
Meninggalkan keseruan di Keluarga Roderick, sekarang kita beralih lagi ke Elina dan juga Danish.
Sambil berbincang hangat, Elina dan Danish saat ini masih menikmati makanan mereka di ruang makan yang ada di rumah Elina.
" Apakah kamu tidak mau mengunjungi Ayah lagi Elina,?? siapa tahu dengan kedatangan kamu Ayah sedikit ada perubahan ",, kata Danish kepada Elina.
" Mungkin setelah makan Elina akan ke rumah sakit Kak ",, jawab dari Elina kepada Danish.
" Apakah mau Kakak temenin?? ",, tanya dari Danish kepada Elina.
" Tidak perlu Kak, Elina bisa sendiri, karena setelah dari rumah sakit, Elina akan menemui distributor sebentar ",, jawab dari Elina kepada Danish.
" Baiklah, kalau begitu Kakak mau kembali lagi saja ke kantor ",, kata Danish kepada Elina.
" Iya ",, jawab singkat dari Elina kepada Danish.
Setelah mereka berdua selesai menikmati makanan mereka, Danish pun langsung berpamitan kepada Elina untuk kembali bekerja lagi.
Sedangkan Elina, sepeninggalan dari Danish, dia langsung saja bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit menengok Ayah Eric yang belum ada perubahan sama sekali.
Elina yang sudah selesai bersiap-siapnya, dia langsung saja keluar dari dalam rumahnya menuju ke dalam mobilnya.
Dengan mengendarai mobilnya sendiri, Elina terus menginjak gas mobilnya menuju ke rumah sakit jiwa tempat sang Ayah sedang di rawat.
Di saat Elina sedang mengendarai mobilnya dengan santai, mata dia tiba-tiba saja di buat terbelalak dengan sangat lebar sekali, ketika dia tidak sengaja melihat laki-laki yang sangat dirindukannya itu sedang menyebrang jalan bersama dengan seorang perempuan yang sangat cantik sekali menurutnya.
" Gilbert ",, kata Elina sambil terus melihat ke arah Gilbert yang sedang menyebrang jalan.
Iya, laki-laki itu adalah Gilbert Roderick yang baru saja dari supermarket depan rumah sakit, karena di suruh oleh Kak Ivar dan juga Molly.
Kembali ke dalam ruang perawatan Molly lagi.
Kak Ivar yang sudah sangat penasaran sekali dengan nama lengkap dari baby C dan baby A, dia langsung saja mendesak Pietro untuk menyebutkannya.
Di saat Kak Ivar sudah mendengar jawaban siapa nama lengkap dari baby C dan baby A, dia langsung saja berkata kepada Molly.
" Iya Molly kamu benar, nama baby C dan baby A sedikit sulit pengucapannya karena lidah kita belum terbiasa ",, kata Kak Ivar kepada Molly.
Molly hanya tersenyum saja kepada Kak Ivar sambil terus m3nyu5u1 baby C yang masih haus.
" Kak apakah tidak ada lagi nama yang lebih panjang dan sulit dari nama mereka berdua?? ",, tanya dari Gilbert kepada Pietro.
__ADS_1
" Jika masih ada lagi, tambahi sajalah nama mereka hingga genap sampai sepuluh kata ",, kata Gilbert lagi kepada Pietro.
Pietro langsung saja melototkan matanya kepada Gilbert ketika Gilbert sedang bercanda seperti itu kepadanya.
Sedangkan Gilbert yang mendapat pelototan mata dari Pietro, dia langsung tertawa dengan puas sekali.
" Oh ya Gilbert, Kakak haus, tolong belikan minuman segar dong di supermarket depan ",, kata Kak Ivar kepada Gilbert.
" Dan Molly mau menitip juga dong Gilbert, belikan coklat, sama camilan yang manis-manis ya, rasanya Molly ko mau makan makanan itu ",, kata Molly juga kepada Gilbert.
" Iya baiklah ",, jawab dari Gilbert kepada Kak Ivar dan juga Molly.
Gilbert pun setelahnya lalu beranjak pergi dari dalam ruang perawatan Molly untuk menuju ke supermarket yang ada di depan rumah sakit.
Dan sesampainya di supermarket tersebut, Gilbert tidak sengaja bertabrakan dengan seorang wanita cantik yang juga ingin berbelanja di dalam supermarket tersebut.
Gilbert yang sedang meminta maaf kepada wanita tersebut, dia dibuat sangat terkejut sekali ketika dia sudah melihat siapakah wanita yang baru saja di tabraknya tadi.
Ternyata wanita itu adalah teman Gilbert masa kuliah dulu yang sedang mampir juga ke supermarket itu.
Gilbert lalu berbincang sebentar dengan wanita itu, bahkan semua belanjaan yang di beli oleh wanita itu di bayarkan semua oleh Gilbert.
" Ayo Gilbert, dan bolehkah aku ikut denganmu untuk melihat Kakak kamu yang katanya baru melahirkan itu?? ",, kata Angela kepada Gilbert.
" Tentu saja boleh, ayo ",, jawab dari Gilbert kepada Angela.
Gilbert dan Angela pun langsung saja menyeberang jalan untuk masuk ke dalam rumah sakit, dengan tangan Gilbert berada cantik di pinggang ramping milik Angela.
Angela sendiri adalah teman semasa kuliahnya Gilbert, dan Angela ini adalah wanita tercantik yang dulu ada di kampusnya.
Gilbert tidak tahu saja jika Angela sejak dulu sudah menyukainya, karena Angela sangat pintar sekali menyembunyikannya di hadapan Gilbert.
Dan saat ini ketika dirinya bertemu tidak sengaja bersama Gilbert, perasaan Angela merasa sangat senang sekali.
Sedangkan untuk Elina sendiri yang melihat Gilbert terlihat begitu mesra dengan Angela, hati dia langsung terasa sangat sakit sekali.
Niat Elina langsung teralihkan, dia yang awalnya ingin mengunjungi sang Ayah harus dia urungkan, sebab Elina menjadi sangat penasaran sekali dengan Gilbert yang sedang jalan berdua bersama wanita cantik tapi masuk ke dalam rumah sakit.
Rumah sakit jiwa tempay Ayah Eric di rawat berjarak cuma seratus meter saja dengan rumah sakit tempat Molly melahirkan.
Jadi wajar saja jika Elina bisa tidak sengaja melihat Gilbert seperti saat ini.
__ADS_1
Elina dengan segera langsung memarkirkan mobilnya di pinggir jalan, dan dia lalu mengikuti Gilbert serta Angela secara diam-diam.
" Tidak bisa aku bohongi saat ini aku sangat penasaran sekali denganmu Gilbert, dengan apa yang ingin kamu lakukan bersama wanita cantik itu di dalam rumah sakit ini ",, kata Elina sambil berbicara sendiri.
" Hatiku rasanya sangat sakit sekali melihat kamu jalan berdua dengan wanita lain Gilbert ",, kata batin dari Elina sambil terus mengikuti Gilbert dari belakang.
Gilbert dan Angela sebelum masuk ke dalam ruang perawatannya Molly, Angela meminta tolong kepada Gilbert untuk mengantarkannya sebentar ke dalam ruang kerja sang Kakak.
Gilbert awalnya bingung, siapakah Kakak yang dimaksud oleh Angela, karena setahu dia Angela tidak mempunyai seorang Kakak.
Angela lalu menjelaskan kepada Gilbert, jika sebenarnya dia mempunyai Kakak laki-laki yang selama ini tinggal di luar Negeri.
Dan Kakak laki-lakinya itu sekarang menjadi Dokter Kandungan di rumah sakit itu, di situlah Gilbert baru mengerti.
Gilbert dan Angela yang sudah sampai di depan ruang kerja Kakak kandungnya Angela, mereka berdua langsung saja masuk ke dalam setelah mengetuk pintu terlebih dahulu dan mendengar kata masuk dari dalam.
Dan Elina yang melihatnya sendiri jika Angela serta Gilbert masuk ke dalam ruangan Dokter Spesialis kandungan, pikiran dia sudah melayang jauh sekali.
" Ternyata kamu sudah menikah Gilbert, dan saat ini istri kamu sedang hamil ",, kata Elina sambil meneteskan air matanya.
Sungguh Elina sudah salah paham kepada Gilbert, dan apa yang dia lihat bukanlah seperti apa yang dipikirkannya.
Sedangkan Gilbert yang ikut masuk bersama Angela, dia langsung saja berkenalan kepada Kakak laki-lakinya Angela.
" Senang berkenalan dengan anda Tuan Gilbert ",, kata Kakak dari Angela kepada Gilbert.
" Senang juga berkenalan dengan anda Dokter Nivan ",, jawab dari Gilbert kepada Nivan sambil tersenyum
" Sudah yuk Gilbert, ini aku sudah mengambil tas aku yang tadi ketinggalan di sini, ayo sekarang kita mengunjungi Kakak kamu ",, kata Angela kepada Gilbert.
Gilbert hanya mengangguk saja kepada Angela.
Dan setelahnya Gilbert serta Angela berpamitan pergi kepada Nivan untuk menuju ke ruang perawatannya Molly.
Sedangkan Elina tadi, setelah melihat Gilbert dan Angela masuk ke dalam ruang kerjanya Nivan, ternyata dia memilih pergi dari tempat persembunyiaannya.
Karena Elina sudah tidak tahan dengan rasa sakit yang baru saja dia rasakan itu di dalam hatinya.
...๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ๐ ๏ธ...
...***TBC***...
__ADS_1