
Sari yang mendengar itu Langsung merapat pada Yuni Karna ia memang penakut Apalagi mendengar hantu yang sangat besar
" Mbok apa iya kalo ada hantu di rumah ini ?" kata Sari
" Mungkin hanya lewat ndu " kata mbok
" Lewat opo mbok , mbok lali kalo Dulu hantunya juga bisa menyerupai Tri
Oh ya Sar , kamu hati hati kalo malam ada orang yang mirip mas Tri masuk kamar mu Itu bukan mas Tri yo " kata Tri memberi tahu Sari
" Lah kalo aku yang masuk kamar de Ayu pie de " Kata mas pur pada Tri
" Iya Tri kalo dia juga jadi mas Arga pie " Kata Asih bergidik ngeri
" Dia ngak akan menganggu kalian mba Karna kalian sering di sini Nah kalo bojo ku kan orang luar " Kata Tri Melirik Yuni karna sempat dua kali Hantu itu menyerupai Tri
" Tapi kok de Yuni ngerti " Kata mba Ayu
" Ya ngerti dudu bojo ne yo Tri kan cicak rowo ne ngak sama " kata purnomo terkekeh
" Mas apaan sih kok sampe ke cicak rowo bareng " Protes mba Ayu yang membuat Sari dan Yuni terkekeh bersama
" Hehehe....... buntute bedo mba , maka ne Mba Yuni pangling " Kata Sari tergelak
" Ada ada saja emang sudah lihat de , emang hantu nya buka celana " Kata Ayu Yang membuat semua orang terkekeh kecuali mbok
" Ngawur kalian ini, kui lho ono bocah malah omongannya sembarangan " kata mbok menegur
" Eh anak kecil ngak dengar ya tutup kuping " Kata mba Ayu
" Emang cicak rowo apa bude " Kata Akhtar menatap mba Ayu
" Waduh mas, tuh jawab mas kan tadi Yang mulai sampean kan mas " Kata mba Ayu
Purnomo hanya tersenyum karna ia bercanda Namun pada akhirnya ia pun menjelaskan pada Akhtar Kalo itu seekor burung Yang di beri nama cicak rowo
" Kok namanya cicak rowo pakde " kata Akhtar
" Ya mungkin karna burung nya suka makan cicak "Kata Purnomo Yang membuat Akhtar menatap mata Ayah nya mencari pembenaran Namun Tri hanya mengangguk Untuk mengiyakan perkataan kakak iparnya itu .
Yuni dan Sari Saling pandang Ketika mereka belum pernah mendengar tentang cerita burung cicak rowo Yang membuat mbok hanya diam. Sambil makan bubur pembelian Tri .
__ADS_1
*******************
Siang nya Yuni dan Akhtar membeli bakso bersama Sari di warung dekat rumah Nugrah Yang tak sengaja bertemu Nugrah
" Wah Sar bawa anak siapa itu " kata Nugrah yang anak nya juga laki laki seumuran Arif sambil di gendong Nugrah Yang juga ingin membeli bakso untuk anak nya
" Anak nya mas Tri mbak " Kata Sari .
Yang membuat Nugrah mendelik tak percaya Lalu mengamati wajah Akhtar Tanpa ia sadari Yuni berdiri tak jauh berada di dekat meja tak jauh dari buat para pengunjung .
" Iyo kok bisa mirip yo , ibu e sopo ?" kata Nugrah
"' Itu .... bunda " Jawab Akhtar
Yang membuat Nugrah melihat kearah Akhtar tunjuk Yang seketika langsung kaget Ketika Yuni tersenyum padanya Sambil berdiri di depannya persis
" Hantu.............." Teriak Nugrah lari terbirit birit Sambil mengendong anaknya
" Hahaha..... wah mba , mba Nugrah takut lihat mba Yuni " Kata Sari tertawa ngakak
" Hehehe...... Kaya tadi malam ya mba " Kata Akhtar.
Disisi lain Nugrah yang pulang kerumah langsung masuk dan menutup .pintu Yang membuat sang ibu kaget Karna Nugrah lari seperti orang mau di seruduk banteng
" Kenapa sih ndu , kok bikin kaget " kata mbok e pada Nugrah
" Itu mbok ada hantu nya istri Tri ikut beli bakso " kata Nugrah
" Hantu pie siang siang beli bakso Nug . Ya ngak mungkin lah paling kamu salah lihat " kata mbok e
" Astaga mbok e kok ngak percaya sih Dia juga bawa anak mbok " Kata Nugrah
" Huh..... mungkin kamu salah lihat ndu mana ada orang mati bisa bangkit lagi kecuali zombie Kaya di film film ." Kata mbok e Nugrah karna menantunya sempat bercerita Kalo istri nya sudah Tri meninggal karna kecelakaan .Yang membuat Nugrah cukup kaget Yang waktu itu berhenti kerja untuk pulang bersamaan cuti hamil .
" Ya kalo mbok ngak percaya mbok tanya saja sama Sari " Kata Nugrah Karna ia juga penasaran pada wanita itu Benar hantu atau cuma manusia jadi jadian
**********
Di rumah Tri Yuni masuk kamar Karna Akhtar sedang bersama Arif membawakan semangkok bakso Untuk suaminya Yang bersantai di kasur besar spring bed .Yang membuat Tri menoleh pada Yuni
" Nih mas baksonya " Kata Yuni
__ADS_1
"' Ade beli bakso , Akhtar mana ?" kata Tri duduk menerima baksonya
" lagi di rumah pak le mas, lagi main di sana sama Arif Tadi kan Ade ketemu Nugrah Yang membuat Nugrah kaget lalu dia lari terbirit birit mas Sambil teriak hantu " Kata Yuni
" Hahaha.......ada ada saja , pasti dia ngira ade hantu benaran . Ade sih sering berteman hantu jadi nya di kira hantu benaran " Kata Tri tertawa
" Ngak lucu mas, kan ade ngak nakuti dia cuma diam saja berdiri Tapi dia sudah main kabur saja "' Kata Yuni bercerita
" Dih ngambek " Kata Tri menaruh mangkok bakso yang tandas begitu saja
Di makan Tri
" Siapa yang ngambek sih mas" Kata Yuni berbaring di sebelah Tri Yang merasakan tidur di ranjang empuk mereka yang nyaman .
" Ade lah " Kata Tri menindih Yuni
"' Mas jangan macam macam "' Kata Yuni menatap lekat wajah Tri .
" Ngak cuma satu macam doang .Kalo mas macam macam pasti ade 3 macam kan " Kata Tri Yang juga menatap lekat Yuni Lalu mencium bibirnya dan ******* nya
" Mas, nanti kalo Akhtar datang gimana ?" Kata Yuni
" Ngak bakal paling dia asyik main ." Kata Tri sambil tangan nya mulai nakal Menyusup masuk di balik pakaian Yuni .Yang satu kali tarik resleting nya saja sudah terpampang nyata kulit putih Yuni yang hanya memakai bra
" Mas masih siang " Kata Yuni takut ada orang yang menerobos masuk kamar . Tri yang melihat Yuni yang panik lantas beranjak turun dari atas tubuh Yuni Lalu menuju pintu kamar dan menguncinya Lalu kembali lagi keatas tempat tidur Dan mulai aksinya
" Sudah aman kan " kata Tri mencium bibir Yuni
" Kita bikin ade buat Akhtar " bisik Tri ditelinga Yuni sambil menciumi leher istri nya itu
" Mhem ......." Kata Yuni memejamkan matanya Yang membuat Tri makin bersemangat Karna tenaganya sudah terisi penuh .
Yuni tak bersuara dan hanya menikmatinya saja Namun ketika mata Yuni terbuka
Deg ........
Yuni langsung memeluk Tri erat Ketika hantu itu sedang nonton pergumulan panas mereka Dan Yuni seketika membaca doa Tri yang merasa istrinya tu memeluknya erat hanya diam Karna tahu ada sosok lain di kamar mereka
" Biar kan dia melihat , biar ngiler " kata Tri pelan berbisik di telinga Yuni sambil menciuminya Dan berdoa dalam hati Agar hantu itu pergi .
.
__ADS_1