
Ketika tadi Molly dituntun oleh Pietro menuju kedalam rumahnya, Greta terus mengikuti Molly dan Pietro dengan terbang diatas mereka.
Greta masih takut jika sahabat manusianya itu akan diapa-apain oleh Pietro.
Dan disaat Greta sudah sampai dirumah Pietro, dia langsung merasa sangat takut sekali, sebab Greta melihat banyak sekali makhluk gentayangan disekitar rumah Pietro padahal keadaan masih pagi.
Greta sendiri juga merasa jika rumah Pietro sedikit terasa aneh ditubuhnya ketika dia ikut masuk kedalam rumah.
Tubuh Greta merasa sensasi terbakar namun tidak secara langsung akan tetapi secara perlahan-lahan.
Dan ketika Greta melihat Pietro meninggalkan Molly diruang tamu rumahnya, Greta langsung saja mengikuti langkah kaki dari Pietro yang sedang menuju kekandang sang King.
" Dia.......... dia memelihara seekor Singa, dan singa itu cukup besar sekali ukurannya ",, kata Greta cukup terkejut ketika dia melihat Pietro sedang mengeluarkan Sang King.
Greta hanya sebentar saja mengamati Pietro, setelahnya dia terbang lagi menuju keruang tamu rumahnya Pietro untuk mendekati Molly yang masih setia menunggu Pietro dengan mata yang tertutup.
" Molly, ayo pergi dari dalam rumah ini, rumah ini sangat menyeramkan sekali Molly, bahkan dia juga mempunyai seekor singa sebagai peliharaannya ",, kata Greta kepada Molly.
" Sudah Greta jangan mengajakku berbicara terus, nanti jika ketahuan oleh Tuan tadi, dia pasti mikirnya aku ini orang gila karena berbicara sendiri ",, jawab Molly kepada Greta.
" Tapi Molly, ayolah,......... disini menyeramkan sekali, dan disini juga banyak arwah gentayangan, padahal ini masih pagi ",, kata Greta lagi kepada Molly.
" Kenapa mesti takut, kamu sendiri kan juga arwah gentayangan seperti mereka Greta, aneh kamu...... ",, jawab Molly kepada Greta.
" Tapi masalahnya arwah-arwah itu badannya tidak lengkap semua Molly, bahkan ada yang sudah hancur '',, kata Greta lagi kepada Molly.
Ketika Molly sudah membuka mulutnya ingin menjawab perkataan dari Greta, tiba-tiba telinga dia dan Greta mendengar suara langkah kaki seseorang yang sedang berjalan.
Molly yang tidak bisa melihat karena matanya masih tertutup, dia hanya bisa langsung terdiam, sedangkan Greta yang bisa melihat ternyata orang yang berjalan itu adalah Pietro, dia pun langsung saja keluar dari dalam rumah untuk menyejukkan tubuhnya lagi yang terasa terbakar itu.
Greta yang sudah keluar dari dalam rumah Pietro, dia langsung dilihat oleh beberapa arwah yang menampakkan diri kepada Greta.
Dan Greta yang tidak takut, hanya geli dan jijik saja kepada mereka, akhirnya mencoba mendatangi salah satu arwah itu.
" Hei, kamu kenapa melihatku seperti itu dengan mata kosongmu, dimana mata kamu?? ",, tanya Greta kepada hantu tanpa kedua bola mata.
" Diambil oleh orang yang tinggal dirumah itu, orang itu adalah King Psikopat ",, jawab dari arwah laki-laki bermata kosong itu sambil menunjuk rumah cukup mewah milik Pietro.
Greta langsung saja merinding mendengar jawaban dari arwah tersebut.
__ADS_1
Setelahnya Greta terbang lagi kesisi lain, tepatnya kearah arwah yang tidak mempunyai sebelah kaki dan sedang memandang kearahnya.
" Tuan dimana kaki anda??, apakah dipotong oleh Tuan pemilik rumah itu juga?? ",, tanya Greta kepada arwah itu.
" Iya, dan juga sudah dimakan oleh singanya ",, jawab arwah tersebut kepada Greta.
Setelah mendengar jawaban dari arwah itu, semakin merindinglah tubuh Greta.
Greta pun tidak mau banyak bertanya kepada arwah itu lagi, karena dia takut mendengar jawaban yang membuatnya semakin tambah takut, akhirnya Greta memutuskan untuk terbang lagi kedalam rumah Pietro menemui Molly.
Tapi sayang, ketika Greta sudah masuk kedalam rumah siPietro, dia tidak bisa mengutarakan maksudnya, sebab Pietro yang sudah selesai mandi dia sedang berjalan kearah ruang tamu.
" Aaaah panas sekali disini, ini rumah apa neraka!! ",, kata Greta kepada dirinya sendiri sambil mengusap-usap tubuhnya yang terasa panas.
Pietro yang sudah sampai diruang tamu rumahnya, dia langsung saja tersenyum miring ketika melihat Molly yaitu gadis kecil yang ditolongnya masih menutup matanya dengan selendangnya sendiri.
" Tuan.......... ",, kata Molly ketika dia mendengar langkah kaki berhenti didepannya.
" Berdirilah ",, kata Pietro kepada Molly.
Molly langsung saja berdiri dari duduknya, sedang Pietro pun langsung saja berjalan mendekati Molly.
Karena Greta sudah tidak tahan berlama-lama didalam rumah Pietro.
" Ada apa didalam rumah itu, kenapa aku tidak kuat bertahan didalam rumah itu, bahkan kulitku serasa terbakar jika berada didalamnya?? ",, kata Greta sambil bertanda tanya kepada dirinya.
Sedang Pietro yang sudah sampai didepan Molly, dia langsung saja melepaskan lilitan selendang yang ada dimata Molly.
Ketika selendang itu sudah dilepaskan oleh Pietro, Molly pun dengan perlahan membuka matanya untuk melihat laki-laki yang sudah menolongnya.
Mata Heterochomia milik Molly pun langsung terlihat jelas dimata Pietro.
Dan wajah cantik sungguh sangat cantik sekali dari Molly pun juga sudah bisa Pietro lihat dengan sangat jelas sekali.
Begitupun dengan Molly, dia akhirnya bisa melihat wajah laki-laki yang sudah menolongnya yang ternyata memiliki wajah yang tampan dan berbadan besar serta sangat tinggi sekali, sehingga membuatnya harus mendongak untuk menatap wajahnya.
Pietro yang baru pertama kali melihat wanita cantik seperti Molly dia sampai reflek membuka mulutnya dan memandang Molly dengan memiringkan kepalanya dengan ekspresi terbengongnya yang lucu.
Pietro dengan ekspresi seperti tanpa dosanya, dia terus menatap wajah Molly dengan memiringkan kepalanya kekanan dan kekiri.
__ADS_1
" Are you a fairy?? " ( apakah kamu seorang peri?? ) ",, kata Pietro dengan ekspresi yang masih terpesona kepada Molly.
Molly yang tidak pernah mengenyam bangku sekolah, gantian Molly yang menunjukkan eskpresi bingung, karena tidak faham Bahasa Inggris yang baru saja dikatakan oleh Pietro.
Akan tetapi wajah bingung dari Molly malah membuatnya terlihat semakin menambah kecantikan diwajahnya saja.
Yaps Molly memang tidak pernah bersekolah sama sekali, selain faktor karena tidak mampu, sang Ayah juga tidak mau kecantikan dari Molly dilihat oleh semua orang.
Pietro seperti berubah menjadi laki-laki bodoh, dia yang tidak percaya jika Molly seorang manusia seperti dirinya, Pietro lalu mencoba mencubit pelan hidung mancung milik Molly.
" Bisa aku sentuh ",, kata Pietro dengan ekspresi anehnya itu setelah mencubit hidungnya Molly.
Sedang Molly dia juga masih menatap Pietro dengan tatapan kebingungannya, sebab Molly tidak faham dengan maksud dan perkataan dari Pietro.
Selanjutnya Pietro menatap kearah kaki mulusnya Molly yang tidak beralaskan sandal sama sekali.
Molly pun juga ikut menunduk sama seperti Pietro yang sedang melihat kearah kakinya.
Tanpa diduga oleh Molly, Pietro malah langsung saja menendang kaki Molly menggunakan sandal kulitnya yang sangat keras sekali alasnya.
Hal itu sontak membuat Molly langsung mengaduh kesakitan dan langsung juga membuat Molly terduduk sambil memegangi kakinya yang baru saja ditendang oleh Pietro.
Pietro yang melihat ada sedikit darah yang keluar dari kaki Molly, dia pun langsung saja mengambilnya dengan jari telunjuknya dan langsung juga memasukkannya kedalam mulutnya.
" Rasa darahnya sama seperti darahku, tapi kecantikannya bukan seperti manusia sepertiku?? ",, kata Pietro didalam hati sambil menatap wajah Molly ketika dia sudah men71lat darah Molly tadi.
Setelahnya tiba-tiba saja Pietro memajukan tubuhnya kearah Molly yang terduduk diatas shofanya.
Molly yang ketakutan dia langsung memundurkan tubuhnya namun masih terus menatap kearah Pietro yang sedang menunjukkan ekspresi aneh dan tidak ada kesan seram atau garang sama sekali dihadapannya.
Dan ketika Pietro sudah sampai didepan wajah Molly, tanpa diduga lagi oleh Molly, Pietro langsung men71lat pipi Molly dan merasakan sensasinya.
" Rasanya sama saja seperti kulitku?? ",, kata batin dari Pietro sambil menatap Molly dengan tatapan anehnya.
...πππππππππππππ...
Begininih laki-laki yang tidak pernah bertemu wanita cantik, sekalinya bertemu malah wajah bodoh yang diperlihatkan, hadeeuuuhhπ€¦
...π οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈπ οΈ...
__ADS_1
...***TBC***...