Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 121


__ADS_3

Juan langsung bergegas pergi Membuat Yuni bertanya tanya Kenapa ada hantu ingin menerornya Dan lagi Yuni merasa ia tak pernah menganggu siapapun


" Aneh " kata Yuni lalu membaca ayat kursi sebagai pelindung dirinya pada Allah


" Aku tidak menganggu siapapun Dan tolong jaga aku ya rabb " kata Yuni Yang memang merasakan kembali ada hawa mistis mengusik nya


Setelah menguburkan jasad ular itu Yuni pun membantu membersihkan kantor Dan melihat ada beberapa kain hitam di bawah meja nya Yang membuat Yuni tak menyentuh nya Tapi membuang mya Mengunakan sapu lalu menguburnya sedikit menjauh dari belakang kantor Karna tercium bau kemenyan pada kain itu Yang sangat menyengat


" Alhamdulilah " kata Yuni yang lalu pergi Dan ia pun kembali kekantor untuk mengepel lantainya .


Malam nya terasa sangat dingin Paijo kembali Yuni masukan di dalam kamar nya sebelum tidur


" Sudah malam ayo bobo , kamu disini saja " kata Yuni yang lalu berbaring di kasurnya .


" Bismikaallahuma ahya wa amut " kata Yuni berdoa Lalu memejamkan matanya Dan tak lupa membaca ayat kursi .


Jam 12 malam hawa terasa sangat dingin Dan Yuni menarik selimutnya Namun tiba tiba Paijo menyalak nyaring menatap pintu kamar Yuni


Guk......guk......guk ....guk....


Paijo menggonggong nyaring Dan Yuni pun terbangun lalu duduk Dan Paijo terdiam sesaat Ketika yuni menangkap nya dan mengusap kepalanya .


" Pergilah jangan ganggu kami "' kata Yuni bergumam pelan .Dan mengusap kepala Paijo Karna pasti Paijo melihat sesuatu yang tak dapat ia lihat Dan tak lama kembali Paijo bersuara


Guk......guk......guk..... Paijo kembali Menggonggong kearah pintu Dan Yuni langsung mengambil cincin nya di bawah bantal Dan membuka pintu kamar Dan Paijo menggonggong kembali berlari menuju pintu utama .


" Ada apa yun " kata Andre dan pa Tyiur terbangun Begitu juga Yang lain nya Ikut melihat pintu


" Ada makhluk halus masuk tanpa permisi pa " kata Yuni Menatap pintu utama merasakan hawa mistis yang tajam Hingga membuat Yuni menutup hidungnya Dan Paijo kembali bersuara


" Dia melihat nya Yun " kata Andre


" Ya anak anjing itu tahu " kata pa Tyiur sedikit tenang Karna paijo sebagai penjaga mereka .


Tak lama suara pun hening dan Paijo mundur mendekati Yuni Yang membuat Andre siaga mengambil parang yang terselip di samping pintu kamar


Guk......guk.....guk ... " Paijo kembali menggonggong Dan bersamaan ular menyerang Yuni yang membuat Andre ......


" Awas ...Yun ..." Teriak Moko


Cas........bles..........


Kepala ular langsung putus dan abu hitam berjatuhan di lantai mess Dan pa Tyiur juga bersiap .


" Keren dre ...." kata pa Tyiur

__ADS_1


" Ilmu hitam " kata Umar


" Ya mereka sedang menjajal kita " kata Andre .


" Siapa mereka Yun " kata Moko


" Aku ngak tahu Tapi yang pasti mereka menginginkan nyawa ku mas " kata Yuni


Memeluk Paijo erat Karna anjing itu seperti mengerti


" Pintar kamu jo " kata Andre mengelus Paijo


" Ya mas dia melindungi kita , Seakan memberi tahu kita diserang " kata Yuni


Yang mengerti Paijo menggonggong pintu kamar nya .


Cukup lama mereka menunggu Karna Tak ada lagi sesuatu yang muncul Mereka pun kembali kekamar .Begitu juga Yuni Yang kembali menaruh Paijo dalam dus . Dan Yuni mencuci tangan nya untuk kembali tidur .


Dan ketika subuh suasana terasa tenang dan nyaman Membuat Yuni bergegas mandi .


" Ah belum habis sedikit lagi ." kata Yuni yang belum mandi bersih .Lalu mandi seperti biasa nya Karna besok ia akan mandi keramas .


Lalu setelah selesai Yuni berpakaian Dan keluar sambil membawa paijo Untuk memberi nya makan Lalu setelah kenyang Yuni pun pergi kekantin .Tapi kali ini Yuni lewat dapur Karna ingin melihat para pria yang katanya memasak sop daging rusa


" Pagi " kata Yuni


" Yun.... doyan juga masakan cowok , ngak enak lho " kata mas Kentung


" Pengen nyicip mas , enak apa ngak " kata Yuni penasaran rasa masakan para pria . Yang membuat Yuni ikutan mengambil mangkok Danang yang datang tiba tiba memasukan sesuatu ke mangkok Yuni Dan itu jadi perhatian Paijo yang mengawasi Yuni .


Guk .....guk .....guk ...


"Aaa..........apaan ....... nih kok tiba tiba mengigit " kata Danang langsung melompat masuk kedalam Karna paijo mengigit nya


" Kenapa jo ?" kata Yuni


" Guk.......guk .....guk......." kata Paijo .. Menatap mangkok Yuni membuat Yuni membungkuk Dan Paijo mencium mangkok itu


Mata Yuni terbelalak melihat ada pembuluh rindu di dalam mangkoknya


Yang membuat Yuni tersenyum .Lalu memberikan nya pada Paijo


" Nih kembalikan pada pemilik nya " kata Yuni Yang membuat Paijo menggonggong Danang Sambil mengigit benda itu yang seperti akar kayu hitam dua lembar Hingga menyalak nyaring menatap Danang tajam


" Sempat aja nang memasukan nya " kata Yuni mengeleng Membuat kentung terbahak bahak tertawa

__ADS_1


" Hahaha......ketahuan lho nang kok nekat banget sih " kata Kentung tergelak


" Biasa dia mah ngak kapok " kata Ferdi


" Sudah ngak ribut ayo makan " kata Tri yang mengeleng Karna Danang bikin ulah sepagi ini Tapi ketahuan Paijo Yang setia mengawal majikan nya


" Jo kalo dia keluar gigit !! " kata Yuni


" Yah jangan yun , aku cuma bercanda " kata Danang


" Ck.....bercanda kok masih ngarep ." kata Ferdi berdecak kesal membuat Danang terdiam


" Ada apa sih kok ribut pagi pagi " kata pa Tyiur yang ikut kedapur


" Tuh pa, Danang pake buluh perindu buat Yuni Tapi ketahuan Paijo Langsung di gigit ngak terima majikan nya mau di ganggu " kata Kentung


" Bagus lah biar kapok " kata pa Tyiur


" Jo kalo macam macam gigit ya, kalo perlu perkutut nya juga " kata pa Tyiur


" Waduh .....pa masa itu nya juga dibawa bawa kata Ferdi kaget


" Hahaha....... biar kapok Fer " kata Azam tergelak Karna lucu melihat Ferdi kaget Dan semua orang ikut ngakak tertawa


Sedangkan Yuni dan mbok hanya tersenyum dan Yuni pun mengambil sop dagingnya .Lalu mengambil daging nya cukup banyak Dan memberinya beberapa potong pada Paijo Yang membuat Paijo senang Dan menunggu Yuni makan sampai selesai dari pintu dapur


" Wah yun , tuh anjing setia banget ngalahin pacar mu Sampai di tunggu segala " kata Kentung melihat anjing kecil itu masih setia menunggu Yuni .


" Iya lah kan majikan nya . Ngak perlu pengawal pribadi ya yun " kata pa Tyiur


" Ya .....pa kan selama ada dia kita akan aman ya kan jo " kata Yuni


" Guk.....guk.....guk.....


" Wah ...seru juga tuh yun, bakal heboh tuh di geret Kalo mereka macam macam sama lho yun .Masih kecil aja berani apa lagi kalo sudah besar " Sindir Kentung pada Danang dan Ferdi .


Sedangkan yang disindir hanya diam Asyik makan menikmati sop hangat langsung dari panci Yang membuat Yuni makan dengan lahap Karna ia sangat suka rempah rempah nya .Dan ketika selesai makan pun Danang tak berani mendekat pintu dapur Karna takut di serang Paijo lagi


" Jo .....ayo pulang " kata Yuni


" Guk......guk.....guk ...." jawab Paijo yang langsung mengikuti Yuni sambil berlari


" Waduh .... bodyguard nya galak oey " kata Ucok yang ikut bergabung


" Iya bang biar bang Ucok ngak macam macam Kalo ngak burung abaang bisa di gigitnya itu perintah pa Tyiur

__ADS_1


" Apa .....!!!" kata Ucok kaget


__ADS_2