Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 303


__ADS_3

Rudi dan Tri terdiam Lalu Rudi menatap Yesa yang memang pacarnya .


" Kenapa ?" kata Yesa heran


" Apa benar Sheila mau menikah de ?"kata Rudi


" Benar mas, tadinya dia ngak mau Karna suka sama mas Tri Tapi karna orang tuanya memaksa mau tidak mau ia harus mau " Kata Yesa


" Ya baguslah , lagian ngapain juga mengharap pada Tri. Sudah tahu Tri punya bini malah nyosor suami orang " kata Rudi


" Nama nya juga cinta mas, berharap mas Tri bisa jadiin dia bini kedua nya Sheila bilang ngak masalah biar mba Yuni di jawa mas Tri kerja disini di temani istri muda " kata Yesa


Yang membuat Tri terkekeh Lalu mengelengkan kepala nya


" Bicara itu tak seenak membalik kan telapak tangan Yes, apa lagi kalo menjalani nya hidup berumah tangga Maaf bukan aku meremehkan mba Sheila Tapi aku tak pernah berpikir untuk mendua Cukup hanya satu wanita saja untukku Yaitu Yuni istriku ." kata Tri tersenyum


" Sheila memang cantik dan seksi juga baik Tapi secara pribadi Aku tidak berminat Yes. Berikan pengertian padanya Lebih baik dia tak terikat dengan pria beristri seperti diriku Karna di madu itu Tak semanis madu asli " kata Tri lagi


" Iyalah mas kan berbagi tubuh uang dan hati juga kan. Kalo aku mungkin ngak akan sanggup mas . Melihat suami ku berbagi cinta dengan wanita lain " kata Yesa jujur


" Ya kau benar itu Tri " kata Rudi


" Iya lah , aku saja ngak tega melihat Yuni menangis Masa aku tambah lukanya lagi " Kata Tri Yang masih punya rasa bersalah pada Yuni Karna dua tahun meninggalkan istrinya itu tanpa kabar


Sedangkan Yuni baru saja pulang ke rumah untuk istirahat Karna merasa bingung di pasar tadi Setelah jam 4 pasar mulai sepi ia bergegas menutup toko bersama Anggi .


" Tumben mba cepat tutup toko " kata mbok Sumi yang mengendong bayi Devano


" Toko sepi mbok Jadi pulang saja, Apa Akhtar belum pulang ?" kata Yuni duduk bersandar di sofa


" Belum tadi cuma mas Rendi yang pulang bersama mba Sani menengok Devano " Kata mbok Sumi


" Oh gitu , ya sudah Yuni mandi dulu ya mbok Nanti mau keluar sebentar sekalian jemput Akhtar " kata Yuni

__ADS_1


" Ya mba ,oh ya tadi ada tetangga lagi .mbak yang datang memberi makanan Trus orangnya langsung pergi " kata mbok Sumi


" Ngak di makan mbok kan makanan nya . Itu bahaya mbok kalo di makan " kata Yuni


" Kenapa mba ?" kata mbok heran


" Ada racun nya mbok " Kata Yuni Yang membuat mbok mendelikkan matanya Dan untung tadi ia belum menyentuhnya sama sekali


" Mba serius?" kata mbok dengan wajah kaget


" Ya mbok besok kalo orang yang sama ngasih langsung di buang saja ya mbok " kata Yuni Yang bergegas kedapur Lalu memisahkan makanan itu dan mengubur kan nya di belakang rumah .


" Ya ampun toh orang mau nya apa sih mba Masa orang ngak jahat mau di racun Kenapa mba Yuni ngak laporkan saja ke polisi kan ada buktinya mba " kata mbok Sambil mengendong bayi Devano Melihat Yuni menguburkan makanan beracun itu


" Kalo dia di .penjara takut dendam mbok dan sakit hati Atau dia juga ngak waras karna takut dan malu Kan kasihan mbok Kita biarkan saja dulu Doakan saja ibu ibu itu mendapat hidayah mbok " Kata Yuni Karna tak mau memperbesar masalah Karna pasti tuhan maha tahu dan melihat Dan pasti nya akan ada balasan nya suatu saat nanti .


Sedangkan Tri dan Rendi di bengkel baru saja merapikan baut Ketika Akhtar datang bersama Yusuf Yang baru pulang membeli bakso untuk mereka berlima bersama Yesa .


" Yes panggil Sani sekalian " Kata Rendi Yang melihat Yesa ingin keluar dari pintu kantor samping


Sedangkan Sheila pergi bersama pa Arif keluar sedari tadi .Karna ingin memberi Atk perlengkapan kantor yang habis


" Wah .....enak nih siapa yang beli ?" kata Sani mendekat sambil membawa mangkok


" Ucup yang , dia lagi bahagia sudah kenalan sama Sari sepupu kakak ipar nya Tri .Cuti besok mau di lamar " Kata Rendi melirik Yusuf


" Aamin " kata Tri


" Ish .... Ren ngak usah ribut Nanti terima kabar baiknya saja . Malu kalo ngak jadi Makanya jangan cerita cerita dulu " pinta Yusuf pada Rendi


" Aku Sudah dengar suf, santai saja kita ngak buka mulut kok " kata Rudi


" Iya mas kita doakan berjodoh Begitu juga sama kita Kan bisa bareng bareng nanti nikahnya " kata Yesa

__ADS_1


" Hehehe ,... ngirit dong jadinya " kata Yusuf terkekeh


" Iya lah , kan lebih baik dari pada mubazir dan ke buang buang duit dan makanan "kata Rudi tersenyum


" Pintar cari alasan , mana bisa bareng Rud kita beda kampung " kata Yusuf


" Hahaha ...... di sambung cerita aja suf kan baru rencana " kata Tri Yang tertawa Karna para temanya itu berencana menikah bersama .


***************


Malam nya hantu bocil bercerita pada Yuni Kalo emak kunti ingin membuat pesta di dalam hutan Yang membuat Yuni bingung Namun ia pun minta waktu berpikir Agar tak repot membuat acara di sana nanti


" Bagaimana kalo bikin nasi boks saja cil lebih praktis dan ngak perlu meja Disana bisa di taruh meja satu saja selebihnya mba yang atur Beli buah dan ikan matang juga .Lalu kue kuenya di taruh di kotak snack " kata Yuni memberi saran


" Ya terserah mba , biar nanti bocil bilang dulu pada emak kunti ya " kata hantu bocil Yang senang bisa membantu emak kunti membuat pesta


" Ya bilang saja begitu Nanti mba belikan daging kambing aqiqah .juga buat kalian " kata Yuni Yang lansung besok akan memesan nya langsung


" Ya mba nanti bocil kasih tahu ya , Terserah mau makanan nya seperti apa Yang penting bisa pesta lagi " Kata hantu bocil senang


" Ye . . ...pesta teriak kunti senang seperti layaknya remaja labil dua hantu muda itu antusias menyambut pesta


Di sisi lain para hantu tanpa kepala sedang duduk santai bersama hantu wajah besar Karna kini mereka berteman baik Dan para hantu itu bersembunyi di gudang sepi bekas tempat penjualan minyak Karna terlihat banyak drum bekas terletak di dalam gudang itu


" Aku dengar akan ada pesta lagi bro Apa kita akan di undang " Kata hantu tanpa kepala itu ingin ikut pesta lagi


" Iya emak kunti bikin acara di hutan bakau sana Mereka ingin bikin syukuran anak nya " Kata hantu wajah besar


" Oh begitu trus kapan pestanya ?" kata hantu itu duduk sambil memangku kepalanya


" Tunggu kabar dari bocil ya Dia akan memberi tahu kita" kata hantu berwajah besar Yang asyik memainkan kaki nya


" Ya kita tunggu kabarnya saja ya " kata hantu tanpa kepala itu yang senang bisa makan enak ketimbang makan sisa sisa tulang di jalanan dan dari tong sampah .

__ADS_1


" Ya bro itu pasti , nanti aku akan menemui bocil Untuk menanyakan kapan pestanya akan diadakan .


Yang membuat hantu yang lain saling pandang Karna mereka bisa ikut makan besar lagi Dan juga bisa memilih banyak makanan yang di sediakan oleh si pemilik pesta para hantu itu . Karna jarang ada hantu membuat pesta dengan makanan enak dan banyak


__ADS_2