Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 155


__ADS_3

Tri lalu merangkul Yuni dan mendudukkan nya dengan tenang .Agar Yuni tak terlalu takut Tri pun membacakan doa dan mengusap rambut Yuni


Bukan hal aneh bila Yuni melihat hantu Karna gedung bioskop itu adalah gedung bekas Yogya plasa klender dimana dulu banyak korban mati terpanggang atau terbakar saat kerusuhan tragedi 98 dimana saat itu kerusuhan terjadi besar besaran saat era reformasi soeharto . Yang berganti nama Ciplaz klender Yang membuat Yuni mengengam tangan Tri erat Karna para hantu itu juga ikut menonton film yang mereka tonton


" Tri ...." kata Yuni


" Tenang lah apa kau bisa menutup mata batin mu " kata Tri


Yuni hanya mengelengkan kepalanya Karna ia juga tak pernah tahu Kalo mata batin nya terbuka sendiri Dan Yuni bisa melihat hantu tanpa disengaja Ia pikir semuanya akan selesai hanya di camp dan kota sampit saja Tapi disini Yuni juga bisa melihat para hantu Yang membuatnya takut sendiri


" Ya sudah , besok carilah ustad atau orang pintar untuk minta menutup mata batin ade ya " kata Tri merangkul Yuni


" Ya Tri " kata Yuni sambil memegang erat tangan Tri Karna melihat para hantu santai saja lalu lalang . Tanpa menoleh sedikit pun padanya Padahal Yuni bergidik ngeri melihatnya Sambil menaruh kepalanya di dada Tri


" Yun lho kenapa ?" kata Pipit


" Ngak apa pit , yuni hanya ngantuk " jawab Tri yang tak mau Pipit ikut takut bila ia memberitahu temannya Kalo Yuni bisa melihat banyak hantu di dalam bioskop.


Cukup lama Yuni membenam kan kepalanya Dan sesekali ia mengintip para hantu itu yang asyik dengan para teman nya Yuni ingat kalo dulu ratusan orang mati terpanggang di dalam nya.


" Aish...... harus nya tadi nonton di PH aja lebih tenang " batin Yuni Yang masih tak mau melihat film romantis Namun menonton para hantu yang ikut romantis.


" Apa ade mau kita keluar ?" kata Tri Yang tersenyum Karna Yuni memeluknya Dan itu kesempatan baginya Karna ia tak perlu memaksa untuk romantis


" Ayo ...." kata Yuni


" Eh ngak boleh tungguin kita !! " kata Pipit dan Tika juga Ambar menatap Yuni lekat


" Kenapa sih Yun , nonton film romantis kok ngak suka .Tri tuh pacar lho di bikin romantis Biar ngak minta pulang duluan !!" kata Ambar menatap Tri


" Ya mba ini sudah saya peluk kok " kata Tri menghadapkan tubuh Yuni padanya Biar tak melihat para hantu


" Tri ......." kata Yuni mendongak pada Tri yang tersenyum

__ADS_1


" Sudah ngak usah takut , kan hantu nya juga ikut melow nonton film romantis " kata Tri menangkup wajah Yuni dan mengecup bibirnya pelan Dan memeluk tubuh Yuni erat .


" Sini tutup pake tudung biar ngak kelihatan " kata Tri mencari kesempatan dengan ketakutan Yuni Dan Tri pikir kapan lagi bisa mencium Yuni Karna besok ia sudah pulang Kembali ke sampit


" Tapi Tri mereka makin banyak " kata Yuni mengintip dari hoodie nya .


" Biarkan saja Kan mereka juga mau nonton Tuh teman teman ade pada senang tertawa Kenapa ade yang bingung " kata Tri yang juga tak fokus menonton film nya


" Ya tapi aku takut Tri " bisik Yuni karna baru kali ini ia melihat hantu gosong Sampai muka mereka terlihat jelek sekali .


Tri pun memeluk Yuni Dan menenangkan wanita nya itu Yang gelisah karna takut Yang tak bisa diam walau dalam pelukan nya .


"' Sini mas cium aja Biar fokus sama mas ya " bisik Tri


" Tri ... ngak mau " kata Yuni


" Mau lah , kan besok mas ngak bisa nyium ade lagi " kata Tri aji mumpung dan mengangkat dagu Yuni dan mencium nya .


Sedang asyik fokus menonton film


Tri pun ******* bibir Yuni dengan pelan merasa kan sekujur tubuh nya yang meremang seakan kesetrum Karna menikmati setiap kecap tautan bibir mungil itu Dan Yuni pun menikmatinya Cukup lama keduanya bertukar saliva Dan berhenti ketika ada suara berbisik di dekat Yuni


" Ih kok mesra amat cipuk kan di bibir Di kenyot kenyot asyik ya sama pacar " Kata seseorang Yang membuat bulu kuduk Yuni berdiri Dan tak berani menoleh Karna jelas itu bukan suara keempat teman nya


" Biarin .....syirik aja gangguin orang . Emang situ ngak punya doi cari sendiri dong " jawab Yuni berbisik pelan


" Iya deh ngak ganggu sana lanjutin gih biar puas " kata hantu itu lalu pergi menghilang Karna ia memang sengaja mengoda Yuni


Yuni pun lalu melap bibir nya yang basah dengan tissue .


" Ngak usah di lap " kata Tri yamg melap bibir Yuni dengan jarinya lalu kembali ******* bibir Yuni Dan menikmati tautan keduanya Tanpa melihat film romantis yang mereka tonton .


" Satu jam biar meresap " kata Tri tersenyum Yang tak perduli lagi Bila ada yang melihat mereka Atau tidak Karna ia ingin menghabis kan waktu

__ADS_1


Berciuman satu jam nya


**************


Tri tersenyum senyum sendiri ketika pulang ke kantor Dan ketika Rusli bertanya ia menjawab nya dengan jujur


" What lho ciuman satu jam Tri ......gila lho Tri .... " kata Rusli kaget Karna dia saja ciuman cuma sebentar dengan Pipit


" Kenapa pake kaget , kan di nikmati kesempatan mumpung dia ketakutan maka nya gue buat pengalihan " kata Tri tersenyum


" Gila lho Tri , pantas aja dia takut dan teriak di kost Kalo bisa lihat hantu Apalagi tadi disana Kan itu mall bekas kerusuhan jaman era reformasi " kata Rusli


" Iya harus nya bikin film ciuman satu jam karna takut sama hantu " kata Tri terkekeh


" Sialan lho Tri cari kesempatan dalam kesempitan aja, pintar ya lho nyari sela buat bikin mesum " kata Rusli


" Iyalah gue ngak munafik tergoda .Kan enak buat apa di tahan kalo lagi hilap ya enjoy aja Lagian kan dia juga mau ngak nolak gitu Ya sikat bro...... Dari pada gue tegang nahan kepala sakit Yang lakuin aja bila keciduk hansip sama satpam sih biarin sekalian di nikahi halal jadinya " Kata Tri santai


" Dasar modus lho Tri " kata Rusli


" Hahaha .........kenapa iri kenapa ngak di cium aja tuh si pipit " kata Tri tergelak


" Gimana mau nyium orang ada Tika sama Ambar jelas mereka bakal lihat kita Lho mah enak ambil pojok Tahu gitu sih duluan gue yang ambil " kata Rusli mengeleng kepala


" Lah lho sendiri yang milih kursi . Kenapa nyalahin gue bro .Gue kan terima beres Terimakasih sudah kasih kesempatan gue. Kan besok gue pulang Rus Sedangkan lho masih disini jadi masih banyak waktu " kata Tri


" Kenapa ngak di halalin aja si Tri mumpung dia mau Keduluan yang lain lho nanti mewek " kata Rusli


" Ya bantuin gue tanyain alamat rumahnya sama pipit biar gue samperin wali nya langsung Rus " kata Tri menatap Rusli serius


" Astaga emang lho ngak tahu Tri dia tinggal di mana ?" kata Rusli


" Kalo gue tahu ngak nanya lho bro langsung gue lamar " kata Tri yang berpikir harus mencari alamat orang tua Yuni agar bisa meng halal kan nya cepat cepat Dan Tri tak perduli apa yang terjadi di masa depan

__ADS_1


__ADS_2