KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
BERBALAS PESAN


__ADS_3

Ketika Pietro masih berada didalam kamar mandi, Freja mendengar dan merasa jika ada beberapa kali pesan masuk kedalam ponselnya.


Freja ingin sekali melihat siapa yang sudah mengirimkan pesan keponselnya itu, tapi dia malu sekali kepada semua orang terutama Kak Ivar dan Agnes untuk mengambil ponselnya.


Gilbert yang duduk disebelah Freja dan melihat sikap Freja seperti tidak tenang dalam duduknya, dia pun langsung saja bertanya.


" Kamu kenapa Freja?? ",, tanya Gilbert kepada Freja.


Dan sontak pertanyaan dari Gilbert kepada Freja membuat semua orang yang ada dimeja makan itu langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah Freja.


Ingin sekali Freja menjawab pertanyaan Gilbert, tapi tiba-tiba saja atensinya teralihkan dengan kedatangan dari Pietro yang sudah kembali dari dalam kamar mandi.


" Ponselku bergetar dan berdering terus daritadi ",, jawab Freja kepada Gilbert.


Pietro yang sudah kembali duduk dikursi makan yang tadi dia dudukin, dia langsung saja menampilkan senyum Psikopat yang tidak mereka semua sadari ketika mendengar perkataan dari Freja tadi.


" Ya sudah dilihat dan diangkat dulu sana Freja, takutnya itu penting ",, kata Gilbert kepada Freja.


" Iya dilihat dulu Nona, silahkan ",, kata Kak Ivar juga kepada Freja.


" Baiklah, saya permisi dulu sebentar ",, kata Freja kepada semua orang.


Dan semua orang hanya mengangguk saja kepada Freja, termasuk Molly sekalipun.


Molly sama sekali tidak menaruh curiga dengan sikap dari Freja kepada dirinya.


Sebab Molly itu diibaratkan seorang bayi yang baru saja lahir, tidak mempunyai rasa marah, menyenangkan, dan juga pemaaf.


Sifat Molly yang seperti itu, karena dia kurang pergaulan dan juga tidak pernah keluar rumah sama sekali jika tidak bersama Ayahnya saja.


Freja yang sudah berlalu dari ruang makan, dia mencoba berjalan kearah ruang tamu untuk melihat perihal ponselnya yang berbunyi dan bergetar daritadi.


Dan ketika sudah dilihat oleh Freja jika itu pesan yang dikirimkan oleh Pietro, Freja langsung merasa sangat senang sekali.


Terlebih lagi Pietro mengatakan jika malam itu dia ingin berkunjung keapartemennya, semakin senanglah hati Freja.


" Lihatlah, wajah cantik dari istri Pietro tidak bisa membuat Pietro puas, bahkan dia mengatakan jika aku lebih men9941rahkan dibandingkan istrinya ",, kata batin dari Freja sambil tersenyum licik.


" Akan aku buat nanti Pietro melayang dengan permainanku, dan akan aku pastikan Pietro bisa ketagihan dengan 90yanganku supaya dia lama-kelamaan akan meninggalkan istrinya itu ",, kata batin dari Freja lagi.


Setelah berkata seperti itu, Freja langsung saja membalas pesan yang tadi dikirimkan oleh Pietro kepadanya.

__ADS_1


" Baiklah nanti datanglah keapartemenku sayang saya tunggu, biar sekarang saya mencari alasan dulu supaya bisa terbebas dari rumah ini dan juga Gilbert ",, balas Freja kepada Pietro.


" Sekarang saatnya beraksi ",, kata Freja untuk dirinya sendiri.


Setelah berkata seperti itu, Freja langsung saja berjalan lagi kearah ruang makan untuk bergabung dengan yang lainnya.


" Siapa Freja yang menghubungimu??, apakah ada hal penting?? ",, tanya Gilbert kepada Freja.


" Iya Gilbert maafkan aku......... malam ini ada sepupuku yang baru saja pulang dari luar Negeri ingin datang berkunjung keapartemenku, dia sudah berada diperjalanan sekarang ",, jawab Freja kepada Gilbert.


Pietro yang mendengar jawaban dari Freja kepada Gilbert, dia langsung saja tersenyum miring Psikopat mode on.


Karena sebelumnya tadi Pietro sudah membaca balasan pesan yang dikirimkan oleh Freja.


Bahkan tanpa mereka sadari, Freja daritadi terus melirik dan mengkode Pietro.


" Oh ya sudah kalau begitu mari aku antarkan pulang Freja ",, kata Gilbert kepada Freja.


" Maafkan saya Tuan dan Nyonya yang tidak sopan harus pulang terlebih dahulu sebelum acara makan malam ini selesai ",, kata Freja kepada Kak Ivar dan Agnes.


" Tidak apa-apa Nona, sepupu anda lebih penting dari kami, karena mereka sudah datang jauh-jauh untuk menemui anda sekarang ",, kata Kak Ivar kepada Agnes.


" Terimakasih Tuan ",, jawab Freja kepada Kak Ivar.


Dan lalu Gilbert langsung mengantarkan Freja pulang keapartemennya.


Pietro ketika melihat Freja sudah pergi, dia langsung saja mengirimkan balasan pesan kepada Freja lagi.


" Tunggu saya, saya akan segera pergi jika istriku sudah tidur ",, balas Pietro kepada Freja.


Dan Freja yang sudah berada didalam mobil milik Gilbert, dia pun langsung membalas pesan tersebut.


" Dengan sabar saya akan menunggu anda Tuan ",, balas Freja kepada Pietro.


Sepeninggalan dari Gilbert dan Freja tadi, akhirnya acara makan malamnya pun selesai juga.


Pietro memilih langsung saja mengajak Molly untuk masuk kedalam kamarnya, kamar yang sudah dari kecil dia tempatin, karena rumah itu adalah rumah peninggalan dari kedua orang tuanya dulu.


Didalam kamar itu banyak sekali foto-foto masa lalu yang pernah Pietro alami.


" Waah banyak sekali fotonya Kakanda, ini semua foto Kakanda masih kecil, bersama kedua orang tua Kakanda ya?? ",, kata Molly kepada Pietro.

__ADS_1


" Iya My Queen ",, jawab singkat dari Pietro kepada Molly.


" Kakanda, dimanakah kamar mandinya, Molly mau pipis ",, kata Molly kepada Pietro.


" Itu disana ",, jawab Pietro kepada Molly sambil menunjuk sebuah pintu.


Molly pun langsung bergegas berjalan menuju kearah kamar mandi.


Sedang Pietro yang sudah melihat Molly masuk kedalam kamar mandi, dia langsung saja mencari sebuah benda yang seingatnya masih dia simpan didalam kamarnya.


Dan akhirnya ketemu, benda yang dicarinya berada dilaci meja sebelah ranjang.


Benda yang Pietro cari adalah sebuah obat tidur, dan obat itu akan Pietro gunakan untuk Molly, supaya Molly tidak curiga atau bertanda tanya darimanakah dia nanti.


Pietro yang sudah mengambil obat tidur itu, dia langsung saja mencampurkannya kedalam air minum yang ada diatas meja samping ranjang.


Setelahnya, Pietro langsung menaruh lagi gelasnya itu ketempatnya semula, sambil membuka balasan pesan yang dikirimkan oleh Freja.


" Sebentar lagi saya akan segera kesana, tunggu saja, dan pastikan kamu harus dandan yang cantik untuk saya malam itu ",, begitulah balas dari Pietro kepada Freja.


Ketika sedang memainkan ponselnya, pandangan Pietro tiba-tiba teralihkan kearah Molly yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi.


" Apa kamu tidak haus My Queen, ini minumlah dulu, Kakanda mau ganti baju dulu ",, kata Pietro kepada Molly sambil memberikan air minum yang sudah dicampur obat tidur tadi.


" Oh baiklah ",, jawab Molly kepada Pietro sambil menerima air minum tadi.


Molly yang sudah menerima air minum itu, tanpa rasa curiga sama sekali, dia langsung saja meminumnya hingga habis setengah.


Sedang Pietro sendiri dia pura-pura cuek saja ketika melihat Molly sedang meminum air putih itu.


Molly yang sudah meminum air minum tadi, mata dia tidak lama langsung saja merasa mengantuk sekali.


Dan Pietro yang sudah berganti baju dengan baju yang lain, dia langsung melihat Molly yang sudah hampir memejamkan matanya.


" Apakah My Queen sudah mengantuk??, jika iya tidurlah dulu, akan Kakanda temani disini ",, kata Pietro kepada Molly sambil ikut merebahkan badannya disamping Molly.


Molly yang sudah dikuasai rasa mengantuk, dia pun hanya mampu mengangguk saja kepada Pietro.


Setelahnya tidak lama Molly sudah langsung pulas dalam tidurnya, dan Pietro yang melihat Molly sudah tertidur dengan pulas, dia pun langsung saja berjalan keluar dari dalam kamar meninggalkan Molly sendirian.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2