KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
TUKANG OBAT


__ADS_3

Toko obat herbal milik Pietro tanpa mereka duga, bisa berkembang dengan sangat pesat sekali.


Ternyata masih banyak orang yang sangat antusias ingin mencoba meminum obat herbal racikan dari bahan-bahan serta rempah-rempah alami milik Pietro.


Orang-orang yang sudah pernah meminum dan mencoba obat herbal King Pietro, mereka semua merasakan ada efek yang lebih enak di dalam tubuh mereka.


Rasa yang mereka rasakan sangat berbeda sekali, ketika mereka semua mengkonsumsi obat yang di beli di apotek.


Walau menurut mereka rasanya sedikit aneh di lidah mereka, namun orang yang sudah tahu khasiat obat herbal King Pietro, mereka akan membelinya lagi dan lagi, bahkan ada yang sampai menyetoknya di rumah untuk di konsumsi sewaktu-waktu.


Obat herbal milik Pietro, tidak mempunyai efek samping, jadi aman-aman saja di konsumsi terus menerus.


Karena obat herbal milik Pietro, dibuat murni dari rempah-rempah atau daun-daun herbal alami tanpa ada campuran kimia yang bisa membahayakan untuk tubuh.


Terlebih mereka semua juga di perbolehkan melihat secara langsung cara pembuatan obat herbalnya, membuat semua orang semakin yakin dan suka mengkonsumsi obat herbal merek King Pietro, sebab tempatnya benar-benar bersih dan juga higenis.


Dari mulut ke mulut, obat herbal milik Pietro menjadi lebih terkenal lagi, bahkan dari kalangan pembisnis serta orang-orang penting yang pernah memakai jasa Pietro untuk membunuh, mereka semua berbondong-bondong untuk melihat bisnis yang sedang di jalani oleh sang King Psikopat.


Jika ada yang merasa takjub dan bangga, tidak pula juga masih banyak yang mengejek Pietro, dari sang pembunuh berantai yang berdarah dingin beralih menjadi tukang obat herbal.


Akan tetapi Pietro yang mendengar ejekan tersebut, dia cuek-cuek saja, selagi mereka semua tidak menyakiti Keluarganya.


Karena cuma pekerjaannya saja yang berubah, akan tetapi jiwa pembunuh yang ada di dalam dirinya, masih ada dan akan Pietro gunakan jika dalam keadaan tertentu saja.


Tidak terasa, sudah berjalan lima bulan saja toko obat herbal milik Pietro beroperasi.


Omset yang dihasilkan dari toko obat herbal tersebut, dalam satu bulan bisa mencapai ratusan juta rupiah.


Dan rencananya, Pietro akan membuka cabang lagi diberbagai kota serta Negara.


Waaah bisa jadi penghasilannya Pietro akan semakin banyak saja, dan uangnya tidak akan habis untuk tujuh keturunannya nanti.


Saat ini Pietro sedang di temani oleh Gilbert untuk mensurvei pabrik racikan obat herbalnya.


Sambil terus berjalan melihat-lihat semua anak buah yang sedang bekerja, Pietro dan Gilbert juga sambil membicarakan hal yang berhubungan dengan obat-obatan.


Dan ketika Gilbert bertanya tentang obat untuk kesuburan, tanpa di duga oleh Gilbert, ternyata di toko sang Kakak pun ada juga.


" Apakah obat itu akan kamu konsumsi sendiri Gilbert?? ",, tanya Pietro kepada Gilbert sambil melepaskan baju khusus yang di pakainya tadi.


Sebab ketika akan memasuki pabrik pembuatan obat herbalnya, semua orang termasuk karyawan di wajibkan memakai baju khusus yang sudah di sediakan, serta jangan lupakan kaki harus memakai kaos kaki dan sandal yang sudah di sediakan khusus di situ.


Kecuali para pengunjung yang melihat, mereka tidak akan menggunakan pakaian khusus, karena mereka cuma melihat dari luar jendela kaca bening yang berukuran sangat besar sekali.

__ADS_1


Pietro yang sudah melepaskan pakaian khususnya termasuk penutup kepalanya, dia lalu mengajak Gilbert untuk masuk ke dalam ruang kerjanya.


" Tidak cuma Gilbert saja Kak, tapi obat itu untuk Elina juga ",, jawab Gilbert sambil langsung duduk di kursi yang ada di depan meja kerjanya Pietro.


" Apakah ini yang menyebabkan kamu dan Elina belum mempunyai anak sampai satu tahun ini Gilbert?? ",, tanya Pietro kepada Gilbert.


Walau Pietro tahu sang adik belum mempunyai anak, dan dia juga mempunyai ramuan herbal untuk penyubur kandungan, akan tetapi Pietro tidak mau ikut campur masalah sang adik, sebelum Gilbertnya sendiri yang bercerita dengannya seperti sekarang.


" Iya Kak ",, jawab Gilbert sambil mengangguk.


" Gilbert sebenarnya sudah lama ingin bercerita kepada Kakak, tapi selalu di larang oleh Elina, karena dia merasa malu ",, cerita Gilbert kepada Pietro.


Dan Pietro masih setia diam mendengarkan keluh kesah dari Gilbert.


" Gilbert yakin jika Kakak mempunyai obat herbal untuk masalah kita, tapi Elina selalu bilang suruh usaha dulu tanpa menggunakan apa-apa ",, lanjut lagi cerita dari Gilbert.


" Tapi, semakin ke sini, Gilbert semakin sudah tidak tahan mendengar keluh kesah dari Elina Kak, yang selalu merasa minder belum mempunyai anak sendiri ketika berkumpul dengan semua teman-temannya yang sudah mempunyai anak ",, kata Gilbert lagi kepada Pietro.


" Tolong Gilbert Kak, setidaknya Gilbert mau mencoba mengkonsumsi obat herbal milik Kakak, siapa tahu setelah meminum itu, ada perubahan yang tidak kita duga ",, kata Gilbert kepada Pietro.


" Ada, ada ko obat herbal untuk masalah kamu itu Gilbert ",, jawab Pietro kepada Gilbert.


Gilbert yang mendengar jawaban dari sang Kakak, wajah dia langsung saja terlihat sangat sumringah sekali.


" Tapi obat itu harus di konsumsi oleh dua-duanya, baik kamu atau Elina ",, lanjut lagi perkataan Pietro kepada Gilbert.


" Ayo ikut Kakak ke penyimpanan obatnya, akan Kakak ambilkan untuk kamu ",, kata Pietro langsung berdiri dari duduknya.


Gilbert yang melihat sang Kakak berdiri dari duduknya, dia langsung saja ikut berdiri dan mengikuti langkah kaki Pietro yang sedang berjalan ke luar, menuju gudang tempat penyimpanan obat yang siap di pasarkan.


Pietro yang sudah sampai di gudang penyimpanan obatnya, dia lalu mencarikan obat herbal yang dia maksudkan kepada Gilbert.


Cukup lama mencari, akhirnya Pietro pun menemukan juga obat herbal tersebut, dan dia lalu memberikannya kepada Gilbert yang masih setia mengikutinya daritadi.


" Ini yang berwarna hijau berbentuk pil untuk kamu konsumsi, sedangkan yang serbuk coklat ini, di konsumsi oleh Elina setengah gelas saja satu sendok makan setiap hari dan bagus di konsumsinya setiap malam ",, kata Pietro menjelaskan cara pemakaian obatnya kepada Gilbert.


" Bagaimana Kakak bisa menemukan racikan obat seperti ini, bahkan di Negara kita saja belum ada lho Kak orang bisa yang meracik obat penyubur dari bahan-bahan herbal?? ",, tanya Gilbert kepada Pietro.


" Kakak tidak sengaja menemukan racikan obat herbal penyubur ini, dari salah satu rempah-rempah yang di impor dari luar Negeri yang kandungannya sangat bagus sekali untuk kesuburan pria dan wanita ",, jawab Pietro kepada Gilbert.


Karena sebelum semua rempah-rempah itu di proses menjadi sebuah obat, Pietro pasti menyuruh semua anak buahnya untuk mencari tahu apa saja kandungan yang ada di dalam rempah-rempah atau daun herbal tersebut.


Dan ketika sudah di ketahui hasilnya, anak buah yang di tugaskan oleh Pietro, mereka langsung melaporkannya kepada Pietro.

__ADS_1


Bahkan sudah banyak yang berhasil hamil ketika mengkonsumsi obat penyubur milik Pietro.


" Waaah tidak Gilbert sangka, ternyata Kakak sangat hebat dan pintar sekali ",, kata Gilbert kepada Pietro.


Pietro biasa saja ketika di puji seperti itu oleh Gilbert, karena dia sudah biasa mendapatkan pujian seperti yang Gilbert ucapkan.


" Apakah Elina mempunyai riwayat kista atau miom?? ",, tanya Pietro kepada Gilbert.


" Entahlah Kak, karena kami belum pernah memeriksakannya ",, jawab Gilbert kepada Pietro.


" Tapi, Elina jika sedang kedatangan tamu bulanannya, dia akan selalu merasakan rasa sakit yang teramat sakit sekali Kak di perutnya ",, kata Gilbert kepada Pietro.


Pietro yang mendengar perkataannya Gilbert, dia lalu berjalan ke arah salah satu rak untuk mengambil obat herbal lagi yang dia inginkan.


" Coba Elina kamu suruh untuk mengkonsumsi ini, ini sebuah vitamin dari tanaman langka dari luar Negeri, yang sangat bagus sekali di konsumsi oleh wanita yang sedang menjalani progam hamil dan ini juga bisa meredakan rasa sakit ketika datang bulan ",, kata Pietro menyerahkan salah satu obat lagi yang berbentuk butiran kecil seperti kristal.


Gilbert lagi dan lagi dia merasa sangat takjub sekali dengan kepintaran sang Kakak, yang bisa mengetahui berbagai obat dari tanaman herbal yang tidak semua orang bisa mengetahuinya.


" Gilbert bangga mempunyai Kakak seperti Kakak, dan ini gratis kan?? ",, kata Gilbert kepada Pietro.


" Enak saja, bayar dong ",, jawab Pietro bercanda kepada Gilbert.


Gilbert langsung saja memajukan bibirnya ketika mendengar jawaban dari sang Kakak.


" Dasar pelit, sama adik sendiri saja di suruh bayar!! ",, merajuklah Gilbert kepada Pietro.


Pietro langsung saja tertawa terbahak-bahak sambil merangkul Gilbert untuk dia ajak keluar dari dalam gudang penyimpanan obatnya.


" Gratis Gilbert, ambillah sebanyak yang kamu mau, begitu saja merajuk, apa kamu sedang datang bulan juga?? ",, kata Pietro kepada Gilbert.


Gilbert semakin memajukan bibirnya, ketika mendengar candaan dari sang Kakak lagi.


Setelahnya Gilbert mengucapkan kata terimakasih kepada sang Kakak, dan dia juga tidak lupa bertanya bagaimana cara meminum vitamin yang tadi diberikan untuk Elina.


Pietro hanya mengangguk serta tersenyum saja menanggapi Gilbert, serta dia langsung menjelaskan cara meminum vitamin tersebut yang harus di konsumsi sehari satu kali saja.


Walau obat herbal milik Pietro sedikit lebih mahal harganya dari obat yang di jual di apotek, namun semua itu tidak menyurutkan minat dari semua orang.


Serta masih banyak sekali orang-orang yang berbondong-bondong untuk membeli obat herbal milik Pietro.


Dan tidak perlu di ragukan lagi khasiatnya, serta juga untuk masa kadaluwarsa obat herbal milik Pietro.


Sebab masa kadaluwarsa obat herbal milik Pietro, bisa bertahan cukup lama, karena semua obat herbal tersebut sebelum di pasarkan sudah melalui berbagai jenis uji coba dan tes di Badan Pengawasan Obat yang ada di Negaranya.

__ADS_1


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...


...***TBC***...


__ADS_2