
Pietro yang sudah selesai mengeksekusi kedua tubuh manusia yang tadi sudah membuatnya marah, dia langsung saja meregangkan otot-ototnya yang sedang sangat capek sekali itu.
Setelahnya Pietro langsung saja menyuruh para anak buahnya untuk membereskan semua alat-alatnya yang hampir semuanya dia keluarkan dari dalam tas yang dibawanya.
Tidak lupa juga Pietro juga menyuruh anak buahnya untuk membereskan jasad dari Tuan Holmes yang sudah tidak mempunyai kulit itu, karena Pietro memisahkan kulit tubuh Tuan Holmes dari tubuhnya.
" Bereskan semua saya ingin beristirahat dulu!! ",, perintah tegas dari Pietro kepada para anak buahnya.
" Siap Tuan ", jawab serempak dari anak buah itu kepada Pietro.
Setelahnya para anak buah Pietro dengan sigap langsung saja membereskan alat-alat yang Pietro bawa, membersihkan lokasi tempat kejadian, dan juga tubuh dari kedua jasad tadi untuk mereka masukkan menjadi satu kedalam wadah yang sudah mereka siapkan sebelumnya.
Sedangkan Pietro sendiri dia langsung memilih duduk dipinggir gedung kosong itu untuk sejenak menghirup udara bersih.
Ketika baru sepuluh menitan berisitrahat, Pietro langsung saja didekati salah satu anak buahnya untuk memberikan semua peralatannya yang super-super tajam sekali itu yang sudah dibersihkan oleh para anak buahnya.
Walau semua alat-alat itu sudah dibersihkan oleh para anak buahnya, akan tetapi ketika Pietro sampai rumah, Pietro akan membersihkannya lagi sendiri.
" Tuan ini alat-alat anda ",, kata anak buah itu kepada Pietro.
Tanpa mengucapkan satu patah kata pun Pietro langsung saja mengambil tas miliknya dan langsung juga meninggalkan lokasi gedung kosong tersebut.
Pietro ingin segera pulang kerumahnya dan ingin segera melihat gadis kecilnya yaitu Molly.
Berbicara tentang Molly, sekarang kita memang akan membahas Molly yang sedikit kebingungan dengan tingkah King yang terus menyodorkan kotak dan rantang makanan kepadanya.
" Apakah kamu ingin aku aku makan ini?? ",, kata Molly mengajak berbicara siKing dengan takut-takut.
Tentu saja King tidak bisa menjawab apa yang baru saja dikatakan oleh Molly, dia malah asik menjulurkan lidahnya kedepan untuk men71lati hidungnya sendiri sambil terus menatap kearah Molly.
Ketika Molly tidak segera membuka dan mengambil kotak serta rantang makanan tadi, King lagi dan lagi dia terus mendorong rantang makanan itu menggunakan hidungnya kearah Molly.
" Mungkin dia menyuruhku untuk makan....... ",, kata Molly pada dirinya sendiri.
Walau masih takut dan juga gemeteran, akhirnya Molly memberanikan diri untuk membuka rantang dan kotak makanan yang ada didepannya.
" Waaah ini lezat sekali, aromanya pun membuatku semakin lapar saja ",, kata Molly ketika sudah membuka semua rantang makanan itu.
Molly yang sedang sibuk membuka rantang makanan itu tiba-tiba saja dia dekati oleh Greta sang teman hantunya yang baru saja kembali dari wahana hantu bersama Ansel tadi.
__ADS_1
Greta yang sudah merasa lama menikmati wahana permainan hantu bersama Ansel, dia langsung saja menyuruh Ansel untuk mengantarkannya lagi kerumah siPietro.
Dan ketika Greta sudah masuk kedalam ruang tamu rumah siPietro, dia tidak melihat Molly ada disitu, membuat Greta langsung merasa sangat khawatir sekali.
" Molly............, kamu dimana?? ",, kata Greta memanggil-manggil Molly sambil menahan rasa panas ditubuhnya.
" Apa jangan-jangan tubuh Molly sudah dikuburkan oleh Tuan tadi?? ",, kata Greta sambil berbicara sendiri.
" Tidak!!!.............. aku harap Molly masih hidup ",, kata Greta lagi, dan dia lalu mencoba mencari Molly kedalam ruangan yang ada dirumah siPietro.
Greta tidak melihat dan menyadari jika dibelakang rumah siPietro ada dua mayat laki-laki yang baru saja meninggal.
Dan Greta juga tidak melihat serta berpas-pasan juga dengan arwah dari kedua mayat tersebut, alhasil Greta masih tenang dan santai-santai saja ketika kembali lagi kerumah siPietro.
" Ini pasti kamar dari Tuan tadi, berantakan sekali kamarnya, dan ada noda merah seperti darah dispreinya ",, kata Greta ketika dia masuk kedalam kamar Pietro.
Terbang lagi berpindah keruangan yang lain, kali ini Greta langsung saja tepat masuk keruang pengobatannya Pietro dan melihat Molly sedang berhadapan dengan singa milik Pietro.
" Mollyyyyyyy singa, ayo pergi!! ",, kata Greta dengan tiba-tiba kepada Molly.
Dan Molly yang melihat kedatangan dari Greta dia langsung saja menunjukkan wajah marah, sedih dan juga sebal secara bersamaan kepada Greta.
" Kamu kemana saja Greta??!!,, kenapa kamu tidak ada disaat aku membutuhkanmu!!!, semuanya sudah hancur, aku ternodai aku sudah tidak suci lagi Greta ",, kata Molly sambil menangis kepada Greta yang sedang terbang diatasnya.
" Iya......... ",, jawab Molly kepada Greta sambil menangis.
Greta yang mendengar jawaban iya dari Molly dia pun langsung saja turun kelantai untuk duduk disamping Molly.
Greta ingin memeluk Molly supaya Molly merasa tenang, namun sayang Greta tidak bisa, yang bisa dia lakukan hanya duduk disamping Molly sambil ikut merasakan kesedihan yang Molly rasakan.
" Sudah kamu makan dulu ya Molly, supaya bisa dapat tenaga untuk melarikan diri ",, kata Greta lagi kepada Molly sambil terus mengusap-usap tubuhnya yang serasa seperti terbakar.
Molly yang melihat tubuh dan wajah Greta memerah seperti terbakar, dia pun langsung saja bertanya kepada Greta.
" Aku tidak tahu, jika berada dirumah ini sedikit lebih lama pasti seperti ini rasanya Molly, aku keluar dulu dari sini, karena jika diteruskan aku akan meleleh seperti arwah yang lainnya ",, kata Greta kepada Molly sambil berlalu terbang untuk keluar dari rumahnya siPietro.
Sedang Molly yang melihat Greta pergi lagi, dia hanya bisa diam saja dengan menampilkan wajah kebingungannya.
Dan untuk siKing sendiri yang juga bisa melihat arwah siGreta, dia hanya diam saja sambil menundukkan kepalanya untuk memejamkan matanya.
__ADS_1
Setelah kepergian dari Greta tadi, Molly langsung mengalihkan pandangannya lagi kearah semua makanan lezat yang ada didepannya yang tidak pernah dilihatnya sama sekali.
Tanpa cuci tangan dulu, Molly langsung saja menikmati makanan itu dengan sangat lahap sekali.
Dan King yang mendengar suara Molly makan, dia langsung saja menegakkan tubuhnya lagi untuk melihat Molly yang sedang makan.
Molly yang melihat King terbangun dari tidurannya tadi, dengan perlahan dia mendorong salah satu kotak rantang makanan yang berisi daging yang baru dimakan satu oleh Molly tadi kearah siKing.
King langsung saja men71lati daging tersebut, dan dengan lahapnya pula King langsung memakan daging yang ada didalam kotak rantang tadi.
Molly seperti sudah tidak takut lagi dengan siKing, dan ketika Molly melihat King memakan daging pemberiannya, dia langsung saja tersenyum sangat senang sekali.
Dengan perlahan Molly memberanikan diri untuk menggapai tubuh siKing yang sedang makan daging pemberiannya tadi.
Dan ternyata King tidak menerkamnya atau marah sama sekali kepada Molly, ketika bulu tebal dikepalanya diusap olehnya.
Semakin senang pulalah Molly ketika King hanya diam saja, justru malah seperti menikmati usapan lembut yang Molly lakukan kepada King.
Ketika Molly sudah selesai makan, dia ingin sekali buang air kecil dan sekalian cuci tangan.
Namun ketika Molly berdiri, kaki dia seperti tidak bisa menopang berat tubuhnya, karena m155 ^ miliknya terasa sangat sakit sekali disaat digerakan untuk berjalan.
King yang melihat Molly terjatuh ketika ingin berjalan, dia langsung saja berdiri didepan Molly seakan ingin mengatakan ayo aku antar kemana kamu ingin pergi.
Molly yang sudah sedikit berani dengan siKing, dia langsung saja bangun sambil berpegangan ketubuh gagahnya siKing.
Dan dengan berpegangan erat ditubuh siKing, Molly akhirnya bisa berjalan dengan tertatih menuju kedalam kamar mandi.
King seperti tongkat untuk Molly, dia begitu setia menunggui Molly yang sudah masuk kedalam kamar mandi.
Disaat Molly ingin buang air kecil, sungguh m155 ^ miliknya terasa semakin sangat sakit sekali.
Hingga Molly sampai teriak dengan tertahan karena sedang menahan rasa sakit yang dirasakannya itu.
Ketika King melihat Molly sudah membuka pintu kamar mandi, dia langsung saja sigap berjalan lagi kearah Molly supaya Molly bisa berpegangan lagi dipundaknya yang kokoh seperti tadi.
Molly dan King sepertinya mereka berdua sudah bersahabat dengan baik.
Bahkan King dan Molly saat ini mereka berdua malah memilih tiduran diatas lantai nan dingin dan keras itu, dengan Molly yang terus berusaha menetralkan rasa sakit yang dia rasakan dibagian m155 ^nya.
__ADS_1
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
...***TBC***...