KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
SYARAT UNTUK GILBERT


__ADS_3

Bergeser sejenak ke Greta.


Greta saat ini di buat malu oleh Ansel, sebab tadi Ansel baru saja menyatakan perasaannya kepada Greta.


Jujur Greta merasa sangat-sangat malu sekali kepada Ansel, dan Greta akui jika Ansel salah satu hantu tertampan yang pernah dia temui selama ini.


Namun untuk masalah soal perasaan, Greta tidak merasakan apa-apa kepada Ansel.


Perasaan hantunya mengatakan kepadanya, jika dia tidak ada rasa apapun kepada Ansel, akan tetapi dia akan selalu malu jika berduaan seperti itu bersama Ansel.


" Bagaimana Greta,?? apakah kamu menerimaku menjadi kekasih kamu?? ",, tanya Ansel kepada Greta.


" Apakah arwah penasaran seperti kita bisa merasakan jatuh cinta Ansel?? ",, tanya balik dari Greta kepada Ansel.


" Entahlah ",, jawab dari Ansel kepada Greta.


" Namun jika ditanya seperti itu oleh kamu, akan aku jawab jika aku ingin selalu bersama kamu dan memiliki kamu sendirian tanpa ada arwah lain yang boleh mengusiknya ",, kata Ansel lagi kepada Greta.


" Ehem ... ",, Greta sengaja berdeham, karena rasanya tenggorokan dia serasa kering sekali mendengar perkataan dari Ansel tadi.


" Jadi bagaimana Greta?? ",, tanya dari Ansel lagi kepada Greta sambil mendekatkan badannya ke arah Greta.


" Jangan dekat-dekat Ansel, nanti jika ada hantu lain yang melihatnya bagaimana ",, kata Greta menegur Ansel yang duduknya semakin mendekat ke arahnya.


" Siapa yang akan melihat, kita saat ini berada di dalam rumah aku ",, jawab dari Ansel kepada Greta.


Ansel pun semakin mendekatkan badannya lagi ke arah Greta.


" Ansel apa yang akan kamu lakukan?? ",, tanya dari Greta kepada Ansel yang semakin mendekatkan wajahnya ke arahnya.


Greta tentu saja semakin memundurkan wajahnya ketika Ansel seperti itu kepadanya.


Hingga tanpa sadar Greta akhirnya rebahan di bawah kukungan tubuh kekarnya Ansel.


" Kamu benar-benar hantu paling tercantik yang pernah akau temui Greta ",, kata Ansel sambil menatap lekat ke arah Greta yang berada di bawahnya.


" Ansel jangan begini, aku malu ",, kata Greta sambil menahan dada Ansel yang sedikit menindih badannya.


Namun Ansel menanggapi perkataan dari Greta dengan tersenyum miring nan manis.


Ansel mencoba mendekatkan lagi wajahnya ke arah Greta, semakin dekat dan semakin dekat lagi, hingga akhirnya bibirnya dan bibir Greta saling bersentuhan.


Merasa Greta tidak menghindar atau mendorong badannya, Ansel pun mencoba menggerakkan bibirnya itu di atas bibirnya Greta.


Greta awalnya mata dia terbuka lebar sambil melihat ke arah wajahnya Ansel.


Akan tetapi ketika Greta melihat Ansel memejamkan matanya sambil menikmati ciuman yang sedang dia berikan kepadanya.

__ADS_1


Akhirnya lama kelamaan Greta pun terbuai akan ciuman yang diberikan oleh Ansel dan dia ikut memejamkan matanya juga.


Entah apa yang terjadi selanjutnya, namun yang pasti mereka melakukan kegiatan indah versi mereka sebagai hantu.


(Adegan ehemnya sengaja author skip ya, karena Noveltoon sejak kemarin sedang gangguan, nanti bisa lama lolos reviewnya jika author jabarkan๐Ÿ˜.)


Berpindah tempat lagi ke rumah Kak Ivar.


Ketika Gilbert sedang merasa malu karena baru saja ketahuan jika dia baru saja berbohong kepada Kak Ivar.


Tiba-tiba saja pandangan semua orang yang ada di ruang tamu itu teralihkan dengan suara dari Alva.


" Paman Ito, ini kelincinya ",, kata Alva kepada Pietro sambil memegang kelinci tersebut.


" Waaah sayang kamu bisa menemukan kelinci yang satunya lagi, kamu ini menemukannya dimana?? ",, tanya dari Agnes sambil berjalan mendekati Alva.


" Tadi Alva mau mengambil mainan Alva yang ada di dekat kolam renang, dan Alva tidak sengaja melihat dia sedang tidur di bawah kursi yang ada di situ Mama ",, jawab dari Alva kepada Agnes.


" Ini yang menangkap tadi Nenek, dan Nenek yang meminta Alva untuk memberikannya kepada Paman Ito ",, lanjut lagi perkataan dari Alva kepada mereka semua.


Pietro yang mendengar perkataan dari Alva, dia pun langsung saja tersenyum miring sambil melihat ke arah Gilbert.


" Gilbert sudah ketemu dua kelincinya, ayo Kakak ambilkan cukur rambut milik Kak Ivar ya ",, kata Agnes kepada Gilbert sambil mengangkat kelinci yang ada di tangannya.


" Kak Gilbert mohon, jangan gunduli rambut Gilbert ",, kata Gilbert memohon kepada Agnes dan Pietro.


" Tuan Gilbert mau membotakin rambut?? ",, tanya dari Elina kepada Gilbert.


" Dia kalah taruhan Nona, apakah Nona tidak suka dengan laki-laki botak?? ",, jawab dari Agnes kepada Elina.


" Tidak masalah, yang penting dompet dia tidak botak Nyonya ",, jawab dari Elina kepada Agnes sambil tertawa.


" Ok, karena kamu sudah membohongi Kakak, akan Kakak rubah peraturannya ",, kata Kak Ivar menyahuti perkataan mereka semua.


" Apa itu Kak, cepat katakan ",, kata Gilbert kepada Kak Ivar.


Sebab Gilbert yakin jika sang Kakak pertamanya itu yang membuat peraturan pasti akan lebih manusiawi, tidak seperti dengan Kakak ke duanya Pietro.


" Kamu tidak perlu menggunduli rambut kamu, tapi ada syaratnya ",, kata Kak Ivar kepada Gilbert.


Nah benar kan tebakan dari Gilbert, namun Gilbert jangan senang dulu, karena masih ada kelanjutannya lagi perkataan dari Kak Ivar tadi.


" Demi tidak di botakin, apa pun persyaratannya akan Gilbert penuhi ",, jawab Gilbert dengan sangat semangat sekali kepada sang Kakak.


" Kamu Ito mau memberikan persyaratan apa kepada Gilbert?? ",, tanya dari Kak Ivar kepada Pietro.


" Lho ko kepada Kak Pietro Kak Ivar, jangan-jangan,!!jika yang memberikan persyaratan Kak Pietro, nanti Kak Pietro pasti akan memberikan persyaratan yang sangat ingin membunuhku!! ",, kata Gilbert kepada Kak Ivar.

__ADS_1


" Apakah Mama juga boleh ikutan memberikan persyaratan Ayah?? '',, tanya dari Agnes kepada Kak Ivar.


" Boleh Ma silahkan ",, jawab dari Kak Ivar kepada Agnes.


" Horee asyiiikkk ",, jawab dari Agnes dengan sangat senang sekali.


" Kakak dulu saja ya Ito yang memberikan persyaratan kepada Ibet ",, kata Agnes kepada Pietro.


Pietro pun langsung saja mengangguk kepada Agnes.


" Apa cepat sebutkan!! ",, kata Gilbert dengan bernada ketus kepada Agnes.


" Kakak ingin kamu traktir belanja sepuasnya selama tiga hari, bagaimana?? ",, kata Agnes kepada Gilbert.


" Ok, siap akan Gilbert turuti permintaan dari Kak Agnes ",, jawab dari Gilbert kepada Agnes.


" Kalau Kakak sendiri, inginnya kamu tetap jadi membelikan daging supernya itu Ibet, supaya nanti malam kita bisa berpesta, dan untuk anda Nona Elina, silahkan jika ingin datang, saya mengundang anda secara pribadi ",, kata Kak Ivar kepada Elina dan juga Gilbert.


" Kalau Elina di undang oleh Kakak, dengan senang hati Gilbert akan membelikan dagingnya yang kualitasnya sangat super sekali, biar Elina tidak kesusahan nanti jika memakannya ",, kata Gilbert kepada Kak Ivar sambil tertawa senang.


Kak Ivar yang mendengar perkataan dari Gilbert tadi, dia langsung saja melempar bantal shofa ke arah Gilbert hingga membuat Elina langsung saja tertawa.


" Dan untuk kamu apa Ito?? ",, tanya dari Kak Ivar kepada Pietro.


" Lihat saja, nanti Kak Pietro atau Kak Molly dia akan memberikan persyaratan yang susah aku penuhi ",, sindir dari Gilbert kepada Pietro dan Molly.


Ditanya seperti itu oleh Kak Ivar, Pietro malah langsung saja bertanya kepada Molly.


" Kamu mau apa sayang?? '',, tanya dari Pietro kepada Molly.


" Kakanda tanya Molly?? ",, kata Molly kepada Pietro.


Pietro langsung mengangguk kepada Molly.


" Molly tetap ingin di belikan pesawat jetnya Kakanda, tapi kali ini yang beli pakai uangnya Gilbert saja biar uang Kakanda tidak habis ",, jawab dari Molly kepada Pietro.


Dan jawaban dari Molly masih di dengar oleh semua orang.


Gilbert yang mendengar perkataan dari Molly, dia langsung saja menatap ke arah Molly dan Pietro dengan tatapan iblis yang terluka.


Namun Pietro menanggapi tatapan dari Gilbert dengan santai sambil menaikan sebelah alisnya ke atas.


Sedangkan yang lainnya, langsung saja tertawa melihat wajah jelek dari Gilbert yang mendengar permintaan dari Molly.


" Good Molly, i like it ",, kata Agnes sambil mengacungkan ibu jarinya kepada Molly.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2