Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 255


__ADS_3

Yuni yang ikut kaget menatap Tri lekat Karna tahu ia tak akan bisa menutupi Fakta kelebihan Akhtar pada keluargga Tri yang pada akhir nya mereka juga akan tahu dengan sendirinya


" Heh...... ade Akhtar lihat hantunya le " Kata pak le kaget


" Tuh ..... Pak le, dia melotot "Tunjuk Akhtar yang membuat hantu itu langsung pergi menjauh


" Gr.......gr..........anak itu ......." geram hantu itu kembali kedapur .Kesal merasa ia dibanding bandingan dengan hantu lain


" Astaga Tri , jangan kamu bilang anak mu bisa lihat hantu " kata pak le menatap Tri tak percaya .


" Memang dia bisa melihat pak le " kata Tri Yang tak bisa menyembunyikan nya lagi dari keluargganya karna itu lah faktanya kalo anaknya itu memang bisa melihat mahluk kasat mata .


" Mungkin karna Akhtar masih kecil dan ngak punya dosa de jadi ia bisa lihat mahluk halus Nanti kalo sudah besar juga hilang dengan sendirinya " Kata mas Pur


"' Ya mudahan saja mas " Kata Tri melirik Yuni Karna itu hasil dari turunan sang istri .Yang sampai saat ini tak diketahui oleh keluarganya. Karna Yuni tak ingin Tri menceritakan tentang hal itu pada keluarga nya


" Emang bisa ada hantu keren tar, di mana keren nya " Kata mba Ayu


"' Hantu yang ini jelek bude, yang sana bersih dan keren Ini jarang mandi kalo hantu temannya Akhtar itu makanan nya juga bersih " kata Akhtar bercerita


"' Hah.... Kok bisa " kata pak le


" Bisa pak le nih Akhtar kasih contoh " kata Akhtar mengambil buntalan kepala boneka putus di laci lemari lalu berjalan tegap menenteng nya Menirukan hantu tanpa kepala berjalan


" Gini jalannya pak le ..."kata Akhtar


Tap.... tap .... tap ....


Akhtar pun melangkah tegap membuat semua orang melongo Namun tidak dengan Sari Yang langsung pingsan Karena seperti melihat hantu benaran yang ikut membayangi Akhtar di belakangnya


Bug.......


" Sari ......" Kata Yuni kaget .Untung Sari jatuh di pangkuan Yuni yang duduk disebelahnya


" Allahuakbar " kata Tri


" Sari......waduh......iki gara gara anak mu Tri besok alamat ngak betah iki pie..... le ayo bawa kekamar " Kata mbok panik


Yang membuat Pur dan Tri mengangkat Sari kekamarnya Lalu mbok dan Yuni menggosokkan minyak kayu putih di sekujur tubuh Sari Agar terbangun dan sadar . Yang membuat Akhtar merasa bersalah Lalu minta gendong pada sang Ayah dan memeluk Tri erat


" Ayah maaf , ade ngak sengaja " kata Akhtar

__ADS_1


"' Ngak apa apa , kan tante sari belum terbiasa ." kata Tri


" Hadeh ....anak mu wasis tenan Tri bisa meniru gaya hantu .Sampai si Sari menghayatinya hingga pingsan "kata mba Ayu mengelengkan kepala


" Wah cocok kui de, jadi aktor horor" kata mas Pur


" Hust .... sudah sana kalian di luar saja ngobrolnya " Kata mbok mengusir anak dan menantunya Karna takut Sari bangun jadi tambah takut .


"' Hahaha..... salah sendiri terlalu di hayati mbok " Kata mba Ayu


" Kamu ini yu, sana nanti kalo sudah di takuti hantu baru tahu rasa " kata mbok


" Hua...... Kok mbok ngomong gitu sih, ogah ah takut.... Jangan sampai deh " kata mba Ayu cemberut membuat Akhtar tertawa melihat budenya itu takut dengan hantu


Yuni hanya tersenyum karna sudah biasa Dengan segala tingkah kakak iparnya itu Yang masih punya sifat kekanakan Karna hanya anak perempuan sendiri


Mereka kembali keruang tengah Karna habis sarapan meraka ngobrol bersama Karna Pur masih libur dan pak le juga ngak sedang narik angkot Karna lagi bergantian dengan anak laki lakinya Yang membawa angkot bersama temannya Lalu pak le bercerita tentang hantu yang suka wari wiri di rumah mbok dan rumah nya juga rumah Tri .


" Rumah ku kan baru ,tapi kok dia juga ikut main ke sebelah lek Padahal sudah di buatkan pengajian kan lek " Kata Tri


" Iya tapi dia mengangap itu wilayah kekuasaan nya Tri . Dia tak akan menganggu kalian .Karna tahu dia tinggal di dalam rumah ini " kata pak le


" Apa bude takut , kalo bude takut hantu nya makin senang bude .Makanya di ajak berteman bude. " Kata Akhtar lagi Dan mata nya kembali melihat hantu itu muncul duduk mendengarkan obrolan para penghuni rumah


" Hi....amit amit ... ngak ah ngapain juga " kata mba Ayu


"'Emang bisa ngobrol tar hantunya " kata mas Pur


" Bisa ,tuh hantu nya nongol lagi pakde " kata Akhtar .


" Hah..... mana ?" kata mba Ayu melihat sana sini Tapi tak ada siapapun


" Tuh ...." kata Akhtar menujuk pakai mulutnya pada sang bude Sedangkan pak le terdiam melihat mahluk itu duduk tenang tanpa suara .


" Hai hantu jelek bilang nih sama bude minta makan yang bersih Biar kamu ngak di kasih makan sisa dan bangkai Biar baju dan badan mu juga wangi Biar jadi lebih ganteng " kata Akhtar Yang membuat hantu itu mengangguk


" Tuh bude , dia minta makan yang sama kaya kita " kata Akhtar


" Astaga iki bocah kui benaran Tri " kata mba Ayu menatap Tri juga pak le


" Hum.........mau bilang mbok biar aku bersih ....aku mau mandi .." kata hantu itu pada Akhtar

__ADS_1


" Ya .....aku sudah bilang "' kata Akhtar


" Apa ? Ade ngomong apa " Kata Tri


" Bilang Eyang dia mau makan yang bersih ngak mau sisa sisa lagi yah Nanti mau mandi juga katanya hi...Pasti daki nya banyak " kata Akhtar


" Waduh .....anak mu Tri kui kaya indigo wae Yang bisa lihat hantu di tv tv itu " kata mas Pur


" Ya bilang biar pak le yang kasih makan tar " Kata pak le yang tahu mbok pasti tak akan berani melihat hantu


" Ok ..... tuh eyang pak le bilang mau kasih makan kamu ya hantu. Tapi jangan ganggu Akhtar dan bunda juga Ayah ya Bude ..... dan pakde saja " kata Akhtar


" Heh..... heh..... gak bisa , ngak mau bilang bude pakde ngak mau ya amit amit ngak pokoke ngak ganggu kita juga ya bilang ...tar " kata mba Ayu panik


" Hahaha ....... kan Akhtar bercanda hahaha" gelak Akhtar mengerjai budenya Membuat pak le ikut tertawa geli


" Hahaha.....anak mu iku iso wae Tri masa mba mu penakut di kerjain " kata pak le


" Sontoloyo , hi.... Kamu ya ngerjain bude rupanya kurang asam anak mu Tri " kata mba Ayu sebal lalu menggelitik Akhtar yang terkekeh geli


" Ampun .... bude, sudah nanti hantu nya Akhtar suruh ganggu bude benaran lho " kata Akhtar tergelak Yang membuat mba Ayu langsung berhenti menggelitik nya Dan terdiam menatap suaminya


" Hehehe....... dasar bocah Tri Tri kok iso dapat anak kayo ngene iso iso ne mengerjai orang " Kata Pur


" Iyo Tri , kok iso ngono pak le kok heran sama anak mu Kok bisa bisa nya dia brani ngajak hantu ngobrol " kata pak le yang bisa melihat samar samar


Sedangkan di kamar Sari baru saja sadar setelah di pijit pijit Yuni Yang lalu mendudukkan Sari .


" De Sari ngak apa apa kan Sar , kenapa kok bisa pingsan " kata Yuni


" Aku seperti benaran lihat hantu mba , hantunya seperti itu persis kaya Akhtar tiru mba . Sambil bawa kepalanya hua.... Kenapa Akhtar jadi bikin Sari takut mbok " Kata Sari masih merasa takut


" Di buang rasa takut mu Sar , lawan ya biar ngak takut lagi " kata Yuni


" Ya ndu, biar dia ngak membuat kamu takut baca ayat kursi dan surat pendek bila bertemu " Kata mbok


" Ya mbok , maaf bila Sari menyusahkan mbok dan mba Yuni " Kata Sari


" Ngak ada yang repot Ayo bangun terus kan makan lagi " Kata mbok


" Ya mbok " kata Sari yang lalu turun dari ranjang ditemani Yuni dan mbok ke ruang tengah Karna tadi ia pingsan Padahal baru makan sedikit

__ADS_1


__ADS_2