KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
TERKEJUTNYA ELINA


__ADS_3

Elina, Dena dan juga Axela merasa ilfill dengan sikap Sam yang terus menatap m35um ke arah mereka bertiga, terutama ke arah Elina.


Bahkan Elina sampai meminta pindah meja dan saat ini malah mereka bertiga duduk di samping mejanya Pietro.


" Ko aku ngeri sendiri dengan laki-laki itu ya ",, kata Dena kepada Elina dan Axela.


" Iya, bahkan dia menatap ke arah kita terus, walau kita sudah pindah meja ",, jawab Axela kepada Dena dan Elina.


" Sudah kita biarkan saja, anggap saja kita tidak melihat dia dan mempedulikan dia, takutnya jika kita sering melirik ke arahnya, nanti di kira dia kita memberi kode baik kepadanya ",, kata Elina kepada ke dua temannya.


Dena dan Axela langsung mengangguk setuju dengan perkataannya Elina.


Dan Pietro pun juga sama saja seperti tadi, masih terus memperhatikan Sam beserta Elina dan juga ke dua temannya.


Untung saja Elina tidak curiga sama sekali dengan Pietro yang duduk bersebelahan meja dengannya.


Jadi Pietro masih tenang saja ketika Elina sibuk dengan ke dua temannya dan tidak memperhatikannya.


Di saat Elina, Dena serta Axela yang sudah tidak mempedulikan Sam lagi, dan mereka bertiga memilih berbincang ala-ala perempuan sambil menikmati makanan serta minuman yang mereka pesan.


Namun tiba-tiba saja Sam berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah mejanya Elina beserta ke dua temannya itu.


Tentu saja Pietro pun semakin memasang sikap waspada, serta semakin menajamkan telinga dan juga pandangannya ke arah Sam beserta Elina dan ke dua temannya.


Karena Pietro tidak akan membiarkan Elina di perlakukan tidak pantas oleh laki-laki yang akan menjadi targetnya itu.


" Hai, bolehkah saya ikut duduk bergabung dengan kalian?? ",, kata Sam menyapa Elina, Dena dan juga Axela.


" Maaf Tuan, meja ini khusus untuk para perempuan seperti kami, anda silahkan kembali ke meja anda saja sendiri ",, jawab Elina kepada Sam.


" Kenapa kamu tidak mau saya bergabung di sini Nona?? ",, tanya Sam kepada Elina.


" Bukannya para wanita seperti anda sudah sering mencari mangsa laki-laki seperti saya?? ",, kata Sam kepada Elina.


Dada Elina, Dena serta Axela langsung terbakar api amarah, karena di kata Sam mereka bertiga adalah seorang 74l4n9.


Sedang Pietro yang mendengar perkataan Sam kepada Elina, membuatnya reflek sampai mengepalkan ke dua tangannya di atas meja tanpa mereka ketahui.


Karena sungguh perkataannya Sam sangat-sangat tidak di sukai oleh Pietro, terlebih yang di katakan seperti itu adalah adik iparnya, istri dari adik l4kn4tnya.


Jika Sam berkata seperti itu kepada wanita lain, kemungkinan besar Pietro akan diam saja dan tidak akan merasa marah, tapi berbeda lagi ceritanya dengan sekarang.

__ADS_1


" Anda mau apa,?? uang,?? saya ada banyak, rumah, mobil, atau yang lainnya, saya bisa memberikannya percuma kepada kalian bertiga, tapi saya kali ini cuma menginginkan kamu saja Nona ",, kata Sam sambil mencolek dagunya Elina.


Sungguh Elina semakin marah saja dengan sikap Sam yang sangat kurang ajar sekali kepadanya.


" Tolong yang sopan Tuan, dan saya bukan wanita seperti apa yang anda tuduhkan itu!! ",, marah Elina kepada Sam.


Melihat Elina marah, Sam bukannya takut atau mundur, dia malah semakin menggoda Elina.


" Ternyata wajah anda semakin cantik saja Nona jika sedang marah ",, kata Sam kepada Elina.


Elina yang tidak mau mencari keributan, dia langsung saja mengajak Dena serta Axela untuk segera pergi dari dalam Cafe tersebut dan menjauh dari Sam.


Akan tetapi tanpa di duga oleh Elina, ketika dia sedang berbalik badan meninggalkan Sam, dengan sangat beraninya Sam m3l3c3hkan Elina dengan m3r3m45 p***tnya Elina.


Tentu saja Elina di buat sangat-sangat marah sekali dengan perbuatan Sam yang menurutnya sudah sangat keterlaluan sekali kepadanya.


" Tuan,!! anda sudah sangat keterlaluan sekali, dan saya tidak terima dengan apa yang baru saja anda lakukan tadi kepada saya!! ",, teriak Elina kepada Sam.


Semua pengunjung Cafe yang ada di situ langsung saja menatap ke arah Elina yang sedang marah-marah kepada Sam.


Dan untung saja yang berada di dalam Cafe tersebut semuanya adalah anak buahnya Pietro.


Sam yang mendengar Elina berani marah-marah kepadanya, sambil meninggikan suaranya kepadanya, dia lalu sengaja semakin mendekat ke arah Elina, hingga membuat Elina reflek memundurkan kakinya sampai menabrak meja yang ada di belakangnya.


" Tuan, jangan semakin mendekat ke arah teman saya, atau saya akan melaporkan sikap anda kepada Polisi!! ",, ancam Axela kepada Sam.


" Laporkan saja Nona, saya tidak takut ",, jawab tenang dari Sam kepada Axela.


" Karena sebelum itu terjadi, bisa saya pastikan Nona cantik ini sudah takhluk dulu di bawah tubuhku ",, kata Sam sambil semakin ingin mendekatkan lagi tubuhnya ke tubuh Elina.


Pietro yang melihat adegan itu semua, sudah cukup kesabaran yang daritadi di tahannya.


Pietro sudah tidak tahan dengan sikap Sam yang sangat tidak menghargai Elina daritadi.


Dan Pietro tentu saja langsung berdiri dari duduknya, di saat Sam sudah berada satu jengkal saja di depan Elina.


Setelahnya, tanpa di duga oleh Sam, Pietro langsung menarik kerah kemeja Sam, hingga membuat Sam hampir tersungkur ke atas lantai.


Sang manajer Cafe yang melihat ada keributan di dalam tempatnya bekerja, dia langsung saja mencoba ingin melerai Pietro bersama Sam.


Tapi sang manajer Cafe sudah menciut dulu nyalinya, ketika dia mendengar perkataan tegas dari Pietro.

__ADS_1


" Anda jangan sok menjadi pahlawan dan ikut campur urusan saya deh Tuan!! ",, kata Sam kepada Pietro.


Tanpa banyak berbicara, Pietro langsung mencekik leher Sam hingga membuat tubuhnya sampai terangkat ke atas lantai.


Elina, Dena serta Axela dan semua orang yang ada di situ, kecuali para anak buahnya Pietro, mereka semua langsung merasa takjub dengan sikap Pietro yang tanpa merasa takut sama sekali kepada Sam.


" Laki-laki seperti anda tidak pantas untuk di beri ampunan!! ",, kata Pietro kepada Sam.


Elina yang mendengar suaranya Pietro untuk ke dua kalinya, dia langsung merasa curiga dengan laki-laki berhoody yang sedang menolongnya.


" Suara laki-laki ini seperti suara Kak Pietro?? ",, kata batin Elina yang mendengar suaranya Pietro.


Setelah mengatakan hal tersebut kepada Sam, Pietro lalu melepaskan cekikannya itu dengan sangat kasar sekali, hingga membuat p***t Sam sampai berciuman dengan lantai dengan sangat keras sekali.


Bukannya jera atau kapok, Sam yang sudah bangun dari atas lantai tadi, tiba-tiba dia langsung saja memberikan satu buah bogem mentah ke wajah Pietro, hingga membuat kaca mata yang di pakai oleh Pietro sampai terjatuh ke lantai.


" Kurang ajar,!! kalian bawa dia!! ",, kata Pietro kepada Sam dan mengkode semua anak buahnya.


Tentu saja para anak buah Pietro langsung membawa Sam sesuai perintah Pietro.


Setelahnya, Pietro lalu mengambil kaca matanya itu, sebelum dia menunjukkan wajahnya kepada Elina.


Elina sangat terkejut sekali ketika Pietro sudah berbalik badan dan menatap ke arahnya.


" Kak Pietro?? ",, kata Elina kepada Pietro dengan ekspresi yang sangat terkejut sekali.


" Pulanglah Elina, lain kali kamu harus berhati-hati lagi ",, kata Pietro kepada Elina sambil memakai lagi kaca mata mahalnya.


" Anak buah Kakak akan mengantarkanmu pulang, jangan beritahukan hal ini kepada Gilbert atau Molly ",, kata Pietro lagi kepada Elina.


" Baik Kak ",, jawab Elina kepada Pietro.


Setelah itu Pietro langsung berlalu pergi dari dalam Cafe tersebut, untuk memberikan pelajaran kepada Sam yang kemungkinan besar akan di bawa oleh anak buahnya ke markasnya.


Sedang Dena dan Axela yang penasaran dengan Pietro, mereka langsung saja bertanya kepada Elina.


Dan Elina langsung menjawab, jika Pietro adalah Kakak iparnya.


Sungguh Elina tidak bisa berkata apa-apa, ketika dia bisa secara kebetulan bertemu dengan Pietro dan di bantu juga oleh Pietro.


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2