KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
LANJUT LAGI


__ADS_3

Tidak tahu bagaimana ceritanya, ketika Tuan Owen sudah membuka matanya, dia langsung melihat hakim yang kemarin pernah di suapnya sedang duduk dan terikat di kursi yang sama dengannya.


Dan hakim itu daritadi juga sama halnya dengan Tuan Owen, sedang tidak sadarkan diri.


Tuan Owen yang sudah membuka matanya, dan melihat sang hakim, dia langsung mencoba memanggil hakim tersebut untuk menyadarkan dari pingsannya.


Tuan Owen yang sudah sadar dia tidak menyadari jika di belakangnya sudah ada Pietro dan Neo yang daritadi mengawasi mereka berdua.


" Tuan Frederico bangunlah Tuan, bangun!! ",, panggil Tuan Owen kepada sang hakim.


Hakim tersebut yang samar-samar mendengar teriakan dari Tuan Owen, dia pun langsung saja memperlihatkan pergerakan akan sadar dari pingsannya.


Tuan Frederico pun langsung menetralkan pandangannya, karena matanya yang baru saja terbuka.


Tuan Owen yang melihat Tuan Frederico sadar, dia pun langsung memanggil nama Tuan Frederico lagi.


" Tuan Frederico!! ",, panggil Tuan Owen kepada Tuan Frederico.


Tuan Frederico langsung mengalihkan pandangannya ke arah sampingnya dan langsung melihat Tuan Owen.


" Tuan Owen, kenapa anda juga berada di sini, dan kenapa pula kita bisa terikat di kursi seperti ini?? ",, tanya Tuan Frederico kepada Tuan Owen.


" Entahlah Tuan Frederico, sepertinya ada yang ingin menjebakku di sini ",, jawab Tuan Owen kepada Tuan Frederico.


" Lalu, bagaimana dengan anda sendiri Tuan Frederico,?? kenapa anda juga bisa sampai di sini?? ",, tanya balik Tuan Owen kepada Tuan Frederico.


Pietro dan Neo masih saja berdiri tenang di belakang mereka, sambil terus mendengarkan dan memperhatikan mangsa mereka berdua yang sedang berbincang.


Pietro dan Neo memang sengaja tidak menutup mulut mereka berdua, karena Pietro sangat senang sekali mendengar nyanyian kematian dari para mangsanya.


" Saya juga tidak tahu Tuan Owen, tadi seingat saya, saya sedang mengendarai mobil saya menuju ke alamat surat yang di kirimkan kepada saya ",, jawab Tuan Frederico kepada Tuan Owen.


" Akan tetapi, ketika saya baru sampai di pertengahan jalan, ada yang menghadang mobil saya, dan menyuruh saya keluar dari dalam mobil, lalu memukul kepala saya dengan sangat keras sekali ",, lanjut lagi perkataan Tuan Frederico kepada Tuan Owen.


" Itu semua adalah ulah dari anak buah saya ",, kata Pietro menyahuti perkataan dari Tuan Frederico.


Tuan Frederico dan Tuan Owen merasa sangat terkejut sekali, ketika mendengar ada orang lain yang berbicara selain mereka berdua.


Dan Pietro yang menyahuti perkataan dari Tuan Frederico, dia langsung berjalan ke hadapan Tuan Owen dan Tuan Frederico di temani oleh Neo.

__ADS_1


Tuan Frederico dan Tuan Owen yang melihat Neo, mereka berdua semakin terkejut dan semakin marah saja.


" Dan dalang di balik ini semua adalah saya Tuan Owen, Tuan Frederico ",, kata Neo ketika sudah berada di depan mereka berdua.


" Bagaimana,?? apakah kalian berdua menyukai kejutan yang saya berikan kepada kalian?? ",, kata Neo lagi kepada ke dua musuhnya.


" 63r3n953k,!! 6471n94n kamu Neo!! ",, marah Tuan Owen kepada Neo.


" Huh,!! saya sangat suka sekali melihat anda marah-marah seperti ini Tuan Owen ",, jawab Neo sambil bertepuk tangan.


" Lepaskan kami!! ",, kata Tuan Frederico kepada Neo.


" Melepaskan anda Tuan Frederico!! ",, jawab Tuan Neo kepada Tuan Frederico.


" Apakah anda kemarin mendengarkan saya untuk melepaskan adik saya yang tidak bersalah,?? tidak kan Tuan Frederico?? ",, kata Neo kepada Tuan Frederico.


" Karena anda sudah di butakan uang suap dari dia!! ",, kata Neo lagi sambil menunjuk Tuan Owen.


" Sekarang nikmatilah pertunjukkan yang akan saya berikan kepada kalian berdua ",, kata Neo lagi dan lagi.


" Silahkan Tuan Roderick, kita mulai berpestanya ",, kata Neo kepada Pietro yang hanya diam saja daritadi.


" Apa yang akan kalian lakukan kepada saya hah,!! lepaskan!! ",, teriak Tuan Frederico kepada semua anak buah Pietro yang sedang mengikat ke dua tangan dan juga kakinya di tiang yang sudah di sediakan.


" Apa yang akan kamu lakukan kepada Tuan Frederico Neo!! ",, kata Tuan Owen kepada Neo.


" Lihatlah sendiri, nanti anda juga bakal tahu Tuan Owen ",, jawab santai Neo kepada Tuan Owen.


Tuan Owen dan Tuan Frederico merasa sangat ketakutan sekali, ketika mata mereka melihat Pietro mengambil semua peralatan eksekusinya yang begitu sangat tajam, runcing dan juga menyeramkan.


Pietro yang sudah mengambil pisau potongnya yang berukuran cukup besar dan jangan lupakan bagaimana tajamnya pisau tersebut.


Pietro lalu berjalan mendekat ke arah Tuan Frederico yang sudah mengeluarkan keringat dingin.


" Jangan Tuan, saya mohon, jangan!! ",, kata Tuan Frederico kepada Pietro.


" Saya cuma ingin menjalankan perintah dari Tuan Neo yang sudah berani membayar mahal saya Tuan Frederico ",, jawab Pietro kepada Tuan Frederico.


" Dan lagi pula, hakim seperti anda memang tidak pantas hidup, sebab tidak adil dalam menegakkan keadilan kepada orang yang tidak bersalah!! ",, kata Pietro lagi kepada Tuan Frederico.

__ADS_1


" Ampun Tuan, jangan bunuh saya ",, kata memohon Tuan Frederico kepada Pietro.


" Apa yang akan anda lakukan, jika ada keluarga korban yang memohon ampun kepada anda seperti ini,?? apa anda akan mengabulkan permohonannya itu, atau anda lebih mementingkan keluarga tersangka yang mau memberikan banyak uang kepada anda?? ", jawab Pietro kepada Tuan Frederico.


Tuan Frederico langsung saja terdiam mendengar perkataan dari Pietro.


Karena memang apa yang di katakan oleh Pietro benar adanya, Tuan Frederico seakan acuh dan tutup telinga ketika ada orang yang tidak bersalah dan memohon ampunan kepadanya.


Yang Tuan Frederico pikirkan, dia akan membela keluarga yang berani memberikan uang suap yang sangat banyak kepadanya.


" Tidak bisa menjawab bukan?? ",, kata Neo kepada Tuan Frederico.


" Tuan Neo, ampuni saya, saya mengakui kalau saya bersalah dan tidak adil kepada adik anda kemarin ",, kata memohon lagi dari Tuan Frederico kepada Neo.


Dan wala, akhirnya Tuan Frederico mengakui juga, jika dia bersalah kepada Neo.


" Apakah jika saya mengampuni anda, adik laki-laki saya bisa bangkit dari kuburnya dan hidup lagi bersama saya,?? tidak kan,?? jadi untuk apa saya harus mengampuni anda?? ",, jawab Neo kepada Tuan Frederico.


Tuan Frederico hanya bisa diam saja tidak mampu menjawab perkataannya Neo.


" Sudah Tuan Roderick jangan lama-lama lagi, lakukanlah sesuai dengan permintaan saya tadi ",, kata Neo kepada Pietro.


" Ok, dengan senang hati Tuan Neo ",, jawab Pietro kepada Neo.


Tuan Owen daritadi hanya mampu diam saja, sambil terus berpikir bagaimana caranya dia bisa kabur dari dalam penyekapan nya Neo dan Pietro.


Dan Tuan Owen juga merasa heran dengan semua anak buahnya yang tidak terlihat sama sekali daritadi di situ.


Iya wajar saja jika Tuan Owen tidak melihat semua anak buahnya, karena mereka semua sudah pada mati di tangan anak buah Pietro.


Tuan Owen pun juga daritadi terus memperhatikan serta mendengarkan semua percakapan dari Tuan Frederico bersama Neo dan Pietro.


Dan Pietro yang sudah mendapatkan perintah dari Neo, dia langsung saja memotong ke dua tangan Tuan Frederico dengan sangat santai sekali hingga darah mengucur deras membasahi lantai yang dia pijak dan juga bajunya.


Teriakan memilukan pun terdengar menggema dan begitu merdu sekali bagi Pietro dari suara Tuan Frederico.


Dan Tuan Owen, semakin ketakutan saja, ketika sudah melihat sendiri kekejaman Pietro yang seperti itu kepada Tuan Frederico.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2