
Silvery terisak mendengar kejujuran Satya yang apa ada nya. Gadis itu memukul dada Satya kesal.
"Kenapa tidak menghubungi ku saja, aku menunggu dengan perasaan tak menentu. Kau malah asyik menumpang mobil tetanga dan menggunakan baju nya." Satya tertawa kecil lalu merengkuh tubuh kecil Silvery, menghirup aroma lavender dari tubuh gadis itu. Sangat menenangkan.
"Maaf, aku terlambat terlalu lama. Aku sudah di sini, bagaimana acara nya? Apa kau berkenalan dengan seorang pria tampan tadi hmmm?" Canda Satya mencair kan suasana, Silvery memeluk nya terlalu erat hingga membuat denyut nyeri bekas operasi nya kembali terasa.
"Aku bahkan tak ikut dalam acara nya, karena seseorang yang aku tunggu tak kunjung tiba. Belum lagi aku mengira jas buatan ku telah hilang. Kau benar-benar mengacaukan hari ku." Sungut Silvery kesal namun hati nya tak dapat di pungkiri. Dia sungguh merindukan pria itu.
Satya tak dapat lagi menahan tawa nya, rupanya Noora mengambil jas tersebut tanpa sepengetahuan sang pemilik. Pantas saja jika Silvery begitu gusar.
"Maaf lagi, bagaimana jika kita buat acara sendiri. Aku akan mentraktir mu makan malam, meski pun sudah cukup larut untuk makan malam. Bagaimana?" Satya mengurangi pelukan nya, menatap manik bulat yang meruntuhkan dinding pertahanan hati nya tersebut. Tangan Satya terulur merapikan anak rambut Silvery yang terlihat berantakan.
"Aku ingin makan jajanan gerobak, aku mau sate, batagor, tempe orek, kerak telor dan sebangsa nya. Apa kau punya uang untuk biaya lambung ku malam ini? Aku mau merampok isi dompet mu, jadi jangan pelit-pelit padaku. Serah kan dompet mu padaku, sebagai jaminan kau tak akan kabur meninggalkan ku nanti." Ujar Silvery penuh tuntutan. Telapak tangan nya terbuka menengadah meminta dompet Satya.
Satya tertawa kecil lalu memberikan dompet lipat nya. Di dalam ada beberapa lembar berwarna merah, yang rencananya akan dia belikan bunga juga sedikit hadiah kecil untuk Silvery. Namun malah buyar akibat motor keramat nya berulah.
"Lumayan, aku jadi tak takut akan di suruh mencuci piring jika kita tak bisa membayar tagihan makanan nanti." Ujar Silvery dengan wajah serius membuat Satya semakin gemas akan kepolosan gadis itu.
"Ayo, sebelum semua gerobak nya pulang ke rumah masing-masing." Ajak Satya hendak membawa Silvery menyebrang jalan.
"Apa kau akan mengajak putri ku berjalan kaki?" Ujar seorang wanita dengan nada tajam.
Satya tersenyum samar, kemudian mengangguk.
"Aku belum mampu membeli mobil, jadi aku akan mengajak nya berjalan kaki untuk sementara waktu ke depan. Aku masih punya motor andalan ku, jadi jangan mencemaskan putri mu nyonya Noora Scout." Ucap Satya dengan berani dan penuh keyakinan. Paul mengelus lengan sang istri agar tak lagi mencecar Satya saat senyum di wajah sang anak sudah mulai kembali berkembang.
"Hati-hati, dia masih milik kami jadi pulangkan dalam keadaan utuh dan tak kurang satu apapun." Ujar Paul memotong cepat, Satya mengangguk paham.
Noora menatap punggung kedua nya dengan tatapan lega, lega melihat sinar cerah di wajah snag anak telah kembali bersinar terang. Dan lega, Satya bukan Lexan brengsek yang pernah dia kenal dulu.
πππππππ
"Sudah cukup, setelah ini tak ada lagi tambahan makanan apapun. Ayo kita pulang, sebelum ibu mu menunggu kita dengan sebilah pedang di depan gerbang rumah mu." Ucap Satya menghentikan Silvery yang hendak menambah porsi sate nya. Bukannya dia pelit, dia sudah melihat gejala menahan mules di wajah Silvery. Namun gadis itu masih memaksa untuk memakan makanan nya.
Silvery hampir tak pernah memakan makanan seperti itu, ibu nya selalu memproteksi nya terhadap makanan sejenis itu dengan alasan kesehatan nya.
"Tapi aku tak pernah memakan makanan seperti ini, ternyata rasanya sangat enak. Jika mom tau, aku tak akan boleh lagi memakan nya. Jadi biarkan aku puas dulu sebelum kembali di larang." Ucap Silvery dengan wajah memelas.
Satya menarik nafas dalam-dalam, dia merasa prihatin.
"Kita akan memakan nya lain waktu, aku janji." Putus Satya akhirnya.
Netra Silvery berbinar cerah.
__ADS_1
"Sungguh?" Tuntut gadis itu.
"Ya, aku janji. Sekarang ayo pulang, ini sudah sangat Malam." Ajak Satya menyelipkan rambut Silvery yang berterbangan terbawa angin.
πππππππ
Sebulan sejak kedekatan Satya dan Silvery, kini hidup pria itu semakin berwarna. Dengan jas yang sama, seperti satu bulan yang lalu. Kini pria tengah bersiap untuk melangkah menuju kehidupan baru.
Keke terlihat begitu sibuk, wanita itu berperan sebagai keluarga Satya bersama sang suami. Mereka terlihat mondar mandir mengurus segala keperluan yang akan di butuhkan.
"Semua nya sudah, cincin sudah, apa lagi ya. Kok kaya ada yang kurang, apa ya..." Gumam wanita itu terlihat berpikir keras.
Berto memberikan sanggul sang istri yang lupa di pasang karena terlalu sibuk sejak subuh tadi.
"Astaga! Untung kau ingat sayang, kalau tidak bisa-bisa aku tak akan bisa duduk tenang di sana nanti." Ujar wanita itu kelimpungan lalu berjalan cepat menuju kamar.
"Entah siapa yang akan menjadi seorang pengantin, sejak subuh malah istri ku yang sibuk berdandan ria." Ucap Berto tertawa pelan bersama Satya.
"Sudah siap? Harus siap dong ya, ini momen bersejarah. Jadi pastikan jangan mengulangi kesalahan yang sama." Nasihat Berto bijak. Pria itu akhirnya tau siapa Satya saat beberapa minggu lalu, keluarga kandung pria itu menyambangi kediaman Satya dan mengaku sebagai keponakan juga saudara kandung laki-laki itu.
Meski sempat tak percaya, namun begitulah takdir yang terjadi. Pria yang terlihat lebih muda dari nya itu, ternyata telah berusia setengah abad. Dan lucu nya, dulu Satya pernah menikah dengan ibu dari calon istri nya. Dan beruntung nya, Satya tak pernah menyentuh ibu sang calon istri. Jadi tidak haram hukum nya, karena tak pernah terjadi persetubuhan. Lagipula setiap kepercayaan memiliki alur nya masing-masing. Tergantung kebijakan manusia dalam memahami konsep tersebut.
Manusia cerdas akan memahami tanpa di jelaskan, namun mereka dengan jiwa kepo dan picik. Akan melihat nya sebagai sebuah kesalahan yang janggal dengan pemikiran yang dangkal.
πππππππ
Pernikahan sederhana baru saja selesai di langsung kan, Silvery terlihat kelelahan. Dengan sabar, Satya mengganti pakaian sang istri dan menyeka nya menggunakan air hangat.
"Terimakasih, aku seperti nya akan demam. Maaf..." Cicit Silvery tak enak hati. Dia telah belajar menjadi seorang istri selama satu bulan ini. Selain pengalaman langsung dari sang kakak juga keluarga lainnya, Silvery juga mencari referensi di aplikasi gulu-gulu.
Namun tepat di hari H, tubuh nya malah down.
"Kenapa minta maaf, aku yang seharusnya minta maaf. Tidak bisa menyewa WO untuk pernikahan kita." Ucap Satya merasa bersalah.
Keluarga nya sudah menawarkan untuk membantu, namun Satya menolak nya. Dia ingin pernikahan nya kali ini, murni dari hasil kerja keras nya sendiri. Diapun mengundang rekan kerja nya di rumah sakit juga restoran.
Pernikahan di langsung kan di rumah sederhana milik nya. Tepat di taman belakang. Berto bahkan membongkar pagar kayu pembatas rumah nya dengan Satya, agar lebih luas untuk para tamu undangan.
"Tidak masalah, aku hanya terlalu antusias. Jadi lupa mengatur waktu dengan baik. Boleh aku tidur duluan?" Pinta Silvery tak enak hati, Satya mengangguk sembari tersenyum hangat. Tak lupa mengecup kening Silvery yang telah resmi menjadi istri nya. Dalam hati dia mengucapkan sumpah, tak akan pernah menyakiti wanita nya. Hingga usianya usai di dunia ini.
πππππππ
Perjalanan hidup sangat klasik dan sering terjadi seperti sebuah kisah drama. Seperti kehidupan Satya, takdir membuat pria itu bagai hidup dari dimensi lain.
__ADS_1
"Sila... berhenti mengejar kakak mu!" Seru seorang wanita bertubuh lebar dari arah pintu belakang, kala melihat dua bocah tengah berlari mengelilingi kolam renang kecil di belakang rumah sederhana tersebut.
"Sayang? Jangan berteriak, nanti baby nya bisa terkejut." Tegur sang Suami memeluk istri tercinta dari arah belakang. Telapak tangan lebar itu mengelus perut buncit sang istri.
"Lihat Sila, selalu saja usil pada kakak nya." Adu nya pada sang suami.
"Biarkan saja sayang, Sila sedang dalam proses pertumbuhan nya. Nakal itu normal, mereka hanya terlalu lincah saja. Semua masih dalam kendali yang baik. Lalu bagaimana dengan si mungil di dalam sini? Apa dia juga selincah kakak-kakak nya?"
"Sangat, dan membuat ku kewalahan."
"Kasihan sekali istri kecil ku ini, maafkan aku sayang. Aku selalu tak bisa menahan godaan terhadap mu. Kau terlalu mempesona, dan .... menggairahkan..." Ujar Satya berbisik di ujung kalimat nya.
Silvery mencubit gemas perut sang suami dengan pipi merona.
6 tahun pernikahan, dan mereka akan di karuniai anak ketiga berjenis kelamin perempuan.
Banyak hal yang telah terlewati. Satya yang ketakutan menghadapi malam pertama nya, karena masih belum yakin akan kemampuan bertahan sang junior. Namun faktanya, miliknya bagai di mantra. Bersama Silvery, sang kobra yang sudah lama tertidur bangkit kembali. Menjadi lebih ganas dan selalu menegakkan diri kala melihat bagian menggoda sang istri.
Hidup Satya di liputi banyak kebahagiaan, putri nya sudah menerima nya dengan sepenuh hati. Meski Savina masih belum merelakan kejadian lalu. Wanita itu memilih mengakhiri hidup nya kala tau Satya atau Lexan masih hidup dan terlihat tak berubah sama sekali. Dan parahnya, pria yang masih sangat dia cintai itu menikah dengan anak mantan rival nya.
Tentu saja hati nya sakit tak terkira.
Hingga akhir, Naura tak pernah bisa menerima ibu nya. Karena Savina tetap menyalahkan Noora atas apa yang terjadi pada nya, tanpa mau meminta maaf pada Noora sampai akhir hayat nya.
...End...
...Sekelumit kisah para tokoh di dalam novel ini banyak memberikan kita pelajaran. Di mana memaafkan meski tidak untuk melupakan, memberikan kesempatan walau terasa berat. Hanya orang-orang berjiwa besar, yang mampu memahami konteks pengampunan adalah dasar alamiah dari proses kehidupan....
...Terimakasih sudah menemani perjalanan novel ini menuju puncak akhir kisah masing-masing tokoh. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari apa yang terjadi di dunia kehaluan ini....
...Terimakasih banyak untuk para pembaca yang hebat, dan bijak dalam memberikan kritik juga saran. Author sangat mengapresiasi apapun itu. Maaf jika tidak semua komentar bisa terbalas satu persatu. Othor terlalu fokus pada alur cerita ππ...
...Semilyar cinta untuk kalian yang sudah setia menetap di sini ππ€ππ€ππ€ππ€ππ€π...
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
...----------------...
Jangan lupa mampir untuk meramaikan kisah Ayank dan Alex si pecundang π€π€ππ
Favorit berada di titik tiga pojok kanan atas yang di lingkar merahππππ
__ADS_1