KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
AGNES MEMBAGONGKAN


__ADS_3

Membahas Elina lagi, Elina ketika sudah sampai di sirkuit yang biasanya dia datangi.


Dia pun langsung saja bersiap-siap memakai baju khas yang biasanya dia pakai untuk melakukan pertandingan mobil.


Ketika sudah selesai, Elina pun langsung saja berjalan menuju ke arah garasi mobil yang biasanya dia pakai juga.


Ketika Elina baru saja membuka pintu mobilnya, tiba-tiba saja ada yang memanggil namanya.


Sontak saja Elina langsung mengurungkan niatnya itu untuk masuk ke dalam mobil, untuk melihat terlebih dahulu siapakah orang yang sedang memanggilnya.


Melihat Lukelah orang yang sedang memanggilnya sambil berjalan ke arahnya, mood Elina pun semakin buruk saja.


" Ada apa anda datang menyusul saya ke sini?? ",, tanya dari Elina kepada Luke.


" Tidak bolehkah saya datang ke sini untuk melihat calon istriku sedang berlatih?? ",, jawab tenang dari Luke kepada Elina.


" Huh!! ",, kata Elina sambil tersenyum miring.


" Calon istri ",, kata Elina lagi kepada Luke.


" Anda pikir saya mau menikah dengan anda?? ",, sambung perkataan dari Elina kepada Luke.


" Jangan bermimpi,!! karena sampai kapan pun saya tidak akan mau menikah dengan anda Tuan Luke yang terhormat ",, kata Elina lagi dan lagi kepada Luke.


Luke yang mendengar perkataan dari Elina, dia bukannya marah malah langsung tersenyum miring.


Karena dia merasa tertantang dengan sikap Elina yang sangat dingin dan acuh kepadanya.


Tidak seperti para wanita yang sering melihatnya, akan selalu bersikap malu-malu dan sok cantik di hadapannya.


Namun Elina berbeda, dia apa adanya dan penuh tantangan, itu yang di rasakan oleh Luke ketika berbicara berdua seperti sekarang bersama Elina.


Luke lalu semakin mendekatkan lagi langkah kakinya ke arah Elina sambil tersenyum miring penuh kharisma.


Akan tetapi setampan apapun wajah Luke, Elina bukan tipe wanita yang mudah jatuh cinta kepada laki-laki, jika di dalam hatinya tidak ada rasa ingin di cinta olehnya.


" Saya merasa tertantang dengan sikap anda Nona Elina ",, kata Luke ketika dia sudah berada di depannya Elina.


" Tidak ada seorang pun wanita yang bersikap seperti ini kepadaku Nona Elina ",, kata Luke lagi sambil menatap lekat Elina.

__ADS_1


" Sebagai laki-laki saya pasti merasa bodoh jika tidak bisa menakhlukkan wanita seperti anda Nona ",, lanjut terus perkataan dari Luke kepada Elina.


" Jadi siap-siap saja anda menerima saya sebagai calon suami anda nanti ",, kata Luke lagi dan lagi kepada Elina.


Sebelum menjawab semua perkataan dari Luke tadi, Elina tersenyum miring terlebih dahulu kepada Luke.


" Jika anda bisa mengambil hati saya dan menggantikan nama kekasih saya di dalam hati saya, ok saya bersedia menjadi calon istri anda Tuan Luke ",, kata Elina kepada Luke.


" Tapi maaf,!! saya bukan tipe wanita yang mudah berpaling jika sudah menemukan seseorang yang membuatku nyaman ",, kata Elina lagi kepada Luke.


"Jadi, lebih baik anda mundur saja dari sekarang, atau anda akan merasa patah hati di belakang ",, lanjut terus perkataan dari Elina kepada Luke.


Setelah puas menjawab perkataan dari Luke, Elina langsung masuk ke dalam mobil balapnya dan memakai helm khusus miliknya itu.


Sambil menancap gas yang cukup kencang, Elina pun langsung meninggalkan Luke yang sedang menatap kepergiannya dengan senyum miring yang penuh arti.


" Aku suka tantangan, dan sepertinya aku mulai jatuh cinta dengan kamu Elina ",, kata Luke untuk Elina yang sudah memasuki arena sirkuit.


Setelah itu Luke langsung pergi meninggalkan arena sirkuit itu, meninggalkan Elina yang sedang meluapkan emosinya karena sikap ke dua orang tuanya dan sikap dari Luke tadi.


Dua putaran Elina masih merasa tidak cukup, tiga, empat, lima hingga akhirnya sekitar delapan putaran Elina sudah merasa puas.


Para kru dan anggota tim yang melihat mobil Elina terguling-guling di tengah-tengah arena sirkuit, mereka semua langsung saja bergegas menghampiri Elina.


Untung saja Elina tidak mengalami luka yang cukup serius, cuma beberapa luka lecet dibagian tangan dan juga wajah cantiknya itu.


" Aaaaarrrrgggghhhhhh!!! ",, marah Elina sambil membanting helm yang di pakainya.


" Hari ku benar-benar buruk hari ini!! ",, kata Elina sambil terus bejalan ke arah ruang ganti bajunya.


Ketika sudah sampai di ruang ganti bajunya, Elina pun langsung melihat jam yang menempel di dinding yang ada disitu, yang ternyata sudah menunjukkan pukul empat sore.


" Astaga sudah sore ternyata, aku harus segera bersiap-siap sekarang ",, kata Elina berbicara sendiri.


Setelahnya Elina langsung saja pergi dari arena sirkuit tersebut untuk menuju ke sebuah salon yang plus ada butiknya.


" Aku tidak mau pulang ke rumah, pasti Ayah sama Mama masih berada di rumah ",, kata Elina berbicara sendiri di dalam taksi yang di tumpanginya.


Sesampainya di tempat yang dia tuju, Elina langsung memilih baju yang menurutnya cocok namun masih terlihat sopan untuk di buat datang ke rumah Kak Ivar.

__ADS_1


Selesai itu semua, Elina meminta untuk di make up sederhana namun terlihat cantik kepada pemilik salon.


Elina yang sudah cantik, dan dia juga sudah siap, akhirnya Elina pun langsung segera pergi kerumah Kak Ivar menggunakan taksi lagi, sebab mobil miliknya belum di selesai di perbaiki di bengkel.


Elina sampai di rumah Kak Ivar ketika waktu hampir menunjukkan pukul enam sore.


Agnes yang membukakan pintu untuk Elina pun, dia sampai menatap Elina dari atas sampai ke bawah.


Dan pandangan dari Agnes kepada Elina, membuat Elina merasa malu serta juga merasa percaya diri sekali.


Karena Elina merasa malam itu memang benar-benar sangat cantik sekali.


" Halo Nyonya Agnes ",, sapa ramah dari Elina kepada Agnes.


" Apakah anda Nona Elina?? ",, tanya dari Agnes kepada Elina.


" Iya saya Elina yang tadi pagi datang ke sini ",, jawab ramah dari Elina kepada Agnes.


" Penampilan anda sangat berbeda sekali sekarang ",, kata Agnes lagi kepada Elina.


" Terimakasih Nyonya ",, kaya Elina dengan sedikit malu-malu kepada Agnes sambil tersenyum manis.


" Terimakasih untuk apa ya?? ",, tanya dari Agnes kepada Elina.


" Eh?? ",, Elina dibuat bingung dengan pertanyaan dari Agnes tadi.


" Hari ini anda sangat berbeda sekali penampilannya Nona, karena tadi pagi wajah anda terlihat sangat mulus, tapi sekarang banyak luka lecet di mana-mana, apakah tadi sebelum ke sini anda mencium aspal jalan dulu Nona Elina?? ",, kata Agnes kepada Elina.


Gubrak.!!


Elina kira Agnes akan memuji penampilannya karena sudah berdandan cantik untuk datang ke rumahnya.


Namun ternyata Agnes malah mengomentari wajahnya yang penuh lecet karena kecelakaan ketika di sirkuit.


Agnes sampai speechles sambil membuka mulutnya ketika mendengar perkataan dari Agnes tadi yang sangat jauh dari ekspetasinya.


Sungguh benar-benar sebelas dua belas dengan Pietro dan juga Gilbert sifat dari Agnes tadi, sangat pandai sekali membuat hati orang lain terluka dan patah hati karena ucapannya.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2