KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
OO GILBERT KETAHUAN


__ADS_3

Seperti sebuah pertandingan dan pertarungan dari semua orang itu Keluarga Roderick.


Kak Ivar yang sedang sakit dia hanya bisa diam saja sambil terus memperhatikan semua Keluarganya, bukan semuanya sih, lebih tepatnya Pietro, Agnes dan juga Gilbert saja yang sedang mencoba mencari kelinci yang hilang itu.


" Ra61tch, 61tch, ra61tch where are you ",, panggil dari Gilbert kepada ke dua kelinci tersebut.


Agnes yang mendengar panggilan kelinci dari Gilbert, dia pun reflek langsung melempar sandal yang dia pakai ke arah Gilbert dan berhasil mengenai punggungnya.


Kak Ivar, Molly, Mama Jaena dan juga Alva yang melihat tingkah dari Agnes kepada Gilbert, mereka semua langsung saja tertawa.


Dan Gilbert tentu saja langsung mengaduh karena terkejut sebab di timpuk sama sandal seperti itu.


" Ini sandal Kak Agnes, Kak Agnes kepada melempariku sandal seperti ini sih!! ",, gerutu dari Gilbert kepada Agnes.


" Lagian kamu mau mencari kelinci apa 74l4n9, kenapa malah manggilnya ra61tch bukan rabbit!! ",, jawab dari Agnes kepada Gilbert.


Gilbert langsung saja tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan dari Agnes tadi.


" Iya siapa tahu ada 61tch yang bersembunyi di balik semak-semak ini Kak ",, jawab dari Gilbert kepada Agnes masih sambil tertawa.


" Nanti aku kan bisa ikut menyusul ke semak-semaknya jika ada 61tch di sana ",, lanjut lagi perkataan dari Gilbert kepada Agnes.


" Dasar kamu ini ",, kata Agnes kepada Gilbert.


Kak Ivar yang melihat tingkah adiknya tidak ada sikap dewasanya sama sekali, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.


" Ehem ... ",, dehaman dari seseorang dan langsung mengalihkan pandangan dari semua orang.


" Kak Pietro curang!! ",, marah dari Gilbert kepada Pietro.


Yaps orang yang berdeham tadi adalah Pietro yang sudah berhasil menangkap satu ekor kelincinya.


" Waaaah asik, pesawat jet, rambut botak ",, kata Agnes dengan sangat senang sekali.


Gilbert langsung menatap Agnes dengan tatapan mautnya, namun Agnes yang di tatap seperti itu oleh Gilbert, dia hanya menjulurkan lidahnya sambil menggoda Gilbert.


Setelahnya Gilbert mencoba lebih giat lagi mencari kelinci yang satunya.


Akan tetapi ketika Gilbert sedang sibuk mencari, dan semua orang juga ada yang sedang memperhatikan, tiba-tiba saja pandangan mereka semua teralihkan oleh seorang wanita yang baru saja turun dari dalam mobil.


Gilbert yang sedang mengintip di balik semak-semak, tentu saja dia tidak mengetahui kedatangan dari wanita cantik tersebut.


Namun tidak dengan yang lain, mereka semua langsung menatap heran kepada wanita cantik tersebut, sebab mereka tidak ada yang mengenalnya.

__ADS_1


" Maaf permisi, apakah ini kediaman dari Keluarga Roderick?? ",, tanya dari wanita cantik itu kepada Kak Ivar dan semua orang.


" Iya Nona, saya Kakak mereka semua, apa ada yang bisa saya bantu, atau anda mau mencari siapa?? ",, tanya dari Kak Ivar kepada wanita tersebut.


" Saya sedang mencari yang namanya Gilbert Roderick Tuan, apakah dia ada di sini?? ",, tanya dari wanita tersebut kepada Kak Ivar dan semua orang.


" Itu dia orangnya sedang masuk ke dalam semak-semak ",, bukan Kak Ivar yang menjawab melainkan Pietro.


" Boleh minta tolong untuk panggilkan dia Tuan ",, kata wanita cantik itu kepada Pietro.


" Sebentar ",, jawab Pietro kepada wanita tersebut.


Wanita itu pun hanya tersenyum ramah saja kepada Pietro.


Setelahnya Pietro langsung berjalan ke arah semak-semak tempat Gilbert sedang sangat bersemangat sekali mencari kelinci yang satunya.


Pietro yang sudah sampai di dekat Gilbert, dia langsung saja menendang p***t Gilbert yang sedang menun991n9, hingga membuat Gilbert langsung tersungkur ke depan.


Semua orang termasuk wanita cantik tadi langsung mentertawakan ulah Pietro kepada Gilbert.


Dan Gilbert yang di perlakukan seperti itu oleh Pietro, dia langsung saja marah-marah.


" Aduh sakit sekali ",, kata Gilbert sambil mengusap bajunya yang sedikit kotor.


Dan Gilbert yang mengerti kode mata dari Pietro, dia pun langsung saja mengalihkan pandangannya ke arah yang di tuju.


Ketika Gilbert sudah mengalihkan pandangannya, dia di buat sangat terkejut sekali.


" Eh Elina ",, kata Gilbert dengan sangat terkejut sekali.


" Ko kamu tahu rumah saya?? ",, kata Gilbert sambil berjalan mendekati Elina.


" Namanya Elina, sama seperti nama Mamanya Molly ",, kata Molly ketika mendengar nama Elina.


Yaps wanita cantik yang mencari Gilbert adalah Elina Hedy, sang pembalap cantik yang sedang di dekati oleh Gilbert.


" Siapa dia Gilbert?? ",, tanya dari Kak Ivar kepada Gilbert.


" Maaf saya belum memperkenalkan diri ",, kata Elina dengan sopan kepada Kak Ivar dan semua orang.


" Perkenalkan nama saya Elina Hedy ",, kata dari Elina lagi memperkenalkan diri kepada semua orang.


" Apa kamu seorang pembalap?? ",, tanya dari Pietro kepada Elina.

__ADS_1


" Bagaimana anda bisa tahu Tuan?? ",, tanya balik dari Elina kepada Pietro.


" Dari gelang yang anda pakai, sebab gelang-gelang seperti itu hanya di pakai oleh para pembalap saja, dan di desain khusus oleh para tim mereka ",, jawab dari Pietro kepada Elina.


" Iya Tuan, anda benar sekali, setiap pembalap mempunyai ciri khasnya masing-masing, dan gelang ini memang di buat oleh semua anggota tim saya ",, kata dari Elina kepada Pietro.


" Waaah hebatnya kamu Nona, wanita jadi pembalap, jika nanti yang menjadi suami kamu, dan dia berani berselingkuh dari kamu, lindas saja asetnya biar gepeng sekalian ",, kata Agnes menyahuti perkataan dari Elina.


Elina langsung saja tertawa mendengar perkataan dari Agnes.


Sedang Gilbert entah kenapa dia malah reflek memegangi ninut-ninutnya.


" Kita kenapa malah mengobrol di luar sih, ayo kita pada masuk ke dalam dulu ",, kata Mama Jaena kepada semua orang.


Semua orang pun langsung saja pada masuk ke dalam rumah, tepatnya ke ruang tamu untuk mengobrol bersama Elina.


" Bagaimana kamu bisa tahu alamat rumah saya Elina?? '',, tanya dri Gilbert kepada Elina.


" Dari kartu nama yang anda berikan Tuan Gilbert ",, jawab dari Elina kepada Gilbert dengan ramah.


" Dan kamu ada apa datang ke rumah saya, apa ada yang bisa saya bantu lagi?? ",, tanya dari Gilbert lagi kepada Elina dan masih di dengar oleh semua orang yang ada di situ.


" Ini Tuan Gilbert, saya mau mengembalikan mobil anda, terimakasih ",, jawab dari Elina sambil menyerahkan kunci mobil di atas meja.


" Mobil Gilbert apa anda yang membawa Nona?? ",, tanya dari Kak Ivar kepada Elina.


Gilbert yang mendengar pertanyaan dari Kak Ivar kepada Elina dia langsung saja tersenyum malu.


" Iya Tuan, saya meminjamnya sebentar, karena mobil saya sedang ada di bengkel, dan di rumah tidak ada mobil sebab mobil milik Kakak saya sedang di pinjam oleh temannya ",, jawab dari Elina kepada Kak Ivar.


" Sebenarnya saya sudah menolak Tuan, namun Tuan Gilbert yang memaksa saya untuk membawa dulu mobilnya ",, lanjut lagi perkataan dari Elina kepada Kak Ivar.


" Oh, jadi bengkelnya pindah di rumah anda iya Nona, sebab kemarin Gilbert saya tanya, mobilnya ko tidak ada satu ada dimana, dan dia jawab sedang dia masukin ke bengkel ",, jawab dari Kak Ivar kepada Elina.


Elina langsung saja tersenyum, namun tidak dengan Gilbert yang merasa malu, karena dia sudah ketahuan berbohong kepada sang Kakak.


Karena memang kemarin ketika Gilbert pulang menggunakan taksi, dan mobil di dalam garasi milik Gilbert tidak ada satu, Gilbert ketika di tanya Kak Ivar, dia menjawab jika mobilnya sedang di reparasi di dalam bengkel.


Sekarang dia ketahuan, o...o entah hukuman apa yang akan di berikan oleh Kak Ivar kepada Gilbert.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2