
Yuni memejam kan mata nya Namun ia tak bisa tidur Ketika merasa Paijo menyundul kan kepalanya di tangan nya Untuk menyuruhnya bangun Yang membuat Yuni membuka matanya
" Kau lapar ?" kata Yuni bangun dan duduk .
" Aku mandi dulu .Tunggu diluar sana !!" kata Yuni Yang bergegas masuk kamar mandi Hanya 20 menit ritual mandinya selesai Dan Yuni langsung berpakaian dan keluar dari kamarnya .
" Jo ....sini " kata Yuni memanggil Paijo yang asyik mengikuti Aris di bengkel
" Niw .....niw ..niw ....." Teriak Yuni Membuat anjing itu menoleh dan langsung berlari mendatangi Yuni Ketika Yuni mengangkat mangkoknya .
Tri dan Aris tersenyum Karna anjing itu sudah hafal kebiasaan sang majikan
" Tumben tuh ibu Paijo telat bangun " kata Tri menatap Aris
" Tadi malam ada orang mengirim ilmu hitam lagi Tri Dan aneh nya kita seperti dengar rintihan Tapi ngak ada orang nya "kata Aris
" Astagfirullah aladzim , perasaan dia gadis baik ris Ngak pernah neko neko Hanya orang banyak yang usil sama dia Kok bisa mereka ingin mengusik nya " kata Tri Yang tahu Yuni tak mungkin macam macam Walau gadis itu terlihat cuek dan galak Tapi Tri tahu Yuni sangat tulus
" Itulah Tri ,yang aku heran Padahal mba Yuni itu orang baik Tapi dia di kasih ujian Orang jahat yang suka mengganggu nya . Padahal di cuma perempuan lho Tapi dia cukup berani Bahkan tadi malam ia menantang nya Sampai seperti bunyi ledakan terdengar " Kata Aris bercerita
" Ya aku juga sempat dengar itu ris , Semua kaget aku pikir ada apa Setelah itu kami tidur lagi " kata Tri
"' Apa disini orang biasa memakai ilmu hitam ya Tri ? " kata Aris menatap
"' Kalo ilmu hitam bukan disini saja ris, banten banyuwangi bali dan sumatra juga ada Tapi itu hanya sebagian orang saja yang memakai nya .Tapi kok aneh ya kok Yuni tahu banyak tentang ilmu hitam padahal dia tinggal di jakarta " kata Tri
" Lah di jakarta aja banyak artis yang pake susuk Tri , bahkan para petinggi dan pejabat biar kedudukan nya aman Ada juga pakai penglaris buat pedagang Bahkan main guna guna Kan aku sering dengar itu Tri "' kata Aris .
" Iya sih itu bagi orang yang ngak percaya tuhan .Itu ilmu klenik ris Nah kalo yang ini lebih menyeramkan .Nyata dan terang terangan " kata Tri
" Iya juga ya, si Ferdi sama Danang aja ngak ngaku Padahal sudah bayar orang . Dan untung si ucok masih selamat Kalo ngak mati kali si abang batak itu " Bisik Aris pelan
" Entah ris, biar kan saja Yang penting kita ngak ikutan " kata Tri
Sedangkan Yuni duduk menemani Paijo makan Dan sesekali mata nya melihat sekeliling nya Yang membuat Yuni menangkap sesuatu di bawah teras mess mereka Lalu Yuni mendekatinya .
" Kalung hitam " kata Yuni menarik kalung hitam itu dengan kayu Lalu ia pun bergegas masuk kantor Meminjam korek api pa Tyiur dan membakar nya
" Guk......guk.....guk......" gonggong Paijo
" Ya ini harus di bakar bahaya benda seperti ini ada di tempat kita " kata Yuni .Yang membakar benda itu Yang mengeluarkan asap berbau kemenyan
__ADS_1
Dan menaruhnya sampai benda itu habis di lahap api
Disisi lain seorang kakek tua berteriak teriak .......dan berguling guling di lantai
Yang membuat seorang pria menyiram nya dengan air kembang .
" Panas...... dia menemukan jimat itu " kata pria tua itu yang meringis karna merasa kan tubuhnya terbakar
" Kakek Tey sudah meninggal karna kecelakaan .Dan kakek mengusik nya untuk apa ?" kata seorang pria
" Gerald yang meminta ku, dia menagih hutang nya " kata kakek tua itu
" Tapi dia sekarat kek, dan lagi ia juga sudah membunuh anak dan cucunya Lalu kenapa gadis itu di bawa bawa " kata pria itu.
" Kalo dia masih hidup ia akan menghalangi dan mematahkan banyak ilmu hitam Itulah aku ingin melenyap kan nya " kata kakek itu
" Uhuk.....uhuk.......hoek " batuk kakek tua itu batuk dan muntah darah
" Kakek muntah darah , ini minum lah berhentilah mengganggunya... Tapi bila kakek ingin mati lakukan saja Kalo kakek bosan hidup.
" Kau ......" kata kakek tua itu menatap pria itu
" Sudah tak perlu menceramahi ku , pergilah !!" kata kakek tua itu Yang merasakan tubuh nya serasa remuk
Dan pria itu pun langsung pergi Keluar rumah mereka Sambil mengelengkan kepala nya
"' Dasar kakek keras kepala di kasih tahu ngeyel " kata pria itu mengomel sambil mengambil kampak lalu membelah kayu bakar di depan rumah ..
**********
Di mess karyawan Yuni lagi asyik membantu mbok memasak daging rendang Dan mbok membuat sambal ijo yang di beli dari tukang sayur lewat Dan tadi mbok memetik daun singkong dan timun untuk sayurnya .
" Ndu kita rada ngirit , alhamdulilah daging nya bisa buat 3 hari " kata mbok
" Ya mbok , disini masih banyak rusa dan juga babi hutan " kata Yuni
"' Iya kan baru bukan lahan ...jadi hutan nya masih alami ndu Kan biar ganti hutan yang sudah tandus " kata mbok
" Ya mbok tapi sayang lahan sawit kita belum punya pabrik minyak sendiri " kata Yuni
" Ya insyallah tahun tahun berikut ada pengusaha di jawa yang mau buka pabrik di sini ndu " kata mbok
__ADS_1
" Aamin " kata Yuni Yang sambil mengingat kakek tua dalam mimpinya
" Hi...... mudah mudahan ia tak datang lagi jimatnya sudah terbakar habis " Batin Yuni Yang merasa aneh dengan orang orang Yang menganut ilmu hitam
Lalu kembali mengaduk daging rendang nya Yang sudah bau harum Karna air santan nya menyusut Tanda daging nya akan matang .
" Mhem kok asyik sendiri ya " kata Tri Yang ikut duduk di bangku pendek Di sebelah Yuni
" Trus mau ngapain kan ngak mungkin masaknya rame rame Tri , kan semua nya .pada kerja .Anggap saja mas Tri cari duit buat istri Dan istrinya lagi masak di dapur " kata Yuni
" Aamiin " kata Tri tersenyum
" Hahaha pengen ne ngono ya le, tapi kok belum sreg " kata mbok menyindir Yuni sambil melirik gadis itu
" Belum jodoh mbok ,kan masih nabung Tri nya mbok Pulang baru mau dilamar " kata Yuni tersenyum
" Kalo yang di lamar belum mau gimana ? Emang ade mau di lamar mas Tri " kata Tri melirik Yuni
" Lah kok aku toh mas, aku kan pengecualian Pacar mas Tri yang di jawa sama lho mas Di mana mbok ? Klaten ya ngak mbok " kata Yuni
" Entah lah mbok ngak tahu ndu , orang nya aja ngak ngomong kok .Mana mbok tahu " kata mbok melirik Tri sambil tersenyum .
" Mbok.... mbok pie gawe bingung sing di pengen kok beda Sing di omong opo sing di harap malah ra ngerti " kata Tri melirik Yuni
" Jangan dekat dekat Tri nih nanti kena centong panas lho " kata Yuni Yuni melihat Tri mendekatinya
" Hahaha....... ngak nyambung le " Kata
Mbok terkekeh
" Kok ngak nyambung mbok, Apanya? " kata Yuni bingung
" Astaga kamu tuh mikir apa tuh de, aku iki bojomu lho de, kok bingung " kata Tri tertawa
" Bojo itu opo mas ?" kata Yuni Yang membuat mbok dan Tri tertawa Karna Yuni tidak semua mengerti bahasa jawa
" Bajo itu ......" kata Tri
" Aaaa........" Teriak Yuni mendelik melihat sesuatu di kaki Tri
"
__ADS_1