
Seto dan Umar pun saling pandang Karna Aris bisa pingsan
" Woi ...ayo bantu angkat , kok malah bingung " kata Andre
" Iya ya mas ayo " kata Umar dan Moko Karna mereka juga kaget .
Yuni yang melihat itu pun lalu mengambil air dan meraup kan airnya di wajah Aris yang pingsan
" Bismillah " kata Yuni
" Aaa......" kata Aris kaget .Karna Yuni didepan nya
" Jangan perkosa aku " kata Aris
" Aish kau ini ris, ngak doyan mba Yuni memperkosa lho Kan burung mu di patuk ular " kata Seto
" Allahuakbar .... ngak mungkin " kata Aris langsung duduk dengan menangkup celananya Yang membuat Yuni seketika tertawa
" Hahaha....... kau latah ya ris, belum tua juga bisa latah " kata Yuni terbahak bahak Karna lucu Aris bisa pingsan
" Aku pingsan bukan takut , cuma membayangkan Yun Kamu sih pake mendoakan si Danang gitu Kan kasihan dia nya " kata Aris
" Lah kemaren siapa yang mulai . Aku kan ngak mendoakan nya ris , Tapi cuma bercanda .Kalo itu kejadian itu takdirnya Berarti dia memang lagi apes ris Makanya kalo di hutan jangan bicara asal Iya kalo malaikat yang lewat Ngak akan masalah. Nah kalo hantu kan jadi ribet. Palingan pas dia ngomong gitu pas hantu cewek lewat .Karna jengkel trus marah Dan lagi siapa suruh dia pipis sembarangan Sudah di ingatkan Tri juga " kata Yuni menjelaskan
" Tapi tetap kasihan mba masa perkutut nya yang di patuk " kata Aris
" Ih ...... sudah ngak usah di bahas , Nanti juga sembuh . Yuni benar . Makanya kalo pipis dikamar mandi duduk dan cebok Masa asal keluar ngak pake di cuci . Kan najis apalagi kalo buat sholat " kata Moko
" Dia ngak sholat kali mas , makanya dia pipis sembarangan . Mungkin saja pas ular lewat situ pas lagi jengkel di guyur pipis kena si ular Akhirnya di patuk sekalian saja " kata Yuni
" Alasan logis yun , .Itu masuk akal Karna ini masih daerah hutan Kali aja tuh ular dendam kesumat sama si Danang " kata Umar
" Iya kali , ya sudah yuk tidur biarkan saja itu urusan mereka Ngapain kita pusing mikirin nya ." kata Andre
" Ya aku juga mau tidur " kata Yuni Yang lalu beranjak dari kamar Moko
Menuju kamarnya
" Ris ngak pingsan lagi " sindir Seto
" Aku ngak pingsan , cuma ngerjain mba Yuni " kata Aris
" Heh......sontoloyo kamu ris , kualat tahu rasa senang godaan Yuni " kata umar mendorong kaki Aris
__ADS_1
" Habis nya kalian serius amat menangapi nya , makanya aku pura pura pingsan saja " kata Aris terkekeh
" Plak ..... Kelakuan mu ris " kata Moko
Memukul Aris dengan buku
" Santai mas " kata Aris senang bisa mengerjai teman temannya itu
Sedangkan Yuni langsung tidur setelah berdoa Karna ia ingin bangun pagi .
Karna ingin jalan jalan di sekitar camp
Sedangkan di kamar Ferdi Danang belum bisa tidur .Karna gelisah merasa kan panas di ******** nya .
" Kenapa nang masih panas juga " kata Ferdi yang ikutan tak bisa tidur
" Iya Fer, apa karna radang ya " kata Danang
" Makanya pipis jangan . sembarangan Siapa suruh pipis di dapur . Jadi kualat kan sama mbok dan bi Narsih " Kata Ferdi gomel
" Ini semua gara gara di sumpahi .Yuni kemaren nih makanya kena apes gue " kata Danang kesal
" Yuni ngak salah, lho yang salah siapa suruh ngomong saru dan jorok Mana pipis sembarang .Itu kesalahanmu sendiri nang, Malah nyalahin Yuni " kata Ferdi
Apa ngak sakit hati " kata Danang melirik Ferdi
" Kalo masalah itu ngak ada urusan nya sama lho nang , gue suka dia . Karna dia memang gadis baik Dan wajar bila banyak yang suka juga termasuk Tri dan juga lho ...Kan lho sebenarnya juga suka tapi munafik " kata Ferdi
" Ih mana ada " kata Danang berdalih
" Cih ... ngak usah berdalih lho kesal sama dia kan pas dia ngak menggubris lho saat ke hutan . Maka nya lho benci
Gue pikir aku ngak tahu nang " kata Ferdi menatap Danang .
" Mana ada , aku ngak minat dia cewek sombong " kata Danang
" Beuh...... Lho marah makanya lho bilang dia sombong , Dia ngak sombong nang cuma cuek sama orang Dan wajar bila dia kaya gitu Namanya juga perempuan masa obralan " kata Ferdi
Yang membuat Danang terdiam .Karna memang benar Danang suka tapi Yuni sudah lebih dulu menolaknya Ketika ia ingin menolong Yuni Dan Yuni menolak pertolongan nya dengan alasan tak mau merepotkan orang lain Tapi berbeda dengan Ariesta dan Tri yang bisa dekat dengan gadis itu . Dan Yuni tak pernah menolak pertolongan kedua pria itu . Yang membuat Danang merasa heran
Kenapa Yuni membedakan setiap pria
" Kenapa diam " kata Ferdi
__ADS_1
" Apa kau tak cemburu pada Tri dan Ariesta Fer " kata Danang
" Jujur aku cemburu . Tapi kau harus tahu nang , Tri dan Ariesta itu orang baik dan tulus .Maka nya mereka bisa akrab dengan Yuni Tidak dengan ku aku berharap dia hanya jadi milik ku " kata Ferdi berterus terang .Karna itu yang Ferdi kenal dalam kepribadian Yuni . Karna orang yang jujur baik dan tulus saja yang bisa mendekatinya Selebihnya tidak .Karna itu yang dikata kan mbok padanya Karna yang dikatakan mbok benar adanya . Dan ia melihat Yuni . Bisa tertawa lepas pada dua pria itu
" Jadi kau patah hati Fer " sindir Danang
" Ya mungkin , ini titik balik untuk ku " kata Ferdi yang baru kali ini di tolak wanita .Padahal Yuni gadis biasa menurutnya Yuni juga tak tertarik dengan uangnya Padahal ia sering menawar kan Yuni Tapi gadis itu tak menggubrisnya . Padahal kebanyakan wanita bila ia tawarkan uang dengan cepat mengambil nya tanpa malu malu
" Hahaha....... akhirnya seorang Ferdi patah hati Dan kalah sebelum berperang .Uang dan pesona pun luntur Fer " ejek Danang tertawa
" Ck..... gaya mu nang, kaya kamu enggak padahal sakit hati .juga kan " balas Ferdi mengejek teman nya itu
Yang tanpa mereka sadari .Tri sedang duduk mendengarkan percakapan keduanya sambil merokok Karna ia juga tak bisa tidur .Sedangkan Yusuf dan Ariesta sudah tidur sedari tadi .
Tri pun lalu masuk kamar Dan merebahkan kepalanya Karna kini pun tak bisa berharap banyak pada gadis pujaan nya itu. Apalagi bila Yuni pergi maka tak ada harapan yang tersisa .
*********
Paginya sehabis subuhan Yuni berjalan jalan melihat sekeliling camp Dan itu jadi perhatian Tri yang melihat Yuni dari jendela kamar mbok Tri tak berani mendekatinya Karna takut Yuni menolak nya Sejak kejadian tempo hari Ketika ia mencium gadis itu. Yuni bersikap biasa pada nya Dan juga terkesan menghindar Walau Yuni masih menyapanya .
" Cinta ...... ngapain ?" teriak Ariesta dari pintu dapur
" Hai..... Kasih ..... sudah bangun .Sini lagi lihat sungai " kata Yuni tersenyum Sambil melambaikan tangan nya Yang membuat Ariesta langsung .turun menghampirinya
" Ish......ish .....ish. .... Tuh si eneng bikin gue gedek aja . Kalo di kasih harapan gitu ya jelas nyosor lah ." kata Sapto ngedumel di depan pintu
" Terus mau diapain lagi kang , orang ngak ada teman wanita nya Ya jelas dia bersikap ramah pada semua orang . Cowoknya aja yang pada baper ya ngak mbok " kata kang Ali
" Iya lah, orang dia mengangap semua teman Tapi kok dia jadi rebutan makanya ngak usah baper " kata mbok ikut menimpali
" Bagaimana ngak baper mbok , orang imut kaya gitu bikin gemas mana kalo di lihat lama lama bikin jatuh cinta " kata Tri yang ikut nimbrung.
" Maka nya jangan bawa perasaan pake hati " kata kang Ali
" Trus pake apa " kata kang Sapto
" Rempelo " jawab bi Narsih dan mbok Membuat semua orang di dapur tertawa
Karna memang Ali saja gemas pada Yuni bila gadis itu dekat dengan nya
" Apa ada yang lucu " kata Ferdi yang baru datang kedapur
" Hahaha....... Wah telat lho Fer , siaran ngak bisa di ulang " kata kang Sapto tertawa .
__ADS_1