Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 189


__ADS_3

Lalu Tri langsung berdiri menghampiri Yuni Namun Yuni cuek Tri tak menyangka kalo istrinya itu sudah ada di yogya Tanpa memberitahunya


" De ayo pulang " kata Tri Yang melepaskan gandengan tangan pria itu


," Mas maaf ini istri saya " jelas Tri


" Hah......" kata pria itu kaget


" Eh .....saya ngak kenal mas, bukan suami saya kok Tuh istrinya sana " tunjuk Yuni Yang sengaja menjauhi Tri karna kesal Melihat Tri mau saja di gandeng Nugrah


Sedangkan keluarga Nugrah melongo mendengar perdebatan itu Tidak dengan Nugrah yang tersenyum puas ingin mempermalukan Yuni di depan mbok Dan keluarga Tri


" Astaga de , ayo pulang kamu salam paham Nugrah hanya memanasi mu saja " kata Tri menatap Nugrah


" Kamu keterlaluan Nug tega kue karo aku yo " kata Tri


" Lah mas dewe yo tega kok karo aku malah sing koyo ngono di rabi si tukang selingkuh delo kelakuan e " kata Nugrah sebal


" Deg..........


" Sana tuh ambil saja Tri buat mu Nug aku ngak butuh Tri " kata Yuni Kesal lalu pergi dari tempat itu


" De......de ......ah sial " kata Tri yang bingung Lalu mengejar Yuni


" Tri ..... " panggil mbok


" Mbok pulang duluan sama mas Arga Aku selesai kan urusan ku dulu " kata Tri mengejar Yuni ke penginapan .


" De dengar dulu penjelasan mas " kata Tri Yang menyusul Yuni


" Ngak perlu, aku mau pulang ke jakarta " Kata Yuni kesal


" Ngak bisa de " kata Tri menghadang Yuni Lalu membopongnya seperti karung beras Yang membuat Yuni berontak


" Lepas Tri " kata Yuni memukul mukul punggung Tri Yang jadi perhatian orang banyak


" Ngak kita pulang " kata Tri memanggil taxi lewat Lalu taxi itu berhenti Dan Tri langsung masuk mengendong Yuni


" Ngak mau Tri lepas " Teriak Yuni


" Ngak , ade diam nanti mas jelaskan. Jalan pa ke klaten jalan xxx pa ." kata Tri pada sopir taxi


" Turun kan aku mas " kata Yuni marah


" Ngak kita pulang " kata Tri

__ADS_1


" Ngak mau " kata Yuni berontak


Karna kesal Tri pun lalu membungkam mulut Yuni dengan ciuman nya Tri tak perduli lagi dengan sopir taxi itu Karna toh Yuni juga istrinya .


" Mas...... " kata Yuni mendorong dada Tri Namun kembali Tri mencium nya Dan kali ini lebih lama Agar Yuni tenang Yang membuat Yuni terdiam lalu menangis karna kesal Dan Tri langsung memeluk nya erat .Karna Yuni menangis dalam diam Dan Tri tahu itu .Karna kaos bajunya terasa basah Tapi Tri hafal betul Kalau Yuni sekarang sangat marah padanya .


" Maaf kan mas , ade salam paham Nanti mas jelaskan dirumah " kata Tri memeluk tubuh Yuni di pangkuannya Yang masih menangis Sambil mencium pucuk rambut Yuni berkali kali untuk menenangkan istrinya itu


Sambil memeluk tubuh Yuni Tri mengeluar uang argo taxi Yang sudah hampir sampai di rumah Dan setelah sampai Tri pun membayar tarif argo Lalu mengendong Yuni turun


" Mas ini kembalian nya " kata sopir taxi pada Tri


" Ngak perlu mas, buat mas saja " kata Tri membopong Yuni masuk .Dan untungnya mbok dan mba Ayu juga mas nya sampai lebih dulu .Yang lalu membukakan pintu .


" Tri ......" kata mbok


" Besok mbok " kata Tri membawa Yuni kekamar nya Dan lalu mengunci pintu .


Mbok hanya menarik nafas panjang karna mendengar keributan Tri dan menantunya itu


" Ono opo sih mbok " kata Arga


" Mbok ngak tahu le, Tri bilang besok Seperti nya ada masalah Dan tadi Tri sempat marah sama Nugrah ." kata mbok


" Waduh mbok yo rame no geger isen aku mbok kok iso iso bojo ne Tri selingkuh yo benar mas Arga " kata mba Ayu mengeleng


Sedangkan Yuni memunggungi suami nya itu sambil memeluk bantal Dan Tri hanya bisa memeluknya dari belakang Dan membiarkan Yuni puas dengan marah nya .


Sampai Tri tertidur begitu juga Yuni Yang terbangun tengah malam. Lalu duduk sebentar ingin pipis


" Mas ......kamar mandi nya mana ?" kata Yuni membangun kan Tri


" Hah........" kata Tri kaget


" Ade mau apa " kata Tri duduk


" Ade mau pipis " kata Yuni


" Ayo mas antar " kata Tri Yang bangun lalu membuka pintu kamar Dan mengantar Yuni kedapur untuk kekamar mandi Dan Yuni pun langsung pipis Dan setelah selesai Yuni keluar dan melihat dapur nya sangat gelap


" Sudah " kata Tri


" Sudah mas .......... " kata Yuni langsung memeluk Tri melihat sosok hantu menatapnya di pojok dapur dengan lidah terjulur .


" Ada apa , ayo kekamar " Kata Tri balas memeluk Yuni

__ADS_1


Lalu kedua nya bergegas kembali ke kamar Dan Tri melihat mata sembab istrinya itu Dan berbaring kembali di tempat tidur


" Ada apa tadi di dapur " kata Tri penasaran


" Hantu besar dengan lidah terjulur " kata Yuni yang memeluk Tri


" Kenapa ade ngak bilang ade sudah sampai " kata Tri


" Ade mau main dulu " kata Yuni Yang lalu bercerita ia memang ingin jalan jalan lebih dulu Dan juga sempat melihat Sandi dan keluarganya .


" Pantas " batin Tri Nugrah sengaja merengek ke malioboro Karna pasti Sandi memberitahu Nugrah .


Tri lalu memeluk istrinya itu sambil mengusap punggung nya Dan Tri pun ikut tertidur lelap sampai pagi Yuni masih tertidur nyenyak .Ketika Tri kaget ia bangun kesiangan Lalu teringat Sandi dan menelpon teman nya itu


" Assalamualaikum San , apa kamu tadi . malam ke Malioboro " Tanya Tri


" Walaikum salam Tri, iyo aku lihat Yuni di malioboro tadi malam Lalu aku telpon Nugrah biar ngasih tahu kamu Tri " kata Sandi


" Tapi besok besok kalo urusan Yuni jangan pernah kasih tahu Nugrah San langsung telpon aku wae " kata Tri menjelaskan kesalahpahaman tadi malam Yang membuat Yuni marah besar padanya


" Yo maaf , aku ngak gerti kalo kamu sudah nikah Tri " kata Sandi yang bisa mengerti Nugrah marah pada Yuni .


" Ya sudah , lupakan semuanya Urus saja pernikahan mu dengan Nugrah semoga samawa " kata Tri


" Aamiin .... ya sudah Tri mudahan Yuni ngak ngamuk lagi " kata Sandi Yang lalu memutuskan pembicaraan Dan Tri pun pergi kedapur untuk mandi


" Pie le..... sudah selesai marahnya. Ada masalah apa sebenarnya " kata mbok


" Hanya salah paham mbok " kata Tri menceritakan semua apa Yang terjadi Sehingga istrinya itu marah dan kesal Karna mengira Tri dan Nugrah masih di jodohkan .


"' Olah yo pantasan ngamuk , sing mengompori ra nanggung nanggung " kata mbok mengeleng .


" Trus saiki opo masih turu le " kata mbok khawatir


" Masih mbok nanti Tri bangun kan biar sarapan dulu " kata Tri .


Yo wis mbok , Tri mau beli gudeg dulu " Kata Tri


" Ya sana le, biar nanti siang baru masak "' kata mbok Yang tak mungkin menyuguhkan sayur kemaren untuk menantunya itu


Lalu Tri pun bergegas membeli makanan matang sebelum istrinya bangun Karna pasti istrinya itu sangat lapar


Yuni terbangun di kamar Ketika Tri pergi Dan Yuni melihat Tri tak ada di kamarnya Lalu Yuni pun membuka jendela kamar Tri Hingga cahaya matahari nya masuk


" Pyar............terdengar suara botol pecah di luar Yang membuat Yuni melihat kearah luar jendela

__ADS_1


.


__ADS_2