
*Tak lama berselang, wanita dengan rambut panjang dan tubuh semampai dengan senyum bahagia melambaikan tangan ke arah Abel. Abel segera menghampiri dan berpelukan dengan sepupunya.
"Kay, kenapa pulang lebih cepat." Seru Abel.
"Cerita dijalan aja, ayo kita pulang, mulut aku nggak sabar mau cerita...." Cetuk Kayla.
keduanya kini berjalan keluar bandara menunggu mobil mereka datang di lobby*.
Mobil putih yang ditumpangi Abel dan Kayla kini berlahan bergerak meninggalkan Bandara.
"Abel kamu tahu, kenapa aku pulang cepat sebelum liburan semester." Seru Kayla ketika merasa sudah nyaman berada di mobil.
"Ya kenapa Kay...." Balas Abel sangat penasaran.
"Papa maksa aku pulang katanya mau dipertemukan sama rekan bisnis Papa yang mau dijodohin sama aku." Ujar Kayla.
"Serius! kamu mau di jodohin?" tanya Abel kaget.
"Ya, aku tahu udah lama, tapi nggak tahu siapa orang yang mau dijodohin sama aku." Jelas Kayla.
"Kenapa sih, keluarga kita masih melakukan praktek perjodohan, itu 'kan melanggar hak pilih kita, kenapa nggak cukup di Papa aja," Ujar Abel kesal.
"Entahlah, aku udah kabur ke Singapura masih juga nggak bisa lolos," Balas Kayla.
"Kay, memang kamu mau dijodohin, kalau calon suamimu pendek, jelek, dekil, gendut ditambah jorok gimana?" Celetuk Abel asal membayangkan jodoh untuk Kayla.
Keduanya saling bersitatap, Kayla membayangkan perkataan Abel. Keduanya melepaskan tawa bersama penuh keakraban.
"Abel Sayangku, mana mungkin Papa tega jodohin aku sama orang yang sesat begitu, yang di jodohkan ke aku, orangnya pasti ganteng, pinter, minimal Dirut muda." Jawab Kayla.
"Yakin," tungkas Abel.
"Ya, kita lihat aja nanti, kalau aku sudah ketemu orang, bisa dipikirkan untuk lanjut apa nggak, kata Papa dia anak dari Om Hendrawan presdir Adiguna group." Terang Kayla dengan gaya manja.
Deg. Mendengar embel-embel nama Adiguna telinga Abel mendadak sensitif. Senyum cerianya pun berubah menjadi wajah pucat penuh kepanikan. Dipikirannya sekarang terlintas wajah Davin, tapi dia tidak tahu siapa nama ayah Davin. Abel menata kembali pikiran buruknya dan mencoba berpikir positif.
Adiguna group adalah perusahaan keluarga, tidak menutup kemungkinan Om Hendrawan adalah paman-paman dari Davin. Kalau pun memang ayah Davin, tidak mungkin Davin yang akan dijodohkan dengan Kayla. Davin sudah berjanji padanya akan segera menemui Papanya untuk segera menghalalkan dirinya. Lantas apakah Nolan yang akan dijodohkan dengan Kayla, itu lebih gila lagi dan tak mungkin. Nolan tidak bisa hidup dibawah tekanan. Begitu sekiranya yang ada dalam pikiran ruet Abel saat ini.
"Abel, kenapa diam." Kata Kayla sambil mendorong lengan Abel.
Dengan sontak Abel terbangun dari lamunan ruetnya. Pikirannya pun masih dipenuhi rasa penasaran dan kegundahan. Abel hanya menggelengkan kepala sambil memaksa senyum pada Kayla. Ia mendadak tidak ingin membahas lagi tentang perjodohan sepupunya itu.
__ADS_1
"Abel, sekarang ceritakan cowok yang lagi dekat sama kamu, kenapa jarang di publish di IG." Tanya Kayla.
"Nanti ada saatnya kay, sekarang kita belum sah kata orang tua nanti pamali," jawab Abel.
"Nanti kenalin ya...." Ujar Kayla lagi. Abel hanya mengangguk mendadak malas bicara semenjak nama Adiguna disebut-sebut Kayla.
Tak lama mobil mereka tiba di depan rumah keluarga Wijaya yang memang ditempati Kayla dan keluarganya.
"Kay, aku boleh langsung pulang, besok kita sambung ngobrol lagi." Seru Abel, perasaannya mendadak jadi aneh.
Kayla pun mengiyakan, lambaian tangan Kayla mengantar kepergian mobil Abel hingga tak terlihat lagi dari halaman rumah keluarga Wijaya.
Sesampai di rumah Abel langsung berlari menaiki tangga menuju kamarnya. Merebahkan diri di atas kasur yang empuk. Abel segera meraih ponselnya dan mengirim pesan pada Davin merasa penasaran. Dia mengirim pesan menanyakan nama ayah Davin. Dengan cepat pesan Abel dibalas oleh kekasihnya itu.
Davin : Memang kenapa sayang, nama Papa. abang Hendrawan Adiguna.
Abel membelalakan matanya mengetahui nama calon mertuanya. Pikiran kini semakin rumit. Jadi yang akan dijodohkan dengan Kayla adalah salah satu dari anak pak Hendrawan.
Apakah mungkin itu Nolan? apakah Nolan akan menerima perjodohan dengan Kayla? sedangkan Nolan sendiri saja tidak bisa bersikap selayaknya manusia kepada orang yang baru dia kenal. Apakah mungkin Bang Davin? jika memang bang Davin, pasti bang Davin akan menolak karena dia berjanji akan melamar secepatnya. Apakah perlu bertanya pada bang Davin tentang perjodohan ini?. Kenapa harus panik, itu seolah menandakan ketidak percayaan pada ketulusan cinta bang Davin. Sekiranya itu isi pikiran Abel yang berperang dengan hatinya.
Abel memilih mandi untuk menyegarkan diri, kemudian beristirahat lebih cepat malam ini karena binggung memikirkan apa yang terjadi hari ini membuatnya beban pikirannya lelah.
******
"Sayang, kenapa Davin dan keluarganya juga belum datang nemui Mas kalau memang dia serius dengan Abel, apalagi sekarang mereka sering sekali pergi berdua, mungkin dirumah mas bisa awasi, kalau di luar sana." Ujar Ervan.
"Mas, tenang Riri yakin sekali Abel bisa menjaga diri, mudahan Davin juga bisa menghormati Abel, lagipula anak mereka kan lagi sakit, mungkin mereka nunggu adiknya Davin sembuh, baru mereka memikirkan rencana untuk Davin dan Abel." Balas Riri.
"Om Hendrawan itu orangnya sedikit otoriter dan suka meremehkan orang lain, mudahan nanti Davin bisa memberi pengertian dan selalu melindungi Abel." Ucap Ervan.
"Mas jadi sedih gitu," Ujar Riri melihat ke arah suaminya.
"Perasan baru kemarin Abel masih sekolah bersama-sama kita dan anak-anak, tapi sekarang dia sudah besar sayang, nggak lama lagi dia akan pergi meninggalkan rumah kita bersama suaminya nanti."
"Ya, Mas, mudahan kalau mereka berjodoh, Davin bisa menjadi suami yang baik yang bisa membimbing Abel seperti Mas." Balas Riri.
Ervan mengangguk sambil mencium kening Riri, keduanya pun menarik selimut mengakhiri perbincangan malam ini akan berlabuh ke pulau mimpi.
*******
Keesokan harinya di sore hari setelah pulang dari magang, Abel berencana akan berkunjung ke panti setelah sekian lama tak bersua dengan anak-anak semenjak magang.
__ADS_1
Abel membawa kendaraan sendiri hari ini karena Davin yang sedang rapat diperusahaan lain tak bisa bersamanya hari ini. Sebelum sampai di panti tak lupa Abel singgah ke minimarket mengisi mobilnya dengan beberapa makanan ringan untuk anak-anak.
Berkendara sepuluh menit Abel sudah tiba di halaman panti. Anak-anak pun berkerumun menunggu Abel turun dari mobil.
Abel membuka pintu mobil dengan cepat anak-anak menurunkan kardus-kardus makanan dari mobil bagian belakang Abel. Abel tersenyum sedikit melupakan kegalauannya.
Abel mengedarkan pandangan ke gazebo, nampak seseorang yang tidak ditemuinya beberapa hari. Ia duduk sendirian menunggu anak-anak yang berhambur menemui Abel.
Abel langsung bergegas menuju gazebo menemui Nolan yang terlihat sudah lebih baik. Ada rasa bersalah di hati Abel, beberapa hari Lalu dia tidak menjenguk Nolan ketika di rumah. Sangatlah tidak tahu terima kasih memang, tapi apa daya Abel yang hanya bisa meminta maaf nanti. Hari-hari kemarin dia juga sibuk dengan urusan hati dan pekerjaan magangnya.
"Nolan," Sapa Abel dengan ceria.
Nolan menoleh kearah Abel, kali ini dia memandang iba ke arah Abel. Bagaimana tidak, Nolan mengingat ketegangan hari-hari terakhir dirumahnya karena hubungan Abel dengan Davin.
"Alhamdulillah senang bisa lihat kamu, apa kau lebih baik." Tanya Abel kini ikut duduk disamping Nolan.
"Ap.." Kata Nolan kasar yang belum selesai, ia segera merubah intonasi bicaranya.
"Alhamdulillah aku baik, aku kangen anak-anak." Jawab Nolan dengan nada bersahabat.
Abel yang sudah siap menerima jawaban pedas dari nolan merasa kecewa karena ucapannya kali ini bahkan lebih halus dari sehelai kapas.
"Nolan maaf saat kau pulang dari rumah sakit, aku tidak sempat menjenguk ke rumah." Seru Abel.
"Tidak masalah," Jawab Nolan singkat tapi dengan intonasi yang halus.
Abel terperangah lagi, Apakah dia benar Nolan, apa ini efek samping obat patah tulang? setelah efeknya hilang apakah ia akan kembali seperti semula.
.
.
.
.
.
NEXT........
Author cut ya, Lanjutkan di usahakan secepatnya.
__ADS_1
Terima kasih udah sabar nunggu up dari author 🙏🙏
Beri semangat athor pencet LIKE ketik KOMENT yang punya poin bisa bagi VOTE seikhlas kalian, loph U ❤️🙏