
Molly dan Pietro masih berpelukan dalam keadaan seperti itu didalam sungai yang dangkal tersebut.
Mereka berdua masih menetralkan deru nafas mereka yang masih terengah-engah karena baru saja menyelesaikan kegiatan indah mereka tadi.
Bahkan roket jumbo milik Pietro masih menancap sempurna dim155 ^nya Molly.
Ketika dirasa Pietro sudah lebih baik keadaannya, dia lalu mencoba melepaskan pelukan Molly untuk melihat wajah cantik sang istri.
" Kakanda tergila-gila kepada My Queen ",, kata Pietro sambil menatap Molly dengan tatapan terpesona.
Entah kenapa saat ini Pietro dimata Molly dia terlihat sangat manis dan juga semakin tampan sekali.
Sehingga ketika Pietro berkata seperti itu kepadanya, Molly langsung saja tersenyum sangat manis sekali kepada Pietro.
Tatapan mereka saling terkunci, dengan tangan yang sedang mengusap pipi Molly Pietro pun mencoba mencium Molly lagi tepat dibibirnya dan langsung dibalas oleh Molly.
Namun Pietro dan Molly berciuman hanya sebentar saja, karena Molly melepaskan diri terlebih dahulu dari Pietro.
" Apakah itu artinya kita akan disini dan begini terus posisinya Kakanda?? ",, tanya Molly kepada Pietro dengan tiba-tiba.
" Tentu saja tidak, ayo kita segera pulang kerumah, karena lihatlah langitpun sudah mulai gelap ",, jawab Pietro kepada Molly.
Pietro setelah berkata seperti itu kepada Molly, dia langsung mencoba membantu Molly untuk bangun dari atas pangkuannya.
Setelah itu Pietro langsung menggandeng Molly untuk menuju kepinggir sungai dan memakai pakaian mereka lagi.
" Dimana celana d4l4mku??........... ",, kata Molly sambil mengalihkan pandangannya kesemua tempat untuk mencari benda yang dia cari.
Pietro yang sedang memakai pakaiannya lagi dan mendengar perkataan dari Molly, dia pun langsung saja mengahutinya.
" Biarlah jika hilang, dirumah juga masih banyak, jika kamu mau Kakanda bisa membelikanmu bersama pabriknya juga ",, jawab Pietro kepada Molly.
" Tapi aku tidak nyaman rasanya Kakanda, memakai celana tapi tidak memakai dalaman ",, jawab Molly kepada Pietro.
" Sudah pakailah dulu pakaian kamu My Queen ",, kata Pietro lagi kepada Molly.
Mendengar perintah dari Pietro, akhirnya Molly pun memakai pakaiannya kembali, namun tidak dengan celana d4l4mnya karena tidak tahu tadi dilempar kemana oleh Pietro.
Sambil menunggu Molly memakai pakaiannya kembali, Pietro langsung mengecek semua peralatan berburu yang dibawanya tadi.
Tidak lupa juga dengan ikan buruannya dan juga daging burung yang tadi sudah dibersihkannya.
" Ayo Kakanda aku sudah selesai ",, kata Molly dengan menahan rasa tidak nyaman di53l4k4n94nnya.
Pietro yang melihat Molly sudah selesai, tanpa aba-aba dia langsung saja menggendong Molly ala bridalstyle dan hal itu membuat Molly menjadi sangat terkejut sekali.
__ADS_1
" Kenapa Kakanda menggendongku lagi seperti ini?? ",, tanya Molly kepada Pietro.
" Tidak apa, katanya kamu tidak nyaman ",, jawab Pietro kepada Molly.
" Iya aku memang merasa tidak nyaman karena tidak memakai celana d4l4m, tapi aku semakin tidak nyaman lagi jika Kakanda menggendongku seperti ini ",, kata Molly kepada Pietro.
" Terus ............?? ",, tanya Pietro dengan sedikit kebingungan kepada Molly.
" Turunkanlah aku saja Kakanda, biar aku jalan sendiri saja, Kakanda sudah berat membawa semua peralatan Kakanda dan juga semua hasil perburuan tadi ",, jawab Molly kepada Pietro.
Pietro pun yang mendengar perkataan dari Molly, dia langsung saja menurunkan Molly dengan perlahan.
" Ayo Kakanda kita segera pulang ",, kata Molly kepada Pietro sambil langsung menggenggam tangan Pietro yang kosong.
Pietro langsung saja tersenyum tipis ketika Molly mau menggenggam tangannya tanpa dia suruh.
Setelah itu mereka berdua melangkahkan kaki mereka untuk kembali kerumah siPietro lagi yang sekarang sudah menjadi rumahnya Molly juga.
Berpindah kGreta sejenak.
Greta yang tadi sudah keluar dari rumah siPietro dia masih setia nangkring diatas genting rumahnya Pietro sambil terus menggerutu dan menetralkan rasa panas ditubuhnya.
Dan ketika Greta melihat semua Keluarga Pietro sudah pada keluar dari dalam rumah, dia pun mencoba terbang mendekat kearah Gilbert dan Kak Ivar yang sedang menggendong Agnes.
Kak Ivar yang mendengar gerutuan dari Gilbert, dia pun langsung saja menyahutinya.
" Sudah biarkan saja, kan kamu sendiri sudah tahu bagaimana sifat dari Kakak kamu yang itu ",, sahut dari Kak Ivar kepada Gilbert.
" Kamu mau kembali kekantor, apa mau langsung pulang kerumah Gilbert?? ",, tanya Kak Ivar kepada Gilber, ketika Kak Ivar sudah menaruh Agnes didalam mobilnya.
" Pulang sajalah, capek juga daritadi muter-muter mencari Gereja dan Pak Pendeta ",, jawab Gilbert kepada Kak Ivar.
" Iya terserah kamu saja ",, kata Kak Ivar kepada Gilbert.
Setelahnya baik Kak Ivar dan Gilbert mereka berdua langsung saja masuk kedalam mobil mereka masing-masing.
Sedang Greta yang ada disitu dan mendengar semua pembicaraan dari Gilbert dan Kak Ivar tadi, dia hanya bisa diam saja.
" Mendengar perkataan dari Gilbert tadi, aku rasanya jadi sedikit mengantuk, dan aku kan dari kemarin juga belum beristirahat ",, kata Greta sambil menguap.
" Aku istirahat dulu sajalah, lagipula Molly sekarang sudah punya suami, rasanya sungkan saja jika mengganggu Molly jika sedang bersama Tuan kejam itu ",, kata Greta lagi pada dirinya sendiri.
Setelahnya Greta langsung terbang dari halaman rumah siPietro menuju kesebuah pohon yang tidak jauh dari rumah Pietro.
Greta tertidur dipohon tersebut dengan sangat nyenyak sekali, membuat dia sampai tidak tahu jika Molly sedang keluar dan diajak berburu oleh Pietro setelahnya.
__ADS_1
Dan untuk Molly serta Pietro sendiri mereka berdua saat ini baru saja sampai dihalaman rumah mereka.
Molly yang capek dia langsung saja duduk diteras rumah.
" Ayo masuk, jangan duduk disini, sudah hampir gelap ",, ajak Pietro kepada Molly yang sedang duduk dilantai teras.
" Oh eh iya Kakanda ",, jawab Molly kepada Pietro.
Setelah itu Molly langsung saja mengikuti Pietro yang sudah masuk kedalam rumah.
Rumah Pietro sendiri juga mempunyai pagar dinding tembok yang menjulang tinggi nan kokoh sekali dari semua sisi.
Itu semua Pietro lakukan karena dia mewaspadai jika ada hewan liar yang masuk kedalam rumahnya.
Molly yang sudah sampai didalam rumah, dia langsung saja duduk dishofa ruang tamu sambil menahan rasa sakit dibagian 53l4k4n94nnya.
" Iiiisssssh, perih sekali rasanya punyaku, dan hari ini dia mengajakku berc1nt4 sudah tidak terhitung jumlahnya, itunya dia apa tidak capek sih mengeras terus!!! ",, gerutu dari Molly sambil menahan rasa perih dibagian 53l4k4n94nnya.
Sedang Pietro sendiri dia yang tadi sudah masuk kedalam rumah, dia langsung saja menuju kedalam dapur rumahnya.
Pietro bisa dibilang jarang sekali membawa hasil buruannya kerumah terlebih ikan dan burung.
Jika tangkapan buruannya besar dia pasti akan membawanya pulang, tapi tidak untuk ikan, pasti dia akan makan ditempat didekat sungai tadi.
Sebelum membersihkan ikan tangkapannya, Pietro langsung saja melepaskan semua perlengkapan perburuannya serta baju yang dipakainya dan hanya menyisahkan celana pendeknya saja.
Setelahnya Pietro langsung membersihkan ikan tadi beserta burung yang didapatnya juga.
Pietro begitu lihai sekali membersihkan hasil buruannya tanpa merasa 7171k sama sekali.
Karena sudah terbiasa hidup dihutan dan sudah terbiasa juga memasak untuk dirinya sendiri, dengan cekatan Pietro langsung saja membumbui semua ikan tadi beserta burung yang didapatnya dengan bumbu-bumbu daun dan rempah-rempah yang didapatkannya tadi didalam hutan.
Setelahnya Pietro langsung saja memanggang dan membakar hasil buruannya tadi menggunakan alat bakaran dan panggangan yang dia punya.
Walau bumbunya sangat sederhana sekali, tapi jangan ditanya bagaimana rasanya, tetap saja enak karena semua ikannya masih fresh semua.
Tidak terasa juga Pietro menghabiskan waktunya untuk memasak sekitar satu jam lamanya.
Dan ketika Pietro merasa Molly tidak ada suaranya dan juga tidak mencoba mendekatinya, membuat Pietro menjadi sangat penasaran sekali.
Pietro langsung saja meninggalkan semua masakannya tadi yang sudah matang itu untuk mencari keberadaan dari Molly yang ternyata sedang tertidur dishofa ruang tamu.
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
...***TBC***...
__ADS_1