Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 291


__ADS_3

Yuni lalu masuk kekamar Sempat di lihatnya para hantu heran melihat hantu Vani yang datang menemuinya .


Yuni masuk kamar lalu berbaring di sebelah Akhtar Yang membuat Yuni berpikir bagaimana bisa hantu Vani masih bisa di datang kerumah nya Padahal Danang sedang mengurus jenazah nya


" Harus nya dia tidak pergi jauh dari jasadnya " batin Yuni berpikir


" Ah sudah lah " kata Yuni Yang tak mau hantu Vani jadi hantu benaran Karna ia ingin Vani mati dengan tenang .


Sedangkan dirumah sakit Danang dan Yusuf menunggu jenazah di mandikan Untuk di bawa pulang segera Agar besok bisa di makam kan


" Tri emang mau di makam kan di mana ?" Kata Ariesta


" Besok saja aku urus ke pa RT sama Yuni ta , Kan ngak enak kalo Kita malam malam bertamu ke rumah orang " Kata Tri


" Ya betul itu biar besok saja Lagian kasihan kekasih pasti sudah tidur " kata Ariesta bersandar di tiang pilar


" Ya " kata Tri menunggu jenazah di angkut kemobil ambulance di depan rumah sakit


Tak lama Jenazah di usung ke mobil Tri dan Ariesta juga Rendi membantu menaikkan peti ke dalam mobil Setelah itu mereka membawa motor masing masing Karna Yusuf dan Danang ikut mobil ambulance.


Lalu mereka langsung berangkat menuju rumah Yuni .Yang sudah di tunggu para hantu yang berjaga di depan rumah .


" Hi...... kok para hantu pada datang kesini sih ,mereka mau ngapain " Kata Kunti Ketika melihat banyak hantu berjalan Menuju rumah Yuni yang hampir dua puluh hantu berjalan menuju rumah mereka .


" Hei..... Kalian mau ngapain kesini " kata Kunti


" Mau takziah " kata ketua rombongan


" Hah..... emang ada hantu takziah " Kata hantu bocil bingung Lalu menatap om Jon .


" Mana aku tahu " Kata om Jon


" Mereka teman teman ku " Kata ketua hantu tanpa kepala Yang datang bersama hantu gadis keren .


"' Ya ampun bro kita akan bikin manusia takut pada kita nanti bro " Kata hantu om Jon


" Ngak om kan kita di belakang bantu bantunya di dapur " kata Ketua hantu tanpa kepala


"Terserah deh " Kata om Jon Yang lalu duduk di depan rumah Yuni .


Lalu mereka berbaris menunggu di teras rumah Yuni Dan tak lama mobil ambulance datang di susul motor Tri dan Rendi juga Ariesta


"' Mereka sudah datang bro , tuh petinya mulai diangkat " Kata hantu om Jon

__ADS_1


" Ya ayo kita lihat " Kata hantu bocil


" Eh nanti saja orang baru di angkat juga " Kata Kunti melihat peti jenazah diangkat keruang tamu Tamu di paling pojok Agar disebelah buat tidur


"Nang ini bantal dan kasur tipis lebar buat tidur ya " Kata Tri memberi selimut juga


" Trimakasih " Kata Danang yang malam ini ingin menunggui jenazah Vani Dan ditemani Yusuf dan Rendi sedangkan Tri dan Ariesta tidur di ruang tengah mengelar kasur busa .Untuk mereka berdua .


" Tri kekasih gue ngak lho temani " kata Ariesta


" Cuma malam ini bro , kan lho tidur sendiri " kata Tri terkekeh.


" Ck.... gaya lho atau gue aja yang tidur di kamar nih " kata Ariesta


" Awas saja kalo berani " kata Tri mendelik kan matanya pada Ariesta


" Hahahaha...... bercanda bro , galak juga lho Tri sejak kapan berubah Mentang mentang punya hak paten " kata Ariesta


" Iyalah orang bini gue , maka nya cepat cari bini Biar lho bisa merasakan surga dunia." Kata Tri Merebahkan badan di kasur


" Sabar bro gue nabung dulu masa buru buru sih .Lho mah enak naik pangkat Gue belum punya apa apa Mana tabungan masih sedikit Ngak kaya lho sudah punya persiapan .. Kalo gue nikah tanpa persiapan bisa malu gue Tri " Kata Ariesta curhat


" Bagus lah , ya mudahan kau bisa menabung ta tahun ini Dan berlimpah rezeki Kan sudah pulang kandang Ketimbang di sana lho boros " Kata Tri


" Sudah ya gue ngantuk Besok kita bangun pagi buat ngurus pemakaman Kasihan Danang bila ngak di bantu " kata Tri


" Ya akhirnya si Danang insyaf setelah ketahuan belangnya . Tapi bagus lah kan sekarang ngak bakal berani bertingkah " Kata Ariesta


" Hush..... ngak usah di omongin" kata Tri berdoa lalu menutup matanya Untuk tidur karna lelah Belum sempat istirahat


Begitu juga dengan Ariesta Yang ikut memejamkan mata nya


***************


Subuh jam empat Yuni sudah bangun Dan sholat lalu kedapur hendak merebus air Untuk membuat teh di dapur


" Ya ampun mas , kok ngak pake selimut sih " Kata Yuni yang kembali ke kamar mengambil selimut Untuk menyelimuti Ariesta dan Tri Lalu pergi kedapur mengisi ceret dan menyalakan kompor .


" Mba ... Kok ada peti di kamar depan " kata mbok Sumi


" Itu jenazah ibu bayi Yang di gendong Sani mbok " Kata Yuni


" Inalilahi wainalilahi rojiun , jadi tadi malam jenazahnya sudah disini mbak " Kata mbok Sumi

__ADS_1


" Iya mbok " kata Yuni


" Pantasan mba , mbok tidurnya ngak nyaman Kaya lihat banyak hantu yang datang kerumah " Kata mbok Sumi


"Hehehe....... Kok tahu mbok,saya juga merasa mbok " Kata Yuni Yang tahu banyak tamu hantu di depan rumahnya


" Ya sudah mbok saya ke kamar dulu ya Buat telpon bu haji sekalian catering makanan buat tamu Dan Yuni mau beli kue untuk persiapan para tamu ke pasar subuh ya mbok " kata Yuni


" Ya mba " Kata mbok Sumi .


Dan Yuni pun berlalu menuju kamar nya Untuk mengambil dompet Lalu bergegas keluar rumah Dilihatnya banyak para hantu berkumpul di teras Dan masih ada yang tertidur .


" Astaga mereka kok bisa datang kesini sih " Kata Yuni heran Lalu membuka pintu pagar untuk kepasar .Mumpung masih belum pagi sebelum matahari terbit Lalu bergegas menurunkan motor ke teras Lalu menghidupkan motornya melaju menuju ATM Setelah itu Yuni langsung ke pasar Agar tak terlalu merepotkan para tetangga nya .Dan semuanya harus sudah siap Sebelum para tamu datang .


Di pasar Yuni membeli jajanan Yang awet sampai sore agar tidak cepat basi Agar bisa di makan Dan menyuruh si penjual kue menatanya di dus


" Mba yang ini 3 macam seratus biji tiap kotak ya bu " Kata Yuni pada si penjual kue


" Ya mbak siap " Kata si penjual kue Yang lalu menghitung kue nya Dan langsung menata nya di dus besar


Yuni menunggu dengar sabar Sambil memilih kue yang lain Dan juga tak lupa untuk membeli permen dan tissue juga jajanan kesukaan Akhtar Agar anaknya senang


" Semuanya sudah Apa lagi ya , oh ya buat para hantu " Kata Yuni dalam hati Yang membeli nasi untuk 50 bungkus komplit dengan lauknya


" Mbak ini sudah semua, apa mau di bawa langsung ke motor " Kata si penjual kue


" Ya mbak berapa semua nya " kata Yuni


" 450 ribu mbak, apa yang ini jadi " kata si penjual kue


" Ya itu untuk anak saya mbak " kata Yuni


" Ya mbak ini saya kasih bonus 10 biji ya mbak ."kata si penjual kue Lalu memisahkan sendiri Agar tak tercampur Dan memberikan pada Yuni .


" Ya mba terimakasih " kata Yuni


" Yuni .....?" panggil seseorang


Deg........


Yuni kaget mendengar suara itu Lalu berbalik badan


" Kau .......!! " kata Yuni kaget

__ADS_1


*** maaf author baru up date ini sudah rada mendingan Karna kemaren pusing pusing banget karna kecapean Karna panas dan makan angin *** Dan tadi sore ada tamu jauh yang berkunjung jadi baru sempat menulis Insyaallah besok author dobel


__ADS_2