
Yuni dan Moko pun kaget Lalu melihat kedapur .....
" Ada apa zam ? "Kata Tri yang lebih dulu menghampirinya
" Tuh Ada ular besar disana mas, mungkin ular yang dicari warga " kata Azam menujuk ke pohon besar
" Apa besar zam " kata Yuni
" Ya mba warna hitam " kata Azam
" Hi..... Itu ular yang kulihat tadi malam Tri , paling itu yang memakan anak kecil Yang besar nya seperti pohon kelapa Tri " kata Yuni
" Hah ..... Jadi tadi malam tadi kamu sudah lihat Yun .Trus ngapain bawa parang " kata Tri menatap Yuni
" Iya lah, parang nya buat jaga jaga kalo ular nya menyerang " kata Yuni
Moko pun ikut menatap Yuni .Karna memang mereka tahu Yuni keluar tadi malam Dan Yuni tak mau di temani dengan alasan sudah ada anjing pasukan nya Yang di bawa Yuni ikut mengawalnya
" Ayo kita lihat !! " kata Moko
" Pake traktor saja mas , takut ular itu mengejar kita Dan bawa alat tajam !! " kata Azam
" Hi..... aku ngak ikut ah " kata Yuni
" Ngapain ikut , duduk manis saja disini Tuh kancil mu bisa di makan bila dia sampai kesini " kata Tri
" Hah...... jangan sampai deh " kata Yuni Yang cepat cepat turun ke dapur belakang Lalu memindahkan kandang kancilnya dekat dapur
" Mbok di potong saja yun , bikin sop " kata Moko
" Ya nanti habis kalian mengusir tuh ular " kata Yuni Yang cepat kembali duduk Membantu mbok menata sayur dan lauk di meja
" Hi..... Kok ada ular lagi sih ndu " kata mbok
" Mungkin musim kawin mbok .Makanya berkeliaran " kata Yuni
" Gitu tuh ndu, kalo musim kawin bisa berkeliaran " kata mbok
" Iya nyari betina nya mbok yang bohay dan semok " kata Yuni asal
" Hahaha kau ini ndu ada ada saja " kata mbok yang lalu menaruh sayur lauk di meja dan juga sambal untuk makan karyawan .
" Lah emang gitu kan mbok, tuh kemaren bang Ucok mengawini bini orang Trus yang lain juga ikut selingkuh. Trus apalagi kalo bukan alasan musim kawin Apalagi si ular tuh nyari bini " kata Yuni
" Tapi bisa ya ndu, kan ularnya besar banget " Kata mbok
" Mungkin itu rajanya mbok baru keluar Dan kemaren di hutan para betina nya banyak yang mati dan habis di bunuh Jadi si jantan baru keluar dari sarang nya " kata Yuni memperkirakan
" Bisa jadi itu Yun " sahut pa Tyiur .
__ADS_1
" Ih pa Tyiur ikut nimbrung aja , bikin kaget " kata Yuni yang lalu melihat para pria lari karna ular mengamuk dan melawan ketika di mau di tangkap
" Hu........ gila tuh ular besar banget " kata pa Tyiur Yang ikut melihat di sebelah Yuni .
" Ya pa mengerikan " kata Yuni Yang terlihat para pria dari perkebunan sawit Membawa jaring jaring besar untuk menangkap nya .
" Itu bisa di jual yun " kata pa Tyiur
" Sana pa Tyiur ikut nangkap , nanti di jual pa " kata Yuni terkekeh
" Hahaha...... ya kan lumayan jadi duit Yun " kata pa Tyiur
" Bukan masalah duitnya pa, Tapi tuh kalo masih hidup mau di kasih makan apa Anak manusia " kata Yuni bergidik ngeri melihat ular besar itu
" Niw.....niw......niw..... Jangan mendekat kesana " Teriak Yuni pada anak anjingnya yang juga ingin ikut melihat
" Hahaha ......mereka penasaran juga Yun " kata pa Tyiur
" Biar tak panggil pa " kata Yuni yang ngak mau anak anak anjing itu jadi santapan ular besar itu Lalu bergegas ke belakang Dan memanggil pasukan nya Dan lalu menuntunnya makan di samping kantor .
" Ngak lihat ular Yun " tegur Andre
" Sudah mas , lagian ngapain di tonton seram gitu ....hi " kata Yuni memberi makan para anjing nya Yang duduk tenang makan di tanah
" Hahaha......... ya kan biar tahu seram nya dari dekat " kata mas Andre yang juga sebenar nya juga takut .
Melirik mas Andre
" Malas mas mau nemani kamu aja Yun " kata Andre
" Ih ....modus ..." kata Yuni tersenyum
" Ya terserah ya jo, Eh .... tadi malam gimana ceritanya aman tuh kepala ?" kata Andre bicara pelan
" Aman mas, sudah di bawa pergi tuh sama yang punya " kata Yuni Yang memang tak mau bercerita masalah itu Karena tak ingin berita nya menyebar
Dan takut malah jadi berita simpang siur sebelum ada bukti akurat .
" Bagus lah karna kemaren aku melihat hantu Yun pas boker .Mata nya merah lewat samping kamar kita " kata Andre bercerita
" Lalu ......" kata Yuni
" Dia ngintip ngintip tiap jendela kamar karyawan dan staf Seperti nyari sesuatu Dan waktu aku baru mau pergi mandi " kata Andre ...
" Hi....... kemana mas ?" kata Yuni
" Ngak tahu , tapi aku seram lihat matanya merah seperti darah hi.......usus nya terjuntai " kata Andre
" Ya itu ibu kepala bayi itu mas , dia nyari anak nya " kata Yuni
__ADS_1
" Apa.........!!! Jadi kepala bayi itu anak nya yun " kata Andre tak percaya
" Ya bisa jadi mas, masalah nya dia kan ngak nganggu orang cuma nyari kepala bayi itu Dan kepala bayi itu sudah Yuni kasih Jadi sekarang aman " kata Yuni berbisik pelan
" Bagus lah " kata Andre Yang sempat takut melihat hantu itu Sampai ia sempat terkencing di celana saking takut nya Walau sedikit tapi sempat basah Karna saat itu Andre sedang di ****** dekat sungai
Yuni pun mangut mangut .Ketika mas Andre pernah melihatnya Tapi memang dia mencari kepala bayi itu Dan sekarang semua sudah aman Dan Yuni hanya akan mencari siapa orang yang minta tolong pada nya Yang belum muncul datang menemuinya Yang membuat Yuni penasaran pada orang itu
*************
Seminggu berlalu cepat dan Yuni asyik memberi makan anak anjing nya Karna siang ini ia sudah selesai membuat laporan Hingga besok ia sudah bisa bersantai
" Mba ada yang nyari " kata Aris
" Siapa ?" kata Yuni
" Tuh pria ganteng mba " kata Aris
" Astagfirulah " kata Yuni ber Istighfar Karna penglihatan Aris dengan nya berbeda Kalo Aris melihat pria itu gagah dan tampan Yuni kebalikan nya Pria itu memang sangat tua Dan ringkih Tapi karna ilmu nya ia bisa mengelabui mata orang lain Hingga ia terlihat muda Tapi tak berlaku bagi Yuni
" Cari siapa pa ?" kata Yuni
" Eh mba Yuni ya? Saya Anton saya Yang minta tolong mba Yuni tempo hari untuk teman saya " kata pria itu sopan sambil tersenyum
" Aduh maaf pa, eh mas saya ngak bisa menolong tadi malam Saya di hadang hantu tanpa kepala Mereka mengambil kepala itu Mereka bilang itu kepala anak nya " kata Yuni
" Hah bagaimana bisa ?" kata pria itu kaget tak percaya
" Ya begitu lah mas, terus saya bingung mereka pergi membawa nya kemana Dan ketika saya mencarinya .Ada si hantu mata merah ikut bersama mereka " kata Yuni bercerita Dan bapak tua itu langsung mengepalkan tangan nya .
" Yah percuma dong saya minta tolong mba Yuni kalo ngak bisa membantu saya Kata orang mba Yuni itu suka menolong hantu Tapi malah ngak bisa menolong sama sekali " kata bapak tua itu menyindirnya
" Ya maaf mas , Mungkin ngak pas waktunya Atau ada niat lain mas bukan untuk menolong Tapi membunuh dan itu niat lain yang tersembunyi kan pa " kata Yuni balik menyindir
Pria itu langsung terdiam Dan Yuni meliriknya dengan ekor matanya .
" Mas duduk sini " kata Aris sambil membawakan dua botol air mineral
" Nih mas maaf seadanya " kata Aris Yang lalu pergi lagi
" Trus saya harus gimana mba ?" kalo kepala itu hilang " kata pria itu
" Lah kok mas bingung Bukan nya bapak juga bisa melepas kepalanya dan terbang coba di cari saja " kata Yuni terus terang
" Hah ...... maksud mba apa ya ?" kata pria itu menatap Yuni tajam
" Maaf pa ,sebelumnya saya minta maaf sekali .Karna ngak bisa menolong bapak . Bapak mau menjadikan nya seperti bapak kan , saya bisa melihat bapak yang sudah uzur Mungkin bapak bisa menipu mata orang Tapi tidak dengan mata saya pa " jelas Yuni Membalas tajam mata pria tua itu
" Apa.........!!! ngak mungkin " kata pria kaget
__ADS_1