
Disaat sang kurir pengantar makanan itu sedang sangat ketakutan, pandangan dia teralihkan dengan kedatangan dari King yang keluar sambil menggigit dompet tebal milik Pietro.
Ternyata King bisa juga disuruh oleh Pietro, bahkan dia mengambil barang sesuai perintah dari Pietro, yaitu untuk mengambil dompetnya.
Dan Pietro sendiri yang melihat King sudah datang sambil membawa dompetnya, dia langsung saja mengambil dompet tersebut dari mulut siKing.
" Ayo Tuan cepat aku sudah tidak tahan berada disini ",, kata batin dari sang kurir ketika melihat Pietro sedang menghitung uang.
" Ini lima ribu Leu ",, kata Pietro sambil menyerahkan uang kepada sang kurir.
Dan lima ribu Leu jika dirupiahkan menjadi empat juta delapan puluh ribu tiga ratus tiga puluh tiga rupiah.
" Totalnya cuma tiga ribu lima ratus Leu Tuan, kenapa anda memberikan sebanyak ini ",, kata sang kurir kepada Pietro.
" Sisanya untuk kamu, untuk mengganti celana kamu itu ",, jawab Pietro kepada sang kurir.
Dan ternyata kurir tersebut terkencing juga dicelananya, karena sudah tidak tahan menahan rasa takut didalam dirinya.
Sambil menerima uang tersebut, sang kurir mengambilnya dengan tangan yang sangat gemetaran sekali.
" Ba.......... baik Tuan te.........terimakasih ",, kata sang kurir kepada Pietro.
" Iya, sudah silahkan pergi darisini, karena saya mau masuk, jika masih mau berada disini silahkan saja ",, kata Pietro kepada sang kurir.
Setelah berkata seperti itu kepada sang kurir, Pietro langsung saja masuk kedalam rumahnya dan menutup pintu gerbangnya tanpa menunggu sang kurir untuk pergi terlebih dahulu.
Sedang sang kurir yang ditinggal masuk begitu saja oleh Pietro, dia yang ingin kembali kedalam mobilnya cara berjalannya pun dengan sangat gemetaran sekali.
" Ampun........ ampuni saya ",, kata sang kurir dengan sambil menangis.
Jarak mobil yang jaraknya cuma tiga langkah saja dari tempatnya berdiri seakan rasanya berada dijarak tiga ratus meter saja.
Sang kurir sambil gemetaran dan juga sambil menangis dia terus mencoba untuk berjalan kearah mobil kurirnya, namun rasanya tidak sampai-sampai juga dan sepertinya kakinya sangat sulit sekali untuk dia gerakan.
" Huwaaa ampuni saya....... saya ingin pulang ",, kata sang kurir dengan menangis sejadi-jadinya.
Hingga pada akhirnya sang kurir yang tidak kuat berjalan, dia harus merangkak supaya bisa segera masuk kedalam mobilnya.
Ketika sudah sampai disamping mobilnya, sang kurir tersebut langsung saja masuk kedalam mobil.
__ADS_1
Tangan yang gemetaran membuat sang kurir sangat kesulitan sekali untuk memasukan kunci kedalam lubang kuncinya, hingga harus terjatuh berulang kali.
Serasa ada yang ikut masuk kedalam mobilnya, sang kurir langsung saja menolehkan kepalanya ke kursi belakang mobil.
Namun didalam mobil tersebut tidak ada siapa-siapa selain dirinya.
Sungguh sangat kasihan sekali pengalaman yang dialami oleh sang kurir.
Sedang Pietro yang sudah masuk kedalam rumahnya, dia ingin melihat tingkah sang kurir dari CCTV yang ada didekat pintu gerbang.
Senyum psikopat yang sekarang Pietro tunjukkan ketika melihat kurir pengantar makanan itu sedang sangat ketakutan sekali didepan rumahnya.
Sungguh ternyata ada sisi jahilnya juga didalam diri Pietro kepada orang seperti sang pengantar makanan tersebut.
" Aku kerjai lagi saja dia??, kenapa dia daritadi tidak pergi dari depan rumahku ",, kata Pietro kepada dirinya sendiri.
Setelah berkata seperti itu, Pietro langsung saja keluar dari dalam rumahnya untuk mencari arwah yang ada disekitar rumahnya.
" Hei kalian berempat kesini!! '',, perintah Pietro kepada arwah yang selalu suka nongkrong diatas pagar tembok rumahnya.
Keempat arwah itu yang dipanggil oleh Pietro, mereka semua langsung saja terbang mendekat kearah Pietro.
" Iya sang King ",, kata salah satu arwah kepada Pietro.
" Kalian kerjai pengantar makanan itu, buat seolah-olah rumahku menghilang, biar dia mengira jika sedang mengantar makanan kedunia lain ",, perintah Pietro kepada keempat arwah tersebut.
" Baik sang King ",, jawab keempat arwah itu kepada Pietro dengan sangat menurut sekali.
Setelahnya keempat arwah itu langsung saja terbang kearah mobil pengantar makanan tadi.
Dan Pietro sendiri masuk lagi kedalam rumah sambil tertawa seperti tanpa dosa sudah membuat seseorang sampai terkencing dicelana seperti itu.
Sang kurir pengantar makanan yang sedang mengambil kuncinya yang terjatuh tadi, ketika dia menegakkan duduknya untuk mencoba menyalakan lagi mesin mobilnya, sekilas dia seperti tidak melihat rumah Pietro.
Itu semua adalah ulah dari keempat hantu tadi yang berdiri didepan mobil milik sang kurir.
" Lho rumah Tuan tadi kemana, kenapa sekarang tidak ada, jangan-jangan Tuan Pietro adalah manusia jadi-jadian?? ",, kata sang kurir sambil menajamkan penglihatannya kearah depan.
" Iya rumahnya tidak ada, Tuhan bantu saya untuk keluar dari hutan ini ",, kata sang kurir sudah pasrah, sebab dia sangat ketakutan sekali.
__ADS_1
Setelah sekuat tenaga mencoba menyalakan mesin mobil, akhirnya mobil tersebut bisa menyala juga dan segera sang kurir tersebut keluar dari dalam hutan tempat tinggalnya Pietro.
" Ampun lagi, besok aku tidak mau lagi disuruh untuk mengantarkan makanan ke alamat rumah Tuan Pietro, aku sudah kapok, lebih baik aku dipecat asal jangan disuruh mengantarkan makanan ke tempat ini lagi ",, kata sang kurir kepada dirinya sendiri.
" Jika takut besok aku temani Tuan ",, kata seseorang yang menyahut perkataan dari sang kurir tadi.
Kurir tadi langsung saja terdiam dengan ekspresi yang sangat terkejut sekali, karena tiba-tiba ada yang menyahut perkataannya.
Dengan perlahan sang kurir langsung mengalihkan pandangannya kearah kursi penumpang yang ada dibelakang untuk melihat siapa yang berani menyahuti perkataannya.
Dan ketika sang kurir sudah melihat kearah belakang, dia melihat ada hantu perempuan berwajah cantik dan manis sedang tersenyum sambil melambaikan tangannya kepadanya.
Sang kurir tersebut sontak saja langsung kehilangan arah dan langsung saja menabrak pohon yang ada diujung jalan yang menuju kearah hutan.
Kurir tersebut langsung pingsan seketika, sedang sang arwah atau hantu wanita itu langsung tertawa puas sudah bisa mengerjai sang kurir pengantar makanan.
Jika kita sudah merasa takut, justru hantu akan semakin suka dan senang.
Namun jika sebaliknya, para hantulah yang akan takut kepada kita dengan jiwa yang merasa berani.
Sedang kembali kePietro lagi.
Saat ini Pietro sedang menyiapkan semua makanan yang tadi sudah dibelinya diatas piring yang dia punya, sambil terus membayangkan tingkah dari sang kurir yang pastinya akan semakin sangat ketakutan sekali dengan ulah jahilnya.
" Aku ingin melihat apakah kurir itu pingsan atau tidak, karena tadi dia sudah sangat ketakutan sekali?? ",, kata Pietro sambil berbicara sendiri.
Ketika Pietro berbicara sendiri seperti itu, tiba-tiba saja keempat arwah tadi muncul didepan Pietro untuk memberikan laporan.
" Tuan, dia sudah pergi dari sini dan kami sudah melakukan sesuai perintah anda ",, kata salah satu arwah kepada Pietro.
" Dan dia saat ini sedang pingsan diujung jalan yang arah menuju kedalam hutan sini Tuan, karena baru saja dikerjai hantu perempuan penunggu jalan depan ",, kata dari arwah yang satunya lagi kepada Pietro.
Setelahnya keempat arwah tersebut langsung saja pergi, karena mereka tidak mau meleleh sebab, mereka semua sudah merasakan panas disekujur tubuhnya.
Pietro langsung saja tertawa dengan terbahak-bahak ketika semua para arwah itu sudah pergi dari hadapannya.
Sungguh selain kejam, dan tidak berperikemanusiaan serta tanpa mengenal rasa ampun, ternyata Pietro jahil juga.
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
__ADS_1
...***TBC***...