
Sebelum kembali ke acara selanjutnya, Ervan dan Riri terlebih dahulu menjalankan kewajibannya melaksanakan sholat magrib didalam kamar resort setelah acara akad nikah. Setelah sholat Maghrib, Keduanya melanjutkan sholat Qosor karena masih berstatus orang yang bepergian lebih dari 100 Km.
Kini keduanya merapikan diri sebelum turun ke tempat acara makan malam di taman villa. Ervan menatap istrinya yang masih memoles wajahnya didepan kaca. Riri melihat suaminya yang tersenyum sendiri dari bayangan kaca langsungnya menolehkan wajahnya ke arah suaminya.
"Mas kenapa? ketawain Riri ya..." Kata Riri cemberut yang meminta penjelasan.
Ervan mendekat memeluk Riri dari belakang dan mencium lekuk lehernya. "Kamu curigaan terus sayang, ayo cepat mau turun atau kita bikin acara sendiri dikamar..."
"Ih, Mas mulai kan..." Kata Riri menahan geli akibat ulah suaminya yang masih menciumi lehernya.
"Ya ya, Mas bercanda sayang, nanti kalau kamu lelah langsung balik ke kamar, kamu harus banyak istirahat..." Balas Ervan.
Riri berbalik menghadap suaminya. "Ya Mas, Makasih ya Mas udah ajak Riri..." Ervan menganguk.
"Daripada kamu ngambek terus, terpaksa Mas ajak, nggak ada yang berani dekatin Mas deh cewek-cewek pulau ini..." Goda Ervan. Riri mendorong suami kesal.
Ervan menarik Riri lagi dalam pelukannya. "Becanda sayang, ......" Ervan mengecup bibir Riri.
Kini keduanya kembali hangat dan segera keluar kamar menuju taman villa untuk makan malam.
Sebelumnya masuk taman yang dipenuhi meja jamuan makan malam seluruh tamu berbaris membawa kembang api batang ditangan untuk menyambut kedua mempelai, tak lama Adrian dan Tiara muncul dengan baju yang berbeda dari tadi sore, Tiara mengenakannya gaun berlengan pendek selutut berwarna merah Maroon dengan rambut terurai menggunakan bando kristal warna senada sedangkan suaminya memakan tuxedo warna senada terlihat lebih santai.
Keduanya dengan wajah bahagia melewati tamu yang membawa kembang api batang dan riukan tepuk tangan menyambut kedua. Kedua pasangan nampak bahagia inj segera menuju podium untuk memberikan ucapan terimakasih.
Dimulai dengan Tiara yang mengucapkan terima kasih mengunakan bahasa Inggrisnya yang kental. Disusul Adrian mengucapkan terima kasih dengan gaya nyelenehnya yang khas.
Sementara disudut yang berbeda Riri sangat mengagumi pesta pernikahan yang simpel elegan dan mewah seperti pernikahan barat yang sering dia liat di reality show di acara Chanel luar negeri. Meskipun disini hanya beberapa gelintir bisa dihitung dengan jari wanita yang mengenakan hijab seperti dirinya, tapi Riri bisa menyesuaikan dengan tamu yang lain karena suaminya terus bersamanya selama acara.
"Mas kapan ya kita makan..." Kata Riri yang sudah tidak bisa menahan lapar akibat bayi yang diperutnya.
Ervan tersenyum melihat istrinya yang susah sekali menahan lapar. "Sebentar lagi sayang..."
"Pengantin baru ciuman terus didepan umum, Riri geli ngeliatnya pantas aja anak dibawah umur dilarang hadir..." Kata Riri.
Ervan hanya tertawa, "Makanya mereka nikah disini sayang..." Ervan jawab seadanya.
MC mengumumkan acara selanjutnya adalah wedding toast seluruh tamu undangan memegang gelas yang ada di meja. Meskipun isinya bukan alkohol, semua mengikuti arahan MC mengangkat gelas untuk kedua pengantin.
Selanjutnya acara dilanjutkan makan malam di iringi suara musik malam meriah ini ditutup dengan pelemparan bunga mempelai wanita, semua orang berkumpul didepan podium tapi tidak dengan Riri yang masih sibuk dengan makanannya.
MC mengumumkan pengantin laki-laki akan menyumbangkan lagu, semua tamu bertepuk tangan. Musik mulai dimainkan Adrian naik lagi ke podium.
π΅*π΅
Memenangkan hatikubukanlah
Satu hal yang mudah
Kau berhasil membuat
Ku tak bisa hidup tanpa mu
Menjaga cinta itu bukanlah
Satu hal yang mudah
Namun sedetik pun tak pernah kau
Berpaling dariku π΅π΅
Adrian mendatangi Tiara yang duduk di kursi depan podium. mengandengnya naik ke atas podium.
π΅π΅
Beruntungnya aku
Dimikiki kamu
Kamu adalah bukti
__ADS_1
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
Kaulah bentuk terindah
Dari baiknya Tuhan padaku
Waktu tak mengusaikan cantikmu
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu*..................π΅
"I love you istriku ..!!! " Kata Adrian merangkul istrinya.
π΅π΅
Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan
Semua tak kan mampu mengubahku
Hanya lah kau yang ada di relungku
Hanya dirimu yang mampu membuatku jatuh dan mencinta
Kau bukan hanya sekedar indah kau tak akan tergantiπ΅π΅. Nyanyian Adrian yang mengalihkan lagu seenaknya.
Tiara memeluk Adrian merasa bahagia disusul dengan kecupan dibibir kepada suaminya. Semua tamu bertepuk tangan merasa romantis sekali pengantin malam ini.
Riri menyandarkan kepala ke bahu suaminya. "Mas, manis banget lihat mereka..."
"Ya, sekarang kita kembali ke kamar, sebentar lagi dimainkan music remix DJ, suaranya nggak bagus untuk anak kita..." Kata Ervan menunjuk meja DJ disebelah podium.
Setiba dikamar Riri merebahkan diri dikasur, sementara suaminya meminta ijin sebentar padanya kembali ke tempat acara lagi untuk bercengkrama dengan teman-temannya.
Riri melihat ponselnya karena seharian tidak membaca pesan, dia hanya sibuk mengambil gambar. Betapa terkejutnya Riri berita pernikahan sudah tersebar di grup chat kampus dan fakultasnya, padahal pernikahan terkesan hanya untuk orang terdekat, bahkan Riri tidak nampak dosen yang dia kenal hadir.
Tagar juga mulai bermunculan, Riri hanya tertawa melihat ribuan chat dari teman Mahasiswanya yang membandingkan dirinya dengan Tiara selaku petinggi PT PM, chat yang masuk rata-rata kalimat mengumpat lucu.
#MahasiswikorbanPHP #SaveDosenkesayangan #BosVsMahasiswireceh #KitaMahReceh dan banyak tagar lagi yang membuat Riri terhibur dikamar sendirian malam ini.
*****
Extra capture
Setelah malam yang panjang pesta pun Usai pasangan pengantin baru melangkah menuju kamarnya.
Hampir mendekati kamar mereka, Adrian sudah meraih tengkuk leher Tiara, ******* bibir istrinya kasar sambil mendorong langkahnya terus masuk ke dalam kamar.
"Sayang, meskipun pesta kita tanpa alkohol, bibirmu ini sudah membuatku mabuk, bagaimana dengan yang lain...." goda Adrian.
"Oke kita buktikan...." Goda Tiara yang sudah tidak merasa malu pada suaminya.
Kini kedua berada didalam kamar dengan hiasan mawar bertaburan dilantai dengan cahaya lilin, ditambah aroma terapi ektrak mawar yang kuat, wanginya semerbak di dalam kamar yang akan membangkitkan gairah siapapun yang ada didalam.
Keduanya berciuman semakin dalam saling me****t satu sama lain dengan detakan jantung keduanya yang tidak karuan, tangan Adrian mulai meraba dan menyusup kedalam gaun istrinya, hingga kini keduanya terbaring diatas ranjang yang bertaburan kelopak mawar.
"Sayang, tunggu...." Tiara menyudahi aktivitasnya.
"Kenapa...."Kata Adrian.
"Aku ingin ke toilet sepertinya aku ingin mandi, aku merasa ada yang tidak nyaman sejak tadi...."
"Pergilah dulu ke kamar mandi, aku akan menyusul..." Balas Adrian.
Tiara langsung bergegas menuju kamar mandi.
__ADS_1
"TIDAKKKK!!!" Tiara berteriak dari balik kamar mandi. Adrian langsung dengan cepat menghampiri istrinya dikamar mandi.
"Ada apa.." Tanya nya cemas.
"Aku sedang mentruasi, pantas dari tadi aku merasa aneh..."
"Sayang, jangan bercanda dong atau mau prank nih."
"I'm seriously..." Balas Tiara.
Shit....kenapa tanggung begini hasrat udah naik ke ubun-ubun!!! Adrian
"Berapa lama sayang..." Tanya Adrian panik.
"Bisa lima hari bisa satu Minggu, please Sabar ya sayang, aku juga tidak tahu datangnya maju dari biasa....."
"Selama itu...." Balas Adrian. Tiara hanya mengangguk mengerti kekecewaan suaminya.
"Its oke Sayang, aku bisa nunggu kan, asalkan kamu nggak boleh jauh-jauh dari aku sekarang, aku bisa sesak nafas." Sekarang Adrian memeluk Tiara dari belakang.
"Kenapa begitu apa hubungannya..." Balas Tiara binggung.
"Karena Separuh nafasku sekarang sama kamu...."
"Sayang please deh, aku mandi dulu keluarlah sekarang..."
Adriana dengan pikiran tidak karuan keluar dari kamar mandi dan membayangkan hari-hari dipulau romantis ini tanpa melakukan hubungan intim.
Sial!!! mungkin aku kena karma kali ya salah sebut bapak mertuaku bakarsate. Adrian
******
Tok tok tok
Adrian membuka pintu nampak asisten perempuan Tiara membawa tas plastik berisi pembalut sambil tertawa menyerahkan pada Adrian. Adrian mengerti maksud Asisten menertawakan dirinya yang gagal dimalam pertama.
"Hehh!! kenapa tertawa...!!!" Suara keras Tiara yang tiba-tiba muncul dibelakang Adrian.
Dengan singgap assiten Tiara terdiam. "permisi Bu maaf." Asisten Tiara berlalu pergi.
Kini kedua pasangan pengantin baru ini menghabiskan malam pertama dengan bermain truth and dare. (kasian amat yaππ)
Di sudut kamar, tempat berbeda pasangan suami istri yang bukan pengantin baru sudah melakukan malam yang berapa kali mereka.
"Mas, pengantin baru pasti lagi kayak kita atau malah lebih hot mereka kan masih panas panasnya...." Kata Riri pada suaminya
"Ya iyalah sayang mereka lagi main panas-panasan, masa iya main truth and dare kan nggak lucu..." Balas Ervan
.
.
.
.
.
.
.
NEXT........
Zen maaf yang lagi puasa jangan di bayangin ya.
Terima kasih udah sabar nunggu up dari author
jangan lupa like , KOMENT , VOTe ya ...ππππ
__ADS_1