KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
KETERKEJUTAN SEMUA WARGA


__ADS_3

Duduk Molly menjadi gelisah dan tidak tenang sekali ketika semakin banyak warga dan tetangganya berkumpul disekitar mobil milik Pietro yang sedang berjalan perlahan.


Dan Pietro sendiri yang melihat Molly sangat gelisah sekali dalam duduknya, dia pun langsung saja bertanya kepada Molly.


" My Queen kenapa?? ",, tanya Pietro kepada Molly.


" Takut.......... ",, jawab Molly kepada Pietro sambil menggelengkan kepalanya.


" Untuk apa merasa takut My Queen, jika mereka macam-macam denganmu mereka semua akan mati ditangan Kakanda ",, kata Pietro kepada Molly dengan sangat santai sekali.


" Tapi mereka jumlahnya banyak Kakanda, mana bisa Kakanda mengalahkan mereka semua?? ",, kata Molly kepada Pietro.


" Mudah saja bagi Kakanda mengalahkan orang-orang lemah seperti mereka ",, jawab Pietro kepada Molly.


" Sudah sekarang dimana rumah My Queen berada?? ",, kata Pietro kepada Molly.


" Itu tinggal lurus sebentar,...... ",, jawab Molly kepada Pietro.


" Nah itu rumah Molly yang itu Kakanda sudah kelihatan dari sini?? ",, kata Molly kepada Pietro sambil menunjuk sebuah rumah yang hampir roboh karena lapuk dimakan usia.


Pietro hanya mengangguk saja kepada Molly.


Dan Pietro yang sudah sampai, dia langsung saja memarkirkan mobil mewahnya tepat didepan pelataran rumah Molly.


Melihat mobil mewah yang daritadi mereka lihatin berhenti tepat didepan rumah Molly, membuat mereka semua semakin penasaran saja.


Sedang Molly sendiri ketika mobil milik Pietro sudah berhenti didepan rumahnya, dia malah tidak berani keluar dari dalam mobil.


" Ayo My Queen kita keluar??, apakah My Queen tidak jadi mengambil semua foto kenangan dari kedua orang tua My Queen?? ",, tanya Pietro kepada Molly.


" Molly takut Kakanda, karena Molly tidak memakai penutup kepala atau wajah ",, jawab Molly dengan ekspresi benar-benar sangat ketakutan sekali.


" Turun!! ",, kata singkat dari Pietro kepada Molly.


" Hah..........??!! ",, kata Molly dengan sangat terkejut.


" Kakanda bilang turun!! ",, ulang perkataan dari Pietro kepada Molly.


Akhirnya dengan gemetaran Molly pun mencoba memberanikan diri untuk keluar dari dalam mobil.


Dan ketika Molly sudah keluar dari dalam mobil, semua warga kampung yang melihat, mereka semua langsung saja pada membuka mulutnya karena saking terkejut sekali.


Sebab mereka semua akhirnya bisa melihat dengan jelas wajah cantik milik Molly yang benar-benar baru mereka lihat dengan sangat jelas sekali itu.


Terlebih dandanan serta pakaian yang dipakai oleh Molly terlihat sangat mahal, mewah dan juga bagus sekali.

__ADS_1


Semakin terpancar sajalah kecantikan alami yang dimiliki oleh Molly.


" Molly......... ?? ",, kata salah satu warga ketika mengenali Molly.


" Iya itu Molly ",, sahut dari warga laki-laki yang langsung tergila-gila kepada Molly.


Sedang para warga perempuan walau mereka merasa kagum dan terpesona juga, namun didalam hati mereka lebih dominan rasa iri karena mereka kalah jauh lebih cantik dari Molly.


Sedang Pietro yang belum keluar dari dalam mobil, dia sengaja untuk melihat reaksi dari semua orang terutama para laki-laki ketika melihat ratunya.


Molly hanya bisa tersenyum kaku dan juga takut ketika melihat para laki-laki langsung memandangnya dengan pandangan yang sungguh sangat tidak dia sukai.


Sambil terus melihat kearah mobil, Molly sangat berharap sekali jika Pietro mau ikut turun menemaninya.


Namun sayang Pietro masih saja diam anteng tidak keluar dari dalam mobilnya


Akhirnya Molly berusaha cuek dan tidak mempedulikan tatapan dari semua orang kepadanya, dan dia langsung memilih ingin melangkahkan kakinya masuk kedalam rumahnya.


Dan beberapa warga yang melihat Molly berjalan masuk kedalam rumah, mereka para laki-laki langsung saja pada mencoba berjalan mendekati Molly.


Nah pada saat itulah Pietro langsung keluar dari dalam mobil untuk memperlihatkan kepada semua orang, jika laki-laki yang ada disitu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengannya.


" King Roderick ....... ",,


" King Psikopat......... ",,


Mereka semua langsung saja menunduk patuh kepada Pietro dan tidak jadi mendekati Molly.


Dan Molly yang melihat kedatangan dari Pietro dia langsung saja tersenyum sambil memeluk lengan kekar milik Pietro dengan sangat senang sekali.


Tidak tahukah Molly kalau senyumannya itu membuat para laki-laki muda yang ada disitu langsung merasa semakin terpesona saja.


" Kenapa mereka semua pada menunduk patuh seperti itu kepada Kakanda?? ",, tanya Molly kepada Pietro.


" Karena aku Dewa bagi mereka ",, jawab sombong dari Pietro kepada Molly.


" Hah!!, Dewa?? ",, kata Molly sambil menunjukkan wajah keterbengongannya.


Wajah Molly mau bereskpresi bagaimanapun juga yang namanya cantik tetaplah cantik, dan hal itu malah semakin membuat jiwa para laki-laki muda ingin mendapatkan hatinya Molly.


Tidak ingatkah mereka jika ada sang King disampingnya Molly hingga difikiran mereka terbesit ingin mendapatkan Molly.


Tanpa mempedulikan semua warga yang sedang menunduk sopan dan patuh kepadanya, Pietro langsung saja menyuruh Molly untuk segera mengambil barang-barangnya.


" Ayo segera masuk dan ambil barang yang kamu butuhkan ",, kata Pietro kepada Molly.

__ADS_1


Molly langsung saja segera masuk kedalam rumahnya, sedang Pietro yang ingin masuk juga menyusul Molly, tiba-tiba saja dia didekati oleh tetua kampung yang baru yang disitu.


" Tuan Roderick suatu kehormatan bagi kami anda mau datang kekampung kami lagi ",, kata tetua itu kepada Pietro.


" Iya, dan bisakah anda jangan mengganggu saya sekarang!! ",, kata bernada dingin dari Pietro kepada tetua kampung itu.


" Oh maafkan saya Tuan ",, jawab dari tetua kampung itu kepada Pietro.


Ketika Pietro baru saja melangkah kakinya satu langkah, tiba-tiba saja dia mendengar sang Ratu berteriak ketakutan dari dalam rumah.


Tanpa fikir panjang Pietro langsung saja segera masuk kedalam rumah meninggalkan tetua kampung itu untuk melihat keadaan dari Molly.


Alangkah terkejutnya Pietro ketika dia sudah masuk kedalam rumah dan melihat ada seorang laki-laki yang berani menyusup masuk kedalam rumah lewat pintu belakang dan mencoba mendekati Molly.


Rasa marah dan cemburu langsung menguasai dada Pietro, King saja yang notabennya seekor hewan Pietro cemburui apa lagi ini seorang laki-laki.


Pietro yang jiwa Psikopat mode onnya menyala, tanpa kenal rasa ampun dia langsung saja bergegas berjalan mendekat kearah laki-laki tersebut dan langsung mencekik lehernya tanpa memberikan kesempatan bagi laki-laki itu untuk membalas perbuatan dari Pietro.


Semakin kencang saja cekikan yang diberikan oleh Pietro, hingga tubuh laki-laki itu terangkat keatas tanah, membuat laki-laki itu langsung kehabisan nafas dan meninggal seketika dihadapan Molly.


Pietro yang melihat laki-laki yang dicekiknya sudah meninggal dia langsung saja melemparkannya keluar dari dalam rumah Molly dengan sangat kuat sekali.


Hal itu membuat semua warga langsung saja merasa sangat terkejut sekali karena tiba-tiba ada seseorang yang dilempar oleh Pietro.


" Siapa diantara kalian yang berani lagi mendekati Ratuku, siap-siap saja nyawa kalian semua melayang ditanganku seperti dia!! ",, kata Pietro kepada semua warga dan juga didengar oleh Molly.


" Ratu?? ",, kata batin dari semua warga ketika mendengar perkataan dari Pietro tadi.


" Molly............ kalian pasti mengenal Molly bukan?? ",, kata Pietro kepada semua warga kampung tersebut.


Semua warga kampung reflek langsung mengangguk kepada Pietro.


" Dia Ratuku, dia ISTRI SAHKU ",, kata Pietro sambil menekan kata ISTRI SAH dihadapan semua warga.


" Jadi kalian semua sudah tahu kenapa saya membunuh dia yang sudah berani menyelinap masuk secara diam-diam kedalam rumah Molly!! ",, kata Pietro lagi sambil menunjuk laki-laki yang sudah tidak bernyawa itu.


Semua orang langsung mengangguk ketakutan kepada Pietro.


Dan mereka semua semakin sangat terkejut sekali mendengar jika Molly adalah istri dari sang King Psikopat.


Kepergian dari Molly kemarin yang dikejar-kejar juragan tanah menjadikannya sebagai istri dari sang King Psikopat yang sangat mereka segani.


Serta semua laki-laki yang tadi terbesit difikirannya ingin mendekati Molly, langsung saja mereka urungkan, karena mereka semua tidak mau nyawa mereka melayang percuma ditangan sang King Psikopat.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2