
Danang lalu mengambil senter untuk melihat cacing atau ulat .
" Hua ......... Anak ular mbok " teriak Danang kaget ...
Yang membuat semua orang berdatangan ke kamar mbok Tri dan Ferdi yang juga ikut melihat. Kaget melihat banyak anak ular Yang mereka kira hanya anak cacing Karna masih kecil kecil .Yang cepat ditangani Tri dan Yusuf untuk di aman kan
" Aaa ....... buang buang mbok ngak mau mereka disini " kata mbok bergidik ngeri melihatnya .
Mbok Narsih ya bangun tidur pun kaget dan ikut keluar Dan melihat kejadian itu
terkejut Karna melihat banyak anak ular kecil di lantai.
" Bi Narsih tuh tanggung jawab , gara gara bibi nyiram aku tadi toh ..." kata Danang .
" Hah...... nyiram ....gimana ?" kata bi Narsih kaget .
" Ngak ada bi Narsih tidur sama aku kok bibi ngak kemana mana " kata Sala keponakan membela bi Narsih Yang membawa keponakannya kerja .
" Iya mas , bibi sudah tidur kok " kata bi Narsih bingung
" Trus yang menyiram Danang siapa ?" kata Ferdi menatap bi Narsih
Bi Narsih mengeleng tanda ia tidak tahu
Sedang Ferdi menatap Tri dan Danang
Seakan tak percaya Kalo itu bukan bi Narsih yang melakukan padahal mereka melihat jelas bi Narsih
" Hi....... jangan jangan ..." kata Yusuf bergidik ngeri
Lalu mereka cepat cepat membersihkan kamar mbok Dan membuang semuanya . Pardi dan Febri menguburnya di dekat dapur Setelah itu mereka pun cepat cepat masuk mess . Karna kejadian itu sangat aneh bagi mereka.
**********
Yuni yang sedang dikamar sedang asyik menghitung hari dan tanggal ia kerja Ketika pintu kamar nya diketuk dari luar
Tok......tok......tok......
" Siapa ?" kata Yuni lalu membuka pintu
Ceklek ......
" Aish aku pikir siapa ? Kenapa mas ?" kata Yuni menatap Andre yang tersenyum
" Sini aku mau bicara ?" kata Andre menarik tangan Yuni .
" Ih apaan sih mas ?" kata Yuni yang bingung
" Wah ..... mas Andre jangan main paksa " kata Aris menyindir Andre yang membawa Yuni masuk kekamar nya
" Duduk !!" kata Andre menyuruh Yuni duduk . Umar dan Seto yang melihat nya ikut bingung sedangkan Aris dan Moko ikut masuk kekamar Andre
" Ada apa sih ?" kata Yuni bingung
" Cuma mau nanya kau ini asli sini atau bukan. Banyak hal hal aneh yang terjadi yang bikin ngeri dan itu terjadi di luar nalar .Dan kemaren pa sugeng bilang tuh omongan mu melihat malaikat maut terbukti dengan Ryan yang meninggal " kata Andre
" Hah...... kok Yuni dibawa bawa , emang Yuni tahu " kata Aris kaget
__ADS_1
" Ya mana aku tahu dia seperti cenayang saya " kata Andre menatap Yuni penasaran .
Yuni pun terdiam mematung Dan menatap Andre juga teman teman nya yang lain Yang membuat Seto dan Umar ikut mendekat Lalu duduk disebelah Yuni
" Kok aku dibilang cenayang sih mas Kan aku ngak tahu ngak sengaja " kata Yuni mengakui kalo ia memang bisa melihat lewat mimpi atau firasat Yang kadang datang menghampirinya
" Kok bisa ?" kata Moko
" Mana aku tahu " kata Yuni mengangkat kedua bahunya .Karna bukan baru disini saja Yuni bisa merasakannya Tapi sejak ia masih smp itu juga sering terjadi Tapi ia tak mau memperlihatkan nya
" Ini bahaya , lho hati hati kalo membaca orang " kata Andre .
" Coba baca Aris mba , gimana masa depan ku ?" kata Aris
" Kamu pernah pacaran ris tapi di tinggal pacar " kata Yuni asal
" Ih ..... Kok itu sih mba yang lain lah " kata Aris .
" Hahaha ..... Kamu ketahuan ris, jomblo akut karna patah hati " ledek Umar tertawa
" Masa depan bagus, kamu pintar tak perlu minder asal terus berjuang " kata Yuni menatap Aris
" Cakep ..... bagus mba , Trimakasih sudah baca biar aku semangat " kata Aris
" Tapi merana di tinggal cewek " ledek Seto terkekeh
" Ngak masalah kan aku ngak cari pacar Nanti langsung nikah Pacarannya setelah nikah saja " kata Aris
" Sip bagus itu ris " kata Yuni mengacung kan dua jempol
" Ngak perlu , syirik itu namanya " kata Seto mengeleng kan kepala
" Hahaha..... Takut ketahuan belangnya kan mba. Coba tebak mba " kata Aris mengoda dua temannya itu
" Kalo Seto pernah di tolak cewek , kalo umar emang ngak mau pacaran " kata Yuni sambil manyun
" Ih kasihan deh lho " kata Aris meledek Seto membuat semua nya tergelak.
" Kalo aku Yun " kata Moko
" Mas Moko pacaran nya LDR an Ngak tahu mau dibawa kemana tuh Tapi sekarang dia lagi suka seseorang " kata Yuni menebak
" Nah lho siapa tuh ? Aku gimana ?" kata Andre ikut penasaran di baca
" Mas Andre dijodohkan , awalnya menolak tapi mau Karna kebelet kawin " kata Yuni Yang membawa semuanya tergelak
" Aish ......sial kok tahu sih Yun " kata Andre ikut tertawa
Yang membuat mereka santai sambil bercanda Karna memang malam ini Tak ada yang lembur di kantor . Karna pa Fauzi dan Pa Tyiur masih di sampit
" Wah bahaya ni Yuni punya indra ke tujuh Kita bisa mati kutu " kata umar .
Tertawa geli karna yang Yuni kata memang benar
" Ya ngak juga lah mas, kan itu cuma candaan Aku hanya menebak saja kok Yang buat takdir kita kan Allah .Manusia itu cuma ikhtiar saja ." kata Yuni
" Iya betul firasat dan mimpi itu sebagai pengingat kita saja Yun. Biar kita bisa jaga diri ya kan Yun " kata Moko melirik Yuni
__ADS_1
" Ya mas.... Karna itu buat tanda bahaya, jadi kita bisa berhati hati " kata Yuni Yang tak mau serius pada kemampuan nya ia hanya memakainya untuk menolong orang saja dan menolong dirinya sendiri .
Mereka pun lalu ngobrol bersama sampai malam .Bercerita tentang pengalaman masa kuliah masing masing Hingga mata Yuni mengantuk ia pun lalu kembali ke kamarnya
Disisi lain Danang yang malam malam ingin pipis langsung keluar pergi kedapur untuk pipis
" Nang jangan sembarangan pipisnya disana tuh " Tegur Tri yang ikut kedapur untuk minum
" Ck.....sama aja Tri, kan yang penting bisa pipis " kata Danang
" Ngawur bau pesing tahu itu kan dekat tungku bau amis .Kasihan mbok sama bibi kalo pas masak besok " kata Tri mengingatkan
" Bodo amat " kata Danang kekeh lalu pipis sambil berdiri Namun belum selesai ia pipis sesuatu mematuk barang milik nya
Tuk.......
" Aaaa.........." teriak Danang yang merasakan sakit Dan langsung meremas miliknya Yang membuat kaget Dan Tri bergegas menolongnya
" Aduh.....aduh ....." kata Danang membuat bi Narsih dan mbok ikut kaget terbangun Karna kamar mereka di depan dapur
" Burung ku Tri , burung ku dipatuk ... " kata Danang memegang milik nya
" Cepat di isap buang racun nya " kata Tri khawatir Yang membuat Danang mengisapnya sendiri dan memuntahkan darah hitam
" Hoek . ....." kata Danang muntah
" Tri pun menyuruh mbok mengambil kotak obat Dan mbok pun buru buru kekamar Tri . Sedangkan Tri membantu Danang untuk membuang bisa racun di burung milik Danang Yang terlihat langsung bengkak
" Ayo kekamar kita obati " kata Tri
" Hua...... bagaimana ini Tri kok jadi bengkak " kata Danang merengek
" Ngak apa apa itu cuma bengkak , Tapi racunnya sudah hilang .Kamu mau burungmu mati ngak berfungsi lagi Terus di amputasi karna busuk " kata Tri
" Hah....... Ngak .....ngak , masa aku ngak punya bini seumur hidup " kata Danang Yang memegang miliknya sambil menuju kamar mereka. Membuat Ferdi melongo melihat temannya itu masuk kamar Sambil memegang miliknya Dan meringis menahan sakit Dan Tri cepat cepat membantu mengobati nya
Semua orang yang melihat tegang Tahu Danang di patuk ular. Mending kalo diarea tubuh ini pas di organ vital yang membuat semua para karyawan pria itu bergidik ngeri
" Tuh akibat pipis sembarangan , ngak lihat tempat asal saja Maka nya kalo buang kotoran di kamar mandi " kata kang Ali
" Hi...... Iya tuh , mentang mentang punya selang pipis sembarangan Mana ngak pakai cebok " kata Febri Yang sudah biasa melihat teman nya asal kencing di sembarangan tempat Padahal mereka tidak tahu di setiap hutan itu banyak pohon yang ada penghuninya.
Cukup lama Tri mengobatinya Lalu setelah itu memberinya betadine agar tidak bengkak Dan Danang di beri obat parasetamol dan ampisilin Agar tak meradang dan bengkak Yang membuat semua para pria tegang menunggu nya
" Di kamar staf Moko dan Aris yang baru dari mess karyawan pun heboh
" Kenapa kok pada ribut ?" kata Andre
" Ribut lah kan lagi heboh lihat burung Danang di patuk ular " kata Aris
" Hah.... burung Danang " kata Yuni kaget
" Itu tuh kualat, kemaren kan dia meledek ku " kata Yuni Membuat Aris kaget dan ingat perkataan Yuni
Bug.......
" Aris........" kata Moko kaget Aris pingsan
__ADS_1