Rosy Sanders!

Rosy Sanders!
Rencana Jahat


__ADS_3

Setiba di dalam kamar, Wira langsung menyergap sang istri yang tengah menyiapkan pakaian ganti untuk nya.


"Aku ingin mandi plus-plus sayang, apa kau stok balon karet ku masih ada?" Wira menatap sayu pada sang istri, meski gai rah sudah di ubun-ubun, Wira tak pernah lupa balon karet rasa stroberi tersebut. Mishy tidak boleh menggunakan kontrasepsi jenis apapun, hormon wanita itu sedikit bermasalah dengan obat pencegah kehamilan tersebut.


Memilih menggunakan pengaman dari pada membiarkan istri nya menggunkan spiral. Mengingat intensitas percintaan mereka yang rutin dan sedikit grangas, Wira khawatir benda tersebut akan bergeser dari tempat nya dan membuat sang istri tak nyaman.


"Ku rasa masih ada, di dalam kotak penyimpanan ajaib ku di dalam kamar mandi..." balas Mishy berbisik mesra di telinga sang suami. Mereka memiliki dua tempat penyimpanan benda keramat tersebut. Mengingat mereka memiliki dua spot terbaik dalam menjelajah nikmat nya surga dunia.


Wira tersenyum senang, lalu menggendong tubuh sang istri menuju tempat tujuan wisata peluh dan lenguh. Dan seperti biasa nya, aktivitas menggosok punggung akan berakhir satu jam kemudian.


Wati yang selalu paham arti kebersamaan sang majikan hanya bisa tersenyum simpul. Dia beruntung mendapatkan pekerjaan di rumah besar itu, memiliki majikan yang sangat baik dan perhatian. Kini adik nya tak perlu lagi ikut bekerja sepulang sekolah, dengan gaji nya saja sudah lebih dari cukup. Namun karena sang adik di pindah kan ke sekolah milik keluarga sang majikan, Wati tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk biaya sekolah adik nya.


Kecuali untuk kebutuhan mendesak saja, dan peralatan sekolah adik nya. Dia tak ingin di anggap mengambil keuntungan dari kebaikan sang majikan.


"Aku akan membantu anda untuk menyingkirkan wanita jahat itu nyonya, tak akan aku biarkan wanita sejenis nona Clara masuk ke dalam keluarga anda. Hai jagoan, lihat paha mu hari ini mendapat kan Capitan kepiting lagi. Cup cup maafkan Mbak Wati ya, tapi tenang saja, Mbak Wati sudah memberikan sedikit hadiah kecil dalam minuman nya tadi siang." Wati tertawa kecil sambil menoel pipi gemoy milik Magala.

__ADS_1


Wati selalu memasukkan sejenis vitamin penambah berat badan ke dalam minuman Clara setiap berkunjung. Itu juga dia dapat kan dari sang majikan senior. Siapa lagi kalau bukan Rosy. Wanita yang tak lagi muda itu pun tak pernah menyukai calon istri sang cucu. Namun tak ada yang bisa menghalangi niat cucu sulung nya tersebut. Satu-satu nya cara adalah melakukan sedikit konspirasi sembari menanti cucu nya tersadar telah memelihara ular siluman.


🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌷


Miguel tengah membujuk sang kekasih yang terlihat menekuk wajah nya karena Miguel tak jadi menemani nya berbelanja.


"Sayang, aku ada pertemuan di luar kota. Maaf tidak bisa menemani menghabiskan akhir pekan, hanya dua hari. Dan ini untuk menebus rasa bersalah ku, semoga bisa mengembalikan senyuman mu yang indah ini." Rayu Miguel menyerah kartu sakti nya ke telapak tangan Clara.


Membuat senyum wanita itu mengembang sempurna.


"Baiklah, kali ini kau aku maafkan. Tapi ingat, jangan coba-coba bermain mata di luar sana dan cepat lah kembali. Aku tak sabar menanti kan pernikahan kita." Ujar Clara penuh peringatan dengan nada manja seperti biasa nya. Itu lah yang membuat Miguel menyukai Clara meski tak secantik Charlotte.


Flashback


Miguel menatap tak percaya pada rekaman video yang berhasil dia pulihkan meski tidak semuanya. Video yang memperlihatkan apa yang terjadi di apartemen sang ibu sebelum ada tiga orang datang ke sana.

__ADS_1


Miguel mendengar kalimat yang di ucapkan sang ibu juga melihat bagaimana seorang wanita menusuk perut ibu nya tanpa perasaan. Api dendam mulai tersulut di dalam hati nya, di saat hati nya mulai mau menerima wanita yang sudah melahirkan nya ke dunia ini. Nyata nya ada orang lain yang dengan suka rela mengirim ibu nya pergi untuk selama nya


Dan setelah menyelidiki kehidupan wanita yang telah membunuh sang ibu, Miguel akhir nya mengetahui satu fakta lain. Sahabat yang selama ini dia sayangi, adalah anak dari wanita itu. Entah bagaimana bisa Charlotte menjadi anak dari pasangan suami istri, Morgan Lochlan dan Maria Lochlan. Namun menurut informasi yang dia dapat, Charlotte di serah kan untuk di adopsi oleh pasangan tersebut sejak usia 1 tahun.


Selama enam bulan, Miguel merencanakan niat buruk nya pada Charlotte. Membeli pulau kecil sebagai tempat mengasingkan Charlotte dari keluarga nya, sekaligus membuat batin gadis itu tertekan dan berakhir mengalami gangguan jiwa. Sungguh rencana yang sangat jahat bukan?


flashback end


"Aku akan segera kembali dan kita akan menikah secepat nya. Kau masih tak berubah pikiran bukan? jika kita menikah maka kau harus ikut tinggal di rumah orang tuaku." Clara mengangguk cepat. Harapan nya untuk menjadi nyonya muda dari dua klan sekaligus tinggal selangkah lagi.


Perlahan-lahan dia akan menyingkirkan semua orang di rumah bak istana itu.


Di sinilah Miguel, setelah mobil nya turun dari atas kapal pengangkut. Pria itu mulai berkendara menuju kabin, ini sudah dua minggu sejak dia meninggal kan Charlotte di sana. Dia berharap wanita itu sudah mulai tidak waras, dia yakin stok makanan yang dia beli tempo hari pasti sudah habis. Charlotte pasti akan semakin tertekan akibat kelaparan dan juga rasa kesepian.


Setibanya di kabin, Miguel tak melihat tanda-tanda keberadaan Charlotte. Apa wanita itu sudah mati? rasa nya tidak mungkin, Charlotte sudah terbiasa ikut kemping dan menjelajah alam liar sejak sekolah dasar. Setidak nya itu lah yang pernah di cerita kan Charlotte pada nya dulu.

__ADS_1


Saat membuka pintu depan yang tak terkunci, Miguel di buat terkejut dengan serangan mendadak dari Charlotte. Wanita itu memukuli Miguel membabi-buta menggunakan kayu bakar.


Miguel tak sempat menghindar, alhasil pria itu mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuh nya. Setelah berhasil menguasai tubuh Charlotte, Miguel membalik keadaan. Kini Charlotte berada di bawah Kungkungan Miguel. Nafas Charlotte memburu karena terlalu bersemangat menghajar Miguel sedang kan diri nya sudah cukup lemah akibat kelaparan. Sedangkan Miguel terengah karena menahan emosi dan rasa sakit akibat pukulan Charlotte.


__ADS_2