
Dengan santai seperti sudah terbiasa Pietro berkeliaran didalam rumahnya dengan keadaan yang sedang tidak memakai pakaian sama sekali seperti itu.
Pietro yang sudah keluar dari dalam kamarnya, dia langsung saja berjalan menuju keruang pengobatannya untuk mengambilkan baju untuk Molly.
Pakaian yang masih berantakan semua diatas lantai itu membuat Pietro pusing sendiri.
Pietro memang hidup sendirian dirumah itu, namun Pietro tetap mengutamakan hal kebersihan dan kerapian.
Dan Pietro paling benci dengan hal-hal yang berantakan seperti itu.
" Tidak, ini aku harus buang, karena sudah terkena darah tada ",, kata Pietro sambil membolak-balikan tumpukan baju yang dibelinya tadi.
" Tidak,...........
" Tidak,............
" No, jika dia pakai ini bisa-bisa aku akan menerkamnya lagi ",, kata Pietro sambil mencarikan baju sesuai dengan seleranya.
Pietro terus membolak-balikkan baju tersebut, hingga semakin berantakan saja.
Berpindah keGreta sejenak.
Greta yang tadi sudah membuat arwah kedua pemburu tadi ketakutan, dia langsung saja berubah wujud menjadi wujud aslinya yang cantik dan manis.
Dan ketika rasa amarah yang ada didalam dirinya sudah hilang, Greta ingin sekali melihat Molly lagi yang masih berada didalam rumahnya siPietro.
Namun alangkah super terkejutnya Greta ketika dia sudah masuk kedalam ruang pengbatannya Pietro bukan Molly yang dilihat oleh Greta.
Melainkan Pietro yang sedang bertel4nj4n9 bulat sambil sibuk mencari baju untuk Molly.
" Astagaaaaaaaaaaaaaaaa........... ",, teriak dari Greta ketika dia melihat Pietro yang sedang tidak memakai pakaian sama sekali.
Sambil menutupi wajahnya, Greta langsung saja terbang kembali untuk keluar dari rumah siPietro.
" Tadi, apaan ya??, setan, hantu atau tarzan, atau juga siTuan yang punya rumah?? ",, kata Greta sambil mengusap dadanya.
" Coba aku lihat apakah mobilnya sudah ada didepan?? ",, kata Greta lagi sambil terbang kearah garasi mobil milik Pietro.
" Iya mobilnya sudah ada didalam garasi, itu artinya tadi siTuan yang sedang tidak memakai pakaian ",, kata Greta ketika sudah melihat mobil siPietro.
" Eeh tapi tadi sepertinya aku tidak melihat Molly didalam ruangan itu, terus dimana Mollynya ya?? ",, kata Greta sambil berfikir sejenak.
" Coba aku cari ah,......... ",, kata Greta dan dia langsung saja terbang lagi menembus dinding rumah siPietro untuk mencari Molly.
Sambil terus menahan rasa panas disekujur tubuhnya, Greta akhirnya bisa menemukan Molly sedang berada didalam kamar siPietro dengan keadaan yang sama tidak memakai pakaian sama sekali.
Dan hanya handuk saja yang melekat indah ditubuh Molly.
__ADS_1
Greta yang terkejut melihat keadaan dari Molly, dia langsung kembali lagi keluar dari dalam rumah untuk menetralkan fikirannya.
" Molly hanya memakai handuk saja, Tuan tadi tidak memakai pakaiannya sama sekali, apa itu artinya Molly dip3rk054 lagi sama Tuan itu?? ",, kata Greta sambil berfikir.
" Tidak-tidak............, aku tidak mau itu terjadi, eeeh memang sudah terjadi...........??, aduuuuh aku harus bagaimana ini.........?? ",, kata Greta sambil berterbangan tidak tentu arah diatas gentingnya siPietro.
Greta sungguh sangat kebingungan sekali untuk membantu Molly yang sedang seperti itu keadaannya.
Saking bingungnya Greta hanya bisa berterbangan saja seperti itu diatas atas rumahnya siPietro karena tidak bisa menemukan jalan keluarnya.
Dan untuk Pietro sendiri, setelah cukup lama membolak-balikkan tumpukan baju baru milik Molly yang dibelikannya tadi, akhirnya Pietro bisa menemukan juga baju untuk Molly.
Masih berjalan santai lagi, Pietro lalu kembali kedalam kamarnya untuk memberikan baju yang sudah diambilkannya itu kepada Molly.
Molly yang melihat Pietro sudah kembali lagi kedalam kamar, dia langsung saja memegang erat lilitan handuk yang dipakainya supaya tidak terlepas.
" Ini bajunya, dan segeralah pakai ",, kata Pietro sambil melempar baju berlengan pendek tadi kepada Molly.
" Terimakasih Tuan ",, kata Molly kepada Pietro sambil menangkap bajunya.
Sebelum memakai bajunya, Molly sejenak melihat baju yang dipilihkan oleh Pietro, karena bentuknya menurut Molly sangat aneh, dan ternyata Molly memang tidak menyukainya.
Dan Pietro yang melihat wajah tidak enak dipandang dari Molly, dia pun langsung saja bertanya kepada Molly.
" Ada apa dengan muka kamu dan baju yang sudah saya pilihkan?? ",, tanya Pietro kepada Molly.
Yah wajar saja jika Molly merasa aneh dengan baju yang dipilihkan oleh Pietro, sebab Pietro memilihkan baju model tanktop dan celana hotpants, ya mana pernah Molly memakai baju yang seperti itu.
Yang biasa Molly pakai, ya seperti dress, rok, dan sejenisnya, walau bentuknya sudah pada lusuh, karena sang Ayah yang tidak bisa membelikannya yang baru.
Pietro yang mendengar jawaban dari Molly, dia langsung saja merebut paksa baju tersebut dari tangan Molly dan membuat Molly semakin ketakutan saja.
Eh diwaktu Molly sudah mengigil ketakutan kepada Pietro, takut siPietro marah kepadanya, ternyata Pietro malah biasa saja kepada Molly.
" Ya sudah kalau tidak suka, tidak perlu dipakai, nanti kamu bisa memilih sendiri bajunya, sekarang bantu saya untuk mengganti sepraiku itu ",, kata Pietro dengan bernada biasa saja kepada Molly.
" Eeeh............??, i......iya baik Tuan ",, jawab Molly dengan terkejut kepada Pietro.
Pietro pun langsung saja mengeluarkan seprai plus selimut yang bersih dan baru yang ada didalam lemarinya.
Dengan keadaan yang masih tidak memakai pakaiannya dia berjalan kesana kemari dengan santainya dihadapan Molly seperti itu.
Bukan Pietro yang malu, melainkan Molly yang malu sendiri melihat tingkah Pietro yang santai saja tidak memakai pakaian sama sekali dihadapannya.
" Ini seprainya cepat bantu saya!! ",, kata Pietro kepada Molly sambil manaruh seprai baru tadi diatas ranjang.
" Eemm, Tuan..........?? ",, panggil Molly kepada Pietro.
__ADS_1
" Apa??!! ",, jawab Pietro sambil melepaskan seprai kotor yang ada diatas ranjangnya.
" Bisakah Tuan memakai pakaian anda dulu Tuan?? ",, kata Molly dengan sangat pelan-pelan sekali kepada Pietro, karena Molly takut Pietro tersinggung dengan perkataannya.
" Kenapa memangnya?? ",, jawab Pietro malah langsung berdiri didepan Molly.
Pietro yang berdiri tepat didepannya, membuat Molly langsung saja menunduk, namun si4l ketika Molly menunduk mata dia malah tidak sengaja melihat terong yang sedang bergelantungan indah ditangkainya sedang berk3dut secara teratur.
Reflek Molly langsung saja menggelengkan kepalanya karena fikiran li4r juga tiba-tiba menghampirinya.
" Kamu kenapa menggelengkan kepala kamu seperti itu, jika kamu ingin menyentuhnya, tidak apa-apa, silahkan ",, kata Pietro kepada Molly sambil menarik tangan Molly untuk dia taruh diatas roketnya.
" Tidak Tuan, saya permisi dulu mau mengganti seprainya ",, kata Molly langsung menarik paksa tangannya yang digenggam oleh Pietro tadi.
Pietro dalam diamnya ketika melihat tingkah dari Molly, dia langsung saja tersenyum miring sambil memperhatikan Molly yang sedang mencoba melepaskan seprai miliknya.
Molly yang menunduk sambil mencoba mengganti seprai, sarung bantal dan sarung guling, tanpa sadar belahan p***t miliknya terlihat jelas dimata Pietro.
Roket jumbo milik Pietro langsung saja semakin on seketika, ketika Pietro tidak sengaja melihat belahan p***t milik Molly dari belakang.
Berjalan pelan, super pelan sekali, sampai Molly tidak menyadari jika Pietro sedang berjalan kearahnya.
Tiba-tibaaaaaaaaa.............
" Aaaah Tuan, apa yang sedang anda lakukan, aaaaah ",, d354h dari Molly kepada Pietro.
Sebab ternyata Pietro ketika sudah sampai dibelakang tubuh Molly yang sedang menunduk membenarkan seprai diranjangnya.
Pietro langsung saja berjongkok dan men71l4t serta memasukkan lidahnya kedalam m155 ^ milik Molly dari arah belakang.
Sungguh kelakuan dari Pietro selain menyeramkan dalam hal membunuh, dia juga menyeramkan ketika sedang dikuasai n3f5u liarnya seperti itu.
" Aaaaaaahhh Tuan..........., aaaaaahhh ",, d354h terindah yang didengar oleh Pietro dari Molly.
Molly merasa ada sesuatu yang berbeda dari dalam tubuhnya, ketika dicum6u Pietro dari belakang seperti itu.
Molly ingin sekali menghindar dan melepaskan diri dari Pietro, tapi tanpa sadar dia bukannya lari malah semakin mempermudah pekerjaan dari Pietro dengan menaikan kedua kakinya diatas ranjang, seperti posisi menun991n9 tepat diwajah Pietro.
Dan Pietro pun alhasil semakin menggebu saja ketika merasa Molly menerima ajakan bercum6unya.
...✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨...
Hadeeeeuuuhhhhh😬😬😬😓😑
...🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️🛠️...
...***TBC***...
__ADS_1