
Rasa sakit yang dirasakan oleh Molly sungguh sangat sakit sekali.
Bahkan rasa sakitnya lebih sakit dari awal ketika dia dip3rk054 sama Pietro.
Molly tidak tahu saja jika dia dip3rk054 untuk kedua kalinya oleh Pietro ketika sedang tidak sadarkan diri tadi.
Dengan ditemani King yang ikut tiduran disampingnya sambil memejamkan matanya, Molly terus menahan rasa sakit dibagian tubuh tersensitifnya itu.
King tiba-tiba saja mata dia terjaga lagi ketika telinga super tajam dari King mendengar suara orang sedang mendesis seperti sedang menahan rasa sakit ditubuhnya.
Dan benar saja ketika King membuka matanya, dia melihat Molly sedang tidur meringkuk disebelahnya sambil menggigil menahan rasa sakit yang ada dibagian tubuhnya.
Molly yang tidak tahan dengan rasa sakit diarea m155 ^nya itu, membuat tubuhnya tiba-tiba saja menjadi demam.
Sambil meringkuk diatas tumpukan baju yang dibeli oleh Pietro tadi yang masih berserakan diatas lantai pengobatan tersebut, Molly terus menggigil menahan rasa demam ditubuhnya sambil terus menyebut nama kedua orang tuanya yang sudah menginggal.
Sedang Greta tadi yang sudah keluar dari dalam rumah siPietro, dia tidak mengetahui jika sahabatnya yaitu Molly sedang mengalami demam seperti itu, karena Greta sendiri sedang sibuk menetralkan rasa panas ditubuhnya.
" Sungguh rumah itu seperti mempunyai sihir yang tidak kasat mata ",, kata Greta kepada dirinya sendiri sambil terus mengusap-usap tubuhnya.
Ketika Greta sedang terbang kesana kemari untuk mendapatkan angin segar, karena masih merasakan rasa panas ditubuhnya, tiba-tiba saja Greta dibuat cukup terkejut disaat dia melihat dua mayat tergeletak tidak jauh dari kandang siKing.
Dan juga ada dua arwah laki-laki disampingnya sambil terus menatap kedua jasad tadi, yang ternyata tubuh dari arwah tersebut.
Greta yang melihat kedua arwah itu, dia langsung saja mencoba turun kebawah untuk mendekati kedua arwah tersebut.
" Hei siapa kalian??, kenapa kalian berdua diam saja seperti itu?? ",, tanya Greta kepada kedua arwah pemburu tadi.
Dan kedua pemburu tadi ketika mendengar suara dari Greta mereka langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Greta.
" Astaga ternyata kalian berdua pemilik jasad itu??, pantas saja kalian berdua hanya berdiam diri sambil menunduk terus ",, kata Greta ketika dia sudah melihat wajah dari kedua arwah sipemburu tadi.
" Kamu sendiri siapa?? ",, tanya pemburu A kepada Greta.
" Ya saya arwah gentayangan seperti kalian berdua ",, jawab Greta kepada pemburu A dan masih didengar oleh pemburu B.
" Tadi ketika saya kesini belum ada kalian berdua, terus kenapa sekarang ada kalian berdua dan jasad dari kalian berdua kenapa ada didepan kandang Singa?? ",, tanya Greta kepada pemburu A dan pemburu B.
__ADS_1
" Kami dibunuh oleh Singa itu ",, jawab pemburu A kepada Greta.
" Kenapa kalian bisa dibunuh oleh Singa itu Tuan?? ",, tanya Greta lagi kepada pemburu A.
" Karena kami ingin mencoba memp3rk054 gadis yang ada didalam dan ketahuan oleh Singa peliharaannya ",, jawab jujur dari pemburu B kepada Greta.
Pemburu A yang mendengar jika temannya terlalu jujur kepada Greta dia langsung saja memukul kepala pemburu B dengan sangat keras sekali.
Sedang Greta yang mendengar jawaban dari pemburu B dia sangat terkejut sekali, karena itu artinya gadis yang ada didalam adalah Molly.
Dan hal tersebut membuat Greta menjadi sangat marah sekali, hingga tiba-tiba saja wajah dan tubuh dari Greta berubah menjadi hantu yang sangat besar dan sangat menyeramkan sekali bagi kedua pemburu tadi.
Dengan amarah yang memuncak, Greta langsung saja mencekik kuat leher dari kedua pemburu tadi menggunakan kedua tangannya hingga membuat kedua pemburu tadi ikut terangkat keatas sambil memohon ampun kepada Greta.
" Apa kalian tahu, gadis yang ada didalam adalah sahabatku, itu artinya kalian ingin mencelakai dia ",, kata Greta kepada kedua arwah pemburu tadi menggunakan suara ngebass yang cukup besar seperti bukan suara dari Greta, sebab tubuh Greta dikuasai amarah yang membara.
" Maafkan kami berdua, kami tidak tahu, to.....long lepaskan kami ",, kata memohon dari pemburu B kepada Greta sambil berusaha melepaskan cekikan tangan Greta dilehernya.
" Kali ini saya maafkan karena kalian berdua sudah mendapatkan balasan dari Singa itu!! ",, kata Greta kepada kedua pemburu tersebut sambil melempar tubuh transparan kedua pemburu tadi dengan cukup keras sekali keatas tanah.
" Jika kalian berani mengulanginya lagi kedua kalinya untuk menakut-nakuti sahabatku itu dengan tubuh hantu kalian,..........!! kalian tunggu saja pembalasan dari saya!!, dan akan saya pastikan kalian berdua akan saya bikin musnah dari bumi ini!! ",, kata Greta kepada kedua pemburu tadi dengan suara yang menggelegar menyeramkan sekali.
Setelahnya Greta langsung saja terbang menghilang dari hadapan kedua pemburu tadi untuk berubah wujudnya menjadi sosok hantu Greta yang manis dan cantik lagi.
Kembali kedalam rumah siPietro lagi.
King yang melihat wajah pucat dari Molly, dia terus menjilati wajah Molly dengan lembut menggunakan lidahnya.
Melihat sahabat barunya seperti sedang menahan rasa sakit ditubuhnya, dengan pintarnya King menyeret selimut milik Pietro dan dia selimutkan ketubuh Molly menggunakan lidahnya.
Ketika sedang menyelimuti Molly, telinga yang super tajam dari King mendengar suara deru mobil milik sang Tuan yaitu Pietro, dengan segera King langsung saja berlari keluar dari pintu belakang untuk mendekati Pietro.
Pietro yang tidak pernah disambut oleh King ketika baru saja pulang dari bekerja, dia pun sedikit keheranan.
Namun yang jelas Pietro sangat tahu sekali jika pasti terjadi sesuatu kepada gadis kecilnya.
Hauuuuunnnggg, hauuuuuunngggg..........
__ADS_1
King terus mengaung keras didepan Pietro.
Tanpa banyak berbicara Pietro langsung saja bergegas untuk membuka pintu utama rumahnya untuk segera melihat Molly yang sedang dia tinggal didalam rumahnya tadi.
" Jika gadis kecil itu kenapa-kenapa, lihat saja hukuman apa yang akan kamu terima King!! ",, kata Pietro sambil membuka kunci pintu rumahnya.
Seperti merasa bersalah, King langsung saja menunduk ketakutan ketika Pietro mengancamnya seperti itu.
Dan ketika Pietro sudah membuka pintu rumahnya, ruangan pertama yang dia tuju adalah ruang pengobatannya.
Dengan tubuh dan pakaian yang masih berlumuran darah dari Tuan Bram dan Tuan Holmes tadi, tanpa membersihkannya terlebih dahulu Pietro langsung membuka pintu ruang pengobatannya dan langsung melihat tubuh dari gadis kecilnya yaitu Molly sedang meringkuk dibawah selimutnya dengan tubuh yang sedang menggigil menahan rasa sakit.
" Aduh......... panas sekali tubuhnya?? ",, kata Pietro sedikit terkejut ketika dia menyentuh badan Molly.
" King!!, apa kamu tadi memberi makan gadis ini sebuah api yang membara??, kenapa badan dari gadis ini panas sekali seperti api??!! ",, pertanyaan aneh yang Pietro lontarkan kepada King.
King yang tidak bisa menjawab tentu saja dia hanya bisa diam saja, namun King mengerti perkataan dari Pietro, makanya dia langsung saja menundukkan kepalanya kepada Pietro.
Dan Pietro juga aneh, masa iya King memberi makan Molly api, ya mana mungkin Molly mau.
Lagian juga menyentuh api saja sakit, masa sampai mau dimakan, sungguh otak dari Pietro terbanding terbalik tidak seperti dia ketika berhadapan dengan targetnya.
Pietro jauh dari kata King Psikopat ketika sedang bersama Molly.
Setelah bertanya kepada King dengan pertanyaan aneh tadi, Pietro langsung saja mencoba mengangkat tubuh dari Molly untuk dia pindahkan kedalam kamar pribadinya.
Akan tetapi ketika Pietro baru saja membawa Molly kedalam gendongannya, mata super tajam dari Pietro menangkap hal aneh didalam ruang pengobatannya itu yang terlihat sangat berantakan sekali, seperti baru saja terjadi perkelahian didalam ruangan tersebut.
King yang mengerti jika Tuannya sedang mengamati ruang pengobatannya, dia hanya bisa duduk patuh didepan Pietro sambil menundukkan kepalanya.
Sedang Molly sendiri dia hanya bisa pasrah saja ketika tubuhnya digendong oleg Pietro kedalam gendongannya.
" Aku akan mengobati gadis ini dulu, dan kamu King..........!!, siap-siap menerima hukuman dariku, karena sudah membiarkan orang lain berani masuk kedalam rumahku!! ",, kata Pietro dengan sangat tegas sekali dan juga garang kepada siKing.
Yang bisa King lakukan hanya diam saja sambil terus menundukkan kepalanya, seperti kucing besar yang lucu dan patuh kepada sang majikan.
Setelahnya Pietro langsung saja membawa tubuh Molly kedalam kamar pribadinya sendiri.
__ADS_1
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
...***TBC***...