Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 294


__ADS_3

Sedangkan Yuni mengendong bayi Devano keluar mendekati Nia bersama Sani Yang sedang ngobrol dengan mbok .


" Ya ampun sini sayang , sudah minum susu belum " Kata Sani mengambil bayi Devano


" Lucu ya ndu " kata mbok


" Iya mbok kasihan , untuk ibunya sudah tenang Jadi Sani bisa mengadopsi bayinya sama Rendi Oh ya mbok besok lusa kesini ya Kan Rendi mau menikah sama Sani " Kata Yuni


" Ya ndu , insyaallah mudahan saja semua lancar ya Lalu bayi nya ikut di bawa juga " Kata mbok


" Ngak di rumah mbok sana Yuni masak di bawa kesana Nanti malah jadi pertanyaan orang banyak " Kata Yuni


" Iya ya ndu " Kata mbok


" Sebenarnya ngak masalah mbok cuma ngak enak kalo di tanya masalah anak siapa kan jadi serba salah Nanti biar sama mba Yuni dulu Nia kesini juga ya " kata Sani


" Ya nanti Nia usahakan mba Kalo Elang ngak rewel " Kata Nia


" Mudahan saja ngak rewel de " kata Yuni tersenyum j


" Ya mba, ini aja ngak rewel kok " kata Nia mencium bayinya


" Sudah gemuk banget ini de " kata Yuni


" Ya mba kan nyusunya banter mba. " kata Nia


" Tapi de Nia harus minum susu juga Agar ngak kurus " kata Yuni


" Ya mba , Nia sudah beli kok mba " kata Nia Yang lalu bercerita kalo Yuni mirip dengan pacar Ferdi . Yang sempat membuat Yuni kaget Kalo Ferdi menyimpan fotonya Padahal ia tak pernah merasa memberi foto Atau pun berfoto dengan Ferdi


" Memang dia simpan fotonya sendiri de, dimana Ferdi menyimpannya " kata Yuni penasaran


" Di dompetnya mba " kata Nia


" Mungkin foto orang lain " Kata Yuni


" Ngak mba itu persis kaya mba Dan Nia juga bingung kok bisa mirip banget sama mba " Kata Nia Yang Sambil mengelus pipi Elang yang sedang tidur


Yuni terdiam ada rasa aneh di hatinya Karna Ferdi masih berharap Namun Yuni juga tak mungkin membahas itu dirinya pada Nia Yuni cuma berharap Ferdi bisa melupakan nya

__ADS_1


***************


Di samping rumah para hantu masih berkumpul dan menikmati makanan dan Kue Yang membuat hantu bocil sedih mengingat perkataan Tri Karna tak .lama lagi mereka akan pulang Tak ada lagi harapan bocil untuk bisa tinggal di rumah itu .Apalagi Yuni akan pulang Dan mereka akan mencari usaha sendiri untuk makan .


" Kenapa cil " kata Kunti


" Kalo mba Yuni pulang terus kita gimana ?" kata hantu bocil


" Kan kita bisa makan buah hutan cil " kata Kunti


" Ngak sama rasanya kun Kan ngak seperti nasi ini " kata hantu bocil Yang merasa berat di tinggal Yuni


Apalagi tak ada orang yang akan memberi makan mereka


" Ngak usah sedih cil , ikut kejawa saja kan om bisa ajak kalian " Kata om Jon


" Serius om , trus yang lain ?" kata bocil


" Mereka bilang mau kembali kerumah lama mereka Karna disana mereka bisa hidup tenang tanpa gangguan Lagian di tempat itu banyak buah sawit dan buah hutan " kata om Jon


" Wah ..... boleh tuh om, ngak masalah Kata hantu bocil senang


" Makanya ngak usah cerita , nanti kita ikut kesana diam diam Dulu itu mas Tri memang pencemburu makanya Dia sering gauli istrinya di depan ku " kata om Jon bercerita


" Astaga om jon ngintip , hati hati om nanti matanya bintitan " kata hantu bocil Yang pernah mengintip mba Yuni Apa lagi kalo lagi begituan .


Sedangkan di depan rumah semua para mekanik berkumpul bersama ngobrol Membahas masalah Danang .Sedang kan Danang bingung Karna ia harus pulang untuk bertemu orang tua Vina09 menjelaskan semua apa yang terjadi Antara dirinya dan Vani


" Nang lho ambil cuti saja biar ngak ribet urusan nya Selesaikan dengan cepat Biar bayi nya disini dulu Karna bila lho bawa mereka akan mengambil bayi Devano Aku tak mau Sani bersedih " kata Rendi lirih Karna beberapa hari lagi mereka akan menikah


" Ya nanti aku usahakan " kata Danang


" Itu harus nang , lho yang bikin dia mati Dan sekarang lho harus tangung jawab Masa cuma bisa menaruh burung dalam sangkar doang ngak mau tangung jawab " Kata Ariesta


" Huh...... sudah yang penting Danang berangkat kesana dulu sendiri Agar clear kan semuanya Karna itu tanggung jawab Danang Dan akhirnya bayinya yang kasihan Kau harus me jelas kan pada mertua mu nang Kalo bayinya harus tinggal Karna ada kerabatnya yang sudah mau mengasuhnya " kata pardi


" Ya akan aku coba " kata Danang


" Ya harus nang, demi anak mu , biar nanti Rendi bikin sendiri Kasihan Sani kalo ia mengasuh bayi mu Dan lagi ia juga harus mengurus Rendi " kata Pardi

__ADS_1


" Hi ...... dasar Danang laki laki payah mas ngak mau tanggung jawab sih ." omel Kunti kesal


" Dih ngapain di pikirin kun Lagian dosanya di tangung dia sendiri " kata hantu bocil


" Iya tahu , tapi tetap jahat cil dia ninggalin tuh perempuan sampai mati kecelakaan Hingga mati kan kasihan " kata Kunti


" Ya sudah , tapi ngak perlu sewot juga kali " Kata hantu bocil


" Um.......... gr....... gr...... " geram hantu tanpa kepala Membuat Kunti dan bocil menoleh Karna melihat ada hantu besar datang dan ingin masuk area rumah mereka


Yang membuat para hantu berkumpul Menghadang hantu itu Yang ingin masuk rumah Yuni


" Menjauh dari sini "kata hantu om Jon menatap tajam hantu besar itu


Membuat hantu itu terdiam Lalu ia pun akhirnya pergi Karna banyak hantu perempuan dan hantu tanpa kepala menghadangnya Padahal ia hanya ingin minta makan


Sedangkan bocil dan kunti itu ikut senang tahu hantu itu pergi Karna mereka was was hantu berbadan besar itu mengamuk Karna ingin ikut bergabung


" Biar aku memberinya makan " kata hantu bocil Karna kasihan melihat hantu itu pergi .


Ting ..........


Tak lama hantu bocil kedapur mengambil makanan Lalu menyusul hantu besar itu Yang duduk sendiri di bawah pohon besar .


" Hei...... Ini tapi jangan nganggu kami " kata hantu bocil


" Trimakasih " Kata hantu bocil Yang lalu pergi begitu saja meninggalkan hantu itu Yang langsung makan dengan lahap Karna mereka kelaparan.


" Kasihan sekali dia " kata ketua hantu tanpa kepala


" Ya dia lapar ,Ayo kita pergi bro " kata hantu lain Yang membuat hantu itu kembali kerumah Yuni .


Yuni yang sedang memanaskan masakan pagi Agar tidak basi


" Mba tadi ada hantu besar " lapor bocil pada Yuni


" Mau apa dia kesini ?" Kata Yuni heran


" Mau ikut bergabung mba Tapi ngak boleh sama anak anak " Kata hantu bocil

__ADS_1


" Ya sudah kasih makan sana biar dia menjauh Dan tak membuat hantu lain takut " Kata Yuni


__ADS_2