KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
KING


__ADS_3

Kedua pemburu itu sangat terpukau sekali dengan kecantikan dari Molly yang tidak pernah mereka lihat selama hidup mereka.


Sungguh kecantikan dari Molly membuat kedua pemburu itu bagaikan tersihir dengan kecantikannya.


Dan Molly sendiri dia sudah mengeluarkan air mata ketakutannya sejak tadi.


" Mau kemana cantik?? ",, kata pemburu A kepada Molly yang berusaha berjalan mundur dengan tertatih.


" Siapa dulu ini bro, kamu apa aku?? ",, kata pemburu B kepada pemburu A.


" Aku dulu bagaimana??, setelah itu baru kamu, karena aku sudah tidak sabar ingin menikmati tubuh indah dari gadis itu ",, kata licik dari pemburu A kepada pemburu B.


" Ok tidak masalah, mau pertama atau kedua, rasanya juga sama saja ",, jawab pemburu B kepada pemburu A.


Pemburu A yang mendengar jawaban dari pemburu B dia langsung saja mengajak bertos ria kepada pemburu B.


" Tuan, tolong jangan apa-apakan saya ",, kata Molly dengan wajah memelasnya kepada kedua pemburu itu.


" Hei tenang Nona, kami tidak akan mengapa-apakan kamu,...... justru sebaliknya kami akan mengajak kamu bermain, bermain mainan yang menyenangkan ",, kata pemburu A kepada Molly dengan menampilkan wajah m35umnya.


" Tidak Tuan, jangaaaaaan............ ",, kata Molly sambil terus berjalan mundur menghindari pemburu A.


Namun pemburu A dia tidak mempedulikan ratapan pilu dari Molly kepadanya, dan pemburu itu malah terus melangkah maju kedepan untuk menangkap tubuh dari Molly, dan hap............


Akhirnya dengan sigap pemburu A bisa menangkap juga tubuh Molly dengan mudah.


" Aaaaaaaaaaaa, ampun tuan ",, kata Molly kepada pemburu A sambil berteriak ketika tubuhnya berhasil ditangkap oleh pemburu tersebut.


" Hahahahahahahaha............. akhirnya aku mendapatkan perburuan terhebatku..... ",, kata pemburu A dengan bangga ketika dia bisa menangkap tubuhnya Molly.


" Ampun Tuan, jangan perk054 saya lagi ",, kata Molly dengan sangat ketakutan sekali.


Dan Molly jujur lebih takut melihat kedua pemburu itu dibandingkan dengan melihat siPietro.


" Lagi.......??, saya kan bel................ ",, perkataan dari pemburu A langsung terpotong ketika tubuhnya langsung saja diterkam oleh siKing dengan tiba-tiba.


Iya siKing singa peliharaannya siPietro.


King yang sudah selesai buang hajatnya tadi, dia pun mencoba kembali lagi kedalam rumah siPietro.


Namun ketika King baru saja sampai didepan pintu belakang rumah siPietro, indra penciumannya yang sangat tajam itu mencium aroma keringat yang tidak dia kenali.

__ADS_1


King pung langsung saja bergegas masuk kedalam rumah siPietro dan langsung juga berjalan menuju keruang Pengobatannya Pietro.


Akan tetapi disaat King yang baru saja sampai didepan ruang pengobatannya siPietro, telinga yang super tajam miliknya tiba-tiba mendengar teriakan super keras dari Molly.


Dari situlah siKing tanpa menunggu waktu lama dia langsung saja mendobrak pintu ruang pengobatannya siPietro dengan sangat kuat sekali dan langsung juga menerjang tubuh pemburu A yang sedang memeluk Molly seperti tadi.


King yang memiliki ketajaman penglihatan, pendengaran, dan indra penciuman, dia yang merasa pemburu B akan melarikan diri darinya ketika melihat dirinya sedang menerjang tubuh sipemburu A.


King pun langsung saja berbalik badan, dan langsung juga menerjang tubuh dari sipemburu B.


Pemburu A walau dia sudah terluka cukup parah, namun dia masih bisa bangkit dan mengeluarkan pisau lipat dari balik bajunya untuk menyerang siKing.


King yang memiliki insting berburu yang hebat, dia langsung berbalik badan lagi untuk menyerang tubuh dari sipemburu A walau perut siKing harus terkena sayatan pisau yang dibawa pemburu A tadi.


Pertengkaran mereka bertiga cukup sengit sekali didalam ruang pengobatannya siPietro, dan ruang pengobatan itu menjadi sangat berantakan sekali karena perkelahian dari siKing dan kedua pemburu itu.


Dan ketika King bisa menangkap tubuh dari pemburu A, dia pun langsung saja mengaum dengan sangat keras sekali tepat didepan wajah dari pemburu A.


Hauuuuuuuuunnggg............


Sedangkan sipemburu B dia sudah cukup lemas karena luka ditubuhnya yang diakibatkan oleh siKing.


Untuk pemburu B yang melihat temannya sudah meninggal diterkam siKing, dia pun mencoba berusaha bangun ingin melarikan diri dari dalam rumah siPietro, namun terlambat...........


Sebelum pemburu B bisa melarikan diri dari dalam rumah siPietro, King langsung saja menerjang tubuh tidak berdayanya sipemburu B dari belakang, dan langsung mengigit punggung dari pemburu B dengan sangat ganas sekali.


Sama seperti pemburu A, pemburu B pun langsung saja meninggal seketika ketika punggungnya dikoyak seperti itu oleh siKing.


Sedangkan Molly yang melihat itu semua, dia sudah meringkuk ketakutan didekat meja pengobatannya Pietro dengan tubuh yang bergetar hebat.


Tangan Molly yang belum sembuh dan malah mengeluarkan darah lagi karena tadi Molly mencoba memberontak kepada pemburu A.


Membuat tubuh Molly yang belum terisi makanan, menjadi semakin lemas saja, akan tetapi sekuat tenaga Molly berusaha bertahan karena dia takut akan diterkam siKing selanjutnya.


King yang sudah bisa melumpuhkan kedua pemburu itu, dia langsung saja masuk lagi kedalam ruang pengobatannya Pietro.


Dan sesampainya didalam ruang pengobatan itu, Molly semakin tambah takut lagi karena Molly takut jika sekarang gilirannya akan dimakan oleh siKing.


King yang melihat Molly dia langsung saja mengaum dengan sangat keras sekali, sepertinya King ingin mengatakan kepada Molly jika semuanya sudah aman terkendali.


Setelah mengaum sangat keras kepada Molly, siKing langsung menarik tubuh dari pemburu A untuk dia bawa keluar bersama tubuh dari pemburu B yang sudah siKing taruh didepan kandangnya.

__ADS_1


Tubuh Molly sungguh semakin bergetar sekali, kasihan Molly belum ada satu hari tinggal bersama Pietro dia sudah mengalami hal buruk yang tidak pernah dia duga.


Sebelum siKing kembali masuk kedalam rumah siPietro, dia men71lati tubuh, kaki dan juga tangannya terlebih dahulu yang penuh dengan darah dari kedua pemburu tadi.


Rasa sakit yang dirasakan oleh siKing diperutnya karena luka sayatan tadi, bagi King tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan rasa sakit ketika mendapatkan hukuman dari siPietro.


King yang sudah selesai men71lati tubuhnya, dia langsung kembali lagi masuk kedalam rumah siPietro untuk melihat kondisinya Molly.


Sesampainya didepan Molly, Molly semakin meringkuk ketakutan saja, takut diterkam oleh siKing ketika King sudah berada didepannya.


Lagi dan lagi dugaannya Molly tidak tepat, siKing hanya duduk diam saja sambil menatap Molly dengan sangat lekat sekali.


Setelah menatap Molly dengan sangat lekat, siKing tiba-tiba saja berdiri lagi untuk berjalan keluar dari dalam ruang pengobatan tersebut.


Dan King kembali lagi keruang pengobatan itu sambil membawa selimut milik siPietro untuk dia berikan kepada Molly.


Molly yang sedang meringkuk ketakutan, kaki dia langsung saja di7ilati oleh siKing dengan lembut sambil siKing terus menyodorkan selimut milik Pietro untuk Molly pakai.


Molly yang merasakan 7ilatan dikakinya dan melihat tingkah dari siKing, walau merasa takut Molly tetap saja mengambil selimut tebal itu untuk dia pakai ditubuhnya.


Ketika siKing melihat Molly sudah memakai selimut yang dibawanya, King lalu keluar lagi dari dalam ruangan itu entah kemana.


Molly hanya diam saja sambil terus memperhatikan apa yang sedang ingin dilakukan oleh siKing tadi.


Dan tiba-tiba King kembali lagi kedalam ruang pengobatan itu sambil membawa sebuah kotak dan rantang makanan yang tadi diberikan oleh Gilbert untuk Pietro yang masih tersimpan diatas meja ruang tamu.


Ternyata King tadi keluar lagi karena dia sedang ingin mencarikan makanan yang bisa dimakan oleh Molly yang ada didalam rumah siPietro.


Dan King yang melihat ada makanan dimeja ruang tamunya siPietro dia dengan pintarnya langsung saja membawanya untuk dia berikan kepada Molly.


King terus mendorong rantang dan kotak makanan itu menggunakan hidungnya untuk didekatkan kepada Molly.


" Apa singa itu menyuruhku untuk makan itu?? ",, begitulah kata batin dari Molly ketika melihat tingkah siKing sambil mengeratkan selimutnya siPietro ditubuhnya.


Sungguh Singa yang sangat pintar, cerdik dan juga cerdas.


Entah ramuan apa yang Pietro suntikan kedalam tubuh siKing dulu, namun satu hal yang pasti Pietro sudah sukses dalam mendidik dan mengajari hewan buas tersebut.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2