
Jika semua orang, terutama para petugas tenaga medis sedang pada sibuk menangani Molly, dan Pietro sedang sibuk tersenyum seperti orang gila kepada Molly.
Di situ, di antara mereka semua, ada salah satu arwah yang terus mengamati mereka semua di sudut ruangan tersebut.
Arwah itu sudah ada sejak Molly masuk ke dalam rumah sakit, dan dia senantiasa mengikuti Molly ke manapun Molly pergi, karena arwah itu memang di tugaskan untuk menjaga Molly.
Ketika kelahiran baby yang pertama yang berjenis kelamin laki-laki, jika Pietro dan Molly menyadari arwah tersebut, arwah itu menunjukkan wajah kesedihan yang mendalam.
Namun ketika kelahiran baby yang ke dua yang berjenis kelamin perempuan, sungguh arwah tersebut terlihat sangat senang sekali, senyum dia merekah dengan sangat lebar sekali, seraya berkata " Greta. "
Karena arwah tersebut yang berdiam diri di sudut ruangan sejak kemarin adalah Ansel.
Arwah laki-laki yang mencintai Greta, dan selalu mengikuti Molly semenjak Greta sudah pergi ke dunia yang semestinya.
Ansel pun juga selalu menjaga Molly dari para arwah yang ingin berniat jahat kepada Molly dan babyny, sesuai permintaan terakhir dari Greta.
Greta setelah bermimpi melihat sebuah cahaya putih yang menyilaukan mata, ketika Molly dan Pietro sudah kembali ke rumah mereka sendiri, Greta selalu menghabiskan waktunya berbicara serta mengajak Molly bermain, dan akan pergi jika sudah di usir oleh Pietro.
Semua itu Greta lakukan, karena dia takut jika dirinya sewaktu-waktu akan di jemput pergi oleh Malaikat dan tidak akan bisa menikmati waktunya lagi bersama Molly.
Namun selama bersama Molly, Greta tidak pernah menyinggung atau bercerita kepada Molly perihal mimpinya tersebut.
Satu minggu kemudian setelah pertanda mimpi tersebut, Greta seperti merasakan sesuatu yang tidak pernah dia rasakan selama ini di dalam tubuhnya.
Greta yang selalu kepikiran dengan mimpinya itu, terlebih lagi sekarang tubuhnya sudah mulai sedikit memudar, dia lalu segera mendatangi Molly dan Pietro yang pada waktu itu sedang menonton televisi di ruang Keluarga rumah mereka.
Ketika Molly melihat tubuh Greta yang transparan tidak seperti biasanya, Molly pun sedikit terkejut dan langsung bertanya kepada Greta.
" Greta kamu kenapa,?? kenapa tubuh kamu terlihat seperti semakin menghilang?? ",, tanya dari Molly dengan wajah yang sangat khawatir sekali kepada Greta.
Sebelum memulai bercerita, Greta tersenyum super manis sekali kepada Molly, sedang Pietro yang juga ada di situ, dia hanya diam saja sambil terus menatap ke arah Greta.
" Mungkin ini sudah saatnya aku pergi meninggalkanmu Molly ",, jawab dari Greta kepada Molly.
" Apa maksud dari perkataanmu Greta?? ",, tanya dari Molly kepada Greta.
Greta lalu menceritakan kepada Molly perihal mimpinya kemarin yang di datangi sebuah cahaya yang sangat menyilaukan sekali untuk mata.
Dan Greta juga bercerita jika cahaya itu adalah pertanda jika dirinya sebentar lagi akan di panggil oleh Tuhan ke alam yang semestinya.
Di situ Molly langsung saja meneteskan air matanya ketika mendengar cerita dari Greta.
" Apakah secepat itu kamu akan pergi meninggalkanku Greta,?? lalu jika kamu pergi, siapa yang akan menjadi teman aku lagi Greta?? ",, tanya dari Molly kepada Greta sambil meneteskan air matanya.
__ADS_1
" Kamu sudah punya Tuan kejam Molly, dia suami kamu sekarang, percayalah dia akan selalu menjaga kamu dan selalu menjadi teman terbaik untuk hidup kamu ",, jawab dari Greta kepada Molly sambil tersenyum manis.
" Pergilah dengan tenang Greta, dan terimakasih kamu selama ini sudah menjaga Molly dengan baik, hingga bisa membuatnya menjadi milikku seperti sekarang ",, kata Pietro kepada Greta dengan suara lembutnya.
Dan baru kali itu Pietro berbicara selembut itu kepada Greta.
" Terimakasih Tuan kejam, saya titip Molly ",, kata Greta kepada Pietro.
Sedang Molly, dia sudah menangis sejak tadi dengan tangisan yang cukup pilu.
" Janganlah menangis Molly, karena aku tidak akan selamanya pergi meninggalkanmu ",, kata Greta kepada Molly.
" Apa maksud dari perkataanmu lagi Greta?? ",, tanya dari Molly kepada Greta.
" Jika Tuhan mengijinkan aku untuk berreinkarnasi, ijinkanlah aku menjadi salah satu anak kembar kamu Molly, supaya kita bisa selalu bersama ",, jawab dari Greta kepada Molly.
" Iya, iya Greta aku mengijinkannya, aku mengijinkannya ",, jawab segera dari Molly kepada Greta.
" Terimakasih Molly, ingatlah satu hal Molly ",, kata Greta lagi kepada Molly.
" Jika benar aku berreinkarnasi ke dalam salah satu tubuh baby kembar kamu, aku mempunyai tahi lalat di pundak aku sebelah kiri ",, sambung lagi perkataan dari Greta kepada Molly dan masih di dengar jelas oleh Pietro.
" Pasti aku akan selalu mengingatnya Greta, pasti ",, jawab mantap dari Molly kepada Greta dengan terus berderai air mata.
" Tidak Greta,!! tidak!! ",, kata Molly kepada Greta.
" Selamat tinggal Molly, selamat tinggal Tuan kejam ",, kata Greta lagi sambil melambaikan tangan dengan bibir yang dia paksakan untuk tersenyum kepada Molly dan Pietro.
Dan setelahnya tubuh Greta pun benar-benar menghilang di hadapan Molly serta Pietro.
Molly yang sudah tidak bisa bersama Greta lagi di bumi ini, dia langsung saja menangis sejadi-jadinya hingga sampai tidak mau makan selama dua hari.
Pietro yang sangat mengerti sekali keadaannya Molly, jika Greta adalah sahabat hantu yang terbaik untuk Molly, Pietro terus memberikan semangat dan hiburan kepada Molly dengan gayanya yang khas dan kaku itu, supaya Molly tidak terlalu terpuruk lagi dengan keadaan dan bisa melepaskan Greta dengan tenang.
Hingga setelah kepergian dari Greta sekitar dua minggu lamanya, akhirnya Molly bisa menerima dengan ikhlas kepergian dari Greta untuk selamanya di bumi ini.
Greta sebelum menemui Molly dan Pietro, sebelumnya dia sudah menemui Ansel terlebih dahulu, ketika malam harinya dia merasakan firasat aneh di dalam tubuhnya.
Ansel yang pada saat itu di datangi oleh Greta dan mendengar Greta berpamitan kepadanya, dia langsung saja memeluk Greta dengan sangat erat sekali.
Ansel memeluk Greta, seperti dia tidak rela jika Greta akan benar-benar pergi meninggalkannya.
" Jaga Molly untukku Ansel, berdoalah kepada Tuhan semoga kita bisa bersama dalam wujud manusia nanti ",, pesan untuk Greta pada waktu itu kepada Ansel.
__ADS_1
" Dan ingatlah jika aku terlahir kembali ke tubuh salah satu baby kembarnya Molly, kamu sudah tahu sendiri apa saja yang aku punyai di dalam tubuhku ini?? ",, kata Greta kepada Ansel.
" Iya, aku ingat sekali apa saja yang kamu punya di dalam tubuh kamu ini Greta, salah satunya kamu mempunyai tahi lalat di pundak kamu sebelah kiri dan senyuman manis yang khas yang akan selalu aku ingat ",, jawab dari Ansel kepada Greta sambil mengusap wajah Greta dengan lembut sekali.
" Iya kamu benar Ansel, bahkan kamu mengetahuinya melebihi diriku sendiri ",, kata Greta kepada Ansel sambil tersenyum manis.
Ansel pun hanya tersenyum saja membalas perkataan dari Greta sambil terus mengusap pipi Greta dengan lembut.
" Selamat tinggal Ansel ",, kata Greta lagi kepada Ansel sambil memberikan kecupan sekilas di bibir Ansel.
Setelah itu Greta langsung pergi menghilang meninggalkan Ansel seorang diri yang sedang merasa bersedih.
Pertemuannya dengan Greta untuk terakhir kalinya, membuat Ansel merasa bersedih sepanjang hari, karena dirinya sudah di tinggal pergi terlebih dahulu oleh Greta dari bumi ini.
Sesuai pesan dari Greta, semenjak itu, Ansel selalu mengikuti Molly terus menerus ke manapun Molly pergi.
Ternyata tidak cuma kepada Ansel dan Molly saja Greta berpamitan pergi.
Greta setelah menemui Ansel dan sebelum menemui Molly, dia menyempatkan waktunya yang tinggal sedikit di bumi ini untuk bertemu sejenak dengan Kakak iparnya yaitu Linn.
Mendatangi melalui mimpi, Greta mengatakan kepada Linn perpisahan untuk terakhir kalinya dan berpesan kepada Linn untuk menyampaikan salam sayangnya kepada Ayah Janu, Mama Hanna dan juga sang Kakak yaitu Agler.
" Apakah ini kali terakhir kamu berada di dunia ini Greta?? ",, begitulah pertanyaan yang di ajukan oleh Linn kepada Greta.
" Iya Kak Linn ",, jawab dari Greta kepada Linn.
" Pergilah dengan tenang Greta, kami akan selalu menyayangimu ",, kata Linn kepada Greta dengan tulus.
" Jika Kakak dan semuanya ingin melihatku kembali, carilah Keluarga yang bermarga Roderick, karena di sana Greta akan terlahir kembali menjadi anak mereka ",, kata Greta kepada Linn.
Dan tiba-tiba saja Linn langsung terbangun dari tidurnya ketika Greta sudah berkata seperti itu kepadanya.
Linn setelah bangun dari tidurnya yang lelap, dia belum bisa mencerna dengan baik semua mimpinya yang bertemu dengan Greta.
Akan tetapi setelah Linn bercerita kepada salah satu temannya yang lebih tahu akan arti mimpi seperti itu, barulah Linn berani menceritakannya kepada Ayah Janu, Mama Hanna serta Kak Agler.
...๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ...
Lanjut part sebelah๐คญ.
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
...***TBC***...
__ADS_1