KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
KENZO


__ADS_3

Sepeninggalan dari Danish setelah selesai makan tadi, rumah Elina kembali sepi lagi seperti sedia kala.


Elina yang baru saja ingin berlalu menuju ke dalam kamarnya, dia di kejutkan dengan suara bell pintu rumahnya yang berbunyi.


Elina langsung saja mengurungkan niatnya yang ingin masuk ke dalam kamar dan memilih untuk membukakan pintu rumahnya.


Ketika pintu sudah di buka ternyata yang memencet bell pintu rumahnya adalah laki-laki tadi yang di buat Elina untuk menjadi calon suami pura-puranya di depan Gilbert.


" Tuan .... ",, kata Elina kepada laki-laki tersebut.


" Apakah kamu tidak mau menyuruhku untuk masuk Nona?? ",, tanya dari laki-laki tersebut kepada Elina.


" Oh, iya silahkan masuk Tuan ",, kata dari Elina kepada laki-laki itu.


" Akan saya buatkan minum dulu sebentar ",, kata Elina kepada laki-laki tersebut.


Laki-laki itu hanya tersenyum saja kepada Elina.


Dan setelahnya Elina langsung saja berlalu masuk ke dalam dapur untuk membuatkan minum untuk tamunya itu.


Sedangkan laki-laki tersebut sepeninggalan dari Elina, dia langsung mengalihkan pandangannya ke arah semua ruangan untuk melihat-lihat ada apa saja yang tertempel di dinding rumah Elina.


Tidak lama Elina pun keluar dari dalam rumah sambil membawakan secangkir jus jeruk yang di ambilnya tadi dari dalam kulkas.


" Silahkan di minum Tuan, maaf adanya cuma jus jeruk ",, kata Elina kepada laki-laki tersebut.


" Terimakasih ",, kata laki-laki itu kepada Elina.


Sebelum meminum jus jeruknya, laki-laki itu mencandai Elina dengan sebuah perkataan " Apakah minuman ini aman untuk saya minum?? ",, kata laki-laki tersebut kepada Elina.


" Hah?? ",, kata Elina kepada laki-laki tersebut.


" Tidak apa, lupakanlah ",, kata laki-laki itu kepada Elina sambil menikmati jus jeruk yang tadi.


Sedangkan Elina hanya diam saja sambil melihat laki-laki tersebut yang sedang meminum jus buatannya.


" Apakah kamu tidak mau mengetahui siapa nama saya Nona Elina?? '',, tanya dari laki-laki itu kepada Elina.


" Apakah saya harus mengetahuinya Tuan?? '',, tanya balik dari Elina kepada laki-laki tersebut.

__ADS_1


Laki-laki itu langsung saja tersenyum simpul mendengar pertanyaan dari Elina.


" Kalau anda tidak mau mengetahui nama saya, biar saya saja yang mengenalkan diri kepada anda Nona ",, kata laki-laki itu kepada Elina.


" Nama saya Kenzo Oktavio Nona Elina ",, kata laki-laki itu yang ternyata bernama Kenzo.


" Iya, ada apakah anda datang ke sini Tuan Kenzo, apa ada yang bisa saya bantu?? ",, tanya dari Elina kepada Kenzo.


Sebelum menjawab pertanyaan dari Elina, Kenzo pun tersenyum sangat manly sekali kepada Elina.


" Tidak ada, tidak ada apa-apa saya berkunjung ke sini Nona ",, jawab dari Kenzo kepada Elina.


" Tidak bolehkah saya berkunjung ke rumah calon istri saya sendiri?? ",, goda dari Kenzo kepada Elina.


Elina sedikit tercengang ketika Kenzo berani menggodanya seperti itu.


" Maaf Tuan '',, kata Elina kepada Kenzo.


" Untuk masalah itu, saya anggap sudah selesai Tuan, dan saya sangat berterimakasih sekali kepada anda, karena anda tadi sudah mau membantu saya dalam keadaan yang sangat tidak saya inginkan ",, kata Elina lagi kepada Kenzo.


" Jika saya belum mau menganggap masalah tadi sudah selesai bagaimana Nona?? ",, kata Kenzo kepada Elina.


" Tenang saja Nona, saya single, saya seorang duda dan juga tidak mempunyai seorang anak, jadi anda tenang saja tidak akan ada yang ingin memarahi anda jika berdekatan dengan saya ",, kata Kenzo kepada Elina.


Kenzo ini memang seorang duda, duda hot lebih tepatnya.


Seperti pada novel sebelah, Kenzo ini bisa di gambarkan seperti sugar dady atau seorang duda keren alias duren yang bisa membuat para kaum hawa bertekuk lutut karena kharismanya dan pesonanya.


Bercerai dengan istri pertamanya karena sudah tidak ada kecocokan, justru membuat Kenzo terlihat semakin matang saja karena baru saja menjadi seorang duda.


Dan beruntungnya Elina bisa berdekatan bahkan di datangi langsung oleh Kenzo yang mempunyai pesona sejuta umat itu.


Akan tetapi setampan-tampannya Kenzo, hati Elina tetap tertambat ke Gilbert seorang.


" Jika anda tidak mempunyai keperluan lagi dengan saya, silahkan anda pergi dari rumah saya Tuan, karena saya ingin beristirahat sudah malam ",, kata Elina dengan sopan kepada Kenzo.


Kenzo yang mendengar kata usiran dari Elina, yang baru pertama kali itu dia dengar di telinganya, dia langsung saja berjalan mendekat ke arah Elina dan langsung mengukung tubuh Elina di bawahnya.


" Apa yang ingin anda lakukan Tuan, cepat pergi dari sini!! ",, kata Elina kepada Kenzo sambil menahan dadanya Kenzo menggunakan ke dua tangannya.

__ADS_1


" Baru kali ini ada yang berani mengusir saya,!! dan anda membuang saya seenaknya sendiri setelah saya membantu anda tadi dari mantan kekasih anda yang sedang bersama kekasih barunya ",, kata Kenzo kepada Elina.


Elina sedikit tercengang mendengar perkataan Kenzo yang sangat benar sekali tebakannya.


" Bagaimana anda bisa tahu akan hal itu Tuan?? ",, tanya dari Elina kepada Kenzo.


Kenzo langsung saja menegakkan tubuhnya dari atas tubuh Elina sambil membalikkan badannya.


" Saya sudah sering berada di posisi seperti itu dengan mantan istri saya Nona Elina ",, jawab Kenzo kepada Elina.


" Dan pengalaman anda soal cinta tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan saya ",, kata Kenzo lagi kepada Elina.


Iya memang benar sih apa yang dikatakan oleh Kenzo, jika pengalaman Elina soal cinta tidak ada apa-apanya di bandingkan dengan Kenzo.


Bahkan umur Kenzo saja lebih tua dari Danish, bisa di bilang Kenzo seumuran dengan Kak Ivar.


" Tadi saya lihat, laki-laki itu masih menyimpan rasa cinta untuk anda Nona ",, kata Kenzo sambil membalikkan badannya menghadap Elina.


" Maksud anda Tuan?? ",, tanya dari Elina kepada Kenzo.


" Saya sangat tahu sekali bagaimana tatapan laki-laki yang masih ada rasa dengan seorang perempuan atau tidak ",, jawab dari Kenzo kepada Elina.


" Janganlah kamu terlalu percaya kepada apa yang baru saja kamu lihat, karena belum tentu apa yang kamu lihat itu sesuai dengan apa yang kamu pikirkan Nona ",, kata Kenzo lagi kepada Elina.


" Tidurlah, tutup semua pintu dan jendela, karena kamu wanita cantik yang berada di rumah sendirian, takutnya nanti saya khilaf dan masuk secara diam-diam ke dalam kamar kamu ",, goda dari Kenzo kepada Elina.


Setelah itu Kenzo memilih melangkahkan kakinya untuk pergi dari dalam rumah Elina, tanpa menunggu jawaban dari Elina terlebih dahulu.


Elina masih sedikit syok ketika dia mendengar jika Gilbert masih ada cinta untuknya.


Antara percaya dan tidak, tapi tidak bisa di bohongi ketika Kenzo berkata seperti itu, hati Elina merasa sangat senang sekali.


Ketika Elina mendengar mesin mobil milik Kenzo yang sengaja di gas kencang, di situlah Elina baru tersadar dari masa melamun sesaatnya itu.


Setelahnya, Elina langsung saja berdiri dari duduknya untuk menutup pintu rumahnya dan menguncinya juga.


Elina yang sudah mengunci pintu rumahnya, dia langsung saja bergegas masuk ke dalam kamar, untuk memikirkan setiap kejadian yang baru saja di alaminya hari ini.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2