KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
ALASAN PIETRO SAJA


__ADS_3

" Ehemm!! ",, berdeham itulah yang sedang dilakukan oleh Pietro sambil menyilangkan kedua tangannya diatas perutnya sambil juga menyandarkan tubuhnya dipintu.


Molly yang sedang bermain dengan riang gembira seperti anak kecil yang baru pertama kali melihat busa, dia pun langsung saja mengalihkan pandangannya ketika mendengar ada suara seseorang yang sedang berdeham kepadanya.


Ketika Molly melihat Pietro sedang bersandar dipintu kamar mandi sambil menatap kearahnya seperti itu, dia langsung saja berdiri sambil tersenyum garing kepada Pietro.


" Hmmmmm........... ",, kata Pietro sebelum memulai berbicara kepada Molly.


" Bagaimana ya menghukum s3t4n kecilku ini yang sudah membuat kamar mandiku penuh dengan busa seperti ini?? ",, kata Pietro sambil berjalan mendekat kearah Molly.


Bagai seorang anak kecil yang merasa bersalah, Molly pun langsung menundukkan kepalanya dengan kedua tangan yang dia tautkan kedepan.


" Tatap mata Kakanda My Queen?? ",, kata Pietro sambil mendongakkan kepala Molly.


" Apakah My Queen menyukai ini semua?? ",, kata Pietro kepada Molly sambil menyilangkan kedua tangannya diatas perutnya.


Mendengar perkataan dari Pietro, Molly dengan patuh langsung saja menganggukkan kepalanya sambil menatap kearah Pietro.


Pietro yang sekilas melihat wadah shampo dan juga sabun cair miliknya tergelak sembarangan diatas lantai kamar mandi, dia pun langsung berbicara lagi kepada Molly.


" Apakah My Queen menuangkan semua shampo dan sabun yang Kakanda punya didalam bathtube itu?? ",, tanya Pietro lagi kepada Molly.


Lagi dan lagi Molly langsung mengangguk kepada Pietro.


" Molly suka dengan ember raksasanya Kakanda, bisa membuat Molly berendam didalamnya ",, kata Molly dengan suara pelan sambil menunjuk bathtube.


Pietro langsung saja menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang istri yang menurutnya imut dan lucu ketika merasa bersalah seperti itu kepadanya.


Apalagi Pietro mendengar Molly menyebut bathtube dengan ember raksasa, membuatnya langsung menahan suara tawanya.


" Sekarang waktunya My Queen mendapatkan hukuman dari Kakanda, karena itu artinya Kakanda harus membeli semuanya yang baru lagi ",, kata Pietro kepada Molly.


Walau Pietro sudah memakai pakaiannya dengan rapi dan juga tampan, tapi dia tidak takut basah lagi ketika Pietro langsung menarik tangan Molly kearah shower yang daritadi masih menyala airnya.


Dibawah air shower itu Pietro langsung saja membilas tubuh Molly dengan sangat bersih sekali dari para busa yang menempel ditubuhnya.


Molly hanya diam saja ketika dia dimandikan seperti itu oleh Pietro.


Dan disaat Pietro merasa jika pakaian yang dipakainya basah semua, dia lalu melepaskannya dan memasukkannya kedalam keranjang pakaian kotor yang ada disitu.


Akhirnya saat ini Pietro dan Molly sama-sama tidak memakai pakaiannya sama sekali.


Setelah selesai memandikan sang istri yang sangat menurut sekali kepadanya, Pietro lalu memakaikan bathrobe bersih ketubuh Molly supaya tidak kedinginan.


Molly yang sudah memakai bathrobe milik Pietro, Pietro langsung saja menggendong Molly untuk dia bawa keluar dari dalam kamar mandi.

__ADS_1


Ketika sudah sampai disamping ranjang mereka, Pietro pun langsung juga menurunkan Molly.


" M3nun991n9l4h ....... ",, perintah Pietro kepada Molly.


Molly menurut-menurut saja ketika sang suami yaitu Pietro menyuruhnya seperti itu.


Molly pun langsung m3nun991n9 dengan berpegangan kepinggiran ranjang.


Dan setelah itu ..............


Bleeessss..........


Tanpa pemanasan terlebih dahulu Pietro langsung memasuki Molly dari arah belakang dengan membuka sedikit keatas bathrobe yang dipakai oleh Molly tadi.


" Aaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh ........... ",, d354h Molly dengan sangat terkejut sekali ketika dia dimasuki oleh Pietro dengan tiba-tiba seperti itu.


" Kamu harus dihukum My Queen ",, kata Pietro sambil terus menggerakan p***tnya maju mundur cantik kata tetanggaku yang seorang penyanyi yang menikah dengan seorang pengusaha.


" Aaaah Kakanda................. ",, d354h dari Molly lagi ketika dia juga merasakan kenikmatan dari 90y4n94nnya Pietro.


" Bagaimana apakah kamu jera sekarang My Queen dengan hukuman yang Kakanda berikan?? '',, kata Pietro sambil terus menggerakkan roket jumbonya.


" Tidak ............. ",, Molly reflek menjawab tidak kepada Pietro.


Hanya saja itulah alasan Pietro untuk meminta lagi 74tahnya kepada Molly yang sudah tidak tahan melihat tubuh mulus sang istri daritadi.


" Tidak ya My Queen, ayo kita berganti posisi ",, kata Pietro sambil menc46ut roketnya dari dalam lu64ng galaksinya Molly.


Pietro lalu menyuruh Molly untuk menghadap kearahnya, dan kaki kiri Molly Pietro sengaja dia naikkan keatas pundaknya.


Setelahnya....... yaaaah, masih sama seperti tadi Pietro langsung memasuki Molly dengan posisi seperti itu.


" Aaaaah Kakanda Pietro, aaaaah ",, d354h Molly kepada Pietro.


Dan Pietro ketika melihat wajah Molly yang sedang memejamkan matanya sambil menikmati 90y4n94nnya, sungguh terlihat sangat seksi sekali dimata Pietro.


Semakin lama semakin kencang pula gerakan yang dilakukan Pietro kepada Molly.


Hingga akhirnya keluarlah lagi c41r4n roket milik Pietro mendarat sempurna digalaksi terdalam milik Molly.


" Huh,huh,huh,huh,.................. ",,


Nafas dari Pietro dan Molly sangat berantakan sekali karena baru saja melakukan kegiatan indah mereka yang sesaat itu.


Pietro yang sudah bisa menuntaskan h45r4tnya terhadap Molly, dia langsung saja mengecup sekilas bibirnya Molly.

__ADS_1


Molly saat ini sedang menetralkan pernafasannya sambil memeluk Pietro dan menyandarkan kepalanya kedada sang suami.


" Bagaimana My Queen, apakah My Queen akan mengulangi perbuatanmu lagi?? ",, tanya Pietro kepada Molly.


Molly reflek langsung mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah Pietro.


" Iya akan Molly ulangi lagi Kakanda, karena rasanya menyenangkan sekali ",, jawab Molly kepada Pietro dengan polosnya.


Sungguh kali ini Pietro berusaha sekuat tenaga menahan suara tawanya ketika mendengar jawaban polos dan wajah yang imut dari Molly.


" Apanya yang menyenangkan My Queen, hukuman yang Kakanda berikan?? ",, tanya Pietro lagi kepada Molly dengan wajah yang dibuat sedatar mungkin.


" Bukan.............. tapi bermain busanya didalam kamar mandi tadi, terus Molly juga bisa bermain hujan-hujanan didalam ",, jawab Molly kepada Pietro.


Pietro sudah kepedean jika Molly akan menjawab iya dan suka dengan hukumannya.


Tapi ternyata dugaannya salah besar, karena ternyata yang disukai oleh Molly bukanlah hukuman yang dia berikan kepadanya, tapi bermain busa didalam kamar mandinya.


" Jika My Queen mengulanginya lagi, nanti Kakanda akan menghukum My Queen seperti tadi, apakah My Queen tidak takut dengan hukuman yang Kakanda berikan??",, tanya Pietro lagi kepada Molly.


" Untuk apa Molly takut Kakanda, karena bagaimanapun juga tubuh Molly sekarang semuanya milik Kakanda ",, jawab Molly dengan bijak kepada Pietro.


Pietro reflek tersenyum tipis sekali mendengar jawaban dari Molly tadi.


Dan hatinya lagi-lagi merasakan ada rasa hangat yang menjalar didalamnya yang tidak pernah Pietro rasakan sebelumnya.


" Sudah semakin siang, ayo cepat berganti baju My Queen ",, kata Pietro mengalihkan perasaan menghangatnya untuk Molly.


Singkat cerita saat ini Molly dan Pietro sudah selesai berganti baju dan bersiap-siap.


Pietro langsung saja menyuruh Molly untuk masuk kedalam mobilnya dan duduk dibagian depan dekat dengan dirinya.


Disaat Pietro dan Molly baru saja masuk kedalam mobil, mereka berdua dikejutkan dengan adanya sosok hantu yang sudah duduk dikursi penumpang yang ada dibelakang.


...πŸ’₯πŸ”₯πŸ’₯πŸ”₯πŸ’₯πŸ”₯πŸ’₯πŸ”₯πŸ’₯πŸ”₯πŸ’₯πŸ”₯πŸ’₯...


Siapakah sosok hantu atau arwah yang berada didalam mobil Pietro??🀨.


Yuk lanjut tidak nih??πŸ€”.


Dan mana semangatnya ini readers, komenan dari kalian semangat untuk author lhoπŸ˜‰πŸ€—.


...πŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈπŸ› οΈ...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2