Rosy Sanders!

Rosy Sanders!
Bersepakat


__ADS_3

"Tentu saja, aku bukan seorang pengecut. Lagi pula aku sebenarnya hanya mewakili adik ku, dia sedang pergi ke luar daerah. Mencari seseorang yang seperti nya sudah ku temukan." Ujar Odion tanpa keraguan dan tatapan mata nya terarah sempurna pada gadis yang sibuk memakan aneka cemilan yang dia bawa tadi.


Mylo mengikuti arah pandangan Odion, asap di kepala nya mulai mengepul kembali.


"Tapi seperti nya aku yang berniat membatalkan kerja sama ini. Aku lebih suka kehilangan tender triliun rupiah, dari pada membiarkan pria lain menatap kekasih ku seperti singa kelaparan." Sinis Mylo telak. Odion terkesiap, tidak! Proyek ini tidak boleh gagal, peluang untuk mencari tau tentang gadis di hadapan otomatis akan semakin sulit.


Dia tak peduli pada nilai proyek tersebut, dia hanya peduli pada gadis yang begitu mirip dengan sang adik tercinta. Dah hati nya yakin, jika gadis itu adalah adik nya yang hilang.


"Khmmmm...maaf membuat anda tidak nyaman tuan Mylo. Kekasih mu ini sangat mirip dengan adikku. Dan kami telah kehilangan nya beberapa tahun lalu. Sungguh kami sangat kehilangan, dan kami masih mencari nya hingga kini." Ujar Odion sesekali melirik kearah Olivia yang mulai tak lagi memperlihatkan cara makan nya. Di meja sepanjang 7 meter tersebut, Olivia duduk di kursi paling ujung.


"Permisi..." Mylo beranjak dari kursi nya menghampiri Olivia.


Mylo meraih tisu basah dari saku celana nya, benda wajib yang selalu dia bawa kemana-mana semenjak mengenal Olivia. "Kenapa kau selalu belepotan kalau makan, hadap kemari... coba angkat dagu mu, lihat lah selai tiramisu mengering di dagu mu. Minum dulu, kalau makan manis harus banyak minum. Kalau tidak gigi mu bisa berlubang..." Samar-samar Odion mendengar kalimat demi kalimat yang terucap dari mulut Mylo.


Diam-diam Odion merekam adegan tersebut, akan dia tunjukkan pada sang adik nanti. Biar lah dulu Olsen ke desa itu, untuk lebih meyakinkan hati nya.


"Maaf membuat anda menunggu, jadi bagaimana?" Mylo kembali ke pokok pembahasan dengan kalimat tanya langsung. Dia masih tak suka cara Odion menatap Olivia begitu dalam dan penuh perasaan. Olivia milik nya sejak gadis itu kanak-kanak, tak ada yang boleh merebut nya. Tak mudah bisa menemukan kembali gadis kecil nya, dan dia tak akan melepaskan Olivia apa pun alasannya.


"Ah maaf sekali lagi tuan Mylo, seperti yang aku bilang tadi kekasih mu sangat......"

__ADS_1


"Sangat mirip dengan adik mu yang hilang belasan tahun lalu, begitu 'kan tuan Odion?" Potong Mylo tak sabar. Riak wajah Odion mendadak sendu, dan Mylo membenci pemandangan menyentuh hati yang dia lihat.


"Maaf juga tuan Odion, bukan nya aku tak berempati pada kehilangan mu. Hanya saja, Olivia ku sangat berharga, aku mencari nya selama 13 tahun. Dan itu merupakan beban batin untuk ku, kini aku sudah menggenggam nya. Bahkan jika kau benar adalah kakak nya, aku tak akan mengijinkan kau berinteraksi terlalu dekat dengan nya. Olivia milik ku, hanya milik ku!" Tegas Mylo mengulang kalimat nya dengan jelas agar di pahami oleh Odion.


Odion tersenyum simpul, mendengar kalimat penuh puja Mylo pada Olivia. Dia tau gadis itu begitu di cintai oleh putra tahta kerajaan Pratama dan Rosy Sanders.


Olivia? I got you little Kitty! Odion semakin yakin akan perasaan nya, pertama kali menatap manik polos abu-abu milik Olivia, hati nya bergemuruh penuh. Gadis itu Gadis itu pasti adik nya yang telah lama pergi.


"Aku menemukan putri kesayangan keluarga Mahesa Jenar. Dan dia telah di cintai penuh oleh putra dari seorang wanita paling hebat dan kaya raya di Asia tenggara, Rosy Sanders. Dan juga putra dari seorang pengusaha restoran serta hotel bintang lima di beberapa kota hingga mancanegara. Papa tak perlu lagi memandang Livi dari sebuah video kenangan. Aku akan membawa nya ke hadapan papa untuk papa peluk erat penuh kerinduan. Kita hanya perlu melobi pria galak ini saja agar bisa membawa Olivia dengan damai."


Odion terus bermonolog di dalam hati nya. Tuhan terlalu baik pada nya, hari ini seharusnya dia merayakan anniversary bersama kekasih nya. Namun entah mengapa, dia merasa tidak mood untuk melakukan nya. Bahkan panggilan dari sang kekasih dia abaikan sejak pagi, ternyata Tuhan sedang merencanakan hal luar biasa untuk nya dan keluarga.


Mohon Odion menatap penuh harap pada Mylo. Meski hati nya tersentuh, Mylo tetap lah Mylo. Si pria dengan gengsi setinggi angkasa.


"Baiklah, tapi jangan menyentuh nya, atau kedua tangan mu akan aku potong." Ujar Mylo setelah terdiam beberapa menit. Kalimat penuh ancaman itu tak membuat Odion takut, hanya saja dia ingin mendapatkan kepercayaan Mylo. Maka semua syarat pria itu akan dia turuti.


"Baik, aku setuju!" Balas Odion bersemangat. "Apa kita bersepakat sekarang?" Entah kenapa pembahasan bisnis itu kini berubah menjadi membahas si kerdil Olivia. Dan kesepakatan bisnis pun terjalin tanpa ada pembahasan soal isi proposal yang di maksud dalam pertemuan tersebut. Ingin heran? Namun ini CEO nya adalah Mylo. Hanya dia saja yang memahami arti dari sebuah kesepakatan tanpa pembahasan.


"Kita bersepakat! Ingat batasan mu tuan Odion, aku tak akan mentolerir sedikit pun kesalahan. Masalah proyek di lapangan, Bety yang akan mewakili ku." Odion tercengang, Bety? Sejak kapan asisten pria di hadapannya berganti?

__ADS_1


"Maaf jika lancang, apa asisten anda sudah berganti tuan Mylo? Hanya ingin memastikan saja, agar di lapangan nanti kami bisa langsung saling mengenal." Ujar Odion memastikan.


Mylo tertegun, merutuki mulut lemes nya yang tak tau cara menjaga attitude.


Mylo berdehem pelan untuk menetralkan kegugupan nya. "Khmmm... maksud ku Betran. Dia lebih suka ku panggil Bety sewaktu-waktu saat kami sedang sendiri. Maksudku, Betran adalah sahabat ku, jadi kami sudah seperti saudara dalam hal apapun."


Oh Betran yang malang, lagi-lagi kau menjadi korban dari mulut lemes bos mu. Betran menyukai panggilan tersebut? seperti nya ini adalah fitnah terkejam yang pernah Betran alami. Boleh kah dia mengajukan tuntutan keberatan atas panggilan laknat tersebut?


...----------------...


Maaf jika alur nya masih belum rapi, othor ngedit dalam suasana hati yang kurang baik🙏🙏


Terimakasih sudah setia menanti update othor, semoga bisa sedikit mengobati kerinduan kalian akan bab demi bab yang sedikit terasa membosankan ini.


Othor sayang kalian, sekali lagi terimakasih banyak untuk banyak kalimat doa untuk bungsu ku terkasih 🙏🙏🤲🤲🥰🥰S


...Selamat pagi onty dan uncle yang udah setia menanti update bunda, terimakasih banyak ya😘😘...


__ADS_1


__ADS_2