
Sedangkan Tri hanya diam tak berkomentar apa pun. Karna ia tahu pasti Yuni punya alasan sendiri Untuk tidak keluar dari kamar .
Sedangkan Yuni selesai ngobrol langsung menyimpan ponsel nya diatas meja Lalu masuk kamar mandi untuk pipis
Dan ketika masuk
" Aaa......." teriak Yuni kaget Namun terdiam ketika sosok hantu itu menaruh telunjuk di mulut nya.
" Kau mau apa disini, cepat keluar aku mau pipis " kata Yuni
" Ok tapi temui aku nanti ya di samping dapur " kata hantu itu .
" Ya ya sana cepat keluar " kata Yuni Yang sudah kebelet pipis Karna tak bisa menahan nya lagi .
Hantu itu pun keluar dari kamar mandi Dan Yuni pun langsung menutup pintu kamar mandi. Dan lega setelah selesai
" Huh.....lega " kata Yuni lalu mencuci tangan nya Tapi ketika ingat hantu yang tinggal di pohon belakang dapur ia pun langsung keluar dari kamar mandi Dan menuju pintu keluar kamar dan langsung menuju samping dapur .
Ting... .
Hantu itu pun langsung muncul sambil tersenyum .Ketika Yuni membuka pintu
dapur dengan melihat kiri kanan
" Aku disini " kata hantu itu
" Astaga ada apa mencariku , bukan nya kepalamu sudah kembali " kata Yuni
" Temani aku malam minggu " kata hantu itu dengan senyum manis nya
" Hah..... . " kata Yuni kaget Karna baru kali ini ada hantu minta ditemani malam minggu .Apalagi minta manusia yang menemaninya .
" Apa ngak salah , umur mu berapa waktu meninggal " kata Yuni
Hantu itu tersenyum lalu menggerakkan tangan memberi angka satu dan tujuh Dan Yuni pun langsung menepuk jidat nya tak percaya
" Jadi kamu masih umur 17 tahun , kau tahu umur ku sudah tua , coba cari hantu gadis muda biar kalian bisa kencan " kata Yuni berpangku tangan
" Ngak asyik " kata hantu itu
" Hah..... Ngak asyik gimana ?" kata Yuni heran Bingung dengan polah hantu di depannya .Tadi malam ia bilang sudah mengerjai Ferdi Sekarang hantunya minta di temani
Hantu itu tersenyum manis lalu menatap
Yuni Yang terdiam melihat sekelilingnya
Dan tiba tiba
Ting .......
" Aaa...... " kata Yuni berteriak Membuat para teman nya yang mendengar kaget .
" Kenapa aku disini " kata Yuni yang duduk diatas pohon tinggi
" Temani aku melihat bulan " kata hantu itu Duduk disebelah Yuni dengan senyum termanisnya .
Sedangkan Tri yang mendengar suara Yuni bergegas ke kamar Raya bersama Ferdi Dan di kamar Raya tak ada orang Nugrah Raya dan Rani pun mencari Yuni dikamar mandi tapi juga tak ada .
__ADS_1
" Yuni nya mana ?" kata Tri
" Di dapur juga ngak ada tapi pintu samping dapur terbuka " kata Rena
" Tadi di kamar kok dia bilang mau telponan Tapi kok sudah ngak ada " kata Raya .Yang membuat semua orang saling tatap .
" Dia masih di dalam , kami tak melihat nya keluar Karna kami ngobrol di bengkel " kata pa Sugeng
" Ya kita ngak lihat siapa pun keluar pagar " kata Wawan
" Lalu ...... tadi aku dengar teriakan nya keras " kata Tri
" Apa dia di culik lewat mana kan ngak ada jalan disini semua tembok keliling " kata koh Asang ikut bingung
" Nah lho , alamat hilang tuh anak " kata Rendy menatap Tri dan Ferdi bergantian
" Kenapa melihat ku " kata Ferdi
" Apa mungkin dia di culik......." kata Rendy menggantung
" Siapa ?" kata semua orang menatap Rendy
" Hantu yang pernah menculiknya di camp " kata Rendy memperjelas Yang membuat Tri dan Ferdi saling pandang satu sama lain .
" Alamak ngak mungkin mana bisa begitu " kata Raya tak percaya
" Buktinya dia tak ada dimana pun " kata Rendy membuang nafas kasar .
"Ok .... kita cari besok saja , biasanya Yuni akan kembali kalo ia di culik hantu " kata Tri
" Iya dia pasti selamat " kata Raya Yang melihat ponsel Yuni masih ada di atas meja bufet
Apalagi jenis hantu menyeramkan Karna ia juga pernah melihat penampakan hantu berjalan tanpa kepala .Korban tragedi bersama selingkuhan nya
Saat mereka berdua mengintai Yuni
Sedangkan Yuni asyik melihat bulan diatas dahan besar bersama teman hantu nya Sambil bercerita tentang
Keluargganya Dan pacarnya yang pergi meninggalkan nya ...
Yuni hanya mendengar kan hantu itu curhat Sambil matanya terpejam karna mengantuk Di tambah hawa dingin menerpa wajahnya Yang membuat Yuni
Tertidur di bahu hantu anak muda itu
**********
Subuhnya semua orang heboh Ketika mbok Sanah tukang masak berteriak
Nyaring melihat Yuni di balut kain kafan putih terbaring di kursi samping dapur ..
" Mayat .. ... Mayat ....." kata wanita tua itu membuat Tri sehabis sholat subuh langsung turun . Cepat cepat ingin melihat apa yang terjadi Begitu juga Rendy dan Wawan Di susul Rena dan Rani yang tidur di kamar belakang
" Mana mbok " kata Tri
" Tuh disamping mas, mbok ngak berani melihatnya " kata mbok Sanah yang baru bangun ingin memasak untuk sarapan para karyawan .
Tri pun langsung menuju samping Dan melihat mayat yang di maksud Yang membuat Tri kaget
__ADS_1
"Astagfirullah Aladzim " kata Tri melihat Yuni tidur dengan wajah pucat terbungkus kain kafan Lalu bergegas mengedong nya kekamar Rena dan Rani
" Yuni Tri ..... apa dia mati " kata Rani
" Dia masih hidup tolong ambilkan minyak kayu putih " kata Tri yang membuka kain kafan putih itu sepajang lima meter Yang membungkus Yuni seperti kepompong .
" Ada apa dengan mu " kata Tri mengusap kepala Yuni masih dengan mata terpejam .Dan Rani memberikan minyak kayu putih pada Tri .
" Tolong gosok di badanya , aku gosok dileher nya " kata Tri khawatir Namun Yuni bernafas teratur
" Apa dia masih hidup ?" kata Rendy
" Ya " kata Tri
" Kok kaya kepompong mana dibungkus kain kafan " kata Wawan bergidik ngeri Sambil melihat Rena dan Tri menggosok minyak ketubuh Yuni .
" Jadi benar dia diculik hantu Trus dibungkus kain kafan Tapi kok bisa disamping dapur .Bukan nya tadi malam kita sudah mencarinya tapi kok ......bisa di situ " kata Wawan menatap Tri meminta jawaban.
" Aku juga tidak tahu " kata Tri
" Trus apa Yuni masih hidup ?" kata Rendy
" Ya ...Ren, dia baik baik saja Mungkin karna kedinginan makanya jadi pucat " kata Tri Yang lalu menyelimuti Yuni Setelah di gosok minyak kayu putih .
" Kok bisa disana Tri " kata Rena
" Nanti kita tanya pas sadar " kata Tri menggosok kaki Yuni juga .
" Tri.....sudah ketemu " kata Raya dan Nugrah yang ikut masuk
" Ketemu di dapur Ray di kursi belakang samping . Kembalinya dibungkus kaya kepompong pake kain kafan " kata Rani menjelaskan
" Alamak alamat apa tuh anak bisa kaya gitu " kata Raya
" Tuh hantu minta kawin kali , mau sama Yuni " kata Rena
" Hust..... ngak boleh ngomong gitu .Ngak baik berprasangka buruk . Yang penting Yuni kembali masalah hantu Nanti biar kita tanyakan " kata Rendy .Yang tahu Yuni tak mungkin di culik tanpa alasan
" Sudah biar dia istirahat dulu " kata Tri biar aku yang jaga " kata Tri
" Aku aja Tri sana kalian keluar " kata Nugrah yang tak tega melihat Yuni meringkuk kedinginan .
" Ya sudah aku carikan bubur dulu Nug buat Yuni " kata Tri
" Buat ku juga ya Tri " kata Nugrah memainkan alisnya .
" Ck ..... banyak duit kok cari gratisan " sindir Rena
" Suka suka lah" kata Nugrah yang memang boros dengan uang Jadi dia bisa berhemat kalo dapat gratisan
" Yuni .. ..." kata Ferdi
" Et........ cowok pada keluar sekarang
Ini area cewek " kata Rani yang mengusir semua orang
" Eh ......aku mau ...... " kata Ferdi
__ADS_1
" Nanti kalo sudah bangun " kata Rani menarik Ferdi keluar dari kamar .Dan menutup pintu kamar. Agar Yuni bisa istirahat dengan tenang