Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 281


__ADS_3

Danang pun melongo tak percaya bila Yuni punya sosok penjaga Yang membuat Danang tak berani untuk melanjutkan aksi nya


" Mbah sudah ngak jadi ini buat mbah Maaf saya harus pulang " kata Danang mengurungkan niatnya Karna kalau tidak ia sendiri yang akan celaka .


" Ya baiklah , trimakasih kau anak yang pintar le, kau sadar sendiri sebelum bertindak " kata dukun itu


Yang membuat Danang bergegas pulang Karna merasa bersalah Lalu ia pun pulang menuju camp Namun baru saja ia ingin menyebrangi perkebunan Dua hantu tanpa kepala menampakan wujud nya Yang membuat Danang terkejut lalu berjalan mundur


" Hahaha....... kau manusia yang jahat ....." kata hantu itu tertawa mengerikan


" Iya kau mau apa menyakiti tuan kami Kami mengawasi mu Hai... Manusia berhati busuk " kata hantu satunya


" Pergi kalian !!! Jangan ganggu aku " kata Danang ketakutan


" Kau menganggu tuan kami Jadi wajar kami menganggu mu Bila kau sekali lagi menganggu nya Kau tak akan selamat Kami pastikan kau mati dengan cara mengerikan dari kami " kata hantu itu mengacam Danang


" Ya aku tak akan mengganggunya " kata Danang yang lalu lari dari tempat itu ia lari dengan cepat Hingga ketika ia menyebrang jalan setapak ia berlari sampai menabrak motor yang lewat


Brak.......aaaa........." Teriak Danang kaget Dan terpelanting dengan kaki berdarah Membuat orang yang di tabrak juga ikut kaget Karna terjatuh terlentang di jalan


" Astaga ..... hei kenapa lari seperti itu Bukan salah ku bilang kau celaka " kata pria itu bangun karna ikut terjatuh


" Maaf mas aku di kejar hantu " kata Danang meringis


" Astaga bagaimana bisa ada hantu siang bolong begini " Kata pria itu kaget Lalu ia berdiri untuk menolong Danang


" Mas nya tinggal di mana ?" kata pria itu memapah Danang dan terlihat paha Danang yang sobek karna luka


" Tolong antar ke mess sebrang mas " kata Danang . Yang membuat pria itu Mengantar Danang ke mess karyawan


" Danang astagfirullah .Ada apa dengan mu le " Kata mbok melihat paha Danang berdarah dan celana nya sobek Ketika mbok baru saja ingin pergi kepasar


Tri Ariesta dan semua orang diruang tangah semua kaget dan keluar Lalu Azam bergegas untuk mengambil kotak obat di kamar mereka


" Kenapa bisa sampai begini sih ?" kata mbok


" Itu bu , katanya dia di kejar hantu tanpa kepala di kebun sawit " Kata pria yang menolong Danang


" Ya sudah mas letakan disini saja ya " kata Ariesta

__ADS_1


" Pasti kau berniat jahat lagi kan nang makanya di kejar hantu " kata Aris Menatap Danang yang diam tak bersuara Yang meringis menahan sakit


" Trimakasih mas sudah menolongnya " kata Yusuf


" Ya mas sama sama . Saya permisi dulu mari semua nya " kata pria itu pamit


" Ya mas trimakasih "Kata semua orang . Lalu menatap Danang yang duduk bersandar di dinding kamar .


" Apa kamu bikin ulah nang ?" kata mas kentung


" Itu pasti , ngak mungkin hantu itu mengejarnya nya " kata Pardi


Sedangkan Danang hanya diam tak bersuara Karna merasa terpojok kan Karna itu benar Dan ia tak bisa mengelak lagi


" Sudah ngak usah di bahas diam semua nya Namanya juga musibah " Kata mbok Yang mengobati luka Danang


" Bukan musibah tapi azab mbok Bagi Yang usil karna hatinya pasti ingin membuat jahat Tapi sudah kebaca duluan " kata Ariesta


" Jangan sembarangan bicara begitu ris, mungkin Danang lagi apes saja " Kata Anton menatap Danang yang hanya diam tak menjawab apa pun


"' Tapi ayah ku benar kok om , om ini mau jahat sama bunda yah " Kata Akhtar yang baru dari kamar mbok bersama Nia


" Emang om Danang mau ngapain tar " kata Yusuf


" Ke dukun om " kata Akhtar


" Mbah dukun !!!" kata semua orang kaget


" Astagfirullah aladzim nang Kamu ngak ada kapoknya ya nang " kata Aris


" Tri dia pasti mau jahat sama bini lho Tri Coba pikir dulu jahat sama Yuni kembali berbalik kan Makanya ini dapat karma lagi Karna sudah punya niat jahat " kata Aris berdecak kesal


" Tar .... emang om ini pergi ke dukun benaran Akhtar tahu dari mana ?" kata Anton menatap Akhtar tak percaya


" Itu om hantu bilang sendiri Berdiri lagi nunggu di depan " tunjuk Akhtar


" Hantu........!!!" kata mereka kaget Dan semua orang langsung menatap Tri


" Tri jangan lho bilang anak mu bisa lihat hantu benaran Tri " kata Beni

__ADS_1


" Memang bisa lihat ton , lho mau lihat hantunya juga " kata Tri menantang Anton Yang tak percaya pada cerita Tri .


" Mana ? " kata Anton tak percaya


" De.... panggil hantu nya suruh masuk Dan suruh berdiri di situ " Kata Tri


" Ya yah " kata Akhtar mengangguk


Lalu menyuruh dua hantu itu masuk Dan Akhtar menyuruh dua hantu tanpa kepala itu menampakan wujudnya Dan ketika wujudnya tampak


"' Hua.........aaaa..........." Teriak semua orang meloncat mundur ketika hantu itu muncul Dan berdiri di kanan kiri Akhtar Ariesta yang ikut berdiri pun kaget Karna hantu itu benar benar ada Dan menampakan wujudnya Lalu menghilang setelah 5 menit


Wajah Danang langsung pucat . Tak menyangka kalo Akhtar benar bisa melihat dan bicara dengan hantu Yang membuat Anton dan Beni menatap Tri


" Tuh hantu juga Yang sudah membawa kami pulang ke rumah kontrakan sampit Saat kejadian malam itu " Jelas Tri Yang membuat Yusuf melongo Karna baru ini Ia melihat hantu dengan penampakan nyata di depan matanya


" Aish.... Jadi lho pelihara hantu Tri " kata Beni


" Ngak tuh hantu memang berteman sama Akhtar " jelas Tri


" Hi........ Jadi Akhtar bisa jadi pawang hantu kang " kata Adi bergidik ngeri


" Ya .....tapi tak semua hantu Hanya yang baik saja " jelas Tri Yang membuat semua orang menatap Akhtar


"' Ade ngak takut " kata Ariesta memeluk Akhtar dan mencium pipi bocah itu


" Nda yah, kan hantu nya baik Apa lagi tante kunti baik banget


" Hi......ade Akhtar berteman hantu kunti juga le " Kata mbok kaget


" Iya mbok hantu kuntilanak nya cantik mbok Dan lucu unyu unyu lagi . Kalo om ini jahat lagi Nanti Akhtar suruh tante kunti nganggu om jahat " Kata Akhtar terkekeh


Yang membuat Danang mendelik kan matanya kaget Sambil menatap Ariesta dan Akhtar langsung di peluk Ariesta


" Hi....... om ngak ganggu ya tar , jangan suruh datang kekamar " Kata Azam


"Hahaha...... om takut ya " kata Akhtar tertawa Yang membuat Tri tersenyum melihat putranya itu tertawa mengemaskan Hingga Ariesta mencium nya berkali kali


" Alamak Tri anak mu kok lebih menyeramkan dari lho " Kata mas Kentung

__ADS_1


" Biar mas, kan kalo ada orang yang masih belum jera Itu perlu di beri pelajaran biar tahu rasa Dan lagi aku tak mengajar kan Akhtar berbuat dzalim Dia sudah tahu sendiri Tiap kalo ada orang yang mau berbuat jahat pada bunda dan Ayah nya Akhtar pasti langsung di kasih tahu hantu teman temannya


__ADS_2