
Ketika Pietro dan Molly berangkat berburu tadi King masih berada didalam rumah siPietro, namun ketika Pietro dan Molly sudah pergi sekitar setengah jam lamanya, King langsung saja kembali lagi kedalam kandangnya sendiri.
Dan itulah mengapa disaat Molly sudah duduk diruang tamu dia tidak melihat King sama sekali didalam rumah.
Molly yang merasa capek, dia langsung saja mencoba merebahkan badannya diatas shofa tersebut.
Berhubung badan dia juga sangat capek sekali, terlebih bagian tersensitifnya juga merasa seperti melebar karena terus-terusan diajak bercinta oleh Pietro, membuat Molly sangat cepat sekali lelap dalam tidurnya.
Pietro yang sudah sampai diruang tamu, dia langsung melihat Molly yang ternyata sedang tertidur dengan sangat lelap sekali.
Karena merasa kasihan kepada Molly takut jika Molly terjatuh nanti dari atas shofa, Pietro pun langsung saja menggendong Molly untuk dia pindahkan kedalam kamar mereka.
Setelahnya Pietro langsung saja kembali lagi kedalam dapur untuk menyimpan hasil masakannya tadi yang sudah selesai dia masak diatas meja makan rumahnya dan dia tutupi dengan tudung saji.
Pietro yang sudah menyimpan masakannya, dia langsung saja kembali lagi kedalam kamar.
Bukan untuk tidur bersama Molly, melainkan untuk mandi dan berganti pakaian.
Sedang Molly sendiri dia semakin lelap saja ketika dia sudah dipindahkan oleh Pietro keatas ranjang.
Disisi lain, tepatnya dirumah Kak Ivar.
Kak Ivar, Agnes dan juga Gilbert yang baru saja sampai rumah, mereka bertiga langsung saja masuk kedalam rumah.
Agnes pun juga sudah sadar dari pingsannya ketika diperjalanan tadi.
" Kak, Gilbert mau langsung kedalam kamar ya ",, kata Gilbert kepada Kak Ivar.
" Iya ",, jawab Kak Ivar kepada Gilbert.
Setelahnya Gilbert langsung saja segera masuk kedalam kamarnya sendiri yang ada dilantai dua rumah tersebut.
" Mah, Alva apa belum pulang, kenapa sepi sekali rumahnya?? ",, tanya Kak Ivar kepada Agnes.
" Alva belum pulang Ayah, masih dirumah Neneknya, disana ada sepupunya yang juga sedang berkunjung kerumah Mamah ",, jawab Agnes kepada Kak Ivar.
Untuk mengingatkan jika lupa, Alva sendiri adalah anak Kak Ivar dan Agnes yang sudah berusia enam tahun dan dia berjenis kelamin perempuan.
" Terus apa Alva tidak pulang malam ini Mah, kan besok dia harus bersekolah?? ",, tanya Kak Ivar lagi kepada Agnes.
Dan saat ini mereka berdua sudah berada didalam kamar mereka sendiri.
" Tidak, besok Alva libur, semua gurunya katanya sedang rapat ",, jawab Agnes kepada Kak Ivar.
__ADS_1
Kak Ivar langsung saja beroh ria ketika menanggapi perkataan dari Agnes tadi.
Setelahnya Kak Ivar ingin berlalu masuk kedalam kamar mandi untuk mandi sore.
Namun ketika Kak Ivar hampir saja sampai didalam kamar mandi, Agnes langsung saja memanggil Kak Ivar lagi.
" Ayah......... ",, panggil Agnes kepada Kak Ivar.
" Ada apa Mah, Ayah mau mandi gerah ",, jawab Kak Ivar kepada Agnes.
" Emm ............. tidak jadi, nanti sajalah, Ayah mandi saja dulu sana ",, jawab Agnes kepada Kak Ivar.
Kak Ivar hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah sang istri yang plinplan itu.
Setelahnya Kak Ivar benar-benar masuk kedalam kamar mandi untuk mandi.
Sedang dikamar sebelah, tepatnya didalam kamar Gilbert, Gilbertpun yang sudah masuk kedalam kamarnya, dia langsung saja membersihkan badannya didalam kamar mandi sekalian berganti baju dengan baju rumahannya.
Setelah itu Gilbert mencoba menghubungi temannya untuk mengajaknya nongkrong sebentar diCafe langganannya.
Karena Gilbert sedang merasa suntuk, sebab dia sendiri yang belum mendapatkan pasangan.
Sedang kembali kedalam kamar Kak Ivar lagi.
Kak Ivar yang sudah selesai mandi, dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi, dan masih melihat sang istri masih duduk didepan meja rias dengan sedikit melamun.
" Eh iya Ayah, ada apa?? ",, tanya Agnes kepada Kak Ivar dengan nada yang sedikit terkejut.
" Mamah melamun??, apa yang sedang Mamah fikirkan hmm?? ",, tanya Kak Ivar kepada Agnes dengan sangat lembut sekali.
" Mamah tidak melamun Ayah, hanya saja sedang berfikir ingin mengajak Molly dan Ito makan malam disini, bolehkah Ayah?? ",, jawab Agnes kepada Kak Ivar.
" Iya boleh, lagi pula kita juga sudah lama tidak makan malam bersama, terlebih sekarang sudah ada Molly, pasti akan sedikit lebih seru ",, kata Kak Ivar kepada Agnes.
" Beneran boleh Ayah??.......... ",, kata Agnes kepada Kak Ivar.
" Iya boleh ",, jawab Kak Ivar kepada Agnes.
Agnes pun yang mendengar jawaban dari Kak Ivar dia langsung saja merasa sangat senang sekali.
Dan hal itu membuat Kak Ivar menjadi sangat penasaran sekali, hal apa yang membuat sang istri menjadi sebahagia itu.
" Mamah sepertinya sedang senang sekali, ada apa Mah?? ",, tanya Kak Ivar lagi kepada Agnes.
__ADS_1
" Mamah cuma tidak sabar ingin segera mengobrol bersama Molly Ayah, rasanya melihat Molly Mamah seperti punya seorang adik perempuan, lihatlah wajah dia cantik tapi dia sangat lugu dan juga polos ",, jawab Agnes kepada Kak Ivar.
" Dan semoga saja Molly juga tidak satu spesies dengan Mamah ",, kata batin dari Kak Ivar untuk Agnes.
" Nanti suruh Ito menginap disini saja ya Ayah satu malam saja, iya Ayah???, bujuk Ito supaya mau ",, kata Agnes lagi kepada Kak Ivar.
" Iya nanti akan Ayah usahakan Mah, tapi jika Pietro tidak mau, Ayah tidak bisa memaksanya, bisa-bisa rumah peninggalan Ayah dan Mamah ini dirobohkan sama dia ",, jawab Kak Ivar kepada Agnes.
" Tidak apa-apa, yang terpenting dicoba saja dulu ",, kata Agnes kepada Kak Ivar dengan sangat senang sekali.
" Iya, sudah sana sekarang Mamah mandi dulu, sudah sore ",, kata Kak Ivar kepada Agnes.
" Sama Ayah ya........... ",, jawab Agnes kepada Kak Ivar sambil tersenyum menggoda.
" Ayah ini baru saja selesai mandi Mah, lihatlah badan Ayah masih basah seperti ini ",, kata Kak Ivar sambil menunjukkan badannya yang hanya terlilit handuk sepinggangya saja.
" Sudah ayooo, jangan pura-pura menolak ",, kata Agnes sambil menarik handuk yang dipakai oleh Kak Ivar, dan terlihatlah burung peliharaannya yang belum dikandangin.
Kak Ivar hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah sang istri yang sedikit agresif kepadanya.
Setelahnya akhirnya Kak Ivar mandi lagi bersama sang istri sekalian melakukan kegiatan indah mereka berdua didalam kamar mandi.
Sedang berpindah tempat kerumah Pietro lagi.
King yang dirasa sudah cukup lama berada didalam kandangnya, dia pun mencoba mengecek rumah Pietro lagi dengan masuk melalui pintu belakang.
Seperti biasanya, King seperti sedang berpatroli didalam rumah, karena takutnya ada penyusup yang masuk lagi kedalam rumah.
Pietro sendiri yang sudah selesai mandi, dan melihat Molly masih lelap dalam tidurnya, dia memutuskan untuk keluar dari dalam kamar.
Namun Pietro sedikit terkejut ketika sudah membuka pintu kamar, dia langsung melihat King yang sedang berada didalam rumahnya.
King yang melihat Pietro baru saja keluar dari dalam kamar, dia langsung saja mengauuum seperti menyapa sekaligus meminta makanan kepada Pietro.
Sebab biasanya jika Pietro baru saja pulang dari berburu, dia pasti akan membawakan makanan juga untuk King.
Itulah mengapa King langsung saja mengaum ketika melihat Pietro sudah pulang dari berburu.
Dan Pietro yang melihat King, dia langsung saja berjongkok didepan King.
" Aku hanya mendapatkan ikan dan burung kecil, dan itu hanya cukup untuk Molly, jika kamu lapar pergilah kedalam hutan dan berhati-hatilah ",, kata Pietro kepada King sambil mengusap manja rambut tebal yang ada dikepala King.
Seperti mengerti perkataan dari Pietro, King langsung saja berbalik badan dan langsung keluar lagi dari dalam rumah melewati pintu belakang untuk mencari makanan didalam hutan.
__ADS_1
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
...***TBC***...