Istri Untuk Papa

Istri Untuk Papa
IUP61-S2// Cafe


__ADS_3

Calon ibu mertua dan omahnya serta mama Riri berserta adik-adiknya sudah berada di butik. Mereka terlihat bahagia melihat kedatangan Abel bersama Davin.


Keduanya langsung diarahkan ke designer untuk melihat baju - baju pengantin. Sepertinya calon pengantin saja yang belum memilih baju pengantinnya


Tak perlu waktu lama bagi Abel untuk memilih gaun pengantinnya. Ia akan melangsungkan akad nikah di hutan Pinus. Ia hanya perlu gaun simpel dan ringkas. Abel langsung jatuh cinta dengan gaun brukat yang simpel dan sederhana berwarna salem.


Abel langsung di tuntun para pekerja toko untuk mencoba baju pilihannya.


Abel melihat di cermin bayangan dirinya yang mengenangkan gaun pengantin pilihannya, senyum terus menghiasi bibirnya. Sangat simpel dan anggun membuatnya leluasa. bergerak. Puas melihat dirinya didepan cermin. Abel keluar menemui keluarganya, semuanya nampak kurang setuju dengan baju pilihan Abel.


"Abel baju yang kamu pilih terlalu sederhana, Inget Sayang kamu calon menantu keluarga Adiguna." seru Bu Mitha calon ibu mertuanya yang nampak tidak terlalu suka dengan pilihan Abel.


"Tapi Abel cantik banget Ma dia sangat cocok pakai baju itu," seru Davin membela calon istri, padahal baginya Abel cantik memakai baju apapun.


Abel tersenyum pada Davin merasa senang calon suaminya setuju dengan pilihannya.


"Ya Bu Mitha saya setuju dengan Davin, acaranya akan dilaksanakan di hutan Pinus akan aneh jika Abel mengunakan baju yang terlalu mewah Bu." Riri juga ikut menyuarakan pendapatnya.


"Maaf Bu Riri mungkin selera kita berbeda," balas Bu Mitha memandang remeh Riri.


"Bu Mitha sudah, Riri benar lagipula anak muda pasti pengen yang simpel sesuai keinginannya." Bu Niah mencoba meyakinkan calon besannya.


Setelah perdebatan panjang para orang tua dan saling berargumen masing-masing. Abel akhirnya berhasil membawa gaun pernikahan pilihannya.


*****


Keesokkan siangnya, Abel bergegas melajukan mobilnya ke sebuah kafe dekat tempatnya magang. Dia punya janji bertemu makan siang dengan Nolan dan Sony.


Abel berencana akan meminta ijin libur satu pekan masa magang karena acara pernikahan yang akan dilangsungkan beberapa hari lagi.


Dia memanfaatkan waktu yang ada menyelesaikan tanggung jawabnya sebelum dipinggit. Abel bersyukur Davin mengijinkannya melanjutkan sisa perkuliahannya setelah menikah.


Abel mencari sosok Nolan dan Sony ketika tiba didepan pintu kafe. Tapi yang ia dapati hanya sosok Nolan yang sibuk memainkan ponselnya. Abel segera melangkah menemui Nolan sebelum waktu makan siang usai.



"No, Assalamu'alaikum," sapa Abel, dia langsung meraih kursi ikut bergabung bersama Nolan.


"Hai, Wa'alaikumusalam," balas Nolan mendongak melihat kedatangan Abel.


"Kak Sony mana?" tanya Abel. Mata abel menoleh ke kanan ke kiri mencari keberadaan Sony.


"Kak Sony nggak jadi ikut. Ada pekerjaan mendadak," balas Nolan.


"Owh ...," seru Abel. Itu artinya dia hanya berdua dengan Nolan. Abel mendadak tidak enak hati. Tapi dia yakin, Nolan sudah bersikap biasa dan menerima keadaan.


Nolan menyerahkan beberapa map. "Ini tugas kamu selama izin, kerjakan aja sesempatnya, seandainya aku bisa ilmu geolog, pasti aku aja yang kerjakan biar kamu bisa fokus mempersiapkan pernikahan."


Abel terharu lagi, begitu Nolan selalu saja mementingkan orang lain.

__ADS_1


"Nggak apa-apa No, kamu udah pesan makanan?" tanya Abel.


"Sudah," balas Nolan singkat. Abel mengangguk senang, karena dia tahu Nolan sudah memesankan makanan favorit untuknya.


Tidak bisa di pungkiri perasaan Nolan pada Abel masih tak berubah. Ia harus bisa membiasakan diri dengan keadaan saat ini. Setiap perasaan itu muncul, ia selalu kalahkan dengan rasa bahagia melihat Abel dan kakaknya bahagia. Nolan tak ingin terus larut dengan perasaan, menjadi sahabat terbaik bagi Abel itu cukup baginya.


Tak lama pelayanan cafe menghidangkan makanan pesanan. Mie ayam dengan kuah yang nampak lezat dengan asap yang masih mengebul.


"Gimana persiapan pernikahan?" tanya Nolan.


"Sudah delapan puluh persen," jawab Abel. Aebenarnya tidak enak hati membahas masalah pernikahan dengan Nolan. Tapi ini faktanya, sebentar lagi ia akan menjadi adik iparnya.


"Alhamdulillah, seperti Bang Davin sedikit lagi bisa menuntaskan persyaratannya," seru Nolan.


Abel tersenyum senang mengingat persyaratannya sambil menyuap mie ke mulutnya. "Alhamdulillah...," balas Abel.


"No, makasih ya sudah bantu Bang Davin," ujar Abel lagi.


"Abel aku yang seharusnya makasih, karena kamu Bang Davin sekarang lebih memperdalam masalah agama. Untuk pertama kalinya dia berani menentang kehendak Papa dan mengikuti kehendaknya sendiri. Sepulang berkerja dia selalu ceria. Apalagi nanti kalau kalian berumah tangga pasti kalian akan jadi pasangan suami-istri yang bahagia."


"Makasih No, Amin." Lagi-lagi Abel tersenyum.


Kamu memang orang baik No, Seandainya manusia punya dua hati seperti ginjal, satunya pasti aku berikan untuk kamu No. hatiku ini sudah dipenuhi oleh bang Davin.suatu saat nanti kamu pasti akan menemukan wanita baik juga, baik dari segala-galanya dari aku. Abel


"No, setelah aku nikah, pasti aku kangen banget sama kita ngajar bareng anak panti, ajak mereka jalan. Aku pasti juga kangen kita saingan pedes makan bakso dekat panti." Abel semangat menceritakan kegiatannya bersama Nolan.


"Maaf permisi, Bang Nolan kan?" tanya seorang wanita jangkung memakai hijab berwarna hitam dengan wajah ceria.


Seketika Nolan dan Abel berhenti berbagi cerita melihat kehadiran wanita itu.


Nolan memandang aneh cenderung acuh pada seseorang yang menegurnya itu. Seperti itulah Nolan tidak bisa bersikap normal pada yang ornag yang baru dikenal. Meskipun Wanita itu cantik menurut Abel.


"Ya, bener. Kamu temannya," tanya Abel menanggapi. Karena Nolan sama sekali tidak mengubris.


"Ya Kak, aku boleh gabung? lama banget nggak ketemu Bang Nolan."


Abel terpaksa mengiyakan, melihat wajah bahagia wanita itu. Wanita itu langsung menaruh nampan yang dipegang di meja. Dia meraih kursi dan duduk bersama Keduanya.


"Bang Nolan apa kabar, lama kita nggak ketemu," katanya begitu antusias.


"Aku baik, maaf kamu siapa?" tanya Nolan ketus.


"Aku Nesya Bang, adik-adik Abang waktu aku masih SD di panti. Aku nggak mungkin lupa sama Bang Nolan." Katanya penuh semangat.


"Hay Nesya, aku Abel,"


Abel hanya memperhatikan dua orang yang bersamanya. Sedangkan Nolan memperhatikan sekilas, memilih tidak ambil pusing pada sesuatu yang menurutnya tidak terlalu penting.


"Ingat kan Bang Nolan." Wanita bernama Nesya itu bertanya penuh harap.

__ADS_1


"Maaf Nggak," Balas Nolan singkat.


Nolan langsung berdiri, memegang kursi Abel memberikan kode pada Abel, ia harus segera pergi.


"Kalau kau mau disini tinggallah, aku dan Abel akan pergi kita masih ada urusan." Nolan lagi-lagi bicara ketus.


Nesya hanya diam tak bisa berkata apa-apa lagi, niat baiknya menegur orang yang paling diingatnya semasa kecil berbayar sikap acuh. Nolan yang sekarang sangat berbeda dengan Nolan 8 tahun lalu.


Mentang-mentang sama pacarnya Bang Nolan jadi sombong. Batin Nesya yang memperhatikan kepergian Abel dan Nolan.


Disisi yang lain, Abel merasa kasihan kepada Nesya yang mungkin belum terlalu mengenal sikap Nolan. Ia memang dingin ketika bertemu seseorang yang baru dikenalnya dan ia akan melunak seperti Mozarella ketika menghadapi anak-anak.


Nolan membukakan pintu mobil Abel.


"No, kamu nggak kenal gadis itu," tanya Abel yang masih penasaran.


"Nggak! dan nggak penting, kamu hati-hati. Jaga diri baik-baik seminggu kamu nggak boleh ketemu Bang Davin," ujar Nolan.


"Ya, No ...." Abel berpamitan dan melajukan mobilnya perlahan menjauhi Nolan.


Harusnya aku membuat tembok di hatiku mulai sekarang. supaya aku bisa bedakan mana Cinta dan mana sayang sebagai Kakak ipar. Nolan.


Sementara di balik kaca kafe gadis itu masih memperhatikan sepasang manusia yang baru saja duduk bersamanya terlihat seperti kekasih.


.


.


.


.


.


.


.


Next........


sumber gambar @ponnawash


Thor telat up ๐Ÿ˜nanti thor lanjut deh.....


sabar nunggu pengantenannya Abel


terima kasih udah sabar nunggu up dari author ๐Ÿ™


Sebagai bentuk tcayang ei cieh, beri semangat author pencet LIKE tombol jempol ketik KOMENT sesuka hati kalian yang punya poin bisa bagi VOTE seikhlas kalian. loph u

__ADS_1


__ADS_2