menikmati makan siang nya .


Di camp Tri baru saja sampai Lalu langsung masuk kamar mbok Untuk memberi oleh oleh sedikit sebagai tanda sayang nya .


" Ya ampun le, kok repot repot Tapi teimakasih yo le.." kata Mbok


" Ya mbok sama sama " Kata Tri


" Oh ya le, opo tenan sampean kui nikah karo mba Yuni " Kata mbok serius menatap Tri lekat


" Yo mbok tapi ade di jakarta sekarang ngak disini kecuali kalo tugas to , oh ya gimana kabar camp kita Kata nya Ferdi sudah punya pacar ya mbok " kata Tri


" Siapa sing ngomong, Ferdi ne ora gelem Yo Lala ne ya podo cuma dolanan wae le Biasa gosip di camp iku pasti cepat menyebar " kata mbok


" Tapi bukannya mereka akrab " kata Tri


" Kui mah biasa le, Ferdi itu ati ne masih karo Yuni le , Lala kui ya hanya mainan to .Ferdi paling ya senang senang to Maka ne Lala ra gelem . cuma jadi pelampiasan sesaat " Jelas mbok


" Astaga kok iso mbok " kata Tri Yang membuang nafas kasar nya Dan pastinya Ferdi akan mencarinya nanti


" Ya fakta ne ngono , mbok sudah lama lihat Ferdi senang sama Yuni Dan de ne mau berubah Asal Yuni terima cintanya Tapi saiki yah..... Mbok ra iso ngomong opo opo " kata mbok .Yang membuat Tri terdiam Dan lalu kembali ke kamar nya


Lalu Tri rebahan sebentar membuat rasa lelah nya Sambil mengingat wajah sang istri Yang tak bisa Tri pungkiri ia rindu pada Yuni Padahal baru dua hari ini mereka berpisah


Malam nya suasana camp terlihat lengang Dan gerimis menambah dingin nya cuaca malam Yang membuat Tri tak bisa tidur nyenyak .Begitu juga di kamar Ferdi Yang bolak balik gelisah di kasur nya Karna hari ini ia belum bicara dengan Tri .


" Pasti Tri sudah melalui bersama nya bersama Yuni sial kenapa harus Tri " batin Ferdi Yang belum bisa melupakan wajah Yuni .Yang slalu menghantuinya setiap saat Apalagi ketika ia mencium bibir mungil Yuni Dan Ferdi belum bisa melupakan bayang bayang Yuni di hatinya Walau pun Kini Tri sudah memiliki nya Namun masih ada rasa tak terima di hati nya.


Karna ini pertama kalinya Ferdi benar benar jatuh cinta Dan ketika Ferdi hendak tidur .tiba tiba dua mata merah berada tepat di depan ya tanpa tubuh Dan hanya kepala Yang membuat lidah Ferdi kelu tak bisa bergerak sama sekali


Gr......gr......gr........

__ADS_1


__ADS_2