
Traktor pun lalu menjauh dari tenda Dan mereka kembali ke camp Karna sudah menjelang sore Dan sepulang nya nanti Tri harus mengantar Yuni kembali ke hotel Karna besok Yuni harus kembali ke palangkaraya dan pulang kejakarta lagi
" Par cepat sedikit karna sudah mulai sore kasihan mereka menunggu " kata Tri Yang tadi lupa sholat ashar di tenda
" Ya Tri ini sudah cepat kok tuh !! mereka sudah nungguin kita " kata Pardi
" De sini dekat mas , mereka pada mau naik suf geser kesini " kata Tri
" Ya " Kata Yuni Yang lalu bergeser Karna ada 8 orang karyawan yang menunggu mereka Dan setelah dekat Pardi berhenti Lalu mereka naik dan duduk di atas traktor dengan rapi
" Wah tumben mba Yuni ikut bos " kata karyawan baru pada Pardi
" Mba Yuni tadi lagi pamitan sama karyawan atas " jawab Pardi Dan Pardi pun kembali menjalan kan traktornya Untuk pulang menuju camp Dan melanjutkan perjalanan mereka lagi Sesampainya di camp Yuni langsung masuk kamar dan mandi Lalu bersiap siap pergi ke hotel Yang lalu merapikan tas nya dan kopernya di atas motor Yang sudah siap sedari tadi oleh Adi
" Yun mau ke sampit sendiri aku antar ya " kata Ferdi Yang sudah mandi dan rapi Karna sudah dari sore tadi Ferdi pulang kerja Sambil menunggu Yuni pulang dari hutan atas Karna ia sedih Yuni berhenti mendadak Padahal masih ada setengah tahun lagi masa kerjanya
" Trimakasih Fer, Tadi Tri sudah janji mau ngantar aku kok " kata Yuni
" Emang dia mau ngantar kamu ke sampit lagi Kan dia baru saja pulang kerja " kata Ferdi
" Iya .....emang kenapa ?" Kata Tri sudah datang dan sudah siap mengantar Yuni Untuk pergi ke Sampit
" Ngak cuma kan lho baru pulang Tri Biar gue yang antar dia " kata Ferdi Yang ingin bicara pada Yuni untuk terakhir kalinya
" Ngak aku sudah janji dari kemaren ayo de " kata Tri Yang naik keatas motor Dan lalu Yuni pun naik ke boncengan Tri Karna hari semakin senja
" Pulang ya Fer , jaga diri " kata Yuni tersenyum
" Ya hati hati " Kata Ferdi dengan mata berkaca kaca dan Tri pun lalu menghidupkan motornya Dan keluar dari bengkel Dan meninggalkan camp
Ada perasaan sedih dan merasa bersalah pada Yuni Yang membuat Ferdi belum sempat mengatakan nya Tapi Yuni pergi begitu saja
"' Hei ..... jangan gembeng ayo pulang " kata Aris merangkul Ferdi Karna tahu Ferdi lagi sedih di tinggal Yuni
"' Semua orang sedih kehilangan mba Yuni Tapi mau apalagi cinta itu datang dan pergi Dan kita ini hanya lah tempat persinggahan nya sementara saja Lalu dia pergi lagi ketempat lain " kata Aris
__ADS_1
" Ya kau benar , Tapi aku tak sempat mengatakan apa pun pada nya " kata Ferdi lirih
" Kau tahu ngak Fer , Tri dan Ariesta lah orang yang paling sedih di antara kita Tapi mereka tetap terlihat tegar Seperti tak terjadi apapun Karna memang orang itu akan datang dan pergi begitu saja Besok bakal ada staf keuangan baru nama nya mba Lala Nanti kau bisa mendekati nya dan memacarinya besok " Kata Aris tersenyum
" Ya kita lihat nanti " kata Ferdi santai
Lalu mereka melangkah masuk mess karyawan untuk makan malam Karna hari sudah mulai gelap
Tri masih dalam perjalanan Ketika mereka ber pas pasan sebuah tronton besar yang membuat Yuni menyuruh Tri berhenti Takut dengan getaran mobil besar itu Karna sudah senja Dan tak sengaja Yuni melihat beberapa hantu sedang berjalan menuju kearah mereka
" Tri cepat jalan ada han......" kata Yuni terputus
Brum . .... motor pun langsung di gas kencang oleh Tri Yang tahu Yuni pasti melihat hantu lagi
" Tri jangan kencang kencang" Teriak Yuni takut Tri menabrak orang karna sudah senja
" Pegangan de, ngak akan " balas Tri berteriak sambil ngebut Yang membuat Yuni memeluk Tri erat Dan tak sampai 30 menit mereka sudah sampai di kantor sampit Untuk sholat magrib
" Alhamdulilah " Kata Yuni lega Karna tadi ia sempat takut di kejar banyak hantu tanpa kepala
" Ya sudah aku ke kamar mba Raya ya Tri " Kata Yuni
" Ngak ke kamar atas saja " kata Tri Yang membuat bibir Yuni mengerucut Dan Tri langsung mencium nya
" Tri apaan sih !!" kata Yuni kaget
" Mau lagi hah ......" kata Tri terkekeh Karna gemas dengan Yuni
" Tahu ah " kata Yuni Yang ingin melangkah masuk kantor Namun Tri langsung menahan nya dan memeluk Yuni dan mencium bibir Yuni
" Tri ...mpt......mpt " Yuni yang kaget tak bisa bersuara lagi " Ketika Tri ******* bibir nya dalam
" Astaga ......" kata Rendi menutup matanya nya Namun masih mengintip dari sela sela jarinya Sedang kan pa Sugeng hanya berpangku tangan melihat adegan live kiss love itu di sebelah Rendi Ketika mereka akan turun tangga karna ingin pergi ke masjid
" Waduh.......enak nya " kata pa Sugeng
__ADS_1
Sedangkan Tri masih memeluk Yuni dan setelah 15 menit Tri pun melepas nya
" Kamu nakal Tri " kata Yuni bergegas masuk dan malu Apalagi ada yang melihat nya
" Ish ....ish .. ah .... nakal kamu Tri " kata Rendi meledek Tri
" Biarin " kata Tri cuek lalu naik keatas Tanpa perduli pada dua orang itu Yang dilewatinya begitu saja
" Aish dasar kurang ajar kamu Tri pamer kok pas magrib " kata pa Sugeng terkekeh
" Tapi itu kesempatan terakhir pa, ngak masalah kan kurang ajar Nanti biar aku ajarin yang lebih baik dari itu " kata Rendi tertawa
" Hu........ punya pacar belum , gaya lho Ren mending si Tri nekat tapi pasti Dapat tuh ciuman wanita nya pasti ketap ketip ingat sama ciuman Tri
Ayo kita ke masjid " kata pa Sugeng Yang lalu turun tangga
" Siap pa, emang enak pa berciuman " kata Rendi
" Lebih dari enak apa lagi kalo sudah nikah pasti lebih enak dan mantap ......" Kata pa Sugeng terkekeh Yang membuat Rendi menggelengkan kepalanya Karna membayang ciuman Tri dan Yuni tadi Sambil mengaruk garuk kepalanya Yang tak gatal sama sekali
Dan tak lama Tri turun menyusul mereka ke masjid untuk sholat Sedangkan Yuni sholat di kamar Raya
" Yun ngak sedih lho ninggalin kita " kata Raya Ketika Yuni selesai sholat
" Sedih Ray , tapi ya mau gimana lagi " kata Yuni bingung Karna ia memang harus pindah kerja Untuk mencari pengalaman lain Padahal jabatan nya sudah hampir naik
" Ya kenapa ngak bertahan setengah tahun lagi sih Yun " kata Raya
" Ya .... gimana ya ?" kata Yuni Yang juga bingung Karna dia sangat mudah dapat pekerjaan Dan lagi jarang ada kesempatan terjadi dua kali Dan Yuni
tak mau membuang kesempatan itu .
" Hai ........" kata hantu bocil mengangetkan Yuni
" Astagfirullah " kata Yuni kaget melihat ada 4 hantu tanpa kepala berdiri di depan kamar mandi .
__ADS_1