KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
PEMBALASAN


__ADS_3

Tuan Bram yang melihat Tuan Holmes sudah meninggal ditangan Pietro didepan matanya sendiri, dia pun akhirnya memutuskan ingin lari saja dari dalam gedung tersebut.


Tapi sayang seribu sayang, langkah kaki dari Tuan Bram langsung saja tertahan oleh para anak buah siPietro yang ada disitu.


Dengan berjalan santai dan tenang sambil mengambil pedang miliknya tadi yang jatuh dilantai yang ada disitu.


Pietro terus berjalan kearah Tuan Bram yang sudah sangat ketakutan sekali sambil menampilkan wajah Psikopatnya.


" Huh, ada apa Tuan Bram??, kenapa wajah anda terlihat seperti itu?? ",, kata Pietro kepada Tuan Bram dengan sangat santai sekali sambil tersenyum miring.


" Apa sekarang anda mulai takut dengan saya Tuan Bram?? ",, kata Pietro lagi kepada Tuan Bram.


" Jika anda takut saya tidak akan melukai anda dengan kasar, saya bisa ko membunuh anda dengan sangat lembut bahkan saya bisa membuat anda tidak terasa jika anda sedang mengalami pelepasan nyawa ",, kata Pietro lagi sambil mengejek Tuan Bram dengan bibir yang tersenyum miring.


Tuan Bram sangat marah sekali ketika mendengar kalimat mengejek dari Pietro tadi kepadanya.


" B3d364h!!!, b3r3n953k!!, s14l4n!!, ciaaaaaaaattttt ................ ",, kata Tuan Bram sambil berlari ingin menerjang siPietro.


Pietro yang melihat Tuan Bram sedang berlari kearahnya, dia hanya berdiam diri saja sambil terus tersenyum miring.


Ketika Tuan Bram hampir dekat dengannya, dengan santainya, Pietro langsung saja mengayunkan pedang yang dibawanya tadi kearah tubuh Tuan Bram, dan langsung pada saat itu juga tubuh siTuan Bram terpotong menjadi dua bagian.


Alhasil tanpa menunggu waktu lama, pedang yang super tajam itu membuat Tuan Bram meninggal seketika.


" Huh!!, payah!!, cu1111hhh!! ",, kata Pietro sambil meludahi tubuhnya Tuan Bram yang sudah terpotong.


" Ambilkan semua peralatanku ",, kata Pietro kepada semua anak buahnya.


" Baik Tuan ",, jawab salah satu dari anak buah Pietro kepada Pietro.


Dan setelahnya salah satu dari anak buah Pietro langsung saja membawakan tas besar berisi peralatan lengkap milik Pietro yang semuanya super-supert tajam dan menakutkan sekali jika terkena ditubuh atau kulit kita.


" Ambilkan kapak!! ",, kata Pietro kepada anak buahnya.


Dengan sigap anak buah tadi langsung saja mengambilkan kapak untuk Pietro.


" Ini Tuan kapaknya ",, kata anak buah tadi kepada Pietro.


Pietro pun langsung saja menerima kapak tersebut, dan setelahnya yah kalian semua tahu sendiri, Pietro langsung membelah potongan tubuh dari Tuan Bram tadi menjadi dua bagian.


Tubuh dari Tuan Bram akhirnya terbelah menjadi dua bagian, dan semua tulang-tulangnya patah semua karena baru saja dibelah oleh Pietro menggunakan kapak tadi.

__ADS_1


Sisa satu potongan tubuh lagi, dan masih sama dengan yang pertama, Pietro langsung mengkapak potongan tubuh bagian perut kebawah itu menjadi dua bagian.


Usus, ginjal, paru-paru, jantung, semua organ tubuh jika masih ada yang bagus dan berfungsi dengan baik, Pietro akan menyuruh anak buahnya untuk mengambilnya dan menjualnya.


Karena penjualan organ tubuh seperti itu, bisa menghasilkan untung yang sangat banyak sekali.


Tapi sayang, semua organ dalam dari tubuh Tuan Bram tidak ada yang bagus sama sekali.


Setelah membelah tubuh Tuan Bram menjadi empat bagian.


Pietro langsung saja menyuruh anak buahnya untuk mengambilkannya sebuah parang yang sangat tajam sekali untuk memotong-motong tubuh siTuan Bram menjadi lebih kecil-kecil lagi.


Dengan santainya Pietro memotong-motong tubuh Tuan Bram tanpa takut dan tanpa 7171k sama sekali.


Para anak buah siPietro yang ada disitu dan melihat apa yang dilakukan oleh Pietro, mereka semua sudah terbiasa melihat adegan seperti itu.


" Pengkhianat seperti kalian berdua, yang suka menipu lebih baik mati dengan cara yang mengenaskan!! ",, kata Pietro sambil terus memotong-motong tubuh dari Tuan Bram.


Dari tangan menjadi lima bagian dimasing-masing tangannya, kaki pun dipotong Pietro seperti dia memotong tangannya Tuan Bram tadi.


Ketika Pietro melihat kepala Tuan Bram masih utuh sempurna, dia lalu mengambil kapaknya lagi untuk membelah kepala dari Tuan Bram menjadi dua bagian.


Dengan santainya, Pietro ketika sudah berhasil membelah kepala dari Tuan Bram dia langsung tertawa dengan sangat puas sekali.


" Bereskan mayat dia, buang sejauh mungkin jangan sampai ketahuan oleh orang lain!! ",, perintah tegas dari Pietro kepada para anak buahnya untuk mengurus jasad dari Tuan Bram.


" Baik Tuan ",, jawab serempak dari para anak buahnya kepada Pietro.


Pietro yang sudah sampai didepan jasad dari Tuan Holmes, dengan marahnya, dia langsung saja menendang tubuh tidak bernyawanya Tuan Holmes dengan sangat kuat sekali menggunakan sepatu boot besarnya itu.


" Cu111111hhh!!!, tadi kamu mengejekku, sekarang lihat, siapa yang lebih unggul dibandingkan kita!! ",, kata Pietro kepada jasad Tuan Holmes.


" Mari kita bersenang-senang b471n94n!! ",, kata Pietro kepada jasad Tuan Holmes.


Setelah berkata seperti itu, Pietro dengan santainya langsung saja menggorok leher dari Tuan Holmes hingga putus dari badannya.


Darah bercucuran dari tubuh Tuan Holmes yang deras seperti air kran yang dibuka.


Seperti merasa kurang puas, Pietro pun berpindah ketangan sebelah kanan Tuan Holmes untuk dia pisahkan dari badannya.


" Tangan payah!!, menebas tubuhku saja terlewat!! ",, ejek dari Pietro sambil memaikan tangan dari Tuan Holmes.

__ADS_1


Ganti kesisi yang satunya, Pietro juga memotong tangan yang sebelah kanan milik Tuan Holmes.


Setelah memotong tangan dari Tuan Holmes, Pietro lalu mengambil pisau sayat kecil nan super tajam untuk menguliti sebagian tubuh dari Tuan Holmes.


" Rasakan!!, pasti anda merasa kesenangan kan Tuan Holmes, karena sudah aku beri tato indah ditubuh anda ",, kata Pietro berbicara sendiri sambil terus menguliti tubuh dari Tuan Holmes.


Ketika sampai dibagian rudal milik Tuan Holmes, dengan lucunya, Pietro malah memotong rudal tersebut hingga terlepas dari tubuh Tuan Pietro dan malah dimainkan seperti squishy.


" Hahahaha........... apaan ini??, kecil sekali mirip seperti mainan anak-anak, bentuknya pun jelek!! ",, ejek dari Pietro sambil memainkan rudal milik Tuan Holmes.


Pietro terus mengerjakan pekerjaannya hingga tuntas, keringat pun bercucuran dari dalam tubuhnya.


Luka yang tadi dirasakan ditangan dan juga perutnya seperti tidak terasa sakitnya sama sekali, jika Pietro sedang mengerjakan pekerjaan yang dia sukai seperti itu.


Arwah dari Tuan Holmes dan Tuan Bram, yang melihat jasadnya sedang dipotong-potong seperti itu oleh Pietro mereka terlihat sangat marah sekali.


Sambil berterbangan kesana kemari diatasnya Pietro, mereka seperti ingin memukul Pietro akan tetapi selalu gagal, karena mereka berdua tidak bisa menyentuh Pietro sama sekali.


" B3r3n953k anda Tuan Roderick..........!! ",, kata penuh amarah dari Tuan Bram yang tidak terima jasadnya dipotong-potong kecil seperti daging sapi seperti itu.


" Oh tubuhku,........... bahkan dia memainkan dan mengejek rudalku seperti itu!! ",, kata Tuan Holmes meratapi tubuhnya yang sama sudah tidak berbentuk karena ulah siPietro.


" Apa yang harus kita lakukan Tuan Bram!!! ",, kata dari Tuan Holmes kepada Tuan Bram.


" Yang harus kalian lakukan ya pasrah dan terima saja, jika kalian berdua sudah meninggal!! ",, jawab dari seseorang kepada Tuan Holmes dan Tuan Bram.


Tuan Holmes dan Tuan Bram mereka berdua langsung saja mengalihkan pandangan mereka kesemua penjuru ruangan untuk mencari orang yang baru saja menyahut perkataan mereka tadi.


Dan tiba-tiba orang yang baru saja berbicara tadi dia langsung saja muncul ditengah-tengah Tuan Holmes dan Tuan Bram.


Kedatangan arwah yang tidak diundang itu membuat Tuan Holmes dan Tuan bram menjadi sangat terkejut sekali.


" Anda siapa?? ",, tanya Tuan Holmes dan Tuan Bram secara bersamaan kepada arwah tadi.


" Aku hantu yang tinggal disini, jika kalian tidak diterima oleh Tuhan, arwah kalian akan selamanya terjebak disini, jika diterima tunggu saja sebentar lagi ada malaikat maut yang datang menjemput kalian berdua ",, jawab dari arwah tadi kepada Tuan Holmes dan Tuan Bram.


Sebelum sempat berbicara kepada arwah tadi, Tuan Holmes dan Tuan Bram tiba-tiba saja didatangi oleh malaikat maut dan mereka berdua diseret paksa untuk pergi dari gedung kosong tersebut.


Dan arwah tadi ketika melihat kedatangan dari malaikat maut, dia langsung saja menghilang seketika, sambil terus memperhatikan Pietro yang sudah selesai mengerjakan pekerjaannya.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2