
Pietro yang sudah keluar dari dalam kamarnya, dia langsung saja segera bergegas pergi dari dalam rumah tersebut.
Namun ketika Pietro baru saja turun dari atas tangga, dia tidak sengaja bertemu dengan Kak Ivar yang sedang ingin masuk kedalam kamarnya.
" Mau kemana kamu Pietro?? ",, tanya Kak Ivar kepada Pietro.
" Ada urusan sebentar diluar dengan seseorang ",, jawab singkat dari Pietro kepada Kak Ivar.
" Terus dimanakah Molly apakah dia tidak kamu ajak?? ",, tanya Kak Ivar lagi kepada Pietro.
" Molly sudah tidur Kak, Pietro titip dia sebentar, nanti Pietro kembali lagi kesini ",, jawab Pietro kepada Kak Ivar.
" Jangan membunuh lagi dan melakukan hal itu lagi ya Pietro ",, pesan dari Kak Ivar kepada Pietro.
" Iya ",, jawab singkat dari Pietro sambil berjalan berlalu keluar rumah.
Kak Ivar yang melihat Pietro tidak mempedulikannya, dia pun langsung melanjutkan langkah kakinya menuju kedalam kamarnya.
Sedang Freja sendiri, saat ini dia baru saja sampai digedung apartemennya.
" Terimakasih Gilbert, apakah kamu ingin mampir dulu disini?? ",, tanya Freja dengan berbasa basi kepada Gilbert.
" Oh tidak perlu Freja, nanti aku bisa mengganggu waktu kamu dan para sepupu kamu ",, jawab Gilbert kepada Freja.
" Baiklah kalau begitu, hati-hati dijalan ",, kata Freja lagi kepada Gibert.
" Iya, selamat malam Freja ",, kata Gilbert kepada Freja.
Dan Freja hanya melambaikan tangannya saja kepada Gilbert.
Setelah mobil yang Gilbert tumpangi sudah pergi dari hadapannya, Freja pun langsung saja bergegas masuk kedalam kamar apartemennya.
Sambil berjalan menuju kedalam lift, Freja lalu mencoba mengirimkan pesan kepada Pietro.
" Gilbert sudah pergi dari apartemenku Tuan, silahkan datanglah, dan saya akan dandan secantik mungkin untuk anda malam ini ",, balas dari Freja kepada Pietro.
Pietro yang sudah berada didalam mobil, dia hanya tersenyum miring saja ketika melihat balasan pesan dari Freja.
Pietro yang sudah berada diperjalanan, dia tidak langsung pergi menuju keapartemen Freja melainkan pergi kerumahnya terlebih dahulu.
Dan setelah mengendarai mobilnya untuk beberapa menit lamanya, akhirnya Pietro sampai juga didalam pekarangan rumahnya.
Tempat pertama yang Pietro tuju adalah ruang pengobatannya, karena dia ingin meracik sebuah ramuan yang pastinya efeknya sama dengan obat p3r4n954n9.
Sekitar setengah jam lamanya Pietro menumbuk dan menyiapkan cairan obat p3r4n954n9 itu, akhirnya dia selesai juga.
Setelahnya Pietro langsung membawa obat p3r4n954n9 hasil racikannya sendiri itu yang efeknya sangat dahsyat sekali untuk menemui Freja didalam apartemennya.
__ADS_1
Cuma butuh satu kali tetes saja bagi sang pemakai untuk membuat dirinya melayang dan ber941rah dalam berhubungan.
Pietro mengendarai mobilnya dengan sangat kencang sekali, supaya dia bisa segera sampai diapartemen milik Freja.
Dan cuma membutuhkan waktu singkat saja Pietro akhirnya sampai juga digedung apartemen milik Freja.
Pietro yang sedang berjalan kearah lift dia langsung saja mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Freja.
Freja yang sedang berada didalam kamar apartemennya dan melihat nama Pietro sedang menghubunginya, dia langsung saja dengan segera mengangkatnya.
" Halo Tuanhhh ",, kata Freja dengan suara yang dibuat mend354h.
" Saya sudah berada didalam lift, dilantai berapa dan kamar berapa apartemen kamu berada?? ",, tanya Pietro kepada Freja.
Freja semakin senang saja ketika mendengar perkataan dari Pietro tadi.
" Sungguh anda sudah berada didalam lift?? ",, tanya Freja kepada Pietro dengan suara yang terdengar sangat senang sekali.
" Iya ",, jawab singkat dari Pietro kepada Freja.
Freja pun dengan segera lalu menyebutkan lantai dan nomor kamarnya kepada Pietro.
Ketika Pietro sudah sampai dilantai dan kamar yang dia tuju, dia pun langsung saja masuk kedalam kamar apartemen tersebut, sebab Freja tadi mengatakan jika pintunya sengaja tidak dia kunci.
Ternyata Freja sudah menunggu Pietro diruang tamu apartemennya dengan cuma memakai lingerie seksi saja.
Dan ketika Pietro melihat penampilan dari Freja, dia pun langsung saja bersiul seperti laki-laki yang sangat terpesona kepada perempuan.
" Ayo duduk Tuan, saya sudah tidak sabar menunggu anda daritadi ",, kata Freja sambil menarik Pietro untuk duduk dishofa yang ada disitu.
Sedang Freja sendiri dia langsung saja duduk dipangkuan Pietro sambil mencoba membelai dada Pietro.
Disaat Freja ingin mencium Pietro, Pietro pun langsung saja menghindar dengan memberikan sebuah alasan.
" Nona Freja, apakah kamu menyukai wine, ini sudah saya bawakan wine terbaik yang saya punya untuk merayakan pesta kita malam ini?? ",, kata Pietro kepada Freja.
" Tentu saja saya suka Tuan, sebentar saya akan ambilkan gelasnya terlebih dahalu ",, jawab Freja kepada Pietro.
Setelahnya Freja langsung berlalu untuk mengambilkan gelas didalam dapur.
Sedang Pietro dia memilih mengamati seisi apartemen milik Freja.
Freja yang sudah mengambil dua gelas dari dalam dapur, dia pun langsung saja memberikannya kepada Pietro.
" Ini gelasnya Tuan ",, kata Freja kepada Pietro.
" Bisakah kita berpindah didalam kamar kamu saja?? ",, kata Pietro kepada Freja.
__ADS_1
" Tuan pasti sudah tidak sabar ya dengan saya ",, kata Freja dengan mem63l41 manja tubuh Pietro.
" Kamu benar sekali Nona ",, jawab Pietro kepada Freja sambil menampilkan wajah m35umnya.
Freja yang sudah sangat tidak sabar, dengan semangat dia langsung saja menuntun Pietro untuk berjalan kearah kamarnya.
Disaat Pietro dan Freja sudah masuk kedalam kamar, Pietro pun bertanya lagi kepada Freja.
" Apakah disini tidak ada camilan yang ingin kamu berikan kepadaku Nona, untuk menemani acara minum-minum kita malam ini?? ",, tanya Pietro kepada Freja sambil menuangkan wine kedalam gelas tadi.
" Oh tentu saja ada Tuan, sebentar akan saya ambilkan dulu ",, jawab Freja kepada Pietro.
Pietro hanya mengangguk saja kepada Freja, dan Freja langsung bergegas keluar dari dalam kamar menuju kedalam dapur lagi.
Sedang Pietro sendiri dia langsung saja menuangkan cairan ramuan p3r4n954n9 hasil buatannya tadi didalam gelas wine milik Freja.
Padahal satu tetes saja sudah cukup, tapi Pietro malah dengan sengaja memberikan satu botol penuh kedalam gelas wine itu, entahlah apa yang akan terjadi pada tubuh Freja nantinya, kita lihat saja dipart selanjutnya.
Freja yang sudah masuk lagi kedalam kamar sambil membawa beberapa camilan dia pun langsung saja duduk dipangkuan Pietro lagi ketika dia sudah menaruh semua camilan tadi diatas meja.
Pietro dengan sengaja merobek kasar lingerie yang dipakai oleh Freja dan hal itu membuat Freja semakin senang saja.
" Aaaaahhhhh, anda memang sangat berbeda Tuan, apakah anda mau ",, kata Freja kepada Pietro sambil m3r3m45 kedua bukitnya didepan Pietro.
" Nanti saja, mari kita minum dulu ",, jawab Pietro sambil memberikan gelas wine yang sudah berisi ramuan p3r4n954n9 tadi kepada Freja.
" Aaaaaaaaaaah Tuan, enaaak ",, kata Freja dengan sedikit terkejut ketika dia sedang minum tiba-tiba saja tangan Pietro memainkan kl1tor15nya.
Pietro tersenyum tipis ketika melihat Freja sudah menghabiskan satu gelas wine tadi.
" Apakah enak sayang?? ",, tanya Pietro sambil mencoba memasukkan jarinya kedalam lu64n9 milik Freja.
" Aaaah sangat enak sekali Tuanhhhh ",, jawab Freja kepada Pietro sambil memejamkan matanya.
Namun ketika Freja sedang menikmati tangan Pietro, tiba-tiba saja Pietro menghentikan aksinya itu dan berkata sesuatu kepada Freja.
" Nona, tunggu disini sebentar, saya kelupaan sesuatu didalam mobil, dan jika kita menggunakan itu saya jamin anda semakin merasa puas dengan permainan saya ",, kata Pietro kepada Freja.
" Benda apa itu Tuan?? ", tanya Freja kepada Pietro.
" Nanti kamu tahu sendiri, tunggu sebentar ",, kata Pietro berusaha menghindar dari Freja.
" Baiklah segeralah ambil, dan jangan lama-lama ya Tuanhhh ",, kata Freja dengan suara yang dibuat mend354h.
Pietro hanya mengangguk saja kepada Freja.
Dan setelahnya Pietro pun langsung saja bergegas keluar dari dalam kamar untuk bersembunyi disuatu tempat untuk melihat reaksi dari obat p3r4n954n9 yang dia campurkan tadi kedalam minuman Freja.
__ADS_1
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
...***TBC***...