
Sedangkan Yuni dan Tri di kamar asyik rebahan sambil main game di ponsel Yuni Karna Dan keduanya sambil berpelukan Karna ingin memenangkan ular tangga Yang membuat keduanya tertawa bersama
Disisi lain Lala baru saja menyelesaikan pekerjaan Ketika Ferdi mencarinya
" Mau apa Fer ?" kata Andre
" Mau nyari Lala " kata Ferdi
" Lagi sibuk mas, nanti saja ya " kata Lala Yang sadar kalo Ferdi hanya mempermainkan nya .
" Ya sudah " kata Ferdi Yang berjalan gontai kembali kebengkel
" Kenapa Fer " kata Yusuf
" Ngak apa apa ?" kata Ferdi
" Jangan biasakan diri mu melampiaskan kemarahan pada orang lain Fer " kata Yusuf menyindir
" Apa maksudnya ?" kata Ferdi menatap Yusuf tajam
" Kau marah sama mba Yuni Tapi mencari Lala Kau tahu kau sudah kelewat batas Fer, Kau sudah merusak diri mu sendiri. Apa kau pikir aku tidak tahu kau sering ke rumah perempuan itu " Kata Yusuf
" Apa salah bila aku membencinya. Karna dia menolak ku Tapi dia menerima Tri padahal aku lebih dulu menyukainya " kata Ferdi
" Kau membenci orang yang salah Fer . Dia juga tak sengaja menikah dengan Tri mereka menikah saat Tri mengantar pulang Dan malam itu Yuni menginap di hotel Dan kebetulan malam .itu ada razia mendadak Hingga malam itu juga mereka menikah Dan mungkin kalo malam itu kau yang mengantar nya mungkin itu jodohmu " kata Yusuf menjelaskan
" Apa ..... kapan ?" kata Ferdi kaget Yang mencoba mencerna perkataan Yusuf Mengingat saat Yuni pulang
" Jadi ......" Kata Ferdi terdiam Ya ia ingat kejadian sore itu Ketika ia akan mengantar Yuni ke Sampit Dan Tri juga ingin mengantar nya ke sampit
" Sial " kata Ferdi dalam hati Kalo selama ini Tri diam tak bicara apa pun tentang Yuni Bahkan Tri juga seperti sedih saat itu Karna memang Yuni kembali kejakarta Dan Tri diam seribu bahasa Yang membuat Ferdi lalu terduduk lemas Sambil melepaskan semua baut mesin
*******
Di sisi lain beberapa hantu duduk di pinggiran kuburan menunggu seseorang yang datang
Mereka memegangi kepalanya masing masing Saat hujan mulai gerimis
" Hei ayo pulang mba Yuni ngak ada di sini Dia pergi jauh besok kita cari lagi " Kata hantu bocil Yang membuat para hantu itu pun lalu menghilang
Bocil pun lalu duduk di bawah pohon Kasihan apa dia akan selamat " kata hantu bocil melihat kuburan itu lalu pergi mencari paman Lery om Yuni
Yang dulu pernah diikuti bocil
" Tok.....tok .....tok......" Hantu bocil pun menaruh selembar kertas di bawah pintu Dan lalu pergi .
Lery yang ingin keluar pun kaget ketika melihat selembar kertas
__ADS_1
****
Tolong aku ,Aku belum mati di pemakaman dekat desa
****
Lery tertegun lalu mengambil cangkul Dan keluar melihat itu hantu bocil langsung senang
Paijo Swan ayo ikut " kata Lery yang mengambil motornya menuju pemakaman Dan di sana ia berlari ke pemakaman baru Lalu mengali nya dengan cepat Di bantu Paijo dan Swan Yang mencakar cakar tanah Dan tak lama ...
" Juan ........." kata Lery kaget
" Uhuk ....uhuk ......uhuk......." kata Lery batuk Yang sempat muntah kotoran tanah
" Ayo rapikan " kata Lery yang menutup kuburan itu Lalu setelah itu membawa Juan pulang kerumah nya dengan Paijo dan Swan duduk di depan .
" Ada apa dengan mu " kata Lery memberi juan air putih hangat .
" Para preman itu menusuk ku mereka mengira aku mati Dan mereka menguburku " Kata Juan dengan terbatuk batuk memperlihatkan luka tusuk di dadanya Yang sembuh dengan sendirinya .
" Ilmu mu merasuk jiwa " kata Lery
" Ayo ku antar kau pulang . Keluar lah bila sudah aman . Ini pakai !! " kata Lery
" Terimakasih" kata Juan beranjak dari tempat duduk nya Yang lalu memakai topi pemberian Lery dan menutup kepalanya Lalu memakai jas hujan . Dan Lery mengantar nya pulang kerumah
" Sama sama " kata Lery lalu kembali pulang .Dan menghilang di kegelapan malam dengan hujan gerimis yang semakin lebat
***********
Yuni sedang duduk memakan cemilan di ruang tengah Ketika mba Ayu ikut duduk di sebelah nya .
" De apa dulu de Tri pacaran sama Nugrah waktu di tempat kerja " kata Ayu Karna tadi sore ketika kesana
Ketika ia ngobrol dengan Nugrah Nugrah bercerita kalo Yuni merebut Tri darinya Tapi mba Ayu hanya diam saja Mendengar cerita Nugrah Karna memang ia tidak tahu apa apa .
" Kurang tahu mba , kan kita beda camp Emang mereka akrab mba Tapi Yuni juga ngak tahu kalo mereka .pacaran Tapi mas Tri bilang mereka ngak pacaran cuma berteman " kata Yuni
" Emang kenapa mba ?" kata Yuni
" Ngak cuma nanya saja de , karna Nugrah bilang kalau de Yuni itu merebut de Tri darinya Sampai minta ditiduri segala " kata mba Ayu
" Apa ...!! Ngak betul itu mba, itu cuma fitnah . Ngak ada hubungan apa apa antara Tri sama Nugrah. kita itu cuma teman kerja ngak lebih dari itu Lagian kita beda camp dan jarang ketemu juga Beda sama ade yang ketemu tiap hari dan kami dekat ngak di sengaja ya kan de " Kata Tri seraya menatap Yuni
" Ngak tahu ade lupa " kata Yuni Yang membuat Tri menoel hidung nya
" Dih berlagak lupa , apa punya yang lain " kata Tri manyun
__ADS_1
" Iya ada mas Tri baru di kamar " kata Yuni tersenyum
" Hah ......astaga ade kan ..... " kata Tri memeluk Yuni dan menggelitik pinggang Yuni membuat Yuni tertawa geli .
" Hahaha.....ade bercanda mas ampun " tawa Yuni geli Dan langsung memeluk suaminya erat Karna tiba tiba bayangan itu lewat persis di depan nya .
Yuni langsung terdiam .Dan Tri pun lalu memeluk Yuni Sambil melihat kiri kanan
" Ono opo ?" kata mba Ayu menatap Tri bingung Karna keduanya berhenti bercanda
" Bukan apa apa mba " kata Tri Yang menatap wajah Yuni tegang .
" Ada apa kok tadi pada tertawa " kata mba Asih dari dapur sehabis makan
" Ngak ada apa apa mba, cuma bercanda kok " kata Tri Yang masih memeluk Yuni
" Sini tidur disini " kata Tri menepuk pahanya Karna tahu Istrinya itu sedang tegang Yang membuat Yuni tersenyum Lalu tidur di ber batal kan paha Tri
" Cerita masa kerja de Tri karo de Yuni mba , sambil bercanda " Kata mba Ayu Namun Ayu merasa curiga Karna tadi Yuni yang tertawa mendadak diam Dan Tri tengok sana sini .Seperti mencari sesuatu
Dan tak lama mbok dan mas Arga pun ikut bergabung Di ruang tengah sambil membawa pisang godok
" Oh ya de, besok kan kita mau ketempat Nugrah kado nya mau nitip atau bawa sendiri " kata mba Asih
" Bawa sendiri aja mba, kan kita siang kesana nya Karna mbok bilang habis ijab saja Takut nanti malah bingung kan repot Kalo aku di minta duduk di pelaminan Aku belum siap karna ada yang ini ." Kata Tri menunjuk Yuni dengan mulutnya
" Dih ..... mas mau... sana .Ade mah iklas Nanti biar ade cari penggantinya
" Eh enak aja ngak bisa " kata Tri
" Lah tadi yang mau siapa , kata nya mau duduk di pelaminan " goda Yuni
" Bercanda de bercanda " Kata Tri terkekeh
Sambil mengusap pelan kepala Yuni .
" Kamu ini Tri, senang banget mengoda bojo mu Jangan di biasa kan Nanti kalo kejadian nya saat waktu di malioboro itu Malah awakmu repot dewe le le " kata si mbok mengingatkan .
" Ya mbok maaf ya de, jangan masuk kan kehati ke rempelo aja " Kata Tri terkekeh
" Dih ...... ade ngak punya rempelo mas adanya perut " kata Yuni
" Ya ....tahu nih perut sudah diisi " kata Tri Yang tiba tiba.....
Prank......prang.........
" Lah ono opo " kata mbok kaget Karna suara kerontang an di dapur
__ADS_1
" Weh.... jangan jangan kaya kemaren itu mbok " kata Arga bergegas melihat kedapur