
King yang sudah membawakan seekor kancil remaja kehadapan Pietro dan Molly, dia langsung saja mengauuumm dengan sangat keras sekali.
Seolah ingin mengatakan kepada Pietro, aku sudah membawakan seekor kancil masaklah, supaya kita bisa makan bersama-sama, iya mungkin sekiranya seperti itulah maksud dari aumannya siKing.
Pietro sangat mengerti sekali apa auman yang King lontarkan tadi kepadanya.
Dan Pietro lalu mencoba berdiri dari duduknya untuk mendekati King.
" Apakah kamu sudah makan disana tadi King?? ",, tanya Pietro kepada King.
King yang mengerti perkataan dari Pietro, dia langsung mengangguk sambil menjil4t1 kakinya.
" Apakah kamu juga ingin aku memasak ini untuk Molly?? ",, tanya Pietro lagi kepada King.
King langsung saja menjil4t1 wajah Pietro dengan manja, seperti menjawab iya.
" Ok akan aku masakkan untuk dia, dan kamu nanti juga akan mendapat bagian kamu sendiri King ",, kata Pietro lagi kepada King sambil menggenggam kancil tadi dengan kuat supaya tidak kabur.
Sedang Molly sendiri dia hanya bisa diam saja daritadi sambil memperhatikan Pietro yang sedang berbicara dengan King.
Pietro yang sudah selesai berbicara dengan King, dia lalu menolehkan kepalanya kearah Molly untuk mengatakan sesuatu.
" My Queen, Kakanda akan mengurus kancil ini dulu untuk makanan kita esok hari ",, kata Pietro kepada Molly.
" Tunggulah disini saja, jangan keluar dari dalam rumah ",, lanjut lagi perkataan dari Pietro kepada Molly.
Molly langsung saja mengangguk patuh kepada Pietro sambil membuka sedikit mulutnya, sebab Molly masih terbengong melihat tingkah King tadi.
Setelahnya Pietro langsung saja keluar dari dalam rumah bersama King sambil membawa kancil tadi.
Sesuai dengan orang Moldova sana dalam membunuh atau menyembelih binatang, Pietro pun langsung mengurus daging kancil yang dibawakan oleh King tadi dengan sangat cepat sekali.
Pietro tanpa geli atau 7171k sama sekali dia memotong-motong daging kancil tadi menjadi beberapa bagian.
Dan Molly yang daritadi terbengong diruang makan tersebut, setelah tersadar dia lalu mencoba untuk beranjak dari situ untuk mencari keberadaan dari Pietro.
Molly yang sudah membuka pintu belakang, dia langsung melihat Pietro yang ternyata sedang memotong-motong tubuh dari hewan kancil tadi didekat kandangnya siKing.
Molly belum menyadari jika diluar situ banyak sekali arwah gentayangan yang sedang mengamati mereka berdua.
Sedang Greta sendiri dia belum bangun dari tidurnya, sebab Greta jika sudah tidur dia akan lama bangunnya, dan jika sudah bangun, dia akan lama lagi untuk tidur.
Pietro yang sedang sibuk, dia sedikit terkejut ketika mendengar langkah kaki Molly yang sedang berjalan mendekatinya.
__ADS_1
" My Queen kenapa kamu kesini?? ",, tanya Pietro sambil terus memotong-motong daging kancil tadi.
" Tidak apa-apa Kakanda, didalam Molly merasa kesepian ",, jawab Molly kepada Pietro.
" Iya terserah My Queen saja ",, jawab Pietro kepada Molly.
Setelahnya Pietro pun langsung segera menyelesaikan mengurus daging kancil tadi.
Sedang Molly sendiri dia mencoba untuk duduk disamping tubuh King yang sedang rebahan didalam kandangnya.
King hanya diam saja ketika Molly bersandar ditubuhnya sambil terus mengusap rambut dikepalanya dengan sangat lembut sekali sambil terus memperhatikan Pietro.
Dan disaat Molly mencoba mengalihkan pandangannya kearah semua tempat yang ada disitu, alangkah terkejutnya Molly, ketika dia melihat begitu banyak sekali arwah gentayangan yang sebagian tubuhnya kebanyakan tidak komplit atau rusak.
Para arwah itu yang melihat Molly bisa melihat kearah mereka, mereka pun ada yang langsung terbang dan mencoba berjalan kearah Molly.
Molly sudah sangat ketakutan sekali ketika para arwah itu mencoba mendekatinya.
Dan Pietro tidak menyadari jika tubuh Molly sedang menegang karena ketakutan dengan semua arwah tersebut.
Ketika Molly sudah merasa sangat takut sekali seperti itu, tiba-tiba saja ada arwah yang tidak tahu dari mana datangnya, arwah itu tiba-tiba saja langsung berdiri didepan Molly dengan kepala yang setengah rusak dan matanya yang bolong.
Molly pun reflek langsung saja berteriak dengan sangat kencang sekali, dan tidak lama dia langsung pingsan seketika.
Pietro sangat terkejut sekali ketika Molly tiba-tiba saja berteriak seperti itu, tidak mau menunggu waktu lama lagi Pietro langsung mendekati Molly dan meninggalkan pekerjaannya tadi.
" Molly.................... ?? ",, kata Greta dengan langsung terbang mendekat kerumah Pietro.
Greta sekilas melihat Pietro menggendong Molly dengan tangan yang bersimbah darah seperti itu masuk kedalam rumah.
" Molly, dia kenapa??, kenapa Tuan kejam itu tangannya bersimbah darah?? ",, kata Greta bertanda tanya pada dirinya sendiri.
Greta sebelum memutuskan untuk mendekati Molly, dia lalu mengalihkan pandangannya kesemua tempat yang ada disitu untuk mencari tahu penyebab sang sahabat berteriak dengan sangat keras sekali seperti tadi.
" Itu daging apa yang sudah dicincang oleh Tuan kejam ya??, jangan bilang jika itu adalah daging manusia dan Molly melihatnya menjadi terkejut dan langsung berteriak seperti tadi?? ",, kata Greta sambil terus berbicara sendiri.
Setelahnya Greta mencoba mendekat untuk melihat daging yang sedang dipotong-potong oleh Pietro tadi.
" Oh daging kancil?? ",, kata Greta ketika dia sudah melihat ada kepala kancil yang sudah terlepas dari tubuhnya.
Greta lalu mengalihkan pandangannya lagi kesemua arah, dan dia juga langsung melihat begitu banyak arwah gentanyangan yang ada disitu.
" Apa kalian semua tadi mencoba menakut-nakuti Molly??, cepat jawab!! ",, kata Greta dengan suara lantang kepada semua arwah yang ada disitu.
__ADS_1
" Iya aku tadi yang menakut-nakutinya!! ",, jawab sombong dari hantu kepala yang sebelahnya rusak dan matanya bolong.
Hantu kepala rusak itu dia langsung saja berdiri didepan Greta dengan tiba-tiba, namun Greta tidak terkejut maupun takut sama sekali.
Dan Greta yang mendengar perkataan dari hantu kepala rusak itu, dia langsung saja menunjukkan wajah marahnya serta langsung juga berubah wujud sesuai amarahnya.
Tanpa ada rasa ampun Greta langsung mencekik leher dari hantu kepala rusak tadi dengan sangat kuat sekali.
" Apa yang kamu katakan hah??!! ",, kata Greta dengan suara besar dan menggelegar.
" Kamu sudah mencoba membuat sahabatku pingsan!! ",, kata Greta lagi kepada hantu kepala rusak tadi dengan semakin menekan cekikannya.
" Le....lepas....kan!! ",, kata hantu kepala tadi kepada Greta sambil mencoba melepaskan cekikan yang dilakukan oleh Greta.
Greta lalu melepaskan cekikan dileher hantu kepala rusak tadi dan melemparkan arwahnya dengan cukup jauh dari pekarangan belakang rumah siPietro dengan sangat kuat sekali.
" Jika kamu berani mengulanginya lagi, akan aku musnahkan kamu dari dunia ini!! ",, kata Greta kepada hantu kepala rusak tadi.
Hantu kepala rusak tadi, dia tidak melawan Greta sama sekali, sebab dia sedang menahan rasa sakit dilehernya yang baru saja dicekik oleh Greta.
Namun wajah dari hantu kepala rusak itu terlihat sekali, jika dia sedang merasa marah kepada Greta.
Setelahnya Greta mencoba meredamkan rasa marahnya supaya dia bisa kembali kewujudnya semula yaitu Greta yang cantik dan manis.
Sedangkan Pietro yang tadi sudah membawa masuk Molly kedalam rumah, dia langsung menidurkan Molly diruang Keluarga.
Pietro yang menyadari jika tangannya masih penuh dengan darah kancil tadi, dia langsung saja mencuci tangannya terlebih dahulu didalam kamar mandi.
Setelah itu Pietro langsung kembali lagi menemui Molly yang masih belum sadarkan diri.
" My Queen bangunlah ",, kata Pietro sambil berusaha membangunkan Molly dengan ilmu yang dia pelajari dari Kakeknya dulu.
Pietro terus mencoba dan mencoba untuk membuat Molly sadar kembali dari pingsannya itu.
" My Queen ada apa denganmu?? ",, kata Pietro lagi dengan nada yang terdengar sangat khawatir, namun tidak dengan wajah dia yang datar-datar saja.
Akhirnya setelah Pietro berusaha menyadarkan Molly, Molly pun tersadar juga dari pingsannya itu berkat usaha dari Pietro daritadi.
Molly yang sudah membuka mata, dia yang masih merasa ketakutan dan melihat Pietro ada didepannya.
Molly tanpa menunggu lama lagi dia langsung memeluk Pietro dengan sangat erat sekali.
Dan pelukan Molly juga langsung dibalas oleh Pietro, karena Pietro merasa sangat senang sekali bisa melihat Molly sudah sadarkan diri lagi akan tetapi dengan keadaan wajah yang terlihat pucat pasi.
__ADS_1
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
...***TBC***...