
Dengan segera dan sigap Pietro berusaha menghentikan pendarahan yang ada dipergelangan tangan Molly.
Molly sendiri dia belum pingsan, masih sadar ketika Pietro sedang mengobati pergelangan tangannya.
Bahkan Molly pun melihat jika Pietro sedang sibuk menyiapkan ini dan itu yang tidak diketahuinya untuk mengobati pergelangan tangannya yang terluka.
" Anda mau apa Tuan, jangan anda obati tangan saya karena saya ingin menyusul kedua orang tua saya saja yang sudah meninggal ",, kata Molly dengan lirih sambil menahan tangan Pietro yang ingin mengobati pergelangan tangannya.
Pietro yang mendengar perkataan dari Molly yang ternyata sudah tidak mempunyai kedua orang tua, dia jadi teringat dengan dirinya ketika masih kecil yang harus kehilangan kedua orang tua, karena saingan bisnis yang kejam.
" Tuan, hentikan, dan jangan obati saya, dan ijinkan saya pergi saja dari sini!! ",, kata Molly lagi kepada Pietro yang terus ingin mengobati pergelangan tangannya sambil berusaha bangun dari rebahannya dari atas ranjang yang khusus Pietro gunakan untuk mengobati dirinya sendiri ketika terluka.
Pietro pun membiarkan saja ketika Molly terus melarangnya ketika ingin mengobatinya.
Dan Pietro juga tidak menghentikan Molly sama sekali ketika Molly sudah berjalan hampir sampai didepan pintu ruang pengobatannya itu.
Molly yang merasa jika Pietro tidak melarang atau mencegahnya, dia pun langsung saja membuka pintu tersebut dan lalu berjalan keluar dari dalam ruangan tersebut.
Bahkan Pietro yang melihat Molly sudah keluar dari dalam ruang pengobatannya, dia malah santai tidak peduli dan memilih untuk meracik sesuatu didalam wadah pengobatannya.
Pietro begitu santai dan tidak mempedulikan sama sekali dengan keadaan dari Molly yang pergelangan tangannya terus mengeluarkan darah segar dan menetes dilantai rumahnya.
Sedangkan Molly sendiri dia terus berusaha berjalan, walau m155 ^ miliknya begitu sakit, dan juga pergelangan tangannya juga semakin tambah sakit saja.
Namun ketika Molly baru saja melangkah untuk beberapa langkah dari dalam ruangan itu, Molly yang sudah tidak kuat menahan rasa sakit dibagian tubuhnya, dia pun langsung saja pingsan seketika dan terjatuh didinginnya lantai rumah Pietro.
Ketika Pietro sudah merasa cukup lama berdiam diri, akhirnya dia berjalan kearah pintu untuk melihat sudah sejauh mana Molly melarikan diri dari dirinya.
Tapi disaat Pietro sudah keluar dari ruangan itu, dia langsung melihat Molly sudah pingsan tidak jauh dari ruang pengobatannya.
" Huh, akhirnya dia diam juga!! ",, kata Pietro sambil berdiri didekat Molly yang sedang pingsan itu.
Ternyata Pietro tadi memang sengaja membiarkan Molly untuk pergi darinya, karena Pietro sangat tahu sekali, jika seseorang sedang dalam keadaan seperti Molly, dia tidak akan bertahan lebih lama lagi.
Dan terbukti, Molly pun akhirnya pingsan tidak jauh dari depan ruang pengobatannya.
Setelah berkata seperti itu, Pietro langsung saja menggendong Molly lagi untuk dia taruh diatas ranjang pengobatannya untuk segera dia obati luka yang ada dipergelangan tangannya.
Pietro memberikan racikan obat yang tadi dia racik sendiri kepergelangan tangan Molly dengan sangat telaten sekali.
__ADS_1
Tidak perlu obat atau perban untuk Pietro mengobati luka kecil ditangan Molly.
Dan ketika Pietro sudah selesai memberikan racikannya tadi kepergelangan tangan Molly, dia tidak sengaja melihat kaki mulus milik Molly ada bekas darah yang sudah mengering.
" Darah?? ",, kata Pietro sambil mengusap darah yang ada dikakinya Molly.
" Sudah kering?? ",, kata Pietro lagi sambil berfikir.
" Jika ini darah dari pergelangan tangannya, tidak mungkin darahnya sudah kering secepat ini ",, kata Pietro lagi kepada dirinya sendiri.
Dengan jiwa Psikopatnya yang sedikit rada-rada, Pietro malah dengan santainya langsung saja mengintip kedalam roknya Molly lagi.
Dan ketika Pietro sudah membuka roknya Molly hingga keatas perutnya, Pietro langsung melihat ada bekas darah juga didekat m155 ^ milik Molly.
" Ini ada darah juga disini, apa miliknya berdarah ketika aku masukin tadi?? ",, kata Pietro dengan heran.
Entahlah Pietro bodoh atau bagaimana sih??!!,
Apakah Pietro tidak tahu jika Molly yang masih orisinil pastinya Molly akan mengalami rasa sakit yang tidak bisa dijabarkan ketika melakukan hal itu untuk pertama kalinya.
Pietro yang tidak ada kata malu sama sekali kepada dirinya sendiri, dia malah dengan santainya membuka kedua bibir bawah milik Molly menggunakan jarinya untuk melihat apakah masih ada darah lagi yang tertinggal disitu.
Ketika Pietro tidak bisa melihat dengan jelas m155 ^ milik Molly, Pietro dengan santainya langsung saja membuka kaki Molly dengan sangat lebar sekali sambil menekuknya sedikit.
" Nah kalau begini kan kelihatan ",, kata Pietro sambil melihat dan memperhatikan m155 ^ milik Molly lagi menggunakan tangannya.
" Ada darahnya sedikit ",, kata Pietro lagi dan lagi.
Dan bukannya Pietro mengambilkan lap atau tissue atau apalah untuk membersihkan m155 ^ milik Molly supaya bersih, eeeeeh lha dalah ..................
Pietro malah mempunyai cara tersendiri untuk membersihkan darah yang menempel sedikit dim155 ^nya Molly menggunakan mulutnya.
Yaps mulutnya guys............. karena Pietro tidak tahan lagi ketika melihat m155 ^ milik Molly yang seperti menggugah jiwa liarnya lagi.
" Hmmm rasanya nikmat, sepertinya milik wanita itu membuatku candu untuk terus men71latinya ",, kata Pietro didalam hatinya sambil terus memainkan lidahnya dan juga mengh154p m155 ^ milik Molly.
" Jika aku disuruh untuk men71latinya seharian penuh aku juga mau?? ",, kata Pietro lagi didalam hatinya.
Apakah Pietro tidak tahu dengan tamu bulanan yang dialami semua wanita disetiap bulannya??.
__ADS_1
Entah apa yang akan dilakukan oleh Pietro nantinya jika melihat Molly sedang kedatangan tamu bulanannya.
" Kulit kecil yang ada ditengah ini, rasanya kenyal-kenyal enak ",, kata Pietro lagi didalam hatinya sambil mengh154p nikmat kl1t0r15 milik Molly.
" Aaaaaaah aku tidak tahan ",, kata Pietro untuk dirinya sendiri.
Setelahnya Pietro dengan segera melepaskan celana yang dipakainya, dan dia langsung saja memasukkan roket miliknya itu kedalam lubang galaksi milik Molly.
" Aaaaaahhh enak sekali, dia tidak sadar saja rasanya sangat nikmat begini, bagaimana jika dia sadar nanti ",, kata Pietro sambil terus menggerakkan roketnya maju mundur sebelum melesat jauh.
Pietro terus dan terus menggerakkan miliknya kedalam lubang galaksi milik Molly.
Dan Molly pun entah kenapa dia tidak terbangun sama sekali ketika dia diperk054 lagi oleh Pietro seperti itu.
Hingga setelah sekian paripurna, akhirnya Pietro pun menyemburkan cairan roketnya lagi kedalam ruang angkasa milik Molly yang jumlah sel hidup dicairan itu tidak terhingga jumlahnya, yang tidak tahu nantinya apakah bisa berkembang diatmosfir terdalam milik Molly atau tidak.
" Aaaaaaahhh leganya ",, kata Pietro dan dia hampir saja ambruk menimpa tubuh Molly jika tidak dia tumpu menunggunakan kedua tangannya.
Dengan santainya, ketika dia sudah merasa puas, Pietro pun langsung saja bangun dari atas tubuh Molly, dan dia meninggalkan Molly lagi dengan keadaan yang berantakan seperti itu lagi.
Pietro meninggalkan Molly untuk masuk kedalam kamar mandi yang ada disitu untuk membersihkan roketnya yang baru saja menjajah luar angkasa yang tidak terhingga luasnya milik Molly.
" Sungguh gadis ini bisa membuatku merasakan kepuasan yang tidak pernah aku rasakan, dan aku tidak bakal melepaskannya dia pergi begitu saja dariku ",, kata Pietro ketika berada didalam kamar mandi, sambil membersihkan roketnya.
Setelah selesai membersihkan roket miliknya, Pietro pun langsung saja keluar dari dalam kamar mandi untuk memakai celananya yang dia taruh asal tadi diatas lantai.
Dan ketika Pietro sudah selesai memakai celananya lagi, dengan santainya Pietro malah melepaskan semua yang melekat ditubuh Molly, termasuk bra lusuh milik Molly.
...🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬🤬...
Sungguh author pengen ngegorok leher siPietro dan langsung ingin author kasihkan ke King alias singa peliharaannya untuk santapan makanannya😤.
Seenak jidatnya dia memp3rk054 anak orang dengan merasa tanpa bersalah sama sekali seperti itu😬.
Benar-benar Psiko yang jengkelin siPietro😓.
...🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️...
...***TBC***...
__ADS_1