KING PSYCHOPATH

KING PSYCHOPATH
GILBERT - ELINA


__ADS_3

Berpindah keGilbert sejenak yuk readers.


Malam pun tiba, setelah menikmati makan malam bersama dengan Kak Ivar dan Agnes serta jangan lupakan keponakan satu-satunya yaitu Alva, Gilbert langsung saja meminta ijin kepada Kak Ivar untuk pergi bersama teman-temannya.


Kak Ivar tentu saja mengijinkannya dan dia tidak pernah mengekang atau melarang sang adik mau pergi kemanapun.


Gilbert yang sudah sampai ditempat tongkrongannya bersama kedua temannya, dia lalu diajakin pergi kesebuah pertandingan balap mobil yang sedang tanding disirkuit.


Gilbert yang malas dan tidak suka hal-hal berbau balap mobil atau motor pun dia pun mencoba menolaknya.


" Malas aku bro, kan kamu tahu sendiri aku tidak suka dengan hal-hal seperti itu, berisik ",, kata Gilbert kepada kedua temannya.


" Ayolah Gilbert sekali-sekali tidak apalah, katanya ada penantang baru disirkuit, pastu seru ",, jawab dari salah satu temannya kepada Gilbert.


" Iya ayo ikut saja Gilbert, tidak seru jika kami pergi berdua saja tanpa kamu ",, kata teman yang satunya kepada Gilbert.


" Iya-iya baiklah, hanya sebentar saja ya ",, kata Gilbert kepada kedua temannya dengan bernada malas.


Kedua teman Gilbert langsung saja merasa senang mendengar jawaban dari Gilbert tadi.


Akhirnya mereka betiga langsung saja bergegas mengendarai mobil mereka menuju ketempat sirkuit yang sedang diadakannya balap mobil.


Walau waktu sudah malam, memang pihak panitia sengaja menyelenggarakan pada malam hari karena permintaan dari semua para pemain.


Tidak lama mobil yang dikendarai oleh Gilbert dan kedua temannya sampai juga disirkuit tersebut.


Gilbert yang malas-malasan ikut, dia hanya menurut saja ketika tangannya terus ditarik paksa oleh kedua temannya untuk masuk kedalam bangku penonton.


Gilbert yang awalnya tidak tertarik menonton balap mobil itu, lama-lama Gilbert sedikit tertarik dengan mobil berwarna merah hitam bernomor body seratus tiga puluh sembilan.


Karena mobil tersebut daritadi sangat pintar sekali bermanufer dan menyelip mobil-mobil yang ada didepannya.


Hingga akhirnya mobil yang menjadi jagoan dari Gilbert menang didalam balap mobil tersebut.


Walau Gilbert merasa senang, dia tidak sampai bersorak-sorai seperti kedua temannya yang juga menjagokan mobil yang sama dengannya.


Gilbert hanya tersenyum senang dalam diamnya ketika mobil yang dia jagokan menang dalam pertandingan tersebut.


Ketika pertandingan sudah usai, Gilbert yang belum keluar sendiri karena dia tidak mau berdesak-desakan dengan para penonton yang lainnya, dia memilih untuk duduk dulu dikursi penonton sambil melihat arena sirkuit.

__ADS_1


Disaat penonton sudah pada keluar semua, barulah Gilbert memutuskan untuk keluar dari area bangku penonton.


Gilbert yang sedang berjalan santai ingin kembali kedalam mobilnya, dia tidak sengaja ditabrak oleh seorang perempuan yang sepertinya sedang dikejar-kejar oleh seseorang.


" Elina, hei jangan kabur kamu!! ",, kata seorang laki-laki kepada perempuan yang menabrak Gilbert.


" Maafkan saya Tuan,........ ",, kata Elina kepada Gilbert sambil sedikit menundukkan badannya.


" Aduh m4mpu5 aku ",, kata Elina ketika mendengar teriakan dari laki-laki yang mengejarnya.


Gilbert pun mendengar perkataan dari Elina tadi, dan Gilbert hanya bisa diam saja sambil terus memperhatikan gadis yang sedang berdiri didepannya sambil merasa ketakutan sekali.


Tanpa diduga oleh Gilbert, tiba-tiba saja Elina langsung mengambil paksa kunci mobil yang sedang digenggam oleh Gilbert, dan hal itu membuat Gilbert langsung berteriak tidak terima.


" Hei apa yang kamu lakukan hah!! ",, kata Gilbert kepada Elina.


" Saya tidak sempat menjelaskan, ayo segera pergi dari sini Tuan ",, kata Elina kepada Gilbert sambil menggenggam telapak tangan Gilbert dengan sangat erat sekali.


Gilbert menurut saja ketika dia ditarik paksa seperti itu oleh Elina, dan Elina sendiri langsung saja memencet tombol kunci mobil untuk mencari dimana mobil Gilbert sedang diparkirkan.


Kedua teman Gilbert yang sudah menunggu Gilbert daritadi, mereka berdua merasa sedikit terkejut ketika Gilbert sudah keluar tahu-tahu membawa seorang wanita dan mereka ditinggalkan begitu saja oleh Gilbert yang langsung masuk kedalam mobil bersama wanita tersebut.


" Gilbert teman tidak ada akhlak, sudah ditungguin daritadi dia malah meninggalkan kita bersama seorang perempuan ",, kata salah satu teman Gilbert kepada temannya dengan bernada sebal.


Gilbert yang sudah masuk kedalam mobil dia hanya bisa duduk dikursi samping kemudi, karena mobilnya sedang dikendarai oleh Elina.


Dan laki-laki yang mengejar Elina tadi dia masih terus mengikuti mobil Gilbert dari belakang.


" Hei kamu siapa??, berani-beraninya kamu mengendarai mobilku dengan ugal-ugalan seperti ini, saya bilang berhenti!! ",, kata Gilbert kepada Elina.


" Tidak ada waktu berhenti Tuan, tolonglah saya, saya dikejar terus oleh laki-laki itu ",, kata Elina kepada Gilbert sambil terus mengendarai mobil milik Gilbert dengan kecepatan tinggi.


" Saya tidak mau tahu, dan saya tidak mau terlibat dengan urusan kamu dan laki-laki itu, sekarang saya bilang berhenti!! ",, kata Gilbert lagi kepada Elina dengan nada yang sangat tegas sekali.


" Saya bilang berhenti, atau saya bikin mobil ini kecelakaan biar sekalian kamu dan saya mati didalam mobil ini!! ",, kata Gilbert lagi kepada Elina.


Mendengar perkataan dari Gilbert terpaksa akhirnya Elina menghentikan mobil yang sedang dikendarainya.


Disaat mobil milik Gilbert sudah berhenti, mobil milik laki-laki yang mengejar Elina tadi langsung saja berhenti tepat didepan mobil Gilbert.

__ADS_1


Setelahnya laki-laki tersebut langsung saja mengetuk kaca mobil milik Gilbert untuk menyuruh Elina keluar dari dalam mobil.


" Keluar kamu Elina!! ",, kata laki-laki itu kepada Elina.


" Cepat keluar, aku tidak mau laki-laki itu sampai merusak mobilku!! ",, kata Gilbert juga kepada Elina.


Mau tidak mau Elina pun akhirnya langsung keluar dari dalam mobil Gilbert bersama Gilbert juga.


Setelah Elina sudah keluar dari dalam mobil, laki-laki tadi yang mengejar Elina langsung menjewer telinga Elina dengan sangat kuat sekali.


" Aduuuuhh,............. aduhh Kak sakiiiit, maafkan Elina ",, kata Elina kepada laki-laki tersebut yang ternyata adalah Kakak kandungnya.


" Sudah Kakak bilang jangan pernah ikut balapan mobil lagi kenapa masih bandel sekali sih!!, jika Ayah tahu kelakuan putri satu-satunya seperti ini, pasti Ayah akan terkena serangan jantung ",, kata laki-laki itu kepada Elina sambil masih terus menjewer telinga Elina.


Setelah memarahi Elina laki-laki itu langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Gilbert.


" Maafkan sikap dari adik saya ini Tuan, saya akan memberikannya hukuman untuk dia, terimakasih anda sudah membantu saya ",, kata laki-laki itu kepada Gilbert.


Gilbert hanya tersenyum tipis sambil mengangguk formal saja kepada laki-laki tersebut.


Setelahnya laki-laki itu yang diketahui Kakak kandungnya Elina, dia langsung saja membawa Elina pulang kerumahnya untuk dia berikan hukuman.


Sedang Gilbert sendiri setelah kepergian dari Elina dan Kakak laki-lakinya dia langsung saja masuk kembali kedalam mobilnya untuk kembali pulang kerumah Kak Ivar karena waktu sudah cukup larut sekali.


Disaat Gilbert sudah duduk dikursi kemudi, dia tidak sengaja menduduki tas kecil yang dia yakini tas tersebut milik Elina.


Gilbert sengaja membuka tas kecil tersebut untuk mencari identitas dan alamat dari Elina.


" Elina Tyra Hedy ",, kata Gilbert ketika membaca KTP milik Elina.


Gilbert lalu sengaja melihat-lihat isi dalam tas tersebut, dan Gilbert tidak sengaja menemukan sebuah foto yang membuatnya sedikit terkejut.


" Apakah Elina yang mengendarai mobil bernomor body seratus tiga puluh sembilan tadi yang menjadi jagoanku?? ",, kata Gilbert sambil melihat foto yang dia temukan dari dalam tas milik Elina.


" Kenapa dia berfoto menggunakan pakaian pembalap sambil berdiri disamping mobil jagoanku tadi ya ",, kata Gilbert lagi kepada dirinya sendiri.


" Jika iya dia seorang pembalap, sungguh sangat hebat sekali dia ",, kata Gilbert sambil tersenyum sendiri membayangkan Elina.


Setelahnya Gilbert langsung mengendarai mobilnya untuk pulang kerumah Kak Ivar, dan dia akan mengembalikan tas milik Elina esok hari saja.

__ADS_1


...๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ› ๏ธ...


...***TBC***...


__ADS_2