
Sesampai di sana Tri cuma menonton saja .Ia duduk di tribun bersama Rusli dan Beni Untuk melihat pa Fahri Sandi dan Anton yang menjajal kemampuan mereka. Di arena pacuan
"' Pa Fahri " Teriak Yuni melihat kabag tertinggi mekanik teman pa Antony itu
" Hei ....Yun kenapa bisa ada disini " kata pa Fahri kaget
" Lagi cuti pa, ngak sama pa Antony " kata Yuni menatap Tommy .
" Dia lagi ke Riau cek proyek disana . Kamu sama siapa ?" kata pa Fahri Yang mendekati Yuni dan Tommy memakai kuda coklat .
" Tom kenalin pa Fahri Teman di kantor ini teman saya pa.. Tommy " kata Yuni Yang memperkenalkan Tommy pada pa Fahri yang berjabatan tangan dengan Tommy yang tersenyum
" Senang bisa kenalan , Oh ya ayo kita lomba uji nyali tuh dua putaran sampai ujung sana " kata Pa Fahri Menantang Tommy dan Yuni
" Boleh ajak juga tuh teman bapa biar heboh " kata Yuni tersenyum
" Ya boleh , Sandi Anton ayo ikut lomba Kalo kalian menang tak kasih hadiah deh . Hitung hitung buat latihan pemanasan " kata Pa Fahri
" Boleh pa, apa tuh orang ikut " kata Anton melihat Yuni dan Tommy
" Mereka lawan nya Ayo mulai ....Yun ayo siap .Pa jadi wasit " Teriak pa Fahri pada seorang pelatih
" Ya pa " kata pria itu tersenyum .
Sedangkan Rusli Beni dan Tri asyik memperhatikan mereka dari Tribun .Sambil menyedot jus buah yang mereka beli
Tri mereka mau lomba kamu pilih Yang mana antara mereka berlima " kata Beni . Melihat mereka semua berbaris rapi Dan pelatih kuda nya menyiapkan mereka untuk lomba
" Kayanya aku suka kuda putih deh " kata Tri Melihat kuda itu di sebelah pa Fahri Atasan mereka
" Aku pa Fahri aja deh " kata Beni
" Aku dukung Anton deh " kata Rusli Yang melihat mereka mulai bersiap siap untuk memacu kudanya .
" Siap ya.........." Teriak pelatih kuda itu memberi aba aba
" Hia....... hia ........" Teriak pa Fahri Yang lalu memacu kudanya cepat Dan begitu juga Yuni yang menandingi pa Fahri Yang membuat Tommy kalah karna keduanya lebih lambat
" Hia ..... lihat si putih jago kan Anton kalah Rus " Teriak Tri sedang Yang membuat mereka berdua melewati putaran dengan cepat Dan Yuni memacu kudanya dengan cepat juga Hingga ia melompati garis
kik ........kik.........ringkik kuda berhenti Ketika Yuni sampai di finish lebih dulu Yang membuat pa Fahri langsung terkekeh pada Yuni
__ADS_1
" Curang nih " Teriak pa Fahri
" Curang dari mana pa orang kita ngak ngapa ngapain " Kata Yuni turun dan menuntun kudanya ke kandang dan Tommy pun ikut turun .
" Hebat Yun, lho dan Berta terlihat tangkas " kata Tommy
" Ya karna lama tak lari kan beb " kata Yuni pada kurda Berta yang berbulu putih polos
" Hahaha.......wah ayo ikut makan karna menang " kata pa Fahri
" Terimakasih pa lain kali saja , kita mau pulang duluan " kata Tommy tersenyum
" Ok baik lah.... Yun mampir kantor kalo punya waktu longgar ya " kata pa Fahri
" Ya pa , kalo punya waktu " kata Yuni tersenyum lalu mereka pun membawa kuda nya ke kandang . Sedang pa Fahri memacu kuda nya lagi beberapa putaran bersama Anton dan Sandi
"' Pa itu Yuni yang kerja di perusahaan kita juga kan " kata Sandi
" Ya ... Kau tak mengenal nya " kata pa Fahri heran
" Saya jarang ketemu, Mungkin Tri kenal pa Karna mereka satu site di sampit Karna sering dengar nama Yuni" kata Sandi Yang belum kenal Yuni secara fisik Tapi tahu namanya
" Iya mungkin juga " kata pa Fahri Yang lalu turun dari kudanya Dan mereka pun lalu menuntun kuda ke kandang Dan kembali ke Tribun untuk duduk duduk santai
" Halah kamu aja pasti kalah Tri " kata Pa Fahri
" Ya jelas itu pa kan saya ngak bisa berkuda " kata Tri duduk Sambil menyesap kembali jusnya
" Berlatih berkuda itu sunah rasul Tri Karna nanti di akhir jaman kita tak punya alat elektronik dan ponsel lagi Maka nya di sunah kan bagi umat muslim belajar berkuda memanah dan berenang 3 hal itu di sunah kan untuk kita Agar diajarkan pada anak anak kita .Oh ya kamu satu site sama Yuni Tri " kata pa Fahri duduk berhadapan dengan Tri
" Kok bapa tahu ?" kata Tri bingung
" Lah tadi kan pa Fahri bertanding dengan Yuni Tri staf akuntan mu itu lho yang di sampit "kata Sandi menatap Tri
" Yuni........!!!" kata Tri kaget
" Yang pake kuda putih tadi !!" kata Tri tak percaya
" Iya Tri .........Itu Yuni " kata Sandi Yang baru bertemu Yuni pertama kali Tapi ia sudah sering mendengar namanya di sebut Karna Yuni banyak jadi incaran laki laki
" Yang membuat Tri terdiam lalu berdiri Dan ingin menyusul Yuni
__ADS_1
" Mau kemana Tri dia bersama pacar nya " kata Sandi berteriak
Deg.......
" Mau lihat saja " kata Tri Yang lalu bergegas mencari Yuni ke parkiran Yang lalu langkahnya terhenti Melihat Yuni dirangkul Dan terlambat Yuni sudah masuk mobil
" Ya Allah de , begini rasanya nya bila kau membalas "kata Tri terdiam Melihat . pria itu sangat tampan Dan pastinya punya segalanya " bathin Tri yang berdiri melihat mobil Tommy pergi
" Astaga aku harus mengirimi nya pesan " kata Tri lalu mengirim pesan untuk Yuni Yang ingin bertemu
" Ayo Tri pulang kok bengong " kata Sandi melirik Tri yang terdiam
" Ya " kata Tri yang lalu melangkah masuk mobil untuk pulang ke mess mereka dekat kantor .
Malam nya Yuni pun mampir ke rumah Tommy Dan di sana ia sempat ngobrol dengan hafiz adik Tommy Dan sampai mamah Tommy keluar dari kamar
" Tom nih Anita mau bicara " kata Tommy
' Mah....Tommy malas " kata Tommy
" Tommy dia colon istrimu " kata Mamah pada Tommy Yang membuat Tommy kaget Apa lagi sang mamah bicara di depan Yuni
"' Mah ......" . Kata Tommy menatap mamah nya lekat .
" Kau bisa menikahi Yuni setelah orang tua Anita wafat " kata mamah
" Mah.........!!!" kata Tommy nyaring
" Tom ..." geleng Yuni menahan dirinya Karna Tommy seperti emosi Padahal pria itu paling sabar yang Yuni kenal
" Maaf Yun ,tante tak bisa mengambil mu jadi menantu Karna papah nya menjodohkan mereka " kata mamah menatap Yuni
" Ngak apa apa mah , Yuni dan Tommy hanya teman kok " kata Yuni santai Walau ada rasa yang masih mengganjal Tapi Yuni bersikap tenang Karna Yuni bisa mengerti keadaan Tommy
" Ya sudah , Tom Yuni pulang ya " kata Yuni yang mencium. takzim tangan mamah Tommy
" Biar Tommy antar Yun " kata Tommy
" Tom , bicara dulu baru kau mengantarnya pulang " kata mamah Yang membelikan telpon rumah pada Tommy Yang di terima Tommy dengan sedikit gusar Karna ia tak pernah suka dengan Anita Dan setelah bicara Tommy pun mengantar Yuni pulang
" Maafkan mamah " kata Tommy ketika Yuni sampai di kost nya
__ADS_1
"' Ngak apa apa Tom itu hal wajar Hati hati dijalan " kata Yuni tersenyum Setelah itu bergegas masuk Ketika mobil Tommy pergi Dan masuk kamarnya Dan mengunci pintu dan bersandar setelah nya .
" Ya tuhan tolong kuatkan hatiku " kata Yuni lirih Dan terduduk di lantai bersandar di belakang pintu . Sambil memejam kan mata merasa kan cintanya layu seperti tertusuk sembilu